Tag: Paolo Di Canio

Conte Sama Sekali Tak Mau Lionel Messi Ada di Inter Milan!

Vivagoal – Serie A – Inter Milan sempat dikabarkan ingin menjadi pelabuhan baru untuk seorang Lionel Messi. Namun, mantan pemain Italia, Paulo Di Canio mengklaim Antonio Conte tak mau memiliki Messi di Inter Milan.

Menurut Di Canio kehadiran sosok seperti Messi berpotensi memberikan dampak buruk untuk Nerrazurri. Ia melihat Messi justru bisa saja membuat dirinya lebih besar dibandingkan klub.

Masa depan Lionel Messi di Barcelona memang menjadi salah satu perbincangan hangat bagi para penikmat sepakbola dunia. La Pulga hanya memiliki sisa kontrak satu tahun saja bersama El Barca.

Hal itu membuat banyak spekulasi bermunculan. Ia mulai dikabarkan sudah tidak nyaman tinggal dan ingin hengkang dari Barcelona, yang sudah Ia bela selama bertahun-tahun.

Inter Milan lalu muncul sebagai salah satu tim yang diyakini bisa jadi destinasi baru peraih enam gelar Ballon d’Or itu. Faktor keberadaan Cristiano Ronaldo di Juventus, menjadi awal isu kedekatan Inter dan Messi.


Baca Juga:


Namun, pasca laga melawan Atalanta lalu, Conte menolak gagasan untuk bisa merekrut Messi di bursa transfer mendatang. Ia lebih memilih untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh para skuatnya untuk menghadapi musim depan.

Sehingga menurut Di Canio, andai memang ada kemungkinan untuk bisa memboyong Messi, Conte pasti tidak mau memilih opsi tersebut.

“Jika Inter benar-benar memutuskan untuk keja Messi dan mereka telah katakan bakal melakukan apa saja, kamu yakin Conte mau Messi berada di Inter? Saya rasa tidak,”ujar Di Canio dilansir Goal.

“Artinya di masa depan kita justru akan lebih banyak berbicara soal Messi daripada Inter Milan. Hal itu yang terjadi pada Cristiano Ronaldo di Juventus.

Posisi Conte sendiri di Inter saat ini mulai goyah. Ia santer dikabarkan tengah berseteru dengan pihak manajemen Inter terkait dengan perbedaan visi dan misi.

Conte melemparkan kritik pada klub yang Ia anggap gagal melindungi para pemain maupun pelatih di tengah pemberitaan media yang sangat intens.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Pemain Anyar Inter Milan Jadi Biang Masalah, Siapa?

Vivagoal Serie A – Paolo Di Canio menyebut jika mental dan cara bermain Christian Eriksen hanya akan membuat Inter Milan kesulitan.

Saat Christian Eriksen didatangkan ke Inter Milan, banyak pihak menaruh harapan tinggi pada mantan pemain Tottenham Hotspurs tersebut. Dengan mahar hanya 20 juta euro, kualitas yang dimiliki Eriksen disebut bisa mengangkat penampilan tim.

Baca juga: AC Milan Sudah Cari Pengganti Stefano Pioli, Siapa?

Namun Eriksen sampai saat ini masih belum mampu menembus tim utama Inter. Dari empat kesempatan bermain di laga Serie A, pemain berusia 28 tahun itu hanya sekali bermain sebagai pemain inti. Itu pun tidak bermain penuh selama 90 menit.

Di Canio kemudian menyebut jika Eriksen bisa menjadi masalah di Inter baik secara mental maupun dari gaya permainannya.

“Eriksen akan menjadi masalah bagi Antonio Conte di Inter Milan,” ucap Paolo Di Canio dikutip dari Sky Sports.

“Eriksen tidak seperti Diego Costa, yang bisa bertarung dengan siapa saja ketika Anda tidak memainkannya. Dia lebih seperti Eden Hazard: pendiam, dia tidak pernah mengeluh, tetapi sulit untuk melakukan konfrontasi dan bersikap jujur,” sambung mantan pemain Lazio tersebut.

Baca juga: Dybala Jadi Kunci Kemenangan Juventus, Tapi Tak Dimainkan Sejak Awal, Kenapa?

“Eriksen di Tottenham, dia punya peluang melepas umpan berbahaya karena ada orang-orang yang berlari untuknya, di Inter mereka tidak mampu membelinya [para pemain tersebut]. Ia tidak bisa melewati lawan dalam pertarungan satu lawan satu, ia tidak memiliki kecepatan,” imbuhnya.

Masukan juga datang dari mantan pelatih timnas Italia, Fabio Capello. Ia menyebut jika Eriksen kini berada di tempat baru sehingga butuh waktu untuk adaptasi.

“Sepak bola Italia tidak terlalu cepat tetapi Eriksen tidak pernah punya cepat yang tinggi dalam karirnya,” ucap Capello.

“Saya pikir dia bisa tampil baik sebagai pengatur permainan, seperti Andrea Pirlo di Juventus dan bukan sebagai pemain sayap. Dia tidak memiliki kecepatan untuk menjadi pemain box-to-box. Dia bisa tampil seperti Marcelo Brozovic bukan seperti Arturo Vidal,” ucap Fabio Capello.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Rajin Cetak Gol, Lukaku Tetap Dikritisi

0

Vivagoal Serie A – Tak ada yang meragukan kapasitas Romelu Lukaku dalam merobek jala lawan. Meski begitu, legenda hidup West Ham United, Paolo DI Canio menilai penyerang asal Belgia itu hanya tampil beringas kala bersua tim yang di atas kertas berada di bawah Inter.

Pasca didatangkan dari Man United dengan mahar 75 Juta Euro, Lukaku langsung nyetel dengan Inter Milan. Sejauh ini, ia sukses mengemas 16 gol dari 16 laga di berbagai kompetisi. Namun meski sudah rajin mendulang gol, Di Canio masih menganggap sang pemain masih belum mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

“Saya merasa bahwa saat melawan tim-tim seperti Genoa dia memang bisa mencetak gol luar biasa, tapi saat melawan tim-tim terbaik, dia tidak bisa melakukannya,” ungkap Di Canio pada Sky Sports Italia.

Baca Juga: Inter Milan Siap Rampungkan Transfer Dua Pemain Premier League

“Tidak mengejutkan Lukaku bisa mencetak empat braces, tapi hanya ke gawang tim-tim di peringkat 10 ke bawah,” tambahnya.

Meski demikian, Di Canio tetap memberikan kredit lebih kepada Lukaku, Bahkan, pria asli Roma ini mengaku sdudah memantau Lukaku dan merasa eks Everton ini akan menjadi pemain penting untuk Inter.

“Saya selalu berkata bahwa dia [Lukaku] akan mencetak banyak gol dan bahwa dia akan menjadi pemain yang jauh lebih penting untuk Inter. Sebab saya sudah mengikuti dia selama delapan tahun, sejak 2011, ketika dia baru saja tiba di Inggris,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Legenda West Ham Sebut PSG Sebagai Rumah untuk Pemain yang Tak Disiplin!

0

Vivagoal Ligue 1  –  Legenda hidup West Ham United, Paolo Di Canio mengaku tak terkejut dengan bergabungnya Mauro Icardi ke PSG. Menurutnya, PSG adalah rumah yang tepat untuk pemain yang tak disiplin. Mengapa demikian?

Sebelumnya, Mauro Icardi disebut bakal merapat ke Juventus atau Napoli pada bursa transfer musim panas kemarin. Namun, di detik terakhir, ia justru berlabuh ke PSG dengan status pinjaman selama semusim. Setelah masa peminjaman berakhir, Icardi akan dipermanenkan di angka 70 juta Euro.

Kepada Il Mattino, mantan penyerang Lazio itu buka suara terkait bergabungnya Icardi ke PSG. “Saya heran mengapa Carlo Anceloti menginginkan Icardi di Napoli. Menurut saya, Icardi merupakan sosok yang tak mungkin mengakui kesalahannnya. PSG memang merupakan rumah yang cocok untuknya,” ungkap Di Canio seperti dinukil Onefootball.

Disamping itu, Ia juga menyoroti produktivitas Icardi di depan gawang. “Icardi hanya bisa mencetak gol dari umpan crossing di dalam kotak penalti. Ia tak bisa menjadi striker modern,” pungkasnya.

Baca Juga: Inilah Alasan Guendouzi Tinggalkan PSG!

Bersama Inter, Icardi sukses mencetak 124 gol untuk Inter di seluruh kompetisi yang dimainkan La Beneamata sejak didatangkan dari Sampdoria pada 2013 silam. Kini, menarik untuk dinantikan apakah Icardi mampu berbicara banyak di PSG.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1  hanya di Vivagoal.com

Sarri Diminta Berhati-hati Dengan Pemain Chelsea

0

VivagoalLiga Inggris – Paolo Di Canio coba memberi peringatan kepada Sarri atas performa timnya. Menurutnya penurunan performa bisa membuat para pemain menyerah dan membuatnya lengser seperti yang dialami oleh Conte dan Mourinho.

Kekalahan mengejutkan harus diterima oleh Chelsea saat berkunjung ke markas Wolverhampton pada pekan ke-15 Premier League 2018/19 tengah pekan ini. Di atas kertas tentu lawan yang dihadapi bukan masalah berarti namun kenyataannya semua tidak seperti yang mereka harapkan, Chelsea tumbang 2-1.

Kekalahan tersebut menjadi kekalahan kedua yang mereka rasakan setelah sebelumnya tersungkur di markas Spurs. Kendati masih berada di peringkat empat besar namun mereka kini terpaut 10 angka dari Manchester City di puncak klasemen.

Melihat penurunan performa yang terjadi, Di Canio lantas mengatakan kekhawatirannya. Ia menyebut Maurizio Sarri sempat memberi harapan besar di awal musim. Meski mengawali musim dengan cukup lambat, namun mereka berhasil menjaga kans juara cukup besar sehingga 13 laga tak terkalahkan.

[irp]

Namun ia menegaskan kekalahan-kekalahan yang terjadi di luar dugaan seperti kontra Wolves sangat merugikan tim. Para pemain juga akan merasakan tekanan yang cukup besar ditambah lagi para rival yang terus melaju kencang.

“Chelsea? Sebaliknya lebih baik di awal musim meski terlihat lambat namun memiliki perkembangan yang berkelanjutan. Sekarang jalur mereka nyaris terhenti dan dan involusi,” ungkap Di Canio dikutip dari tribalfootball.

“Bagi pemain seperti Hazard dan Willian, mereka kesulitan melewati lawan. Ada banyak pertandingan di periode ini dan tim rival tidak kehilangan apapun. Sarri harus berhati-hati.”

Selanjutnya Chelsea akan menjamu Manchester City pada Minggu (9/12) dini hari WIB mendatang. Hasil apapun menurutnya akan sangat berpengaruh kepada performa tim. Kekalahan bisa membuat Sarri dimusuhi oleh para pemain, sedang kemenangan akan menjadi titik puncak kebangkitan tim sedang hasil imbang tentu bukan pilihan untuk mereka.

[irp]

“Sabtu nanti [Minggu dini hari WIB] ada Man City dan Chelsea menghadapi mereka pasca kekalahan. Mereka boleh kalah dari Man City, tetapi jika ada kekalahan lainnya, mereka akan berada di posisi kelima.”

“Risikonya adalah akan ada banyak pemain yang merasakan kemunduran dan mungkin tak percaya pada perkembangan mereka. Banyak pemain yang sekarang adalah pemain yang sama, yang menyerah dari Mourinho dan Conte,” tutupnya.

Selalu update berita bola terkini seputar Liga Inggris hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS