Tag: Klopp

Klopp Tak Jadi ke Old Trafford Karena Sang Istri, Begini Ceritanya!

Vivagoal Liga InggrisPhil Thompson, Legenda Liverpool mengungkapkan bahwa Jurgen Klopp telah menolak catatan untuk menjadi pelatih dari Manchester United lantaran istrinya.

Pelatih asal Jerman tersebut telah memenangkan beberapa gelar Bundesliga secara berturut-turut dan membawa Borussia Dortmund melaju ke final Liga Champions. Hal ini membuat Red Devils pada saat itu tertarik untuk membawa Jurgen Klopp ke Old Trafford.

Akan tetapi Phil Thomson menilai bahwa istri Klopp, Ulla mengungkapkan kepadanya bahwa pindah ke Manchester United tidak akan tepat. Namun sampai saat ini, Klopp lebih memilih untuk menjadi pelatih Liverpool.

Baca Juga: Klopp Sebut Amukan Guardiola Adalah Hal Wajar

Jika menengok ke TV2 di Denmark, Thomson berkata” “Saya mewawancarai Klopp di Sky dan saya bertanya apakah Liverpool dan manajer diciptakan untuk satu sama lain?,” jelasnya.

“Ketika itu, Klopp menatap saya dan bertanya, ‘Kenapa?’ ​​Lalu Klopp menjelaskan kepada saya bahwa dia bisa saja menjadi pelatih Manchester United, tetapi istrinya mengatakan itu tidak benar,” pungkasnya.

“Saat Liverpool datang ke istrinya Klopp, dia menilai bahwa itu hal yang benar.; Ada sesuatu yang menjanggal. Yang mana Klopp diciptakan untuk menjadi klub Liverpool,” lanjutnya

Pelatih asal Jerman tersebut telah memenangkan trofi si Kuping Besar pada musim lalu bersama Liverpool dan finis di posisi kedua klasemen Liga Premier Inggris.

Pada awal kompetesi musim 2019/20 ini, The Reds -julukan Liverpool- sama sekali belum menerima kekalahan di kompetisi Liga Premier Inggris dan masih bertengger di posisi pertama.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Ragu Bisa Comeback, Klopp Latih Timnya Asah Skema Bola Mati

Vivagoal Liga InggrisJurgen Klopp selaku pelatih kepala Liverpool mengungkapkan bahwa dirinya sempat ragu-ragu terhadap timnya yang bisa comeback ketika melawan Aston Villa.

Pada saat pertandingan sedang berlangsung Liverpool mendapatkan start yang kurang apik. Sadio Mane dan rekan-rekan bahkan sempat tertinggal 1-0 usai Mochmed Hassan mencetak gol pada menit ke-21.

Bahkan Liverpool sempat kesulitan menembus Lini pertahanan dari Aston Villa sampai menjelang akhir pertandingan. Akan tetapi, anak asuh Jurgen Klopp berhasil membalikan keadaan berkat gol dari Andrew Robertson pada menit ke-87 dan Sadio Mane pada menit ke-94. Hasilnya, Liverpool menang dengan skor tipis 1-2.

Sang pelatih mengaku sangat senang bahwa timnya dapat meraih comeback di pertandingan kali ini. Klopp bahkan menyebut bahwa anak asuhnya sering mengasah skema bola-bola mati di sesi latihan sehingga mereka mampu membukukan gol di momen yang sulit seperti melawan tuan rumah.

Baca Juga: Menang Lawan Aston Villa, Klopp Malah Kritik Timnya!

Sebetulnya pelatih asal Jerman tersebut menilai bahwa dirinya sempat ragu bahwa Andre Robertson CS akan kalah pada laga tersebut. Dirinya menilai karena tidak ada tanda-tanda bahwa Liverpool akan mendapatkan gol hingga beberapa menit menjelang pertandingan usai.

“Ini merupakan hal terbaik yang dapat terjadi di dunia sepak bola. Bila anda melihat latihan yang kami jalani kami telah mencoba beberapa skema bola mati,” ucap Klopp dilansir dari Liverpool Echo.

“Anda dapat menggunakan skema tersebut ketika saat yang sangat genting seperti ini. Umpan dari sadio mane untuk gol dari Andrew Robertson juga sangat memukau,” lanjut pelatih berkebangsaan Jerman tersebut.

“Kami telah kerap beberapa kali meraih comeback seperti ini. Sejujurnya, saya tak memikirkan bahwa kami bisa memenangkan pertandingan pada kali ini,” imbuhnya.

“Akan tetapi kami memang bisa meraih kemenangan dan kami tak mempunyai rencana lain selain terus mencoba dan mencoba untuk menorehkan gol,” katanya.

“Ini merupakan laga yang sangat sulit. pasalnya kualitas yang dimiliki oleh Aston Villa dan kami membuat pertandingan ini menjadi sangat sulit,” jelasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Klopp: Mental Para Pemain Liverpool Sudah Berbeda

Vivagoal Liga InggrisManajer Liverpool, Jurgen Klopp, mengatakan jika para pemainnya sudah siap menatap padatnya periode musim 2019/20.

Musim ini terlihat begitu baik bagi Liverpool. Betapa tidak, mereka baru sekali kehilangan poin dari sepuluh laga Premier League yakni saat imbang melawan Manchester United. Sedangkan sisanya berakhir dengan kemenangan.

Klopp pun menyadari jika musim ini menyuguhkan jadwal yang begitu sibuk bagi timnya. Hanya saja ia menegaskan jika tim kini sudah fokus dengan tantangan yang ada di depan.

“Kami berada dalam posisi yang lebih baik daripada yang kami perkirakan pada awal musim,” jawab Klopp saat ditanya oleh jurnalis Sky Sports, Phil Thompson, apakah ia bermimpi mendapatkan gelar Premier League pertama bagi Liverpool.

Baca Juga: Klopp; Spurs Masih Ingat Cara Bermain Sepak Bola!

“Apakah kita sudah melewati segalanya? Tidak. Kita telah menciptakan dasar yang tepat untuk bekerja dengannya. Masa tersulit akan muncul lagi. November, Desember, gila,” serunya,

“Kita harus beruntung dalam beberapa momen. Kita harus berjuang untuk semua itu, dan itulah yang kita lakukan. Tidak ada jaminan,” tegasnya.

Musim lalu berjalan dengan fantastis di mana Liverpool berhasil mengunci gelar juara Liga Champions meski gagal di Premier League. Klopp sendiri menegaskan para pemain telah melupakan kenangan tersebut dan menatap langkah baru.

“Itu luar biasa [menang atas Spurs di Madrid]. Tapi itu kenangan indah, luar biasa, luar biasa, semuanya sempurna, tapi hilang, ini sejarah.”

“Ini bagian yang menyenangkan dalam hidup saya, tetapi tidak ada yang berubah. Itu mungkin musim panas terbaik dalam hidup saya,” serunya.

“Anak-anak memulai musim dengan pola pikir yang berbeda saat ini, lebih yakin tentang diri mereka sendiri. Saya merasa masih ada banyak ruang di departemen itu, di mana mereka bisa lebih meyakinkan.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Istimewanya Klopp di Mata Lovren

Vivagoal Liga InggrisBek Liverpool, Dejan Lovren memuji setinggi langit kiprah pelatihnya Jurgen Klopp. Menurutnya pelatih asal Jerman itu tak hanya ahli dalam taktik namun juga lihai mendekati pemain The Reds.

Setelah empat tahun di Liverpool, Klopp akhirnya benar-benar membawa perubahan masiv dalam tim. The Reds kini muncul sebagai salah satu klub paling disegani di Inggris serta Eropa.

Keberhasilan Klopp dinilai dari kepiawaiannya dalam meramu taktik. Tidak hanya itu saja, kemampuan Klopp dalam mendekati para pemain dinilai membuat tim tampil lebih solid dari tim-tim lain.

Lovren pun tak sadar jika kebersamaan mereka sudah terjalin begitu lama. Ia menyebut Klopp datang dengan respek tinggi untuk tim dan juga pemain.

Baca Juga: Minim Menit Bermian, Pulisic Frustrasi

“Sudah empat tahun? Saya semakin tua. Ya, kami sudah mulai percaya ketika dia [Klopp] berkata ‘from doubters to believers’ [dalam konferensi pers pertamanya],” kata Lovren kepada Sky Sports.

“Dia mengubah banyak hal dalam klub, mulai dari detail-detail kecil yang tak pernah kami lakukan sebelumnya seperti ucapan ‘selamat pagi’ pada semua orang, sampai membersihkan meja Anda.”

“Bagi kami, khususnya orang seusia saya, ketika Anda mendapati orang yang lebih tua berkata ‘selamat pagi’, itu lebih tentang respek,” imbuhnya.

