Liverpool Galata
(Liverpool FC via netralnews.com)

Ditumbangkan Galatasaray, Liverpool Tanpa Motivasi Untuk Menang

Irman Maulana - Oktober 1, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Champions – Manajer Liverpool, Arne Slot mengakui bahwa anak asuhnya itu tidak menampilkan performa gemilang, yang berujung dengan kekalahan dari Galatasaray dalam lanjutan Liga Champions musim ini.

Liverpool kembali menelan kekalahan, yang kali ini datang dari Galatasaray pada pekan kedua Liga Champions 2025/26. Bermain di Rams Park, The Reds menyerah dengan skor tips 0-1, Rabu (1/10) dini hari WIB.

Satu-satunya gol kemenangan Cimbom Aslan dicetak oleh sepakan 12 pas Victor Osimhen di menit ke-16. Penalti tersebut didapatkan Galatasaray usai Dominik Szoboszlai dianggap oleh wasit melanggar Baris Alper Yilmaz.

Galatasaray Liverpool
Foto: REUTERS/Murad Sezer via sport.detik

The Reds sejatinya sempat menciptakan sejumlah peluang sepanjang pertandingan. Namun sampai laga usai, Liverpool gagal merobek gawang Galatasaray, yang dijaga oleh Ugurcan Cakir.

Hasil ini jadi kekalahan yang kedua secara beruntun bagi Liverpool di semua ajang. Sebelumnya, Liverpool juga harus menyerah dari Crystal Palace dengan skor 1-2 pada lanjutan pekan ke-6 Liga Inggris lalu.


Baca Juga:


Pasca laga usai, Arne Slot mengutarakan rasa kecewanya, meski merasa ada beberapa hal yang patut mendapat apresiasi. Tapi, Slot melihat anak asuhnya benar-benar disulitkan oleh kubu tuan rumah, khususnya pada babak yang kedua.

“Menyedihkan karena kita bermain sepak bola untuk menang, dan itulah yang tidak kita lakukan. Bagi saya, kekalahan ini berbeda dengan kekalahan yang kita alami melawan (Crystal) Palace,” ujar Slot dilansir situs resmi klub/liverpoolfc.com.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Vivagoal (@vivagoal)

“Menurut saya ada banyak hal yang bisa diapresiasi, terutama di babak pertama, yang mungkin berbeda dengan pertandingan melawan Palace. Dan di babak kedua, semakin sulit bagi kita untuk menciptakan peluang,” pungkas Slot.

“Pertama, karena mereka berjuang dengan sekuat tenaga, jadi kita harus memberi apresiasi kepada mereka. Kemudian, karena kita hampir tidak bermain di babak kedua. Dengan ‘hampir tidak bermain’, maksud saya bola hampir tidak berada dalam permainan.”

Tunjukkan Gambar Terbaikmu dan Menangkan Total Hadiah Hingga Puluhan Juta Rupiah Hanya di VG Art Competition