Tag: Salah

Kesalahan Terbesar Arsenal, Rekrut David Luiz

Vivagoal Liga Inggris – Mantan pelatih Tottenham, Tim Sherwood, melihat jika kedatangan David Luiz tidak akan menjadi jawaban atas berbagai masalah di lini pertahanan Arsenal.

Dua musim terakhir Arsenal terus saja bermasalah dengan pertahananya. Musim panas kemarin manajemen kemudian mendatangkan David Luiz sebagai kemungkinan terbaik untuk mengatasi masalah tersebut.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Namun Sherwood melihat jika keputusan tersebut merupakan blunder fatal yang dilakukan Arsenal. Menurutnya ada nama-nama lain yang lebih baik ketimbang David Luiz salah satunya adalah Gary Cahill.

“Saya rasa semua orang tahu bahwa Arsenal adalah tim yang tidak bisa bertahan,” beber Sherwood kepada Premier League Production.

“Saya rasa tidak sulit untuk mencari bek yang lebih baik daripada yang mereka miliki saat ini. Mereka bisa dengan mudah mencari bek-bek yang bisa mengatasi masalah pertahanan itu.”

“Gary Cahill sebenarnya bisa menjadi pilihan yang bagus. Mereka akan mendapatkan seorang jawara Premier League, seorang sosok pemimpin, dan mereka malah mendapatkan pemain seperti David Luiz.”

Lebih lanjut Sherwood mengatakan jika keputusan manajemen mendatangkan David Luiz merupakan bukti masalah lain di manajemen Arsenal. Menurutnya mereka masih belum bisa mengambil keputusan dengan kepala lebih jernih.

Baca juga: Bintang Everton Masuk dalam Radar United

“Saya sepakat bahwa David Luiz adalah pembelian yang cukup bagus jika melihat harganya yang tidak terlalu mahal. Tetapi mereka seharusnya bisa mendapatkan pemain yang lebih baik.”

“Mereka harus mendapatkan pemain yang lebih baik dan proses perekrutan pemain mereka sangat buruk. Jadi tidak heran jika mereka mengalami kesulitan seperti saat ini.” ia menandaskan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Juventus Disinyalir Tengah Pantau Salah dan Son

Vivagoal Serie AJawara Serie A, Juventus dikabarkan telah mengirimkan pemandu bakatnya ke Inggris untuk memantau penampilan Mohamed Salah dan Son Heung-min.

Sebuah pergerakan besar di bursa transfer disinyalir masih akan dilakukan Juventus. Setelah memberi kejutan saat mendatangkan Cristiano Ronaldo, melalui Wakil Presiden, Pavel Nedved, menyebut klub akan memaksimalkan setiap peluang untuk mendatangkan pemain bintang.

Dikutip dari Tuttosport, Juventus pun melirik bintang-bintang Premier League untuk menjadi bintang barunya. Dalam laporan tersebut bahkan disebutkan jika manajemen klub telah mengutus pemandu bakatnya untuk memantau pertandingan Premier League.

Dalam laporan tersebut juga dikatakan jika pemandu bakat yang mereka kirim terlihat dalam laga Liverpool vs Tottenham akhir pekan kemarin. Ada dua pemain yang tengah mereka pantau yakni Mohamed Salah dan Son Heun-min. Keduanya bermain pada laga yang digelar di Anfield tersebut.

Baca Juga: 5 Pemain yang Pernah Berseragam Arsenal dan Liverpool

Nama Salah sendiri sejatinya sudah masuk dalam radar Juventus sejak dirinya masih bermain untuk Fiorentina dan AS Roma. Namun pemain timnas Mesir itu lebih memilih menerima pinangan Liverpool yang saat itu memang lebih menunjukkan minat lebih besar ketimbang Si Nyonya Tua.

Sedangkan keinginan Juventus merekrut Son tidak lepas dari gelar pemain terbaik Spurs musim 2018/19 lalu. Pemain asal Korea Selatan tersebut tampil impresif dengan berhasil membawa Spurs melaju ke final Liga Champions dan berada di empat besar klasemen Premier League.

Ambisi besar Juventus untuk terus mendatangkan pemain baru tidak lepas dari proyek yang dibawa oleh manajer baru mereka yakni Maurizio Sarri. Selain itu klub menilai jika suntikan pemain-pemain berkelas lain akan mempermudah mereka mewujudkan mimpi menjadi raja di Eropa.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Kehilangan Pemain Ini Jauh Lebih Fatal Bagi Liverpool Ketimbang Salah atau Mane

Vivagoal Liga InggrisMantan pemain Liverpool, Jason McAteer melihat jika Roberto Firmino memegang peran terbesar dalam skuad The Reds. Ia sedikit mengenyampingkan anggapan absennya Mohamed Salah atau Sadio Mane akan menjadi bencana besar.

Pada laga terakhir melawan Leicester kemarin, Jurgen Klopp tampak berang setelah Mo Salah mendapat tekel keras. Ia mengatakan jika hal tersebut bisa menjadi petaka bagi timnya untuk mengarungi kompetisi yang ada saat ini.

Namun McAteer melihat jika kekhawatiran Klopp sedikit berlebihan. Ia melihat jika Salah atau juga Mane bukanlah bintang utama dalam performa gemilang Liverpool saat ini namun Firmino.

Baca Juga: Apapun Alasannya, Liverpool Memang Pantas Menang!

Ia menjelaskan jika dalam sebuah tim akan sangat mudah untuk menunjuk satu pemain bintang dari segerombolan pemain top di sana. Oleh karena itu sudah terlihat jelas jika Firmino adalah kunci dalam tim bukan pemain lain.

“Sudah ada banyak orang yang menanyakan kualitas kedalaman skuad Liverpool dan saya kira memang mereka tidak sekuat Manchester City, namun ada pelapis di area-area kunci,” buka McAteer kepada The Racing Post.

“Ambil salah satu pemain bintang di dalam tim kuat mana pun dan jelas bakal ada tampak yang tidak bisa dihindari – di klub mana saja.”

“Namun, Jurgen sudah sedikit mengutak-atik dan mendatangkan sejumlah pemain berbeda, sekarang lihat di mana posisi mereka [pemain bintang],” sambungnya.

“Satu pemain yang saya kira tidak tergantikan di lini serang Liverpool adalah Firmino. Lupakan Sadio Mane atau Mo Salah, Firmino-lah yang membuat segalanya berjalan di lini serang,” lanjut McAteer.

“Saya kira, jika Liverpool kehilangan dia [Firmino], dampaknya bakal lebih besar daripada kehilangan Mane atau Salah,” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Mane Sudah Lama Pendam Kekesalannya Pada Salah?

Vivagoal Liga InggrisLegenda Liverpool, Jamie Carragher menyebut jika bibit-bibit perselisihan antara Sadio Mane dan Mohamed Salah kemungkinan besar sudah terbentuk sejak lama.

Hubungan kedua pemain menjadi sorotan setelah Mane tampak tak bisa menahan emosinya karena Salah tidak memberikannya umpan saat berada dalam posisi lebih baik untuk mencetak gol pada laga lawan Burnley. Di laga itu Liverpool menang 3-0 dan Mane mencetak satu gol.

Mane yang dikenal sebagai seorang pemain yang tak terlalu banyak bicara kemudian mengomel di bangku cadangan sampai harus ditenangkan oleh James Milner dan Joe Gomez. Klopp yang mendengar omelan sang penyerang kala itu terlihat tak menanggapinya dengan serius.

Baca Juga: Mane Akhirnya Angkat Bicara Perseteruan dengan Mo Salah

Carragher sendiri melihat jika luapan emosi Mane seperti puncak dari kekesalannya kepada Salah. Menurutnya pemicu dari kejadian tersebut tidak hanya dikarenakan masalah operan bola.

“Semakin banyak masalah semakin membusuk, semakin Anda memarkir masalah untuk kemudian hari. Ketidaksepakatan awal musim ini antara striker Liverpool Sadio Mane dan Mohamed Salah masuk ke kategori yang sama,” bukanya pada The Telegraph.

“Tidak mungkin Mane emosi semata-mata karena ia tidak menerima beberapa operan melawan Burnley. Rasa frustrasinya akan berkumpul selama berbulan-bulan, memastikan itu hanya membutuhkan satu pemantik untuk membawanya ke tempat terbuka,” cetusnya.

Lebih lanjut Carragher yakin jika Klopp sudah bekerja dengan baik untuk masalah kedua pemain. Ia tak ingin masalah tersebut berlanjut dan mempengaruhi penampilan tim.

“Jurgen Klopp bukan tipikal manajer yang membiarkan pemainnya memikirkan masalah negatif, jadi saya yakin ia akan membicarakannya dengan kedua pemain,” ujar Carragher.

