
5 Fakta Pemain Yunani di Premier League
- Stelios Giannakopoulos

Nama Stelios mungkin lumayan underrated dalam daftar. Ia datang ke Inggris dengan status sebagai bintang Olympiacos pada 2003 silam. Sam Allardyche, pelatih Bolton kala itu mengklaim jika sang pemain merupakan sosok playmaker yang tahu cara mencetak gol.
Datang dengan status pemain gratisan tak serta merta membuatnya hanya numpang lewat di Greater Manchester. Bersama the Trotters, ia mentas 5 tahun dan pernah membantu tim menjadi finalis Piala Liga di musim 2003/04. Ia berkontribusi atas 28 gol dan 12 assist dari 177 penampilan. Catatan tersebut layak membuat namanya menjadi pilar krusial Bolton di era milenium.
Stelios Giannakopoulos pic.twitter.com/MctGJZ4iC2
— Random Baller of the Day (@BallerOfTheDay_) September 27, 2024
Sang pemain kemudian masih lanjutkan karir bersama Hull City. Di sana ia hanya numpang lewat dan kemudian putuskan pensiun di kampung halaman dengan AE Larisa sebagai tim terakhir yang diperkuatnya pada 2010 lalu.
- Nikos Dabizas

Dabizas datang jauh sebelum Yunani mendulang status sebagai pemenang Euro 2004. Ia datang ke Inggris pada 1998 dari Olympiacos. Bek tengah setinggi 1,88 cm merapat ke Newcastle United dan mengampil peranan penting dalam jantung pertahanan the Magpies.
Ia pernah hadir dalam sepasang final Piala FA pada 1998 dan 1999 lalu meski tim tak mampu keluar sebagai juara. Dabizas pernah menjadi aktor protagonis tim kala hantarkan Magpies menang 1-0 atas Sunderland di Tyne-Wear Derby melawan Sunderland, Februari 2002 lalu. Empat musim berseragam Newcastle, ia sempat mentas dalam 176 laga dan mendulang 14 gol.
- Kostas Tsimikas

Di antara semua nama yang tersemat, Tsimikas menjadi pemain yang lumayan berprestasi. Merapat ke Liverpool pada 2020 lalu dengan mahar 12 juta Euro pada 2020 lalu, sang pemain pernah membantu the Reds menangi semua gelar domestik yang tersedia macam Premier League, Piala FA, sepasang Piala Liga dan satu Community Shield.
Kostas Tsimikas:
“For me the 27-29 games I play every year in all competitions are more than playing 40 for another team and in another league. Here I am on the broadway of football. I’m happy here.”
Love that attitude 👏pic.twitter.com/Oxv8xV629p
— Slotoholic (@Slotoholic) June 23, 2025
Ia menjadi pemain Yunani pertama yang menangi Prem dan hal tersebut menjadi rekor tersendiri. Meski di awal kedatangan ia kesulitan menembus tempat lantaran harus bersaing dengan Andy Robertson, belakangan pos sebagai fullback kiri sudah mulai dikunci sosok 29 tahun bersama Arne Slot.
Baca Juga:
- Obrolan Vigo: Chelsea yang Menemukan Hazard dalam Wujud Fofana
- Obrolan Vigo: Pep Guardiola yang Kembali Memanaskan Mesin Phil Foden
- Obrolan Vigo: Manuver Atletico Madrid dan Lampu Kuning untuk El Clasico
- Obrolan Vigo: Diogo Jota, Si Bocah Kalem dari Massarelos
- Giorgos Karagounis

Karagounis merupakan salah bagian yang tersemat kala Yunani menangi Euro 2004 lalu. Ia juga sempat hengkang ke Inter Milan pada 2003. Namun karirnya hanya numpang lewat. Pasca perbaikan performa bersama Benfica dan Panathinaikos, ia merapat ke Inggris pada 2012 lalu dengan Fulham sebagai destinasinya.
Mentas dalam periode 2012-2014 lalu, ia sempat memiliki momen besar ketika mendulang gol di final Piala FA. Namun saat berada di Inggris, dirinya lumayan berumur hingga diterpa serangkaian cedera yang menghambat performanya bersama tim asal London Barat itu.
- Sokratis Papastathopoulos

Sokratis memiliki rekam jejak panjang pasca tinggalkan Yunani. Ia malang melintang di Italia dan Jerman. Genoa, AC Milan hingga Werder Bremen pernah menikmati jasanya. Namun namanya benar-benar melambung ketika memperkuat Borussia Dortmund dalam rentang 2013-2018 silam.
Berbagai gelar domestik seperti Serie A dan Bundesliga pernah direngkuh pada 2018, Gunners di bawah Unai Emery merekrutnya dengan mahar 17,6 juta paun guna menggalang pertahanan. Di musim perdananya, gelar Piala FA sempat ditorehkan. Bahkan, ia mampu hantarkan Arsenal melaju ke final Europa League pada 2019 lalu. Namun sayang, langkah mereka terhenti di partai final.
Pasca berbagai momen krusial, ia dianggap menurun dan kontraknya diputus Arsenal. Ia sempat kembali ke Olympiacos dan mentas lagi di top tier Eropa bareng Real Betis di bawah komando Manuel Pellegrini sebelum akhirnya pensiun pada musim panas 2024 silam dalam balutan seragam Los Verdiblancos.
Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com















