What If: Neymar Akan Lebih Bahagia Jika Bertahan di Barcelona dan Tidak ke PSG
Sumber: FC Barcelona

What If: Neymar Akan Lebih Bahagia Jika Bertahan di Barcelona dan Tidak ke PSG

Muhammad Ilham - Agustus 16, 2023
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Namun, ada satu hal yang sangat disayangkan dari karier Neymar. Seharusnya dirinya tidak menerima pinangan PSG dan bertahan bersama Barcelona karena ia bisa meraih banyak gelar bersama Blaugrana.

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, setuju akan hal tersebut. Dilansir Sports Café, Pep yakin Neymar bisa meraih dua atau tiga gelar Liga Champions lagi, apalagi dirinya berduet dengan trio paling mengerikan di Eropa, Luis Suarez dan Messi.

“Saya ingat ketika laga melawan Santos, saya mengatakan bahwa dia adalah raja di Santos dan semua pemain tercengang, ‘Ya Tuhan, pemain yang luar biasa’. Sangat menyenangkan untuk melihatnya bermain, dia memiliki gaya Brasil di pundaknya, nomor 10, bukanlah angka yang mudah untuk digunakan,” ucap Guadiola.

What If: Neymar Akan Lebih Bahagia Jika Bertahan di Barcelona dan Tidak ke PSG
Sumber: Detik Sport

“Saya sangat yakin jika dirinya bertahan di Barcelona mereka bisa meraih dua atau tiga gelar Liga Champions lagi. Dengan Neymar, Messi, dan Suarez, tiga pemain terbaik yang pernah saya lihat.”

Kepergian Neymar ke PSG juga membingungkan Suarez. Pasalnya, Suarez sudah mengatakan kepadanya untuk bertahan di Barcelona jika dirinya ingin meraih banyak gelar, termasuk Ballon d’Or.

Bahkan, Suarez juga sudah menyarankan Neymar jika dirinya ingin benar-benar pindah, maka Manchester City adalah pilihan yang tepat. Tetapi, Neymar tidak mendengar hal itu dan memutuskan untuk mengikuti pilihannya.


Baca Juga:


“Kami berbicara dengan Neymar dan mengatakan kepadanya, ‘Neymar, jika Anda ingin memenangkan segalanya, tetaplah di sini’. Ada banyak lingkungan yang terkadang sulit untuk dikendalikan,” kata Suarez yang dilansir dari Goal.

“Kami, sebagai teman, menyarankannya untuk tetap tinggal, tetapi itu adalah keputusannya, keputusan keluarganya. Kami berkata, ‘Neymar, Inggris lebih baik. (Manchester) City, sepakbola akan lebih baik di sana. Tapi di Prancis?’,” tambahnya.

Neymar bisa meraih apapun yang ia inginkan, mulai dari trofi domestik, Liga Champions, Ballon d’Or, atau mungkin Piala Dunia yang sangat ia damba-dambakan. Itu bisa terjadi jika ia bertahan di Barcelona saat itu, di mana semua talenta terbaik ada di sana, dengan liga yang jauh lebih kompetitif dibandingkan Ligue 1.

Sayangnya, nasi telah menjadi bubur, Neymar memutuskan untuk pergi ke City of Light, untuk mengejar keinginannya dan melepaskan impiannya. Alhasil, Neymar lebih sering mendapat cemoohan di Paris dibandingkan di Barcelona.

Bahkan, dia semakin jauh dari trofi-trofi tersebut. Seakan-akan, Neymar menolak itu semua dan ingin tampil tanpa tujuan dan impian yang jelas.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepakbola dunia hanya di Vivagoal.com