Tag: Timnas Inggris

Kembalinya Rooney ke Timnas Inggris Adalah Kesalahan

0

Vivagoal – Legenda timnas Inggris, Alan Shearer mengaku cukup menyesal dengan kembalinya Rooney ke timnas Inggris. Menurutnya akan lebih baik bagi FA untuk mengundangnya sebagai tamu ketimbang sebagai pemain.

Belakangan kabar mengejutkan datang dari federasi sepakbola Inggris (FA) yang memutuskan untuk mengundang Wayne Rooney untuk bermain bersama timnas Inggris.

FA sendiri mengaku memutuskan untuk memanggil kembali Rooney sebagai sebuah laga penghormatan sekaligus perpisahan baginya sekaligus menggenapi caps sebanyak 120 kali. Tidak hanya itu laga nanti juga bertujuan membantu yayasan yang dikelola oleh Rooney atau bisa dikatakan laga amal yang sejatinya merupakan laga internasional.

Terkait keputusan tersebut tak sedikit pihak yang melayangkan kritik. Shearer bahkan cukup sulit untuk menerima keputusan tersebut.

Dengan tegas bintang Newcastle United tersebut menilai jika Rooney sudah cukup tua dan seharusnya FA lebih mementingkan tim ketimbang nama besar seorang pemain. Shearer menambahkan jika FA bisa mengambil langkah lain ketimbang menunjuk Rooney sebagai pemain missal sebagai tamu yang akan duduk di pinggir lapangan.

“Selamat bagi Wayne yang mendapatkan kesempatan untuk memberikan salam perpisahan pada suporter di Wembley. Namun, bermain untuk Inggris adalah kehormatan, Inggris seharusnya tak perlu menghormati anda,” buka Shearer di fourfourtwo.

” Wayne sudah pensiun dari sepak bola Internasional 15 bulan lalu, jika FA sungguh ingin memberi dia salam perpisahan, kenapa mereka tak mengundangnya sebagai tamu?”

“Rasanya mengundang sebagai tamu lebih masuk akal ketimbang berkata: ‘terima kasih sudah bermain untuk Inggris, Wayne, ini satu pertandingan lagi untuk anda’.”

Kritik Shearer berlanjut dengan penuturannya dimana sudah sepantasnya FA lebih menghargai laga internasional nanti kontra Amerika Serikat. Menurutnya laga seperti ini seharusnya digunakan untuk memperkuat tim bukan untuk sekedar laga amal.

“Sungguh fantastis FA ingin menghargai kariernya dan mengumpulkan uang untuk aksi amalnya. Tetapi seharusnya mereka tidak mengubah laga internasional seperti ini menjadi layaknya laga testimoni,” tutup Shearer.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Kane: Inggris Miliki Kelebihan Sendiri Atas Spanyol

0

Berita Bola – Penyerang timnas Inggris, Harry Kane mengatakan jika Spanyol memiliki standar baru dalam bermain yang dirasa masih jauh dari timnya. Meski demikian ia percaya dengan karakter permainan timnas Inggris yang bisa merepotkan Spanyol.

Inggris akan berkunjung ke Sevilla untuk berhadapan dengan Spanyol di ajang UEFA Nations League (UNL), Selasa (16/10) dini hari WIB nanti. Pertemuan itu sendiri menjadi tolak ukur capaian berbeda yang diraih keduanya di Piala Dunia 2018 kemarin.

Timnas Inggris berhasil mengejutkan publik dengan mematahkan berbagai spekulasi yang ada. Datang dengan skuat mudanya, banyak pihak menilai jika tim besutan Gareth Southgate tersebut tidak akan mampu meraih hasil maksimal di turnamen akbar empat tahunan tersebut.

Semua opini terpatahkan dimana Kane dan kawan-kawan mampu melaju hingga babak empat besar meski akhirnya disingkirkan oleh Kroasia.

Nasib berbeda dialami oleh Spanyol. Menyandang gelar sebagai salah satu peraih gelar juara, Sergio Ramos dan kawan-kawan hanya mampu melaju hingga babak 16 besar setelah dikalahkan oleh tuan rumah Rusia.

Meski demikian Kane menilai jika Spanyol masih tetap menjadi lawan yang berat. Ia menjelaskan bersama dengan Luis Enrique mereka mampu kembali menemukan standar permainan yang sudah mereka lakukan selama 10 tahun terakhir.

“Anda melihat cara mereka [Spanyol] bermain dalam 10 tahun terakhir, mereka sudah membuat standar baru,” kata kane di Sky Sports.

“Kami masih belum mencapai level itu dalam aspek tersebut, pada cara mereka menguasai bola. Kami memiliki kualitas lainnya.”

Meski demikian penyerang Tottenham Hotspur tersebut menegaskan jika timnya juga memiliki kelebihan tersendiri terutama dengan kecepatan yang dimiliki dan berbagai hal yang tidak kalah memukau dengan Spanyol. Meski laga akan berjalan cukup sulit, namun Kane percaya jika pertandingan seperti ini merupakan pertandingan yang dibutuhkan oleh tim.

“Kami memiliki kecepatan, kemampuan hebat dalam situasi satu lawan satu, dan itulah yang akan kami maksimalkan ketika melawan mereka.”

“Laga ini akan berjalan sulit, tetapi laga seperti iniilah yang ingin anda hadapi. Kami memiliki skuat bagus dengan pemain muda yang lapar dan siap bermain untuk jadi pembeda,” tutup Kane.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Sergio Ramos: Kane Hebat, Tapi Tidak Untuk Saya

0

Vivagoal  – Berita Bola – Pada lanjutan pertandingan UEFA Nations League dini hari nanti, tim nasional Spanyol dijadwalkan akan bertemu Inggris. Kapten La Furia Roja, Sergio Ramos mengaku mewaspadai penyerang Inggris Harry Kane.

Estadio Benito Villamarin, Sevilla akan menjadi arena pertandingan antara timnas Spanyol melawan Inggris, Selasa (16/10) dini hari nanti. Pertandingan ini menjadi pertandingan ketiga Liga A Grup 4 UEFA Nations League.

Sebagai kapten, Ramos mengaku timnya mewaspadai striker Inggris, Harry Kane. Sebab, penyerang Tottenham Hotspur tersebut dianggap sebagai salah satu penyerang dengan kemampuan komplet.

Ramos sendiri sudah pernah berduel dengan Kane di babak penyisihan grup Liga Champions musim lalu. Saat itu, Ramos berhasil membuat Kane tidak berkutik dan tidak mampu mencetak gol, kendati demikian,  Los Blancos tetap kalah dengan skor 1-3 di Wembley.

Di pertandingan leg kedua, Kane kembali gagal menang atas Ramos di Bernabeu, namun di laga itu Madrid tetap tidak mampu mengalahkan Spurs. Tim besutan Maricio Pochettino mampu menahan imbang sang juara bertahan dengan skor 1-1.

Di awal musim ini, Kane sudah mengoleksi lima gol tuk Tottenham. Pada ajang UEFA Nations League, pemain berusia 25 tahun tersebut masih mandul di dua laga perdana.

“Skuat Inggris diisi pemain dengan kualitas mengesankan. Apalagi kompetisi Premier League sangat menonjolkan kekuatan fisik. Ia mampu memberi kejutan bagi bek lawan, tapi tidak untuk saya,” ujar Ramos seperti dilansir dari FourFourTwo.

Ramos menegaskan Kane merupakan penyerang dengan fisik yang kuat juga didukung skill yang baik. Ia sudah siap dengan mempelajari strategi timnas Inggris dengan baik.

“Inggris punya banyak pemain yang berbahaya, tapi saya kembali yakinkan, kami telah mempelajari strategi mereka dengan sangat baik, sehingga kami yakin bisa mengatasi mereka,” tutupnya.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Matthaus Anggap Jadon Sancho Pemain Sempurna

0

VivagoalBundesliga – Sama halnya Kylian Mbappe di PSG, nama gelandang muda Borussia Dortmund, Jadon Sancho, terus menuai banyak pujian dari berbagai kalangan musim 2018/2019 ini.

Yang terbaru datang dari legenda hidup Bayern Munchen, Lothar Matthaus yang mengatakan Sancho adalah pesepakbola muda sempurna.

Awal musim ini, Sancho sempat berjuang keras agar bisa mendapat tempat di line up Dortmund. Hingga pekan ke-6 Bundesliga, pelatih Lucien Favre belum sekalipun memasukkan nama Sancho sebagai starter.

Namun, peruntungan dirinya mulai berubah saat Die Borussen mengalahkan Club Brugge 1-0 di matchday ke-2 Liga Champions. Di laga tersebut, pemain berusia 18 tahun itu tuk pertama kalinya dimasukkan sebagai starter oleh  Lucien Favre.

Dan kegemilangan Sancho terus berlanjut saat kembali mendapat kepercayaan sebagai starter di laga kontra Bayer Leverkusen. Di pertandingan tersebut, Sancho sukses membuat dua assists tuk membantu Dortmund menang 4-2 atas tamunya itu.

Di laga sebelumnya, Sancho yang kerap masuk sebagai pemain pengganti juga sudah punya koleksi 3 assists plus 1 gol untuk Dortmund. Dan mulai dari situlah, pelatih Lucien Favre mulai memberinya satu posisi di tim utama Dortmund.

Laga Die Borussen melawan AS Monaco dan Augsburg adalah titik baliknya. Sancho menjadi bintang di pertandingan tersebut dengan membuat satu assist di masing-masing laga. Dan dari 10 pertandingan yang sudah dilakoni Dortmund, Sancho sudah mengoleksi 7 assists plus 1 gol di semua ajang.

Matthaus sendiri lantas memuji penampilan gelandang muda asal Inggris itu. Matthaus bahkan mengaku dirinya sempat terbengong saat menonton Sancho bermain.

“Kali pertama kali saya melihat Sancho, saya langsung terpaku. Dan Itu belum pernah terjadi sebelumnya,” cerita Matthaus seperti dikutip dari The Sun.

“Saat itu, saya sementara nge-gym, dan sedang berlari treadmill sambil menonton televisi. Tapi, setelah 15 menit saya menonton dia bermain, saya putuskan rehat dulu agar bisa lebih fokus menonton.” lanjutnya lagi.

“Hanya butuh 15 menit saya sudah bisa menilai Sancho seorang pemain muda dengan bakat alami dan bertalenta luar biasa,” puji Matthaus.

“Sancho pemain muda yang komplit. Kecepatannya begitu fantastis, tekniknya hebat, visi bermainnya sangat baik dan selalu mampu membuat umpan kunci kepada rekan-rekannya. Dia juga mampu keluar dari situasi sulit pada momen yang tepat.”

“Buat saya, Sancho sempurna sebagai pemain. Kemampuannya benar-benar natural. Dan saya ragu ada pelatih yang bisa melatih pemain dengan bakat sehebat itu,” tutup Matthaus.

Selalu update berita bola terkini seputar Bundesliga Jerman hanya di vivagoal.com

Dipanggil Timnas, Jadon Sancho Dapat Ucapan Selamat Dari Southgate

0

VivagoalBerita Bola – Bintang muda Borussia Dortmund, Jadon Sancho mengungkapkan kegembiraannya karena dipanggil masuk timnas senior Inggris tuk partai uji coba pekan depan.

Sancho salah satu dari belasan nama yang sengaja disiapkan pelatih Gareth Southgate saat Inggris berduel dengan Kroasia dan Spanyol di UEFA Nations League (UNL).

Adapun keberhasilan Sancho menembus timnas senior Inggris dianggap sebagai pemain muda pertama yang lahir pada abad sukses menarik perhatian pelatih Southgate. Sancho dianggap punya penampilan gemilang bersama klubnya yang sekarang dan dinilai sudah pantas untuk memperkuat Inggris.

Di musim lalu, nama Sancho belum banyak dikenal. Saat itu, Sancho yang menimba ilmu di tim muda Manchester City memutuskan hengkang ke Bundesliga Jerman untuk memperkuat Dortmund. Namun karena usianya yang baru 17 tahun membuatnya mesti menunggu untuk bisa tampil bersama tim utama Die Borussen.

Dan saat kesempatan itu tiba, Sancho mulai menunjukkan permainan terbaiknya. Dan saat dirinya dipanggil masuk timnas Inggris, Sancho mengaku langsung diberi ucapan selamat dari pelatih. Pengakuannya, Southgate meminta dirinya terus berusaha keras agar kans bermain untuk timnas senior Inggris terbuka lebar.

“Southgate langsung memberiku ucapan selamat dan mengatakan bahwa saya telah bermain sangat baik di Bundesliga, termasuk di dua laga awal Liga Champions,” cerita Sancho seperti dikutip dari Sky Sports.

“Bagi Southgate, itu merupakan hal penting buat karir saya, karena bisa melatih mental saya untuk mengatasi tekanan yang datang dari dalam maupun luar lapangan.” Sancho melanjutkan.

“Southgate meminta saya agar terus bekerja keras, dan lihat apa yang akan terjadi di masa mendatang,” jelas Sancho.

John Terry Resmi Jabat Asisten Manajer Aston Villa

Berita BolaLiga Inggris – Masa depan John Terry usai memutuskan pensiun akhirnya terjawab sudah dimana dirinya kini resmi ditunjuk sebagai asisten pelatih Aston Villa.

Melalui laman resminya, Aston Villa mengumumkan tiga rekrutan anyar di balik layar timnya. Adalah nama Dean Smith yang ditunjuk sebagai pelatih usai memecat Steve Bruce. Keputusan tersebut cukup mengejutkan mengingat media setempat mengabarkan jika ada nama-nama tenar sekelas asisten pelatih timnas Belgia Thierry Henry hingga asisten Jose Mourinho, Rui Faria di posisi tersebut.

Tidak hanya itu pada pengumuman tersebut The Villans juga mengumumkan telah menunjuk John Terry sebagai asisten manajer tim. Manajemen juga mengangkat seorang direktur olahraga. Sosok yang mereka pilih adalah mantan direktur sepakbola Valencia dan Atletico Madrid, Jesus Garcia Pitarch.

“Tiga perekrutan ini mempresentasikan dimulainya era dan arah baru di Aston Villa. Kami senang bisa mengamankan jasa mereka usai pencarian yang panjang,” tutur CEO Villa, Christian Purslow.

“John adalah salah satu pemain paling sukses di sepakbola Inggris. Memiliki hubungan baik dengan klub dan siap membuat langkah baru dalam karirnya dengan bekerja bersama Dean.”

Divisi Championship terutama Aston Villa bukan nama yang asing bagi Terry yang menghabiskan satu musim terakhirnya kemarin di sana. Catatan cukup gemilang berhasil diraihnya di akhir musim lalu. Ia berhasil membawa Villa melaju ke babak play-off Liga Primer Inggris. Sayang mereka kalah atas Fulham di final.

Eks kapten timnas Inggris dan Chelsea itu sendiri baru saja memutuskan pensiun pekan ini setelah 23 tahun berkecimpung di dunia sepak bola profesional. Menjadi asisten pelatih di Villa Park menjadi sebuah langkah pasti bagi dirinya yang sempat mengatakan tertarik untuk terjun ke dunia kepelatihan suatu saat nanti.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Laga Inggris Kontra Kroasia Bukan Ajang Balas Dendam

0

Berita Bola – Bek timnas Inggris, Kieran Trippier menegaskan jika laga kontra Kroasia nanti bukanlah ajang bagi timnya untuk balas dendam usai disingkirkan di Piala Dunia 2018 kemarin.

Pada gelaran Piala Dunia 2018 kemarin Inggris bisa dikatakan salah satu kandidat kuat juara. Meski di awal turnamen tim besutan Gareth Southgate tersebut dinilai kurang kompetitif usai terlalu banyak diisi oleh para pemain muda, namun laju mereka dari fase grup hingga knock-out sangat menjanjikan.

Hanya saja langkah mereka untuk bisa menginjakkan kaki di final harus sirna setelah kalah dari Kroasia di babak semifinal. Inggris sendiri mampu unggul lebih dulu melalui tendangan bebas Kieran Trippier namun Kroasia mampu membalikkan keadaan di babak tambahan dan mengakhiri pertandingan dengan skor 1-2.

Pertemuan kedua negara pun siap kembali tersaji pada ajang UEFA Nations League pada Sabtu (13/10) dini hari WIB mendatang. Melihat kegagalan timnas Inggris, tak sedikit pihak menilai jika laga nanti akan dijadikan sebagai ajang balas dendam oleh skuat The Three Lions.

Terkait kabar tersebut Trippier sendiri menolak jika laga nanti akan digunakan oleh timnya untuk membalaskan dendam. Dengan lebih bijak ia mengatakan jika pada laga nanti murni akan digunakan untuk meraih poin maksimal dan juga menambah kekompakan tim.

“Tidak, ini bukan balas dendam. Kroasia tampil bagus di hari melawan kami di semi-final Piala Dunia, namun ini adalah laga berbeda,” tutur Trippier dikutip dari Sky Sports. “Kami ingin pergi ke sana untuk mencuri kemenangan, mendapatkan poin penuh yang kami butuhkan dan kemudian bersiap menghadapi Spanyol.”

Laga yang akan digelar di Rijeka itu sendiri dipastikan tanpa penonton menyusul sanksi yang dijatuhkan UEFA kepada Kroasia.

UEFA Nations League sendiri pertama kali digelar tahun ini. Selain untuk membuat jeda internasional lebiih menarik, turnamen tersebut dibuat guna memberikan kesempatan seluruh negara-negara di Eropa untuk bisa memperbaiki kekuatan timnas mereka masing-masing.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

5 Fakta Laga Super Seru di Babak 16 Besar

1

Vivagoal5 Fakta – Babak 16 besar telah usai dan melahirkan 8 negara yang akan terus berkompetisi di babak selanjutnya. Mari kita sedikit mundur ke belakang dan melihat laga apa saja yang tidak bisa kita lupakan.

Berbicara soal Piala Dunia 2018, hanya ada satu ungkapan yang tepat untuk menggambarkannya “Bola itu bundar”

Hasilnya tidak bisa ditebak. Tim-tim yang tidak diunggulkan bisa merepotkan tim-tim unggulan dan menyingkirkan mereka.

Mulai dari Jerman, Argentina, Spanyol, dan Portugal, mereka menjadi korban dari keganasan tim-tim non unggulan yang membuktikan bahwa status “unggulan” tidak lagi menjadi sebuah jaminan.

Di babak16 besar, ada 5 laga super seru yang sulit untuk dilupakan dan berikut 5 laga super seru di babak 16 besar versi Vivagoal.

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS