
Tumpulnya Lini Depan jadi Alasan Puasa Kemenangan Juventus
Vivagoal – Serie A – Puasa kemenangan Juventus masih berlanjut ketika pasukan Igor Tudor bertandang ke markas Lazio, Senin (27/10) dini hari WIB. Kalah dengan skor 1-0, ini jadi pertandingan tanpa kemenangan kedelapan Bianconeri sejak September lalu.
Tudor menyoroti masalah di lini depan Juventus yang kesulitan untuk mencetak gol. Dari delapan laga terakhir, The Old Lady tercatat membukukan delapan gol saja dan tak bisa mencetak satu gol pun di empat laga terakhir.

“Kami mencoba bermain dengan dua striker sejak awal, kemudian menggunakan empat penyerang, kami mencoba segalanya, tapi jelas ada yang hilang di depan,” demikian pengakuan Tudor pasca laga kontra Lazio, dilansir dari Football Italia.
“Kami semua bertanggung jawab. Kami harus berusaha lebih baik dan tetap bersatu. Kami akan menghadapi pertandingan lain dalam beberapa hari ke depan. Saya rasa kemenangan akan kembali membawa kami ke jalur yang tepat,” sambungnya.
Baca juga:
- VG ART COMPETITION: Syarat, Mekanisme, dan Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah
- Tren Kekalahan Juventus Terus Berlanjut, Tudor Tak Peduli dengan Masa Depannya
- Poin yang Dibutuhkan Arsenal Untuk Kunci Gelar Juara Liga Inggris
- Menang dari Juventus, Pelatih Lazio Puji Kualitas Pemainnya
Meski demikian, kurang tajamnya penyerang Juventus tetap jadi masalah bagi Tudor. Pasalnya mereka harus mencetak gol untuk bisa mengamankan kemenangan.
“Itu akan jadi masalah jika kalian membutuhkan empat striker untuk mencetak gol dan sepuluh gelandang ketika bertahan. Akan jadi masalah ketika seseorang selalu melakukan kesalahan,” ujar sang pelatih.
FT | ⌛️ | The final whistle goes.@EASPORTSFC #LazioJuve pic.twitter.com/VPTnrsTJQh
— JuventusFC 🇬🇧🇺🇸 (@juventusfcen) October 26, 2025
Pada laga dini hari WIB tadi, Tudor berusaha melakukan perubahan dengan menduetkan Dusan Vlahovic dengan Jonathan David. Kemudian Francisco Conceicao dimainkan di sisi sayap, sebelum akhirnya Kenan Yildiz masuk pada pertengahan babak.
“Keputusan ini saya buat karena Kenan butuh istirahat. Johnny dan Dusan memiliki DNA untuk mencetak gol, tapi kami bisa melakukan crossing dan di sepertiga akhir harus ada yang bisa membobol gawang lawan, jika tidak, tak ada yang akan terjadi dan kalian akan dihukum untuk setiap kesalahan kecil di lini belakang.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com















