Tag: LaLiga Spanyol

Presiden LaLiga Berharap Messi Lakukan Ini, Apa?

VivagoalLa Liga – Presiden LaLiga, Javier Tebas menyatakan bahwa kepergian Cristiano Ronaldo sama sekali tak memberi dampak apapun terhadap kompetisi di negaranya. Beda halnya jika yang pergi adalah kapten Barcelona, Lionel Messi.

Masa depan Lionel Messi di Barcelona sejauh ini masih gelap gulita. Belum ada yang tahu apa La Pulga bakal bertahan di Blaugrana atau hengkang ke klub lain bisa juga La Pulga tertarik pulang kampung ke Argentina.

Pasalnya, sejauh ini Messi belum juga berniat meneken perpanjangan kontrak yang sudah disodorkan Barcelona. Sebagaimana yang diketahui, kontrak Messi tersisa setahun lagi di Camp Nou, dan kepergian pemain berusia 32 tahun tersebut bisa jadi sebuah kerugian besar.

Lebih dari sekadar pemain yang bertalenta di atas lapangan hijau, Messi adalah pemain dengan nama besar dan punya nilai komersial yang tinggi. Kepergiannya juga bisa mencoreng LaLiga sebagai salah satu kompetisi yang berisi pemain-pemain top dunia.

Javier Tebas pun seakan mengamini hal tersebut. Menurutnya, bohong jika LaLiga tak merasakan dampak kehilangan Messi. Baginya kepergian Ronaldo tak sebesar jika misalnya Lionel Messi yang pergi.

“Kepergian Cristiano, meskipun bikin kesal Madrid, tapi hampir tak terasa dampaknya karena LaLiga sudah menghabiskan bertahun-tahun untuk memastikan mereka ini melampaui citra para pemain.” ucap Tebas seperti dilansir dari ESPN.


Baca Juga:



“Tapi Messi beda kasus. Messi adalah pemain terbaik dalam sejarah LaLiga. Kami sudah beruntung dia bermain di LaLiga sepanjang kariernya. Saya rasa para pecinta LaLiga akan berpaling terutama kalau Messi pergi ke liga lain.” jelasnya.

“Memang bukan sebuah bencana kalau Messi pergi karena kami sudah punya kontrak televisi yang diteken dengan atau tanpa Messi. Tapi hal pentingnya adalah pertambahan nilainya. Messi selalu menyenangkan jutaan para penonton.” tegas Tebas.

“Messi adalah ikon sepakbola Spanyol dan saya ingin memintanya, tolong pensiun di LaLiga, kami sudah memberinya banyak cinta yang sangat besar.” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Samuel Eto’o Desak Xavi Segera Latih Barcelona

VivagoalLa LigaSetelah pemecatan Ernesto Valverde pada Januari lalu, Xavi Hernandez, sempat dihubungkan akan melatih Barcelona. Namun Xavi merasa waktunya belum tepat untuk membesut Barcelona, akhirnya Blaugrana menunjuk Quique Setien sebagai juru taktik tim.

“Ya saya mendapat tawaran dari Barcelona dalam pertemuan dengan Eric Abidal dan Oscar Grau, tetapi saya tak menerimanya. Hal itu terutama karena terlalu dini buat saya melatih Barcelona, meski saya tetap punya impian menangani Barca di masa depan.” ucap Xavi kala itu seperti dilansir dari Football Espana.

Xavi sendiri memutuskan untuk terus lanjut menangani klub asal Qatar, Al Sadd dimana kontraknya baru akan berakhir pada musim panas 2021. 

Tapi, legenda Barcelona, Samuel Eto’o, punya harapan lain. Selagi Lionel Messi masih bermain, Xavi Hernandez harus segera kembali ke Camp Nou sebagai pelatih.


Baca Juga:


“Saya menyesalkan keputusan Xavi menolak Barcelona. Saya sudah bertemu dia, saya katakan kepadanya bahwa apapun yang terjadi dia harus segera kembali ke Barcelona.

“Saya tegaskan kepadanya bahwa dia harus melakukannya selagi God of Football (Messi) masih disana. Dia sudah pernah bermain bersama, dan itu akan membuat lebih mudah baginya ketimbang pelatih lain,” tegas Eto’o seperti dilansir dari AS.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Sepak Terjang Diego Simeone Mengundang Decak Kagum

VivagoalLa Liga – Sebagai seorang pemain, kebesaran Diego Simeone tak perlu diragukan. Simeone juga telah mencicipi banyak kesuksesan baik sebagai pesepakbola atau pelatih. 

Kariernya sebagai pengolah si kulit bundar memang selalu memberikan tuah bagi setiap klub yang ia bela, termasuk saat dirinya memutuskan berkarier sebagai pelatih di Atletico Madrid.

Di Italia, Simeone mampu memberi gelar Piala UEFA bagi Inter Milan, sementara di Lazio, pria asal Argentina itu bisa menyumbangkan scudetto dan Coppa Italia tahun 2000.

Sementara, pencapaian terbesarnya terjadi saat dirinya berkarier di Atletico Madrid. Bersama Los Colchoneros, Simeone bisa menyabet gelar Laliga musim 1995/1996, sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 20 tahun lamanya.

Di tahun yang sama, Atletico juga memenangi Copa Del Rey, dan menjadi sejarah karena itu kali pertama mereka meraih double winners.

Setelah pensiun sebagai pemain pada 2005 silam, Simeone memutuskan berkarier sebagai pelatih di Racing Klub. Namun karena tipikal kutu loncat, setiap tahunnya ia selalu berpindah-pindah klub. Setelah dari Racing Klub, ia berpindah ke Estudiantes, River Plate dan San Lorenzo.

Bosan di Argentina, Simeone mencicipi persaingan di Seria A saat diminta melatih klub gurem, Catania. Namun Simeone hanya bertahan selama 6 bulan setelah meloloskan tim tersebut dari degradasi. Simeone lalu tiba di Vicente Calderon (nama markas Atletico sebelum Wanda Metropolitano) pada tahun 2011.

Kala itu, Atletico dalam kondisi terpuruk. Sebagai klub yang memiliki nama besar, mereka berada di posisi bawah klasemen dan hanya terpaut empat angka dari zona degradasi. Para suporter sudah kehilangan harapan. Begitu buruknya Atletico saat itu sampai-sampai media top asal Inggris, Reuters membuat artikel dengan judul menohok “Daddy, why are we Atletico” yang jika diartikan, apa gunanya jadi suporter Atletico.

Namun, Simeone tak memperdulikan semua itu, dengan filosofi Cholismo yang sederhana, yakni bertahan, bermain agresif dan serangan balik. Tentu saja taktik ini klise, dan tidak ada yang tahu bagaimana Simeone bisa mengangkat Atletico.

Tapi Simeone ternyata bisa mewujudkannya dengan membawa Atletico merusak dominasi Barcelona dan Real Madrid di pentas Liga Spanyol, termasuk jadi salah satu kekuatan yang cukup ditakuti di Eropa saat ini. Hingga saat ini, sudah ada dua gelar Europa League, satu gelar LaLiga dan Copa Del Rey, satu Piala Super Eropa, termasuk dua kali mencapai partai final Liga Champions.


Baca Juga: 


Para mantan rekan maupun lawannya semasa sebagai pemain pun sampai merasa perlu untuk memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian Simeone ini.

Toni Munoz, Eks Pemain Real Mallorca pun tanpa ragu memujinya. Dia mengaku tak akan lupa dengan sikap Simoeone yang reaktif.

“Simeone tipikal orang yang senang memulai dari nol. Dia begitu menuntut semua pemainnya dengan kepribadiannya yang kuat. Dia selalu meluap-luap di atas lapangan, sungguh ekspresif.”

Sementara itu, Manolo Jimenes, eks rekan setim Simeone di Sevilla, mengaku kagum pada ambisinya yang sangat besar.

“Simeone sangat ambisius dan sangat menuntut. Dia selalu bisa memenangkan rasa hormat dari semua orang. Saat ia gagal, dia bisa dengan cepat bangkit kembali.”

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Soal Freekick, Lionel Messi Kalah Pamor dari Cristiano Ronaldo

VivagoalLa LigaTak ada yang meragukan kualitas Lionel Messi sebagai seorang pencetak gol paling ulung dari skema tendangan bebas. Tapi khusus di LaLiga dia ternyata masih kalah dari Cristiano Ronaldo.

Baik Ronaldo maupun Messi memang selalu bersaing dalam banyak hal, selain dalam urusan mencetak gol direct free kick atau tendangan bebas keduanya kerap jadi perdebatan.

Berdasarkan catatan Opta, khusus untuk gol-gol tendangan bebas yang sudah dibuat di ajang LaLiga Spanyol, Ronaldo ternyata masih unggul jauh dari superstar Barcelona tersebut.

Sejak mulai dipercaya sebagai eksekutor tendangan bebas Blaugrana pada awal musim 2008, Messi hingga saat ini sudah melesakkan 35 gol dari skema tendangan bebas langsung. 

Dari jumlah sebanyak itu, Messi membuatnya hanya dari 33 pertandingan dan 27 diantaranya berakhir dengan kemenangan Barcelona.

Jika dipersentasekan, kemenangan Blaugrana dari tendangan bebas Messi di ajang LaLiga Spanyol mencapai 77,1 persen. 

Meski jumlah gol Ronaldo jauh lebih sedikit dari total gol Messi, yakni 19 gol, namun rasio kemenangan timnya jauh lebih besar. Dari 19 gol melalui skema direct free kick, Ronaldo bisa menyumbangkan 17 kemenangan untuk Real Madrid yang jika dipersentasekan mencapai angka 89,4 persen.


Baca Juga:


Meski demikian, angka ini bisa saja masih berubah mengingat Ronaldo sudah tidak lagi bermain untuk Madrid dan Messi diperkirakan masih akan bermain untuk Barcelona dalam beberapa musim kedepan.

Selalu update berita bola terbaru  seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Negoisasi Kontrak Baru Mandek, Messi Berpeluang Tinggalkan Barcelona dengan Status Free Transfer

VivagoalLa LigaBarcelona bisa kehilangan Lionel Messi dengan cuma-cuma musim depan. Menyisakan kontrak setahun lagi, hingga saat ini belum ada tanda-tanda sang pemain bakal menambah masa bakti di Camp Nou.

Dilansir Marca, presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, tengah mengusahakan jalan yang terbaik menyoal masa depan sang kapten. Akan habis kontrak  pada 30 Juni 2021, hingga saat ini kedua kubu belum mencapai kesepakatan soal kontrak baru. 

“Manajemen sudah bertemu dan berbicara dengan Messi. Tapi saya belum tahu apakah kesepakatan ini bisa selesai cepat karena semuanya bergantung kepada si pemain. Dari kami, pihak klub jelas berharap itu akan terjadi sesegera mungkin.

“Soal tersebut klub pasti akan segera umumkan jika memang sudah saatnya diumumkan,” kata Bartomeu. 


Baca Juga: 


Situasi ini membuat Messi punya opsi untuk hengkang dari tim Catalan secara gratis. Meski demikian,  La Pulga dipastikan tetap bermain untuk Los Azulgrana musim depan merujuk pada kontrak yang sudah disepakati.

 Selama membela Barca, Messi sukses memenangkan 10 trofi LaLiga Spanyol, enam Copa del Rey, delapan Piala Super Spanyol, empat Liga Champions, tiga Piala Super Eropa dan tiga Piala Dunia Antar Klub.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Tiga Hari Lagi, Saul Niguez Umumkan Klub Barunya

VivagoalLa Liga –  Melalui akun sosial media pribadinya, Saul Niguez  membuat pendukung Atletico Madrid bertanya-tanya. Dia menyiratkan bakal hengkang dari Wanda Metropolitano.

“Klub baru, saya akan umumkan itu dalam tiga hari lagi.” tulis Saul Niguez.

Saul Niguez sendiri sedianya masih punya kontrak yang cukup lama di Atletico yakni 2026 mendatang dengan klausul rilisnya mencapai angka 150 juta euro. Namun Saul yang sudah mengoleksi 38 gol dari 286 pertandingan bersama Atletico kencang dikaitkan dengan beberapa klub top Eropa.

Selain Barcelona, raksasa Premier League, Manchester United juga diberitakan mengincar Saul Niguez untuk menggantikan peran Paul Pogba yang diprediksi akan segera meninggalkan Old Trafford pada bursa musim panas kali ini.

Menurut laporan ESPN, Ed Woodward sejatinya mau saja mengaktikan klausul Saul Niguez di Atletico sejak beberapa minggu terakhir. Namun, dirinya sulit merealisasikan mega transfer tersebut karena terkendala belum lakunya Paul Pogba yang dibanderol di angka 120 juta euro.


Baca Juga:


Rencananya, uang hasil penjualan Pogba bakal dipakai untuk membiayai transfer Saul Niguez. Hal ini dimaksudkan agar pengeluaran klub tak membengkak karena tidak adanya pertandingan sejak dua bulan lalu akibat pandemi virus Corona.

Sayangnya, Real Madrid dan Juventus yang santer dirumorkan akan jadi klub baru Pogba musim depan, sejauh ini masih adem ayem dan belum menunjukkan gelagat akan segera menyodorkan proposal penawaran untuk gelandang asal Prancis tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Pernah Dibuat Kepayahan, Costacurta: Messi Lebih Baik Dari Maradona

VivagoalLa LigaAlessandro Costacurta yang berseragam AC Milan pada 1986 hingga 2007 berkesempatan berjumpa pemain lintas generasi termasuk Diego Maradona dan Lionel Messi. Dalam kacamatanya, Messi masih jauh lebih baik daripada Maradona. 

“Saya beruntung bisa bermain melawan Messi dan Maradona,” ucap Costacurta dikutip dari Sky Sports Italia.

Perdebatan terkait siapa yang terbaik antara Maradona dan Messi muncul setelah Costacurta gantung sepatu. Berdasarkan pengalamannya, dengan mantap ia menyebut Messi jauh lebih baik dibandingkan dengan Maradona.

“Maradona bisa dilanggar 66 kali sebelum pemain lawan mendapat peringatan dari wasit. Itu berbeda dengan Lionel Messi, situasinya sekarang tidak sama.

“Messi dan Maradona sama dalam hal kejeniusan dan cara mereka mengekspresikan diri di atas lapangan, tetapi menurut saya Messi lebih hebat dari Maradona,” tambah Costacurta.

Dibuat Kerepotan oleh Messi

Costacurta juga menceritakan  dirinya sempat dibuat kehabisan nafas oleh Messi. Bahkan saat itu, dia sampai meminta ditarik keluar di laga tersebut.


Baca Juga: 


“Saat itu saya menghadapnya, Messi yang masih berusia 16 tahun dan pada awalnya saya memperlakukan dia sebagai seorang anak kecil dan melakukan apa yang saya inginkan

“Tapi kemudian, setelah seperempat jam, saya meminta [pelatih Milan, Carlo] Ancelotti untuk mengganti saya,” kenang Costacurta.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Terus Dicemooh Fans, Gareth Bale Murka!

VivagoalLa LigaBintang Real Madrid, Gareth Bale, buka-bukaan dalam  podcast The Erik Anders Lang Show. Dia menyebut tak habis pikir pada Madridista yang menyoraki dan mencemooh pemainnya sendiri. 

“Sudah beberapa kali hal itu terjadi. Mereka bersiul kepada saya di kandang sendiri, 80 ribu orang. Sangat tidak baik dan tidak bagus untuk kepercayaan diri pemain,” kata Bale.

Menurut Bale, naik turun performa seorang pemain adalah hal wajar dalam sepak bola. Dia berharap fans sadar akan hal itu dan tidak langsung member ejekan pada pemain. 

“Dalam sepakbola, anda bisa mencetak gol di tiap lima pertandingan. Tapi setelahnya, anda gagal mengulanginya di laga lainnya. Namun, para suporter akan langsung mengejek anda dengan bilang itu periode terburuk, sungguh tidak adil.


Baca Juga: 


“Saya hanya ingin bersenang-senang di lapangan dan terus berusaha bermain bagus. Suporter harusnya paham, dan menyemangati pemainnya sendiri. Sampai hari ini, saya tidak pernah tahu apa alasan suporter Madrid senang mencemooh diri saya,” tambah Bale.

Selama memperkuat Madrid, permainan Bale sebenarnya tidak terlalu buruk. Total ada 105 gol dan 67 assist jadi bukti kontribusi Bale buat Los Blancos. Itu belum termasuk gol-gol kunci yang ia buat di final Copa del Rey kontra Barcelona musim 2013/14 dan final Liga Champions 2013/14 termasuk kontra Liverpool musim 2017/18.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Diincar Barcelona, Agen Nicolas Tagliafico Beri Gestur Positif

VivagoalLa LigaBek Ajax, Nicolas Tagliafico membuka lebar-lebar peluang untuk pindah pada bursa transfer musim panas tahun ini. Barcelona yang sedang mencari pelapis Jordi Alba mulai bergerak mendekatinya.

Kecemerlangannya dalam mengawal sisi kiri pertahanan De Amsterdammers dalam dua musim terakhir berdampak sukses pada Ajax. Trofi juara Liga Belanda dua musim beruntun, termasuk melaju hingga babak semifinal Liga Champions musim 2018/19 kemarin jadi bukti kontribusinya. 

Maka tak heran Barcelona berniat memboyongnya pada bursa transfer musim panas kali ini. Agen Tagliafico, Ricardo Schlieper, menyebut kliennya sudah siap membuka ruang negosiasi untuk Barcelona.

“Kami sedang mencari sebuah formula transfer untuk Tagliafico. Kami sudah sepakat dengan Ajax bahwa dia bisa pergi musim panas ini setelah 2,5 musim bermain untuk klub. Ini bakal menjadi momen yang ideal buat dirinya hengkang.

“Kalau sepakbola kembali normal, sebuah transfer bisa terwujud buat Tagliafico. Ada klub-klub yang tertarik, tapi kita mesti melihat bagaimana segala sesuatunya berjalan dengan pandemi ini,” ucap Schlieper seperti dilansir dari Daily Star.

Schlieper menjamin Ajax bakal tidak mempersulit klub manapun yang tertarik meminang kliennya. Dengan catatan, klub peminat sanggup menebus banderol Tagliafico.


Baca Juga: 


“Ajax bakal langsung memberikan harga yang pas untuk ditebus klub yang berniat memboyong Tagliafico. Kita lihat saja apa yang akan terjadi pada bursa transfer musim panas nanti,” tambahnya. 

Masih Bungkam

Meski hampir dipastikan akan meninggalkan Ajax, tapi Schlieper masih bungkam soal deretan klub peminat. Sang agen enggan membocorkan klub mana yang sejauh ini serius pada Tagliafico.

“Saya belum ingin menyebut nama klub karena itu akan menyakiti negosiasi buat kami dan si pemain,” tambah Schlieper.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Bocor! Jadwal Lanjutan LaLiga Spanyol 2019/20

VivagoalLa Liga –  Jelang bergulirnya kembali LaLiga Spanyol, beredar bocoran jadwal lengkap kompetisi. Setelah terhenti tiga bulan lamanya, LaLiga rencananya akan kembali dimulai pada 11 Juni dibuka dengan derby Andalusia antara Sevilla dan Real Betis. 

Dikutip dari Marca, LaLiga nantinya  bakal digulirkan setiap hari. Terhitung sejak 11 Juni hingga 12 Juli mendatang.


Baca Juga:


Namun, khusus untuk dua laga terakhir, yakni matchday ke-37 dan 38, LaLiga akan diistirahatkan selama dua dan tiga hari sebelum penghabisan. Rinciannya, matchday ke-37 akan dilangsungkan pada 15 Juli dan matchday ke-38 sedianya digelar pada 19 Juli.

Kabarnya tak lama lagi  jadwal ini akan segera diresmikan. Tapi demikian, jadwal masih mungkin diubah oleh operator.

Berikut jadwal lengkap peka ke-28 lanjutan LaLiga 2019/20:

Kamis, 11 Juni:
Sevilla  Vs Real Betis

 Jumat, 12 Juni:
|Athletic Bilbao Vs Atletico Madrid
Granada Vs Getafe

Sabtu, 13 Juni:
Real Sociedad Vs Osasuna
Espanyol Vs Deportivo Alaves
Valencia Vs Levante

Minggu, 14 Juni:
Celta Figo Vs Villarreal
Leganes Vs Valladolid
Real Madrid Vs Eibar

Senin, 15 Juni:
Real Mallorca Vs Barcelona

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com