Lovren kemudian menambahkan jika detail-detail kecil tersebut secara tidak langsung tertanam kepada para pemain saat berada di lapangan. Alhasil, para pemain bisa bersikap positif saat berada di lapangan.

“Ketika Anda merasakan hal-hal seperti itu di luar lapangan, Anda akan merasakannya di lapangan. Itu hal-hal sederhana,” lanjut Lovren. “Seperti tentang makanan, dia membawa orang-orang terbaik di posisi itu dan dia tahu apa yang dia perbuat.”

“Saya rasa sebagian dari detail-detail ini tidak ada di klub-klub lain,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Ini Ungkapan Berkelas Klopp Usai Anak Asuhnya Banyak yang Masuk Kandidat Ballon d’Or

Vivagoal Liga InggrisPelatih kepala Liverpool, Jurgen Klopp mengungkapkan bahwa tujuh anak asuhnya sangat pantas untuk meraih nominasi Ballon d’Or pada tahun 2019.

Nama-nama seperti, Mohamed Salah, Sadio Mane, Virgil Van Dijk, Roberto Firmino Allison, Georginio Wijnaldum, Trent Alexander Arnold layak masuk dalam nominasi Ballon d’Or pada tahun ini.

Nominasi tersebut adalah hasil dari keberhasilan The Reds telah memenangkan Liga Champions pada musim 2018/2019 silam. Liverpool juga berhasil finish di posisi kedua klasemen Liga Premier Inggris.

Baca Juga: Messi Diragukan Rengkuh Ballon d’Or Keenam

“Itu memang bagus. Saya tak mengerti terkait hal-hal semacam itu. Saat Anda menang besar itu adalah sebuah buah dari capaian Anda. Namun saat anda tidak menang, maka itu akan sangat menyakitkan,” ucap Klopp saat konferensi pers.

“Itu merupakan pertanda yang sangat baik. Namun, musim lalu telah usai. Sekarang waktunya pemain perlu dinominasikan,” lanjutnya.

“Memang tujuh pemain kami layak untuk menjadi kandidatnya. Bila itu pertanda bagi kami maka kami akan memulai dari awal,” katanya.

“Kita memang merasa nyaman terhadap pemain lainnya. Kami ingin terus bekerja sama untuk beberapa tahun terakhir ini. Akan tetapi, kami tak mengetahui apa yang terjadi di masa mendatang,” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Salah Come Back, Klopp Merasa Aman?

Vivagoal Liga ChampionsJurgen Klopp, Manager klub Liverpool mengungkapkan kabar baik bahwa Mohamed Salah akan kembali tampil dalam laga Grup E Liga Champions melawan KRC Genk di Luminus Arena, Belgia pada Kamis (24/10).

Namun ada kabar buruk menimpa klub Liverpool. Dua pemain andalan mereka itu Trent Alexander Arnold dan Joel Matip absen dalam laga tersebut.

Klopp mengungkapkan bahwa Joel Matip masih mengalami cidera lutut usai melawan Manchester United pada Minggu (20/10) pekan kemarin. sementara untuk Trent Alexander-Arnold harus tetap berada di Liverpool lantaran terjangkit virus.

“Trent masih merasakan sakit dan Matip tidak siap tampil,” ujar Klopp dilansir dari laman resmi klub.

Baca Juga: Karena Iri dengan The Citizens, Mane Bertengkar dengan Mo Salah

“Ini hanyalah masalah kecil yang dapat diselesaikan selama dua pekan ini. Namun sayangnya, cedera dari Joel Matip hadir usai pertandingan melawan Manchester United,” lanjutnya.

“Sebenarnya itu bukan cedera parah namun saya hanya sangat kesal karena dia tidak bisa bermain melawan KRC Genk pada ajang Liga Champions ini,” jelasnya.

Terlepas dari absennya dua pemain tersebut ada kabar bahagia yang menyelimuti dari Liverpool. Mohamed Salah dikabarkan akan merumput usai sebelumnya menderita Cedera dan absen melawan Manchester United.

“Selain kabar buruk, tentu Ada kabar gembira bagi kami bahwa Muhammad Salah dapat kembali bermain dalam skuad Liverpool. Tim ini masih dalam keadaan kondisi yang baik. Ini merupakan skuad yang bagus dan semua akan berjalan baik-baik saja,” yakin Klopp.

Dengan kembalinya Salah, apakah Jurgen Klopp akan merasa aman dan yakin menang melawan KRC Genk pada ajang Grup E Liga Champions 2019/2020.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Kecam Klopp, Mourinho Buka Suara Terkait Gaya Bermain MU

Vivagoal Liga InggrisMantan pelatih Manchester United, Jose Mourinho mengecam terkait komentar Jurgen Klopp terkait permainan yang dilakukan oleh anak asuh Solskjaer.

Ketika itu manajer Liverpool telah menyoroti permainan defensif dari Manchester United saat kedua tim bermain imbang 1-1 di Stadion Old Trafford pada Minggu (20/10).

Pada pertandingan tersebut, Marcus Rashford berhasil membuat Manchester United unggul pada babak pertama. Namun Liverpool berhasil menyamakan kedudukan melalui gol dari Adam Allana ketika pertandingan sisa lima menit pada babak terakhir.

Usai pertandingan, pelatih Liverpool mengklaim bahwa Manchester United diatur untuk bermain defensif. “Saat saya berada di Liga Inggris, memang Manchester United telah diatur bermain seperti ini,” sindir Klopp.

“Dalam hal ini, semua orang membangun gaya bermain seperti gunung namun satu tim pergi untuk bertahan dan satu tim membuat permainan. Sebetulnya kami tidak kehilangan poin,” lanjutnya.

Terkait ucapan pelatih Liverpool tersebut terkait gaya bermain Manchester United Mourinho mengecam atas komentar tersebut.

Baca Juga: Catatan Minor Jurgen Klopp di Old Trafford Berlanjut

“Klopp berbicara seperti itu karena dia tidak pernah nah mengalahkan tim Manchester United di Old Trafford. Diibaratkan dia tidak suka menunya dia suka daging dan ikan namun dia tidak senang untuk makan tersebut,” kata Mourinho.

“Memang mereka (Liverpool) bermain jauh lebih kuat melawan Manchester United yang memberi mereka pulang untuk transisi dan serangan balik. Saat ini, tentu saja Manchester United Memiliki keterbatasan yang mereka miliki,” ujarnya.

“Tim Manchester United hanya berusaha untuk menjadi solid di lini belakang. Mereka juga mengusahakan untuk tak memberikan peluang untuk transisi kepada lawan,”pungkasnya.

Pemain mereka juga selalu berjaga dengan posisi tiga bek di tengah. Ditambah lagi Scott Mctominay dan Fred mereka selalu kompak dalam menjaga pertahanan. Dan Liverpool tidak suka dengan menu tersebut,” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Solskjaer Sindir Liverpool Terkait Juara Liga Premier Inggris

Vivagoal Liga InggrisOle Gunnar Solskjaer selaku pelatih Manchester United tampaknya telah menyindir The Reds -julukan Liverpool- menjelang pertemuan kedua belah pihak di Liga Inggris.

Manchester United hanya mencatat satu kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir dan sekarang ini hanya unggul satu poin di atas zona degradasi menjamu Liverpool di Old Trafford.

Berbeda dengan Liverpool, saat ini anak asuh Jurgen Klopp telah berhasil unggul lima poin di puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris atas Manchester City.

Baca Juga: Seperti Liverpool, MU Harus Bersabar Pada Solskjaer

Liverpool lantas menjadi tim favorit untuk meraih kemenangan dalam big match melawan rival lama mereka pada malam nanti.

Akan tetapi bila berbicara dalam konferensi pers dalam pertandingan di Old Trafford, pelatih asal Norwegia tersebut justru mengingatkan kepada Liverpool tentang penantian panjang mereka atas gelar Liga Premier Inggris.

Telah diketahui bahwa Liverpool belum pernah memenangkan gelar Liga Premier Inggris sejak tahun 1990. Ini adalah sindiran dari Solskjaer terhadap Liverpool.

“Saya sangat yakin bisa bangkit kembali dan menangkan pertandingan ini. Saya juga meyakini tidak akan menjadi 30 tahun sampai kami melakukannya lagi. penampilan dan hasil yang baik untuk kami di pertandingan ini dapat mengubah nasib pada musim ini,” ujar Solskjaer.

“Hal tersebut dapat mengubah kepercayaan diri para pemain Manchester United. itu semua akan mengubah suasana hati para pemain terkait persepsi mereka tentang hal-hal yang baik,” katanya.

“Anda akan berpikir dua kali jika kekurangan kepercayaan diri. Apalagi ketika kalian bermain berdasarkan naluri. makan tapi saya mengetahui bahwa para pemain ini sudah cukup bagus. Saya mengingatkan jangan khawatir tentang pendapat tersebut,” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Terungkap Proses Gabungnya Van Dijk ke Liverpool

Vivagoal Liga InggrisJurgen Klopp selaku pelatih Liverpool mengatakan proses bergabungnya Virgil van Dijk pada bursa transfer musim dingin 2018 silam.

The Reds sukses menghadirkan Virgil van Dijk ke Anfield Stadium dengan mahar sebesar 75 juta Poundsterling.

Virgil van Dijk telah bermain cemerlang dan menjadi salah satu pack terbaik di Eropa serta membantu The Reds memperjuangkan gelar Liga Premier Inggris. Tak hanya itu, Virgil van Dijk juga menaklukkan Liga Champions untuk ke-6 kalinya.

Virgil van Dijk merupakan pemain favorit dan menjadi calon kandidat Ballon d’Or 2019. Seperti yang banyak orang ketahui bahwa Virgil van Dijk setelah memenangkan pemain terbaik UEFA untuk tahun 2018-2019.

Baca Juga: Van Dijk Spesial, Tapi Belum di Level Messi dan Ronaldo

Jurgen klopp mengungkapkan bahwa wa mantan Superstar Southampton itu tidak langsung berada di Liverpool. Untuk itu pelatih Liverpool tersebut mengenang kembali tahun-tahun sebelum Virgil van Dijk hadir di Anfield Stadium.

“Saya tak bisa mengatakan bahwa saya telah mengamati nya selama beberapa tahun terakhir. Saya berpikir bahwa saya menunggu sedikit lebih lama dan kemudian akan mendapatkannya. Namun 2 tahun dia bermain di Southampton sebelum dia mengalami cedera, dia benar-benar pemain yang luar biasa,” jelas Klopp dilansir dari Liverpool Echo.

“Saya mengamati sesuatu tentang diri Virgil van Dijk di Celtic namun saya belum melihat bahwa dia pemain kelas dunia saat ini. Saya melihat bahwa ada pemain belakang di posisi tengah yang sangat bagus namun saya tidak membutuhkannya saat itu,” ungkapnya.

“Saat kita membutuhkannya pada waktu yang tepat, jelas saya mendapatkan sebuah langkah berikutnya untuk memboyong dia. Kamu mengetahui cara bermain di mana setiap orang bertanggung jawab atas segalanya. Itulah yang memberi para pemain di lini belakang untuk memiliki peluang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Pelatih Ini Jawab Ungkapan Guardiola Terkait Juara Liga Premier

Vivagoal Liga Inggris Jurgen Klopp selaku pelatih Liverpool mengungkapkan bila pernyataan dari pelatih Manchester City, Pep Guardiola terkait Liverpool telah meraih gelar Liga Premier Inggris hanya gurauan saja.

The Reds -julukan Liverpool- telah memenangkan lima pertandingan terakhir di Liga Premier Inggris sampai saat ini. Hasil tersebut membuat Liverpool menempati posisi pertama di klasemen sementara musim 2019-2020.

Sedangkan, Manchester City telah dikalahkan oleh Norwich City pada pekan ke 5 Liga Primer Inggris pada pekan lalu. Lantas, Pep Guardiola mengungkapkan bahwa Liverpool telah memenangkan Liga Primer Inggris musim ini setelah kekalahan tersebut.

Baca Juga: Xhaka Sebut Arsenal Terlalu Takut Saat Lawan Watford, Benarkah?

Atas ungkapan dari Pep Guardiola, klub langsung menanggapi komentar tersebut dan mengungkapkan bahwa Liverpool belum memenangkan juara Liga Premier Inggris.

“Musim ini tidak akan seperti musim lalu. Kami sudah melihatnya, dengan setiap tim membuat langkah besar.

“Tidak, ada tim utama di liga Inggris yang saya pikir akan turun dengan hampir tidak ada poin. Anda mengetahui Watford yang berada di bawah dengan dua poin tetapi, dari segi kinerja, mereka sudah bisa memiliki lima, enam atau tujuh poin.

“Saya pikir itu sebabnya Pep merespons seperti yang dia lakukan dengan lelucon karena tidak ada yang terjadi sejauh ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS