
5 Fakta Pesepakbola yang Karirnya Berantakan Karena Cedera
- Alexandre Pato

lAlexandre Pato sempat mencuri perhatian kala bergabung dengan Milan di pada 2007 lalu. namanya digadang menjadi penyerang potensial yang bisa mencuri perhatian. Dalam musim debutnya di Italia, Pato semapt menetak 9 gol dalam 18 pertandingan.
Setelahnya, ia banyak mengalami cedera dan karirnya perlahan memudar. Di usia yang masih 23 tahun, Pato bahkan harus pulang ke kampung halamannya guna bermian bersama Corintiahans. Karir sepakbolanya tak lagi sama meski sempat memperkuat Chelsea.
Iahanya memperkuat tim-tim tier dua macam Villaarreal, Tianjin Tianhai, Sao Paulo dan sekaranng masih mentas bersama Orlando City di ajang MLS.
- Michael Owen

Michael Owen merupakan anomali tersenidir. Ia sempat memenangkan satu Ballon d’Or di tahun 2001 lalu. Sosoknya dikenal sebagai penyerang yang lumayan tajam kala membela Liverpool. Ia sempat hengkang ke Real Madrid dan mengalami cedera di sana.
Karir Owen langsung meredup lantaran mengalami cedera persendian. Semusim di Madrid, Owen putuskan pulang ke Inggris untuk mentas bersama Newcastle United. Ia tak bisa lagi mencapai performa puncak bersama the Magpies.
Pasca Newcastle, ia sempat memperkuat Manchester United dan mendulang satu gelar yang tak pernah diraih oleh duet kentalnya di Liverpool, Steven Gerrard. Stoke City pernah dibelanya di penghujung karir dengan klasusul pay as you pay. Artinya, Owen hanya akan dibayar andai ia mentas bersama the Potters pada musim 2012/13 lalu.
- Marco Reus

Marco Reus sukses mencuri perhatian kala masih memperkuat Borussia Moenchengladbach. Ia dibeli kembali oleh tim masa kecilnya, Borussia Dortmund dengan mahar 17 juta Euro. Bersama Dortmund, ia lumayan tampil gemilang.
❌ 2012: Injured in the last warm-up match, missed the EUROs
❌ 2014: Injured, missed the World Cup
❌ 2016: Injured in the last warm-up match, missed the EUROs
✅ 2018: Present
❌ 2021: Missed the EUROs
❓ 2022: Injured 2 months before the World CupMarco Reus 😪 pic.twitter.com/t0X9vP9qeW
— Football Tweet ⚽ (@Football__Tweet) September 17, 2022
Namun di balik kegemilangan tersebut, Reus kerap diterpa serangkaian cedera. Ia pernah absen membela Timnas Jerman kala tim tengah bagus-bagusnya. Ia sempat absen di Euro 2012, 2016 dan Euro 2020. Bahkan dirinya juga smepat absen di Piala Dunia 2014. Bahkan saat ini, ia diragukan tampil di Piala Dunia 2014.
Reus punya kesetiaan tinggi bersama Dortmund. Kala rekan setimnya macam Matt Hummes (sebelum kembali lagi ke klub), Mario Gotze dan Robert Lewandoeski hengkang, ia tetap bertahan bersama Die Borussen.
Baca Juga:
- Obrolan Vigo: Chelsea, Tim Kaya dengan Mentalitas Medioker
- Obrolan Vigo: Tak Akan Ada Pelatih yang Cocok untuk Tangani Chelsea!
- Obrolan Vigo: Flexing ala Barcelona adalah Cara Terbaik untuk Mengarungi Hidup
- Obrolan Vigo: Erik ten Hag adalah Sosok yang Dibutuhkan Manchester United
- Jack Wilshere

Jack Wilshare sempat mencuri perhatian kala debut bersama Arsenal di tahun 2008 silam. Sang pemain sempat digadang sebagai telanta anyar yang siap bersinar bersama Gunners maupun Timnas Inggris. Perannya di lini tengah seakan tak terganitkan.
Namun pada 2011, cedera demi cedera terbilang sering menghantamnya. Hal tersebut sedikit banyak mulai mereduksi peran sang pemain di tim utama. Dengan masifnya serangkaian cedera yang diterpa Wilshare, ia jadi tak bisa memperlebar potensinya sebagai pemain kelas dunia.
Cedera demi cedera membuat sang pemain akhirnya dilepas ke West Ham United. Karirnya tak lagi sama. Ia masih kerap dihantui masalah pada engkelnya. Pasca West Ham, karir sepakbolanya meredup dengan memperkuat berbagai tim semenjana macam Bournemouth dan menutup karir di tim asal Denmark, Aarhus.
- Theo Wallcott

Sejak awal kemunculannya, Theo Wallcott dianggap sebagai Next Thierry Henry. Ia memiliki kecepatan ayng mumpuni untuk mengarsir sisi kanan penyerangan. Arsenal sukses mengamankan jasanya kala masih bersusia 17 tahun dengan maahar 5 juta Euro.
Walccot perlahan namun pasti mulai masuk ke tim utama Arsenal pasca ia bergabung. Perannya di tim utama mulai diforsir habis-habisan oleh Gunners maupun Timnas Inggris. Dengan padatnya jadwal di lintas kompetisi, ia mulai sering dibekap cedera mulai dari cedera ringan hingga serius.
View this post on Instagram
Di usia 25, Walcott sempat mendapatkan tekel keras dari Danny Rose dalam debry London Utara. Ia mengalami cedera ACL dan karirnya bersama tim asal London Utara langsung ambruk seketika. Ia jadi jarang bermian dan kini mentas dengan tim yang besarkan namanya, Southampton.
Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com