“Ironisnya, saya merasa Mane terlalu tidak egois dalam pertandingan Liga Champions melawan Napoli pada pertengahan pekan kemarin, mencoba memberikan umpan kepada Salah ketika ia seharusnya mencobanya sendirian. Selama pertikaian ini terisolasi dan masalah diselesaikan dengan cepat, mereka tidak menimbulkan masalah,” tuturnya.

“Di mana manajer harus waspada jika klik terbentuk, ada yang memihak dan kepribadian berbenturan dengan hal ekstrem seperti itu sehingga merusak persatuan dan semangat di dalam kamp. Para manajer Liverpool yang dulu pernah menangani saya tidak akan pernah membiarkan itu terjadi,” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Trisula Liverpool Merupakan Kombinasi Trio Terbaik di Dunia

Vivagoal Liga InggrisStan Collymore, legenda striker Liverpool, mengungkapkan bahwa Trio The Reds yang diisi oleh Mohamed Salah, Sadio Mane dan Roberto Firmino merupakan tiga pemain yang menakutkan di dunia.

Kontribusi dari tiga pemain Liverpool tersebut telah membantu menjadikan tim anak asuh Jurgen Klopp sebagai penantang gelar Liga Premier Inggris dan dapat memenangkan piala paling bergengsi di Eropa yaitu Liga Champions pada musim lalu.

Collymore menilai bahwa trio Liverpool saat ini belum ada bandingannya dari klub klub raksasa Eropa lainnya.

Baca Juga: Terungkap Proses Gabungnya Van Dijk ke Liverpool

“Saya berangkat ke Anfield Stadium pada hari Sabtu untuk mengamati permainan Liverpool saat mengalahkan Newcastle. Pada babak kedua, saya melihat mereka dan berpikir, ‘sungguh tim yang sangat luar biasa dan klub lama saya sudah sangat jauh berbeda,” ujarnya.

“Saya sangat mengetahui bahwa betapa luar biasa performa mereka pada hari itu. Mereka memiliki sesuatu yang berbeda. Mereka memiliki tempo dan kualitas yang menunjukkan bahwa mereka benar-benar berada di kualitas yang berbeda,” pungkasnya.

“Tidak ada yang bisa memberitahu saya bahwa ada tiga formasi yang jauh lebih baik atau bisa dibilang trisula paling hebat di dunia yaitu Sadio Mane Mohamed Salah dan Roberto Firmino,” jelasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Ditawar Harga Fantastis, Liverpool Akan Relakan Salah ke Madrid?

Vivagoal La Liga – The Reds dirumorkan akan ada dalam posisi yang tidak aman di bursa transfer. Kebanyakan orang sepakat bahwa Liverpool saat ini memang tim yang sangat kuat.

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp pun akan memberikan upaya untuk mempertahankan pemain yang telah berkontribusi penuh untuk Liverpool.

Dalam kesempatan ini, Si Merah sendiri juga dinobatkan menjadi tim dengan skuad paling kuat di Eropa usai berhasil menang di Liga Champions musim 2018/2019.

Baca Juga: Salah Dilirik Duo Raksasa La Liga, Ini Komentar Eto’o

Formasi Liverpool saat ini sudah paling komplit, mulai dari penjaga gawang sampai dengan penyerang.

Untuk itu, The Reds tetap tenang sampai sekarang dalam bursa transfer 2019/2020. Dikabarkan bahwa Liverpool belum begitu aktif pada beberapa pekan bursa transfer

Tim anak asuh Jurgen Klopp tidak ada kabar yang menyebutkan jika ada pemain top yang akan dijual oleh Liverpool.

Kepergian Coutinho dari Liverpool ke Barcelona memang tidak begitu berpengaruh di skuad Liverpool. Namun saat ini, yang menjadi sebuah ketakutan adalah jika Mohamed Salah meninggalkan Liverpool.

Menurut kabar yang beredar, bahwa Los Blancos sudah menyiapkan dana sebesar 200 Juta Euro untuk bisa membajak Mohamed Salah dari Liverpool. Bila rumor itu benar tentu Liverpool akan benar-benar kehilangan sosok Mohamed Salah di posisinya.

Walaupun The Reds sendiri telah memiliki Xherdan Shaqiri dan juga beberapa pemain hebat lainnya yang dapat menjadi pengganti pemain asal Mesir tersebut. Akan tetapi, menurut para fans Liverpool sulit untuk menggantikan peran Mohamed Salah di skuad Liverpool.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Perez ke Zidane: Pilih Sadio Mane atau Mo Salah?

VivagoalLa Liga –  Di bursa transfer musim panas ini, Zinedine Zidane mendapat dukungan penuh untuk merombak skuat Real Madrid. Dengan gelontoran dana besar, Madrid berniat mendatangkan para pemain top.

Madrid sendiri dikabarkan siap mengucurkan dana sebesar 300 juta poundsterling atau setara Rp 5,39 triliun buat Zidane. Independent menyebut Madrid kembali berniat membangun kemvali reputasi sebagai Los Galacticos atau tim bertabur bintang.

Duo Liverpool, Mohamed Salah dan Sadio Mane pun masuk dalam radar Los Bancos di bursa musim ini. Menurut rumor yang beredar, segera setelah mendaratkan Eden Hazard dari Chelsea, Madrid juga bernafsu menggaet salah satu dari pemain The Reds tersebut.

Salah sendiri bukan kali ini saja dikaitkan dengan Madrid, Kala itu, Salah yang tampil menggila dengan mencetak 44 gol dan 16 assist dari 52 penampilan di semua kompetisi bersama Liverpool memantik ketertarikan Zidane untuk merekrut pemain asal Mesir tersebut. Tapi kepergian Zidane yang mendadak membuat rencana transfer Salah ke Madrid juga batal terwujud.

Hal yang sama juga berlaku di Sadio Mane. Dilansir AS, di periode keduanya melatih, Zidane ingin melanjutkan rencana mendatangkan Mane. Penyerang internasional Senegal itu diklaim sudah lama masuk dalam daftar buruan Los Blancos.

Kini, setelah Zidane kembali, proyek transfer kedua pemain ini kabarnya akan segera dilanjutkan. Zidane berencana menciptakan trio lini depan yang baru. Tapi, potensi transfer itu menimbulkan perdebatan, karena Presiden Florentino Perez ngotot meminta Zidane memilih salah satunya.

Permintaan Perez cukup beralasan terlebih Salah dan Mane masih terikat kontrak sampai 2023, sedangkan untuk mengeluarkan keduanya dari Anfield, Madrid dipastikan harus membayar klausul pelepasan yang mencapai 250 juta euro atau sekitar Rp 4,49 triliun.

“Sekarang Madrid tidak memiliki 250 juta euro hanya untuk menebus klausul dua pemain saja,” ungkap seorang sumber di klub kepada Mundo Deportivo.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

 

Mengherankan! Mo Salah Tak Masuk UCL Best XI

Vivagoal Liga ChampionsBerhasil membawa Liverpool juara Liga Champions ternyata belum menjamin Mohamed Salah masuk dalam skuat terbaik Liga Champions musim 2018/2019. Pemain asal Mesir itu ternyata tidak terpilih dalam skuat pilihan UEFA musim ini.

Dilansir dari situs resminya, Konfederasi Sepakbola Eropa (UEFA) baru saja mengumumkan skuat terbaik Liga Champions 2018/2019 yang berisikan 20 nama pemain dari enam klub yang berbeda. Mereka dipilih oleh Technical Observers UEFA yang berisikan enam mantan pemain dan pelatih ternama, yaitu David Moyes, Roberto Martinez, Gareth Southgate, Christian Chivu, Mixu Paatelainen, dan Jerzy Angel.

Liverpool mendominasi skuat terbaik Liga Champions musim ini dengan menyumbangkan enam pemain. Ajax Amsterdam berada di posisi kedua dengan memasukkan lima nama pemainnya, yakni Frenkie De Jong, Matthijs De Ligt, Hakim Ziyech, David Neres dan Dusan Tadic.

Kemudian ada Barcelona dan Manchester City yang sama-sama menyumbang dua pemain. Sementara Lyon serta Juventus hanya mampu menyumbangkan satu pemain.

Menariknya tidak ada nama Mohamed Salah dalam skuat Liga Champions terbaik musim ini.  Salah yang tampil dalam 12 pertandingan dengan menorehkan lima gol plus dua assist lebih memilih memasukan  Sadio Mane dengan 13 kali penampilan dengan torehan empat gol dan tiga assist.

Berikut skuat Liga Champions Terbaik pilihan UEFA Musim ini:

Kiper: Allison Becker (Liverpool), Marc-Andre Ter Stegen (Barcelona)

Bek: Virgil Van Dijk (Liverpool), Matthihs De Ligt (Ajax), Jan Vertonghen (Tottenham), Trent Alexander-Arnold (Liverpool), Andrew Robertson (Liverpool).

Gelandang: Moussa Sissoko (Tottenham), Hakim Ziyech (Ajax), Kevin De Bruyne (Man City), Frenkie De Jong (Ajax), Tanguy Ndombele (Lyon), Georginio Wijnaldum (Liverpool), David Neres (Ajax), Raheem Sterling (Man City).

Penyerang: Lionel Messi (Barcelona), Dusan Tadic (Ajax), Sadio Mane (Liverpool), Cristiano Ronaldo (Juventus), Lucas Moura (Tottenham)

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Klopp Komentari Salah dan Mane yang Berpuasa

Vivagoal Liga InggrisPelatih Liverpool, Jurgen Klopp menjelaskan ia menghargai Mohamed Salah dan Sadio Mane yang saat ini tengah berpuasa. Menurutnya ibadah puasa keduanya tak mengganggu performa keduanya.

Skuat Liverpool sendiri saat ini tengah berada di Marbella, Spanyol untuk menjalani pemusatan latihan. Hal ini dilakukan guna mempersiapkan diri jelang duel Liga Champions lawan Tottenham Hotspur pada 2 Juni mendatang di Wanda Metropolitano. Menariknya dalam pemusatan latihan itu, ada Mane dan Salah harus berlatih sambil berpuasa.

“Tidak ada masalah dengan ibadah puasa para pemain saya, saya menghormati agama yang mereka anut. Mereka selalu tampil luar biasa dan mereka menawarkan yang terbaik apakah mereka berpuasa atau tidak,” ucap Klopp saat konferensi pers jelang duel lawan Spurs.

Lebih lanjut Klopp menilai, hak untuk beribadah setiap orang harus dipenuhi termasuk pada para pemainnya. Ia bercerita, Salah dan Mane sendiri selalu melakukan ibadahnya di sela latihan dan sang pelatih tak mempermasalahkannya.

“Ada hari-hari ketika Sadio Mane atau Mohamed Salah (telat) datang ke ruang ganti karena mereka sedang berdoa (salat). Dalam kehidupan ini, ada banyak hal yang lebih penting daripada sepakbola,” tambah Klopp.

Sebelumnya ulama Inggris, Ajmal Masroor meminta agar pesepakbola Muslim agar tetap berpuasa saat final Liga Champions nanti. Ia menyebut puasa tak akan membawa dampak buruk dalam karier mereka.

“Jika seorang pemain sepak bola mengatakan kepada saya: ‘Saya tidak dapat memenuhi kewajiban pekerjaan saya jika berpuasa.’ Tentunya, saya tidak dapat menganggap ini sebagai alasan yang bisa diterima.


“Jika seorang pemain sepak bola menghasilkan 100 ribu Poundsterling seminggu, tapi malah mengatakan bahwa puasa selama satu bulan akan membahayakan kariernya, itu tidak masuk akal,” ” tutur Masroor dikutip dari Goal International.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Jelang Final, Mo Salah Merendah

Vivagoal Liga ChampionsPenyerang Liverpool, Mohamed Salah enggan menyebut timnya sebagai favorit atas Tottenham Hotspur. Ia mengatakan persiapan matang dan pengalaman lah yang akan menjadi pembeda.

Minggu (2/6/2019) dini hari WIB nanti, Liverpool bakal bersua Tottenham pada partai puncak Liga Champions 2018/19 di Wanda Metropolitano, Madrid. Tak bisa dipungkiri kubu The Reds lebih diunggulkan jelang laga nanti.

Hanya saja Salah enggan merasa lebih superior. Menurutnya status tersebut tidak berarti apa-apa bagi sebuah tim.

“Saya pikir menjadi favorit tidak akan mengubah apa pun. Yang perlu kami lakukan hanya tetap fokus pada pertandingan untuk meraih kemenangan. Siapa yang jadi favorit dan siapa yang bukan tidak akan mengubah apa yang perlu anda lakukan di lapangan,” ucap Salah kepada beIN Sports.

Lebih lanjut, Salah menilai laga puncak UCL nanti bisa menjadi ajang pembuktian untuk timnya. Setelah gagal di final edisi sebelumnya, kali ini Salah siap membuktikan diri.

“Ini merupakan final kedua kami secara beruntun. Kami kalah pada kesempatan pertama, tetapi segalanya terasa lebih baik pada kesempatan kali ini. Kami sudah menantikan laga ini dan kami menjalani persiapan yang bagus di Spanyol. Kami kembali ke Liverpool dan kami merasa sangat termotivasi sebagai pemain dan staf pelatih. Saya berharap kami bisa menjuarainya kali ini,” tutup penyerang asal Mesir tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS