Tag: Pemain Muda

Fabregas Pilih Wenger Ketimbang Guardiola dan Mou Untuk Urusan Pemain Muda

Vivagoal Liga Inggris – Cesc Fabregas melihat Arsene Wenger memiliki kesabaran dan pendekatan lebih baik dalam urusan pemain muda dibandingkan dengan Pep Guardiola dan Jose Mourinho.

Tak banyak pemain yang merasakan kesempatan untuk dilatih oleh tiga nama pelatih di atas. Beruntung bagi Fabregas yang sempat merasakannya saat masih bermain di Arsenal, Barcelona dan Chelsea.

Pengalaman dilatih oleh Wenger, Guardiola dan Mourinho kemudian membuat matanya terbuka. Menurutnya Wenger adalah pelatih dengan kemampuan mengembangkan bakat pemain muda lebih baik dibandingkan dua nama lainnya.

Hal tersebut ia rasakan sendiri kala mendapat kepercayaan untuk bermain di skuad utama Arsenal. Saat itu, ia masih berusia 16 tahun saat debut di tahun 2003 silam.

“Saya kira, Arsene Wenger adalah pelatih terbaik untuk para pemain muda, tentu saja. Saya tidak melihat sosok-sosok lainnya lebih hebat dari dia,” ucap Fabregas kepada Rio Ferdinand di Youtube.

“Ini lantaran dia memberi banyak kesempatan [pada pemain muda]. Dia mengajari Anda.”

“Dia mengajari para pemain muda bagaimana bersikap dan bagaimana memainkan pertandingan. Dia tentu punya kemampuan soal bagaimana menghabiskan waktu dengan para pemain dan mengajari mereka cara persis tim bermain sesuai dengan keinginan dia,” lanjut Cesc.

Fabregas mengatakan jika Wenger memiliki kesabaran ekstra untuk menangani para pemain muda. Menurutnya pelatih asal Prancis itu tak ragu untuk terus memberikan menit bermain meski para pemain muda itu masih bermain buruk.

“Saya kira cara ini banyak dibicarakan orang, terkadang pemain muda tidak bekerja dengan baik, terutama dewasa ini, Anda tidak memiliki kesebaran dalam sepakbola, saat tekanan berada di depan Anda, fans di hadapan Anda, mereka menuntut untuk menang,” kata Fabregas lagi.


Baca Juga:



“Tapi dia [Wenge] sabar. Anda memainkan satu pertandingan secara buruk, dia akan memberikan Anda kesempatan lagi. Begitu seterusnya,” paparnya.

Fabregas juga mengaku jika Wenger membuatnya merasa nyaman dengan pendekatan yang dilakukan. Itulah yang membuatnya berbeda dengan pelatih-pelatih top lainnya.

“Tentu saja pada akhirnya Anda perlu untuk mengambil kesempatan itu. Sebagai pemain muda Anda harus siap. Tapi dia tidak pernah menghadirkan tekanan dalam masalah ini dan itu tidak mudah, dia punya kemampuan itu dan saya suka dengan cara dia memahami sepakbola,” pungkas Fabregas yang kini bermain untuk AS Monaco tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Dortmund Panggung Paling Sempurna Buat Pemain Muda Unjuk Gigi

Vivagoal Bundesliga – Christian Pulisic mengaku sangat senang dengan kiprah Jadon Sancho di Borussia Dortmund. Ia pun menegaskan bahwa klub yang bermarkas di Signal Iduna Park itu adalah tempat yang paling sempurna bagi para pemain muda di seluruh dunia.

Sebagaimana yang sudah diketahui, dalam beberapa tahun terakhir, Borussia Dortmund tak pernah berhenti mengorbitkan banyak pemain muda bertalenta kelas dunia. Tidak hanya pemain lokal, klub asal Jerman itu juga terbilang ramah untuk pemain muda dari belahan dunia lain, yang ingin unjuk gigi tapi di klub sebelumnya hanya menjadi sosok yang terbuang.

Sederet pemain muda dengan bakat besar itu pun rata-rata bisa meraih sukses besar saat bermain untuk Der Borussen hingga akhirnya dilirik tim luar Jerman yang berdompet tebal.

