Tag: Klopp

Klopp Analogikan Liverpool Sebagai Artikel yang Belum Sempurna

Vivagoal Liga Inggris – Jurgen Klopp membantah jika Liverpool yang sekarang merupakan sebuah tim yang sudah sempurna. Ia menyebut banyak hal yang masih bisa dikembangkan.

Liverpool terus menjalani perkembangan yang signifikan. Setelah lolos ke final Liga Champions 2017/18, mereka akhirnya angkat trofi bergengsi satu ini di musim berikutnya. Sederet trofi bergengsi Eropa juga mereka raih di awal musim.

Setelah musim ini berjalan, Liverpool pun digadang telah mencapai performa terbaiknya. Hal ini terlihat dari keperkasaan mereka di Premier League dengan keunggulan mencapai 25 poin dari Manchester City di peringkat kedua.

Namun Klopp tak sependapat dengan hal tersebut. Ia menilai masih banyak hak yang perlu dikembangkan dari timnya.

“Kami tidak akan mengubahnya [mentalitas]. Itu hal pertama. Kami tidak tahu yang terjadi di masa depan. Tim lain juga memiliki kesempatan untuk berkembang dengan lebih baik. Tetapi, mentalitas kami tidak akan berubah,” ucap Klopp kepada Sky Sports.


Baca Juga:


“Tim ini belum menjadi artikel yang sempurna. Ini tugas yang belum selesai. Masih banyak hal yang perlu kami perbaiki. Kami memiliki darah muda yang muncul dari tim internal, kami dapat mengkombinasikannya.”

“Ada banyak hal yang dapat kami tingkatkan. Tetapi, kami dapat meningkatkannya dengan tim [akademi], yang sangat bagus,” tambahnya.

Keresahan Klopp jelas wajar. Meski dominan di Premier League, namun The Reds tersingkir beruntun dari Piala FA dan Liga Champions musim ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Legenda Liverpool Desak Klopp Pulangkan Coutinho

Vivagoal – Liga Inggris – Legenda Liverpool, Phil Thompson mendesak agar Liverpool dapat membawa pulang mantan gelandang kreatif mereka, Philippe Coutinho. Thompson meyakini bahwa Coutinho mampu memberikan variasi lebih menarik dalam tim besutan Jurgen Klopp.

Dilansir dari Mirror, Thompson mendesak Liverpool untuk segera memboyong kembali Coutinho karena ia menilai pemain asal Brasil itu mampu menjadi lini depan skuad The Reds lebih tajam karena suplai bola yang ia berikan.

Barcelona yang berharap Coutinho dapat menggantikan Andres Iniesta di lini tengah mereka ternyata harus gigit jari lantaran performanya yang kurang memuaskan. Bayern Munchen yang meminjam dengan opsi pembelian pun mengurungkan niatnya untuk mempermanenkan Coutinho.

Meski seolah terbuang, namun Thompson yakin bahwa di bawah asuhan Klopp, Coutinho akan menemukan penampilan cemerlangnya kembali. Coutinho juga mengalami hal yang serupa dengan Dembele.

Harga kedua pemain ini dipangkas oleh pihak Barcelona untuk memuluskan kepergian mereka kepada tim yang baru, namun Coutinho memiliki perbedaan dengan Dembele. Coutinho tetap diminati banyak tim dan tidak rentan untuk masuk ruang perawatan.


Baca Juga:


Beberapa klub besar seperti Chelsea, Tottenham, dan mantan timnya di Italia, Inter Milan dikabarkan siap untuk mendatangkan pemain berdarah Brasil ini untuk mempertajam lini depan kesebelasan mereka.

Tentunya keseriusan Klopp dan Liverpool akan diuji disini, Liverpool harus menjadi yang terdepan untuk mendapatkannya kembali. Sementara itu menjadi yang paling serius untuk mendapatkan mantan pemain Inter Milan ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Klopp dan Anak Asuhnya Gempar Usai Legenda Liverpool Positif Corona

Vivagoal Liga Inggris – Jurgen Klopp mengatakan jika dirinya dan skuad Liverpool shock setelah mendengar kabar Kenny Dalglish terinfeksi corona.

Seperti diketahui, penyebaran corona mulai menjangkiti para legenda sepak bola termasuk Kenny Dalglish. Legenda Liverpool tersebut dinyatakan positif usai menjalani serangkaian tes.

