Hal Ini Jadi Kunci Sukses Bayer Munchen Raih Gelar Liga Champions

0
47
Munchen
Sumber: Twitter Bayern Munchen

Vivagoal Liga Champions – Final Liga Champions yang mempertemukan Paris Saint-Germain Bayern Munchen berlangsung ketat. Pada akhirnya pengalamanan dan kematangan yang berbicara.

Di babak pertama laga PSG kontra Bayern di Estadio Da Luz, Portugal, Senin (24/8/2020) dinihari WIB masih sama kuat 0-0. Kedua tim melakukan jual beli serangan. Di babak kedua, Bayern akhirnya bisa memastikan diri keluar sebagai juara setelah Kingsley Coman mencetak gol di menit ke-59.

Dilansir dari situs UEFA, baik Bayern maupun PSG memiliki cara yang berbeda untuk mencetak gol. PSG banyak mengandalkan kecepatan trisulanya dalam diri Neymar, Kylian Mbappe dan Angel Di Maria. Ketiganya kerap mempertontonkan kecepatan berlari dari tengah lapangan dan langsung menusuk ke sepertiga akhir gawang Bayern.

Dengan teknik mumpuni, trisula PSG tersebut bisa dengan cepat bertukar posisi atau memainkan umpan satu dua di area kotak penalti Bayern. Namun kesigapan Manuel Neuer di bawah mistar gawang jadi faktor utama kegagalan ketiganya mencetak gol.

Di sisi lain, Bayern juga punya cara berbeda untuk menebar teror. Die Roten terlihat tampil lebih tenang di depan kotak penalti dan banyak memainkan penguasaan bola untuk meredam trisula PSG. Berdasarkan catatan UEFA, Bayern mengoleksi 62 persen ball possesion berbanding 38 persen milik PSG.

Kematangan Bayern begitu terlihat ketika mereka memilih mengeksploitasi pertahanan PSG dari sisi sayap melalui Kingsley Coman dan Serge Gnabry karena kedua pemain itu jelas punya kecepatan yang lebih ketimbang Ander Herrera dan Leandro Paredes milik PSG.

Kejelian Bayern melihat kelemahan itu akhirnya terbukti ketika dari sisi kiri pertahanan PSG, Serge Gnabry tak mau buru-buru melepas umpan. Ia memilih mengoper bola lebih dulu ke Joshua Kimmich lalu melepas umpan lambung ke kotak penalti.


Baca Juga: 


Pergerakan Lewandowski yang mengecoh dua bek PSG membuat Kingsley Coman yang datang dari lini kedua tak terkawal dan sukses menyundul bola masuk ke gawang. Jam terbang dan kematangan Bayern pada akhirnya memang mengalahkan teknik dan kecepatan trisula PSG.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here