Robert Lewandowski, Mario Goetze, Ousmane Dembele, Achraf Hakimi, Christian Pulisic sendiri, dan yang paling fenomenal adalah Jadon Sancho merupakan sederet bukti sahih keberhasilan pembinaan pemain muda di klub yang identik dengan warna kuning hitam tersebut.

Khusus Sancho, pemain kelahiran Inggris itu terus mencuri perhatian berkat suguhan penampilan apiknya musim 2019/2020 ini. Baru berumur 19 tahun, Sancho sudah bisa mengoleksi 91 penampilan di seluruh ajang dengan torehan 31 gol dan 42 assist.

Untuk musim ini saja, Sancho sudah mengemas 17 gol dan 19 assist dari 35 pertandingan. Jebolan akademi Manchester City tersebut bahkan tercatat sebagai pemain under 20 dengan penampilan terbanyak dalam sejarah Bundesliga hingga saat ini.

Berdasarkan semua itu, Pulisic pun tak ragu mengatakan bahwa siapapun remaja yang ingin tumbuh secara optimal seperti Jadon Sancho, sebaiknya memilih Dortmund sebagai tempat tuk memulai karier profesional pertamanya.

“Itu salah satu alasan utama saya kenapa saya benar-benar tertarik bermain di Dortmund dan berani mengambil keputusan untuk pergi jauh dari Amerika di usia yang masih sangat muda. Saya pikir, mereka memberi peluang untuk pemain muda, dan Dortmund sangat bagus untuk dijadikan tempat pengembangan diri.” ucap Pulisic seperti dilansir dari Goal.


Baca Juga:



“Saya pikir Dortmund dari dulu memang menjadi panggung bagi para pemain muda tuk berkembang. Sancho diberi kesempatan seperti saya untuk bermain pada level yang sangat tinggi. Dortmund seperti ingin menunjukkan bahwa mereka mempercayai anda, dan semua pemain muda akan diberikan kesempatan yang sama kepada semua.” sambungnya.

“Dia (Sancho) sudah melakukan pekerjaan yang luar biasa sejak ia datang. Jika para pemain muda mengerti instruksi yang diberikan pelatih, maka mereka akan berpeluang jadi pemain hebat di masa depan. Menurut saya, itu yang membuat Dortmund jadi klub yang sangat baik buat para pemain muda di seluruh dunia.” terang Pulisic.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Bukti Nyata Program Pengembangan Pemain Muda Dortmund Terbaik Di Dunia

Vivagoal Bundesliga – Borussia Dortmund bisa dibilang adalah klub yang paling tepat bagi semua pemain muda yang punya talenta besar untuk mengasah dan mengembangkan bakatnya.

Dalam satu dekade terakhir, Borussia Dortmund bisa dibilang menjadi klub yang paling banyak mengorbitkan dan mengekspor pemain muda bertalenta kelas dunia.

Tidak hanya pemain lokal, Der Borussen juga terbilang ramah untuk banyak pemain muda dari belahan dunia lain yang ingin unjuk gigi namun di klub sebelumnya hanya menjadi pemain yang terbuang alias penghangat bangku cadangan.

Sederet pemain muda dengan bakat besar sudah pernah sukses berkarier di Dortmund hingga akhirnya mereka dilirik tim dari luar Jerman yang berdompet tebal.

Dirangkum dari Sportskeeda, ada empat pemain yang sudah membuktikan program pemain muda Dortmund adalah salah satu yang terbaik di dunia.

Robert Lewandowski

Perbaiki Lini Serang, United Incar Mesin Gol Bayern

Nama pertama adalah Robert Lewandowski. Sebelum seperti sekarang, tidak banyak orang yang mengenal pemain asal Polandia ini.

Namun berkat kejelian tim pemandu bakat Der BVB, Lewandowski yang saat itu baru berusia 22 tahun diboyong ke Signal Iduna Park dari klub kecil di Polandia, Lech Poznan dengan nilai transfer sebesar 4,5 juta euro pada 2010 silam.


Baca Juga:



Dibawah asuhan Jurgen Klopp, Lewandowski mendadak menjelma menjadi sosok penyerang mematikan yang di depan gawang lawan. Selama empat musim berseragam Dortmund, Lewandowski sukses membuktikan dirinya sebagai salah satu penyerang tengah yang harus diperhitungkan di Bundesliga dan Eropa.

Total dia menceploskan 103 gol dan 42 assist dari 187 penampilannya di seluruh ajang bersama Die Borussen. Berkat performanya yang mengesankan itu, Lewandowski pun direkrut Bayern Munchen dengan banderol 11 kali lipat dari harga belinya.

Ousmane Dembele

Berikutnya ada Ousmane Dembele sebagai salah satu bukti nyata kesuksesan pembinaan pemain muda Dortmund. Barcelona yang meminang Dembele pada awal musim 2017/2018 saat usianya baru 20 tahun, dipaksa harus menebusnya dengan sangat tinggi, yakni mencapai 105 juta euro yang bisa jadi 145 juta euro atau setara Rp 2,35 triliun dalam bentuk bonus-bonus.

Dembele pun sukses jadi pemain termahal ketiga di dunia, hanya kalah dari Philippe Coutinho yang diboyong Barcelona dari Liverpool dan Neymar saat dibeli Paris Saint-Germain dari Barcelona 2017 silam.

Tak banyak yang tahu, Dortmund mendatangkan Dembele dari klub asal Prancis, Rennes hanya dengan nilai transfer sebesar 12 juta euro pada 2016 silam saat Dembele berusia 19 tahun. Namun semusim di Iduna Park, Dembele berkembang sangat baik dan mampu mencatatkan 50 penampilan dengan sumbangan 10 gol dan 22 assist.


Baca Juga:



Yang membuat sosok Dembele menjadi sangat mahal adalah karena kemampuannya dalam mengoperasikan kedua kakinya dengan sama baiknya. Itu yang buat dirinya bisa dimainkan di sisi kedua lapangan. Kecepatan yang dimiliki Dembele juga menjadi ancaman nyata buat para lawan Barcelona. 

Christian Pulisic

Contoh selanjutnya kesuksesan Dortmund mengekspor talenta muda adalah Christian Pulisic. Pemain asal Pennsylvania, Amerika Serikat ini diakuisisi Chelsea di bursa transfer paruh 2018 lalu dengan banderol mencapai 64 juta euro atau setara Rp 1,16 triliiun.

Padahal, Pulisic bergabung di Dortmund saat masih berumur 16 tahun di bursa paruh musim 2015 silam dengan status free transfer dari klub asal Amerika, Pennsylvania Classics. Semusim di tim U-17 Dortmund, Pulisic lalu dipromosikan ke skuad senior Dortmund musim 2016/17 saat usianya sudah 18 tahun. Sebelum hengkang ke Chelsea, Pulisic mampu 127 penampilan di seluruh ajang dengan torehan 19 gol dan 26 assist.

Jadon Sancho

Terakhir, sudah pasti yang paling fenomenal adalah Jadon Sancho. Pemain kelahiran Inggris ini terus mencuri perhatian berkat suguhan penampilan ciamiknya sejak direkrut dari Manchester City dengan nilai transfer hanya sebesar 5 juta euro pada 2017 silam saat usianya baru 17 tahun.

Di musim perdananya kemarin, Sancho yang sudah berumur 19 tahun saat ini langsung bisa tampil reguler di skuat senior Die Borussen dengan torehan 43 caps plus mencetak 13 gol dan 19 assist. Pada periode itu, Sancho tercatat sebagai pemain muda dengan jumlah penampilan terbanyak sepanjang sejarah Bundesliga saat ini.

Hingga saat ini, Jadon Sancho sudah tampil dalam 90 pertandingan bersama Dortmund dengan sumbangan 31 gol dan 42 assist. Dengan talenta besarnya ini, banyak klub top Eropa yang kemudian mengincarnya, seperti Manchester United, Real Madrid, Liverpool dan Chelsea. Untuk diketahui, berdasarkan data Transfermarkt, market value Sancho saat ini sudah berada di kisaran 130 juta euro alias naik 2600 persen dari harga beli awalnya. Fantastis!

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Demi Jam Terbang, Madrid Berencana Pinjamkan Pemain Mudanya Musim Depan

Vivagoal La Liga – Cesar Gelabert yang musim ini baru dipromosikan ke tim Real Madrid Castilla dari Madrid U-19 dikabarkan akan dipinjamkan ke klub lain musim depan demi mendapatkan jam terbang yang cukup sebelum disodori kontrak profesional pertamanya bersama skuat utama Madrid.

Cesar Gelabert merupakan produk asli akademi Madrid. Sejak 2017 silam ia tercatat sudah bermain untuk tim Madrid U-19. Tampil cukup apik sebagai attacking midfielder dengan membukukan 9 penampilan dengan torehan satu gol dan satu assist, Cesar lantas dipromosikan ke Madrid Castilla yang bermain di Segunda B Spanyol awal musim panas 2019 kemarin.

Mampu mencatatkan 21 penampilan di semua kompetisi dengan sumbangan 1 gol dan 1 assist, Madrid lalu berencana kembali menaikkan status sang gelandang menjadi pemain skuat utama musim panas nanti. Apalagi kontrak Cesar di Madrid Castilla sendiri akan segera habis 30 Juni 2020 nanti.

Meski begitu, seperti dikutip dari laporan AS, pihak El Real ingin Cesar lebih dulu mencari pengalaman bersama klub lain. Untuk diketahui saat ada enam klub yang berminat menggunakan jasanya. Dari Spanyol, ada Real Zaragoza dan Real Valladolid. Selain itu, ada juga Manchester United dan Arsenal, serta Borussia Dortmund dan Olympique Lyon.


Baca Juga:


Namun, manajemen Los Blancos dikabarkan lebih sreg melepas sang pemain ke klub medioker seperti Valladolid karena tuntutan jumlah menit bermain yang pastinya bakal lebih banyak ia dapatkan.

Menurut laporan itu juga, Madrid memilih melego Cesar ke Valladolid ketimbang ke Zaragoza yang bermain di divisi dua Liga Spanyol karena ingin pemain berusia 19 tahun itu bisa mendapat banyak pengalaman jika Valladolid nantinya bisa menembus turnamen di Eropa seperti Liga Europa misalnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Kepada Para Pemain Muda, Pogba; Anda Tidak Tahu Betapa Beruntungnya Anda Bermain di MU

Vivagoal Liga Inggris – Paul Pogba memberikan wejangan kepada para pemain muda Manchester United. Menurutnya sebuah kesempatan langka mereka bisa bermain di suai semuda ini di tim sebesar Setan Merah.

Manchester United akan bersua Everton pada lanjutan Premier League, Minggu (15/12/2019) nanti. Laga nanti akan terasa kian menarik karena itu akan menjadi laga ke-4000 MU dengan paling tidak satu jebolan akademinya.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

Kesempatan tersebut jelas terbuka mengingat Ole Gunnar Solskjaer begitu percaya diri menempatkan para pemain muda dalam skuadnya. Pogba pun meminta para pemain muda untuk memanfaatkan kesempatan berada di skuat utama yang berada di depan mata.

“Saya sudah sering berkata kepada pemain muda yang ada di tim utama: ‘Anda tak sadar betapa beruntungnya anda’,” buka Pogba dikutip dari situs resmi Manchester United.

“Sayangnya, kami punya banyak pemain yang cedera dan ini adalah kesempatan bagi para pemain muda untuk turut terlibat dengan tim utama,” lanjutnya.

“Mereka punya kesempatan untuk bertahan di sana. Jadi, saya berkata kepada mereka: ‘Ambil keberuntungan ini dan ambil kesempatan ini sebab ini adalah hal yang penting, hingga pemain lainnya kembali fit’,” tambahnya.

Pogba juga menegaskan kesanggupannya untuk membantu para pemain muda tersebut terus berkembang. Menurutnya MU mungkin adalah klub terbesar di dunia dan tidak semua orang bisa turut serta di dalamnya.