Klopp sendiri mengaku mulai menyadari pandemi kian menyebar luas. Namun demikian ia dan skuadnya tak bisa menyembunyikan rasa kaget usai mendengar kabar terkait Dalglish.

“Saya benar-benar terkejut ketika pertama kali mendengar itu tiga hari lalu. Anak-anak dikirimi pesan di grup WhatsApp dan semua orang merasa seperti, ‘Wow’,” ujar Klopp di laman resmi Liverpool.

“Apa yang Anda rasakan saat itu sangat berbeda jika Anda mengenal orang yang terinfeksi dibandingkan dengan Anda tak mengenalnya. Untuk saat ini, rasanya seperti, ‘Wow, salah satu dari kita terinfeksi’ dan rasanya sangat gila,” tambahnya.

“Kami semua tahu penyakit ini menyebabkan masalah di seluruh dunia, tapi ini pertama kali bagi kami, seseorang yang memiliki hubungan personal dengan kami ikut terdampak,” tukasnya.


Baca Juga:


Setelah dua hari dirawat di rumah sakit, Dalglish kemudian diperbolehkan pulang. Klopp pun bersyukur mendengar kabar jika Dalglish sudah semakin membaik.

“Saya berkesempatan untuk langsung mengirimkan pesan pada salah satu putrinya dan kami berbicara tentang dia. Dia tenang, rileks, tapi dia baik-baik saja dan mengatakan bahwa semua sepertinya baik-baik saja, dan dua hari kemudian kami mendengar bahwa dia telah diizinkan meninggalkan rumah sakit,” tutur Klopp.

“Itu kabar yang bagus, sangat bagus, dan saya berharap dia masih baik-baik saja. Kami semua mengenal Kenny dan kami menyayanginya. Kami telah mengirimkan doa baginya pada saat ini, tapi mungkin dia tak membutuhkannya, dan itu malah lebih bagus,” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Klopp Ungkap Pernah Berpikiran Salah Terhadap Sadio mane

Vivagoal – Liga Inggris – Juru taktik Liverpool, Jurgen Klopp akui bahwa telah salah menilai Sadio Mane. Ia bahkan tak pernah berpikir bahwa kini Mane adalah salah satu pemain pentingnya di Anfield Stadium.

Saat pertama kali Klopp bertemu dengan Mane adalah ketika dirinya menjadi pelatih Dortmund, dan ketika melihat Mane ia hanya berpikir saya tidak akan membuang waktu untuknya.

“Saya ingat pertemuan saya dengan Mane adalah saya memimpin Dortmund. Ada seorang lelaki duduk dengan ada coretan pirang yang masih dimilikinya hingga saat ini dan ia tampak seperti rapper yang baru memulai karirnya, saya bahkan berpikir tidak akan punya waktu untuknya,” papar Klopp.

Dilansir Mirror, hal itu disampaikan oleh Klopp dalam film dokumenter Made In Senegal yang menceritakan tentang Mane. Namun terlepas dari kesan pertamanya ia ternyata terus memantau perkembangan Sadio Mane.

Kala berseragam Salzburg selama dua musim Mane tampil luar biasa dan mungkin itulah alasan Southampton mendatangkannya. Namun bersa The Saints Mane tampil mendominasi di Liga Inggris dan semenjak itu Klopp harus mengubah pikirannya terhadap Mane.


Baca Juga:


“Saat itu tim kami tidak terlalu buruk, dan saya ingin ada pemain yang mampu menjadi starter dan terus bisa saya kembangkan kemampuannya. Dan ternyata saya harus merubah pikiran saya, saya harus mendatangkan Mane ke Anfield,” jelas Klopp.

Liverpool mendatangkan Mane dengan harga 34 juta euro atau setara 600 Miliar rupiah pada 2016 silam. Mane yang diprediksi hanya meramaikan bangku cadangan saja kini justru tumbuh sebagai aset berharga The Reds. Ia bahkan membantu Liverpool meraih gelar Liga Champion musim lalu.

Klopp Masih Belum ‘Move On’ Dari Coutinho

Vivagoal – Liga Inggris – Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp ternyata masih belum dapat lepas dari sosok mantan lini serang Liverpool, Philippe Coutinho. Penampilan pemain asal Brasil ini rupanya memberikan kesan mendalam bagi Klopp.

Philippe Coutinho bukanlah nama pemain yang asing bagi kubu The Reds, pasalnya Coutinho sempat menjadi striker andalan milik Liverpool selama lima musim. Permainan yang disajikan Coutinho juga selalu menghibur untuk setiap Liverpudlian yang berkunjung ke Anfield.

Namun pada 2018 lalu Coutinho resmi meninggalkan Liverpool untuk bergabung bersama Barcelona. Sayangnya kepindahan Coutinho ke Barca mengalami penurunan drastis. Bahkan kini pihak Barcelona enggan memperpanjang jasa Coutinho dan siap melepas pemain berumur 27 tahun ini dari Camp Nou.

Menurut Mirror, beberapa klub elit Eropa seperti, Chelsea, Tottenham, Inter Milan ternyata tertarik dan coba memanfaatkan momen ini untuk datangkan mantan Coutinho. Namun di tengah rumor yang beredar ternyata mantan klub nya, yakni Liverpool dikabarkan tertarik untuk memulangkan Coutinho ke Anfield.

Berdasarkan laporan tersebut kepulangan Philippe Coutinho ke Anfield adalah kemauan sang pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. Klopp menilai bahwa Coutinho tetap memiliki kualitas dan dinilai cocok dengan gaya bermain The Reds.


Baca Juga:


Kepergian Coutinho ke Camp Nou juga belum membuat Klopp merasa mendapatkan sosok yang sepadan dengan playmaker 27 tahun itu, sehingga tidak ada keraguan untuk kualitas yang ada dalam diri Coutinho.

Blaugrana juga dikabarkan akan menjual pemain bernomor punggung tujuh miliknya itu di bawah harga yang mereka beli dari Liverpool untuk memudahkan kepergian sang pemain, tentu kabar ini menjadi nilai tambah Klopp mendatangkan mantan pemainnya itu.

Akankah Philippe Coutinho pulang kembali ke Anfield atau justru harus berlabuh di Chelsea bertukar dengan Kepa Arrizabalaga, Tottenham bersama Jose Mourinho, atau justru kembali ke Italia memperkuat Inter Milan di bawah asuhan Conte.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Liverpool Gagal Juara, Hal Yang Paling Tidak Adil dalam Olahraga

Vivagoal Liga Inggris – Pandit sepak bola Inggris, Jamie O’Hara, menyebut jika Liverpool sangat layak mendapat gelar juara Premier League musim ini. Jika itu urung terjadi, maka ada ketidak adilan di sana.

Liverpool melaju begitu kencang musim ini. Dari 29 laga Premier League yang dijalani, The Reds hanya dua kali gagal menang. Diimbangi Manchester United dan kalah dari Watford.

Skuad asuhan Jurgen Klopp itu sendiri tengah mengantongi 82 poin, unggul 25 poin dari Manchester City di peringkat dua. Hanya perlu enam poin lagi bagi mereka mengunci gelar juara.

Namun sayang di saat gelar juara berada di depan mata, kompetisi terpaksa ditunda hingga waktu yang belum ditentukan. Keputusan tersebut diambil demi mencegah penyebaran Corona yang terus meluas di Eropa dan Britania.


Baca Juga:


Ada anggapan musim ini akan dibatalkan dan Liverpool gagal juara. Namun O’Hara menyebut itu adalah hal yang tidak adil bagi Liverpool.

“Ini akan menjadi hal yang paling tidak adil dalam olahraga jika Liverpool tidak dinobatkan sebagai juara. Liverpool harus dinobatkan sebagai juara,” ucap Jamie O’Hara pada talkSPORT.

“Itu akan mengejutkan [jika Liverpool tidak menjadi juara]. Tetapi, semua orang harus melakukan kompromi untuk situasi ini karena musim mungkin tidak akan sampai laga terakhir, tidak sampai tuntas,” ucap Jamie O’Hara.

Lebih lanjut O’Hara mengatakan jika musim ini lebih baik disudahi di sini. Menurutnya tidak memungkinkan untuk melanjutkannya dan lebih baik waktu yang ada digunakan untuk menangani virus yang terus merebak.

“Kami mungkin tidak akan bisa memainkan sepak bola lagi musim ini,” ucap Jamie O’Hara, mantan gelandang Tottenham.

“Kami tidak akan dapat menyesuaikan permainan dan kami perlu mengatasi virus ini dengan baik dan serius, dan itu tidak akan terjadi, ‘mari kita mulai bermain lagi di bulan April,” kata Jamie O’Hara.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Meski Kalah, Klopp Tetap Puji Anak Asuhnya

Vivagoal Liga Champions – Liverpool harus menerima kekalahan dari Atletico Madrid dengan skor tipis 2-3 di babak 16 besar Liga Champions musim 2019/2020. Menurut Klopp, anak asuhnya telah berusaha keras pada laga tersebut.

Ia juga merasa bangga dengan permainan Mohamed Salah dan kolega. Menurutnya, para pemain Liverpool telah berusaha semaksimal mungkin.

“Kami telah bermain maksimal dan kami beberapa kali mencoba memanfaatkan peluang yang ada. Saat ini, saya bangga dengan permainan anak asuh saya pada pertandingan ini,” jelas Klopp di situs resmi Liverpool.

Puji Anak Asuhnya

Klopp juga memuji permainan anak asuhnya karena telah bermain dengan gaya yang dimilikinya. Bahkan, Klopp juga telah menerapkan beberapa formasi untuk mengalahkan Atletico, namun usahanya masih belum berhasil.

“Saya sangat menyukai dengan gaya permainan yang kami miliki. Kami telah menggunakan beberapa strategi untuk mengalahkan Atletico. Kami menerapkan formasi dengan memasang winger kanan dan kiri. Namun, yang kurang dari kami adalah menuntaskan peluang yang ada,” jelasnya.


Baca Juga: 


Pelatih asal Jerman itu menambahkan bahwa anak asuhnya telah bermain baik sehingga bisa mencetak gol. Namun, Liverpool masih banyak celah yang harus diperbaiki terutama di lini pertahanan.

“Kami juga telah membuat umpan silang yang membingungkan pemain lawan dengan satu sentuhan saja. Kami telah berhasil melakukannya dan akhirnya kami berhasil mencetak gol dengan cara itu. Namun, kami juga masih banyak masalah dalam lini belakang kami.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Laga Tanpa Penonton, Simeone Malah Bela Klopp

Vivagoal Liga Champions – Menjelang melawan Liverpool, pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone membela Jurgen Klopp atas ketidakpuasan dari pihak penyelenggara atas laga Atletico vs Liverpool digelar tanpa penonton.

Diego Simeone itu menjelaskan bahwa tidak adil bagi Liverpool bermain tanpa penonton apalagi memasuki leg kedua ini tim anak asuh Klopp tertinggal 1-0 di Estadio Wanda Metropolitano .

“Rumor permainan tanpa penonton sudah terdengar di publik sepak bola Eropa,” kata Simeone pada konferensi pers pra-pertandingan Atletico .

Baca Juga: 5 Klub Raksasa Eropa yang Miliki Lini Tengah Terbaik di Dunia

“Saya harap [permainan] akan dimainkan dengan penonton. Itu tidak adil untuk Liverpool,” ujar Pelatih Argentina

Tak hanya itu, Simeone sangat ingin mengalahkan Liverpool dengan kekuatan penuh. Ia juga menambahkan kedatangan Klopp di klub bermarkas Merseyside itu memberikan dampak besar kepada Liverpool.

“Kami pasti harus berada di posisi terbaik melawan lawan yang berat. Begitu juga dengan Liverpool. Mereka telah menunjukkan kualitas sepak bolanya sejak kedatangan Klopp,” tambahnya.

Simeone menegaskan bahwa anak asuhnya akan berjuang keras untuk memenangkan pertandingan paling bergengsi di Eropa ini.

“Kami harus berusaha keras untuk bersaing. Pengalaman itu bermanfaat, tetapi kesalahan bisa diulang.Itu akan membutuhkan konsentrasi.

“Jika kita bisa bermain seperti laga sebelumnya, maka bukan tidak mungkin kita akan mengalahkan tim raksasa seperti Liverpool,” jelasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Kedatangan Mbappe Akan Menjadi Masalah Untuk Klopp, Kok Bisa?

Vivagoal Ligue 1 – Gelandang Liverpool, Fabinho menilai jika kedatangan Kylian Mbappe di dalam timnya akan membuat Jurgen Klopp bekerja keras terutama meramu lini serang.

Mbappe menjadi salah satu pemain muda paling mencuri perhatian beberapa tahun terakhir. Betapa tidak, masih berusia 21 tahun, Mbappe sudah memperlihatkan kemampuan pemain top.

Di Ligue 1, Mbappe sudah mencatatkan 110 penampilan dengan torehan 81 gol. Ia juga memberi andil besar saat Prancis berhasil mengunci trofi juara Piala Dunia 2018 silam.

Tak ayal Mbappe kemudian menjadi incaran klub-klub top Eropa termasuk Liverpool. Namun Fabinho menilai jika kedatangan Mbappe akan mengganggu kestabilan di lini tengah kendati ia juga akan membawa dampak positif bagi tim.

Baca Juga: 5 Fakta Manajer yang Pernah Meraih Treble Winners

“Pada saat ini, Liverpool akan sakit kepala jika kami memiliki dia [Mbappe] di sini, sebab trio penyerang kami [Mo salah, Sadio Mane dan Roberto Firmino] sangatlah bagus,” ujar Fabinho kepada SPORTbible.

“Namun saya mengetahui kualitas yang dimiliki oleh Mbappe, dia telah menjadi salah satu pemain terbaik di dunia, jadi dia sudah pasti akan membuat tim menjadi lebih baik,” lanjutnya.

Fabinho juga tak ingin berkomentar terlalu jauh terkait kemungkinan transfer Mbappe ke Liverpool. Ia berusaha tetap menjaga garis demi menghormati PSG.

“Sekarang dia sedang bermain untuk Paris Saint-Germain dan kami harus menghormati itu,” pungkas Fabinho, yang pernah memperkuat Monaco sampai tahun 2018 lalu.

Selain demi menghormati PSG, Liverpool nyatanya bukanlah peminat tunggal untuk Mbappe. Tercatat sederet raksasa Eropa lainnya seperti Juventus dan Real Madrid tengah mengincar pemain satu ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Ingin Dilatih Klopp, Timo Werner Tolak Mentah-mentah Klub Ini

Vivagoal Liga InggrisPenyerang andalan RB Leipzig, Timo Werner diklaim menolak pinangan raksasa Spanyol, Real Madrid dan memilih hengkang ke Liverpool. Faktor keberadaan Jurgen Klopp sebagai pelatih jadi alasan utama bomber 23 tahun tersebut. Demikian yang disampaikan Goal International.

Sebelumnya, upaya Madrid untuk memperkuat sektor lini depan dilaporkan akan dilakukan pada bursa paruh musim ini. Berdasarkan laporan dari Goal International, pelatih El Real, Zinedine Zidane berencana melepas Luka Jovic dengan status pemain pinjaman pada bursa Januari 2020 ini.

Masih menurut sumber yang sama, dan sebagai pengganti Jovic, Zidane membidik penyerang utama RB Leipzig, Timo Werner.

Baca Juga: 5 Pemain yang Pernah Berseragam Arsenal dan Liverpool

Werner sendiri diperkirakan mempunyai market value di kisaran 75 juta euro. Namun dengan performanya yang begitu impresif sepanjang musim ini dengan torehan 21 gol dan 7 assist dari 20 pertandingan bersama Leipzig, bukan tidak mungkin, nilainya bakal terkerek naik dan membuat Madrid harus merogoh kocek dalam-dalam jika ingin menggunakan jasanya.

Kendati demikian, Timo Werner mengaku merumput di Inggris bisa jadi opsi dalam karirnya pada masa mendatang. Apalagi sejak memulai karir profesionalnya sebagai pesepakbola pada 2013 silam, Werner hanya berkutat di seputaran daratan Jerman.

Adapun opsi yang sedang dipertimbangkan Werner adalah pindah ke Liverpool. Werner diberitakan sangat ingin dilatih oleh Klopp. Sebagai informasi, Pada bursa transfer musim panas kemarin, Timo Werner sejatinya sempat jadi rebutan tim-tim papan atas Inggris, seperti Liverpool, Chelsea dan Arsenal. Namun, Werner kala itu memilih memperpanjang kontraknya di Leipzig hingga 2023 mendatang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS