Site icon Vivagoal.com

5 Fakta Penjualan Termahal Benfica

5 Fakta Penjualan Termahal Benfica

Vivagoal Berita BolaBenfica merupakan tim yang gemar melepas pemain ke tim lain dengan mahar yang fantastis. Meski banyak kehilangan pemain bintang, mereka masih bisa konsisten mendulang prestasi di kancah domestik.

Benfica, bersama FC Porto dan Sporting CP merupakan Big Three di Liga Portugal. Ketiganya bergantian mendulang gelar juara setiap tahunnya baik di kancah liga maupun kompetisi domestik lain. Selain sama-sama bisa berprestasi, ketiganya juga memiliki metode transfer yang sama.

Banyak tim asal Portugal, termasuk ketiga tim tersebut, yang mempromosikan pemain akademi serta mendatangkan pemain obscure dari berbagai kompetisi di belahan dunia lain guna memperkuat komposisi tim. Harga yang murah dan potensi menjadi pemain penting di masa mendatang andai diberi kesempatan bermain menjadi acuan mengapa hal itu dilakukan.

Berbagai pemain dari Brasil, Argentina hingga berbagai belahan Asia dan pemain dari Akademi yang pernah dan masih bermain di Liga Portugal bersama tiga tim tersebut. Bahkan, banyak dari mereka  yang bisa dijual dengan harga tinggi ke tim peminat. Pasca menjualnya, banyak tim asal Portugal mendatangkan kembali pemain yang tak terkenal dan siklus tersebut masih berjalan sampai hari ini.


Baca Juga:


Berbagai nama penting yang kelak menjadi bintang pernah dijual dari Portugal. Sebut saja Manuel Rui Costa, Cristiano Ronaldo, Luis Nani, Axel Witsel, Hulk, Radamel Falcao hingga Angel Di Maria memiliki valuasi yang bermacam-macam dan memberikan keuntungan bagi tim yang menjualnya.

Khusus untuk Benfica, mereka juga pernah melepas berbagai pilar krusialnya yang ditaksir tim lain seperti Fabio Contreao, Renato Sanches, Victor Lindelof dan berbagai nama lain. Valuasi mereka terbilang lumayan besar. Namun the Eagles pernah melepas pemain lain dengan mahar fantastis.

Vivagoal sudah merangkum 5 mantan pemain Benfica yang dilepas ke tim lain dengan harga lumayan mahal. Bahkan di antara 5 pemain tersebut, satu berstatus sebagai rekor penjualan tim. Dari 5 nama, empat merapat ke Premier League, yang merupakan eksportir terbesar berbagai nama top dari lintas kompetisi dan satu nama lain mentas di LaLiga. Siapa saja mereka? Berikut daftarnya.

  1. Joao Felix
Sumber: CNN

Pada 2019, Joao Felix menjadi komoditi panas di lantai bursa. Namanya dihubungkan dengan berbagai tim elit Eropa. Hal tersebut tak lepas dari performa apiknya bersama Benfica. Sejak debut di tim utama pada 2018, Felix memang sudah menyita perhatian.

Sosok yang saat ini berusia 23 tahun sempat membukukan 43 laga dan mendulang 20 gol serta 11 assist. Ditaksir sejumlah klub macam Real Madrid, Manchester City, Chelsea dan Manchester United, Felix membuat langkah berani dengan hengkang ke Atletico Madrid dengan mahar 127 juta Euro.

Angka tersebut menjadi sepasang rekor bagi Atletico dan Benfica. Atleti mencatatkan rekor pembelian termahal dan Benfica catatkan rekor penjualan tertinggi. Namun sayang, performa Felix bersama Los Colchoneros kurang impresif. Potensi dirinya dilego di musim ini terbilang besar entah dengan status pinjaman maupun pembelian langsung.

  1. Enzo Fernandez
Sumber: detiksport

Enzo Fernandez sengaja didatangkan Benfica dari River Plate pada Juli 2022 kemarin dengan mahar yang lumayan fantastis 44 juta Euro. Angka tersebut merupakan valuasi yang lumayan besar bagi tim asal Portugal itu dan dikontrak untuk lima musim ke depan.

Dalam masa baktinya di Lisbon, Enzo sukses menjadi pembeda di lini tengah. Ia sudah mengoreksi empat gol dan 7 assist dari 29 laga di lintas kompetisi. Sang pemain juga tampil prima di Piala Dunia 2022 kemarin bersama Timnas Argentina dan hantarkan Albiceleste mendulang gelar untuk kali ketiga.

Pasca Piala Dunia, Chelsea yang tengah membangun kekuatan di bawah arahan Todd Boehly membelinya dengan mahar 121 juta Euro. Angka tersebut sempat menjadi rekor transfer di Premier League sebelum dikalahkan Moises Caicedo yang juga dibeli the Blues.

  1. Darwin Nunez
Sumber: Goal

Soal juru gedor, Benfica seakan tak pernah kehabisan napas untuk mendatangkan pemain potensial. Banyak penyerang mereka yang hengkang ke tim lain. Namun mereka selalu mendapatkan pengganti yang sepadan. Darwin Nunez pernah menyandang status tersebut bersama tim asal Ibu Kota Portugal.

Pemain asal Uruguay datang ke Lisbon dengan mahar 34 juta Euro dari Almeria. Ia pun langsung menjadi mesin gol klub dengan sumbangkan 48 gol dan 16 assist dari 85 laga. Dalam dua musimnya di Portugal, ia belum sempat persembahkan gelar prestis bagi tim.

Liverpool yang membutuhkan penyerang mendaratkannya pada 2022 lalu dengan mahar 80 juta Euro, berbarengan dengan Erling Haaland ke Manchester City. Keduanya digadang bakal menjadi rival anyar di Premier League. Namun sampai saat ini, performa Nunez masih jauh panggang dari api. Ia kalah telak dalam urusan memborong gol dari pemain Norwegia itu.


Baca Juga:


  1. Ruben Dias

Ruben Dias merupakan produk asli akademi Benfica yang sudah membela tim junior lintas usia sebelum mendapatkan peran di tim utama pada 2017. Pemain asal Portugal terbilang solid kala menggalang pertahanan the Eegles.

Dalam masa baktinya di klub, ia sempat mempersembahkan satu gelar Liga dan satu Piala Super Portugal. Namanya tercatat sudah memperkuat tim dalam 137 laga dan mendulang 12 gol serta enam assist. Performa tersebut membuat Manchester City meminangnya guna memperdalam barisan pertahanan.

Ruben merapat ke Etihad Stadium dengan mahar 71,6 juta Euro. Angka tersebut membuatnya menjadi penjualan termahal keempat klub. Di City, perannya terbilang sentral. Meski klub banyak memiliki pemain tengah premium, posisi Dias seakan tak tergantikan, ia sempat hantarkan tim memenangi berbagai kompetisi domestik, termasuk treble winners di musim 2023/24.

  1. Ederson
Sumber: Liputan 6

Posisi penyerang, gelandang dan pemain belakang lumayan sering memberikan keuntungan besar bagi Benfica. Tak hanya itu, pos penjaga gawang pun seakan tak ingin ketinggalan. The Eagles pernah menuai profit besar kala melego Ederson Moraes ke Manchester City.

Kiper asal Brasil hanya memakan biaya transfer kala didatangkan dari Rio Ave dengan mahar 500 ribu Euro pada 2017. Namun ia bisa dijual dengan harga 40 juta Euro kala Manchester City meminangnyadua tahun berselang. City memang membutuhkan sweeper keeper dan Ederson memiliki hal itu.

5 musim bermain di Inggris, posisinya di bawah mistar hanya terotasi ketika ada kompetisi domestil. Ia lumayan sering bermain reguler bagi the Sky Blues dan sempat persembahkan berbagai gelar penting di bawah arahan Pep Guardiola.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Exit mobile version