
5 Evolusi Lionel Messi, Berubah Untuk Tetap Jadi yang Terbaik
3. Mengandalkan Tendangan Jarak Jauh

Sempat menjadi yang tak terhentikan, Messi dikenal punya liukan maut untuk mengelabui pemain bertahan sebelum melepaskan tembakan mematikan ke gawang lawan.
Antara 2004 dan 2015, Messi rata-rata melakukan rata-rata 1,29 tembakan dari luar kotak. Dalam periode 11 tahun itu, dia hanya mencetak 32 gol dari luar kotak penalti.
Sejak 2015-2021, Lionel Messi telah mencetak 42 gol jarak jauh dan rata-rata 2,25 tembakan per 90 dari luar kotak. Dia memimpin daftar pencetak gol terbanyak dari luar kotak penalti di La Liga musim 2020-21 dengan delapan gol.
Tak aneh memang, seiring berkurangnya kecepatan Messi, dia kini lebih sering turun ke dalam untuk menciptakan peluang bagi timnya.
4. Bertumpu Lewat Tendangan Bebas

Lionel Messi tidak diragukan lagi adalah salah satu pengambil tendangan bebas terbaik di dunia sepak bola saat ini. Sangat menarik untuk dicatat bahwa dia bukan spesialis bola mati di awal kemunculannya di sepak bola professional.
Ini jelas menjadi tumpuan Messi untuk tetap menjadi yang terbaik di lapangan hijau. Messi mencetak total 16 gol tendangan bebas antara 2004 dan 2015. Dalam enam musim terakhir, ia telah mencetak 41 gol dari tendangan bebas.
Statistik Ini jelas menunjukkan bahwa set piece menjadi fokus yang ditingkatkan Messi seiring bertambahnya usia.
Tendangan bebas melengkung Messi memang sangat akurat dan menarik untuk dilihat. Bahkan, dia bisa dibilang pengambil tendangan bebas terbaik di dunia saat ini.
5. Playmaker Ulung

Trio Lionel Messi, Luis Suarez dan Neymar Jr., yang dikenal sebagai MSN, turut mempengaruhi gaya bermain pria legendaris Barcelona itu. Menyusul kedatangan Neymar dan Suarez, Messi mulai belajar untuk turun lebih ke dalam.
Di atas kertas, Lionel Messi biasanya akan bertindak sebagai penghubung antara Neymar di sisi kanan dan Luis Suarez di depan. Messi akan bermain di tengah dan akan menciptakan banyak peluang selain mencetak banyak gol.
Namun semenjak kepergian Xavi dan Iniesta, Messi lambat laun mulai mengambil peran untuk mensuplai peluang bagi rekan-rekan satu timnya. Atau saat ini, Messi bisa dibilang lebih berperan sebagai seorang Playmaker.
Baca Juga:
- 5 Fakta Tak Terduga dari Lima Liga Top Sepanjang Musim 2020/21
- 5 Fakta Robert Lewandowski, Pemecah Rekor Bundesliga
- 5 Pemain Aktif dengan Jumlah Gol Free Kick Terbanyak
- 5 Gelandang Paling Berharga di LaLiga Sepanjang 2021
Statistiknya dari musim 2019/20 adalah bukti nyata peran Messi bukan cuma merobek jala lawan saja. Messi tercatat mencetak 31 gol dan memberikan 27 assist di semua kompetisi di musim 2019/20 dengan Luis Suarez menjadi striker utama.
Di musim lalu, peran Messi tak banyak berubah, Sportskeeda bahkan menyebut Messi sebagai playmaker terbaik. Dia mencetak 38 gol dan memberikan 16 assist di semua kompetisi musim lalu serta menciptakan 77 peluang (tertinggi diantara semua pemain LaLiga).
Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com