Baca juga: Lampard; Saya Tak Bisa Sesuka Hati Minta Pemain Baru

“Saya pikir dan harapannya saya adalah bisa membantu mereka. Ini adalah salah satu klub terbesar di dunia dan mungkin terbesar dalam sejarah dan mereka punya peluang untuk berada di klub seperti ini,” sambungnya lagi.

“Jadi saya berkata kepada mereka: ‘Ambil kesempatan anda dan bermain, anda masih muda, punya kualitas, anda tidak perlu takut terhadap apapun,” tutupnya.

Pogba sendiri merupakan jebolan akademi Manchester United. Ia terpaksa harus meninggalkan Manchester United karena minimnya menit bermain di tahun 2012 lalu. Ia memutuskan pindah ke Juventus sebelum akhirnya kembali ke Old Trafford dengan mahar 105 juta euro.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Cetak Gol ke Gawang Racing Genk, Haaland Pecahkan Tiga Rekor Champions

Vivagoal Liga Champions – Sensasi Erling Braut Haaland di ajang Liga Champions musim 2019/2020 ini kembali berlanjut. Teranyar, penyerang RB Salzburg tersebut melewati rekor sejumlah penyerang top Eropa, diantaranya Cristiano Ronaldo dan Robert Lewandowski.

Haaland mencetak satu gol saat klubnya Red Bull Salzburg menang 4-1 atas Genk di Cristal Arena dalam laga lanjutan matchday ke-V Liga Champions, Kamis (28/11/2019) dinihari WIB. Gol Haaland merupakan gol keempat Salzburg yang dicetak berkat umpan Hwang Hee-Chan di menit ke-87.

Baca juga: Messi Jadi Momok Menakutkan Tim Asal Jerman Di Liga Champions

Meski hanya mencetak satu gol, Haaland sudah cukup untuk memecahkan tiga rekor sekaligus di ajang Liga Champions. Pertama adalah dia menjadi pemain termuda pertama yang mampu mencetak gol di lima laga Liga Champions secara beruntun.

Haaland juga tercatat sebagai pemain pertama yang bisa membukukan delapan gol hanya dari lima penampilan di kompetisi terelit benua biru. Ia sukses melewati capaian penyerang top semacam Harry Kane dan Diego Costa yang hanya bisa mencetak tujuh gol di jumlah pertandingan yang sama.

Selain itu, remaja 19 tahun itu juga kini sejajar dengan Ronaldo, Alessandro Del Piero, Robert Lewandowski, Neymar dan Sergei Rebrov yang bisa mencetak gol di lima laga fase grup Liga Champions.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Haaland memang sensasional. Sebelumnya ia juga jadi remaja pertama yang bisa bikin delapan gol mengalahkan capaian Raul Gonzales dan Kylian Mbappe yang cuma bikin enam gol di usia yang sama.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Disanjung Solskjaer Perihal Skuad Mudanya, Lampard; Pemain Muda MU Juga Bagus

Vivagoal Liga Inggris – Frank Lampard balik memberikan pujian yang sebelumnya dilontarkan oleh Ole Gunnar Solskjaer. Ia menyebut jika pemain muda Manchester United pun sama baiknya dengan Chelsea.

Sanksi embargo transfer dirasa menjadi berkah bagi Chelsea. Hal ini lantaran sosok muda seperti Tammy Abraham, Mason Mount, dan Fikayo Tomori mendapat tempat untuk membuktikan diri.

Baca juga: Emery Belum Ambil Keputusan Terkait Kisruh Xhaka dan Fans Arsenal

Kendati di awal musim mereka sempat goyah, namun akhirnya Chelsea berikut para pemain mudanya kini menjadi tim dengan penampilan konsisten. Sekarang the Blues sedang duduk di peringkat empat klasemen sementara Premier League dengan koleksi 20 angka. 

Menjelang laga kontra Manchester United di ajang Carabao Cup, Kamis (31/10/2019), Solskjaer justru memuji keputusan Chelsea. Ia menyebut jika The Blues sebagai contoh dari keberhasilan program peminjaman yang dilakukan selama ini.

Tak ingin hilang kendali, Lampard kemudian membalas pujian sang rival. Menurutnya semua tim memiliki skuad muda terbaik tidak terkecuali Manchester United.

“Saya pikir kami semua memiliki pemain dengan pengalaman yang relatif ataupun tidak. Saya rasa Manchester United punya banyak pemain yang bagus,” tutur Lampard dikutip dari Goal International.

Lampard kemudian mengapresiasi sistem peminjaman yang dilakukan oleh klubnya. Menurutnya keputusan tersebut membuat para pemain muda Chelsea lebih matang ketika tampil di level tertinggi.

Baca juga: Kisruh Fans dan Pemain Sulit Terjadi di Liverpool, Kok Bisa?

“Dari segi sistem peminjaman, mungkin ada beberapa pujian untuk keputusan tersebut. Peminjaman harus dilakukan secara tepat, klub tujuan pun harus tepat,” lanjutnya.

“Saya beruntung memiliki Mason dan Fikayo tahun lalu [di Derby County]. mereka bagus untuk saya dan harapannya juga sebaliknya. Seperti itulah sistem peminjaman bekerja dengan kemampuan terbaiknya,” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Wolfgang Comot Pemain Muda Persebaya Tuk Gabung Skuad Senior

Vivagoal – Liga Indonesia – Juru taktik Persebaya Surabaya, Wolfgang Pikal menunjuk beberapa pemain Persebaya U-20 untuk berlatih bersama tim senior. Namun dia mengatakan tak berjanji akan menurunkan mereka tampil di tim senior.

Sejatinya, Persebaya U-20 baru saja menjuarai turnamen Elite Pro Academy Liga 1 U-20 2019. Tim arah Uston Nawawi tersebut sukses mengantongi trofi bergengsi itu. Di laga final, Persebaya menang adu penalti atas Barito Putera.

Baca juga: Dandri Puas Borneo Mampu Menjaga Tren Positif

Pelatih Persebaya Surabaya, Wolfgang Pikal mengundang beberapa pemain Persebaya U-20 untuk latihan bersama tim senior, Senin (14/10/19) di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Ketiga pemain tersebut adalah Muhammad Kemaluddin, Koko Ari Araya, dan Zulfikar Ahmad.

“Kita tambah tiga pemain dari U-20 untuk mengikuti latihan, gabung sama tim senior,” ucap Pikal dikutip dari laman resmi Liga 1.

Lebih lanjut, ketiga pemain U-20 tersebut sebenarnya sudah tidak asing. Pasalnya, mereka pernah dapat progam magang pada awal musim. Tapi, mereka tetap kita fokuskan untuk bermain di kelompok usia.

Baca juga: Jamu Vietnam, Statistik Berpihak ke Skuat Merah Putih

Meski sudah memberi apresiasi pada kesuksesan Kemaluddin dan kawan-kawan, Pikal akan sangat selektif terkait kesempatan bermain. Pelatih asal Austria tersebut ingin mereka dapat menyesuaikan level dengan tim senior.

“Itu beda liga main U-20 sama Liga 1. Bedalah, tapi kita senang seperti kemarin yang cukup potensial dan misalnya kita perlu mungkin bawa satu pemain. Kita tidak tahu siapa yang dibawa,” lanjut Pikal.

Selalu update berita Liga Indonesia terbaru hanya di Vivagoal.com

Dihuni Banyak Pemain Muda, Pelatih Baru Milan Senang

0

Vivagoal Serie A Pelatih anyar Milan, Stefano Pioli mengaku ada keuntungan sendiri dengan banyaknya pemain muda di dalam skuad saat ini. Mengapa demikian?

Milan sendiri mulai membangun tim dengan para pemain muda di dalamnya. Pada musim panas 2019 kemarin, mereka mendatangkan beberapa pemain muda seperti saja Rafael Leao, Ismael Bennacer hingga Leo Duarte. Mereka melengkapi para pemain muda yang sudah ada seperti Gianluigi Donnarumma, Lucas Paqueta hingga Davide calabria.

Namun keputusan klub mendatangkan mereka masih belum bisa memberi kontribusi maksimal dalam tim. Hal banyaknya pemain muda itu sendiri menjadi sebuah keuntungan bagi Pioli.

“Memiliki sebuah skuad yang diisi oleh pemain muda memiliki keuntungan tersendiri. Contohnya saja antusiasme, keberanian, kemauan untuk bekerja dengan keras,” tutur pioli pada situs resmi Milan.

“Mereka menikmati apa yang mereka lakukan karena mereka tak cuma muda tapi mereka juga pemain-pemain yang berkualitas,” puji eks pelatih Fiorentina ini.

Baca Juga: Milan Hampir Saja Turun ke Serie B, Kenapa?

Selain itu Pioli juga menyambut antusias kerjasamanya dengan mantan pemainnya saat masih di Fiorentina. Dia adalah Davide Astori yang merupakan mantan kapten La Viola.

“Saya yakin Davide akan merasa bahagia begitu mengetahui saya berada di sini, di AC Milan,” klaim pelatih berusia 53 tahun ini.

“Saya mendapat kehormatan untuk mengenal Davide lebih lama. Ia akan selalu berada dalam pikiran saya,” pungkas Pioli.

Pioli tentu harus bergegas membawa Milan kembali ke performa terbaiknya. Pasalnya saat dilatih Marco Giampaolo, Milan tampil di bawah standar tim dengan julukan raja Eropa asal Italia.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Bantai Grimsby, Lampard Mengaku Puas Dengan Performa Pemain Muda Chelsea

Vivagoal Liga Inggris – Manajer Chelsea, Frank Lampard, mengaku sumringah dengan performa anak asuhnya saat berhasil menang telak atas Grimsby Town di babak ketiga Piala Liga 2019/20. 

Lampard memutuskan untuk melakukan rotasi masif saat menjamu Grimsby Town di Stamford Bridge, Kamis (26/9) dini hari WIB. Sebut saja wajah-wajah baru nan belia tampak menghiasi skuad The Blues seperti Reece James (19 tahun), Marc Guehi (19), dan Billy Gilmour (18) dimainkan sebagai starter.

Baca juga: Di Bursa Mendatang, Juventus Bakal Pantau Winger Chelsea

Di babak kedua, Chelsea menurunkan dua pemain muda lagi yakni Ian Maatsen dan Faustino Anjorin, yang sama-sama masih berusia 17 tahun. Performa mereka cukup padu dengan para senior macam Pedro Rodriguez, Ross Barkley, dan Marcos Alonso.

Hasilnya sangat apik. Chelsea berhasil menggilas tamunya dengan skor 7-1 berikut Reece James yang langsung bikin satu gol dan merancang dua gol rekan-rekannya di laga tersebut.

Lampard seusai pertandingan kemudian mengutarakan kebahagiaannya dengan penampilan anak asuhnya tersebut. Menurutnya semua pemain bisa tampil padu kendati ada rotasi di sana.

“Dengan hasil akhir yang dia buat, Reece James berhasil menunjukkan seperti apa kemampuannya. Dua assist dan satu gol, tapi penampilannya saat dipinjamkan ke Wigan musim lalu juga telah menunjukkan betapa besar talenta yang dia miliki,” ujar Lampard seperti dikutip BBC.

“Saya pikir dia akan menjadi pemain besar di masa depan untuk Chelsea. Ini hanya permulaan untuknya. Saya pikir Billy Gilmour juga sudah mampu mengatur permainan dari lini tengah, dan Marc Guehi sangat solid di belakang. Mereka sudah tampil luar biasa di tahun ini.”

Baca juga: Mourinho Beri Peringatan kepada Chelsea Terkait Status Tim

“Dan para pemain muda yang masuk dari bangku cadangan telah menunjukkan bagaimana mereka bisa nyaman bermain dengan bola. Sekarang kerja keras harus dimulai agar mereka bisa menembus tim utama secara reguler,” ujar manajer 41 tahun itu.

Selanjutnya Chelsea akan berjumpa Manchester United di babak keempat. Mampukah skuad muda Lampard kembali unjuk gigi?

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS