Inter Milan Kembali Kedatangan Calon Investor Baru asal Timur Tengah - Vivagoal.com
Presiden Inter Milan Dapat Sanksi Usai Sebut Petinggi Serie A seperti Badut
Steven Zhang. Sumber: Corriere dello Sport

Inter Milan Kembali Kedatangan Calon Investor Baru asal Timur Tengah

Irman Maulana - March 3, 2021
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Serie A – Setelah perusahaan asal Inggris dan Amerika Serikat, kali ini Inter Milan kabarnya kedatangan calon investor baru yang berasal dari Arab Saudi, yang tertarik mengakuisisi Nerazzurri.

Dilansir Football Italia, perusahaan investasi publik asal Arab Saudi telah menunjukan minat mereka pada Inter Milan. Masalah keuangan yang membelit Inter selama pandemi ini membuat Suning Grup tak keberatan untuk melepas kepemilikan mereka di Italia.

Suning Grup kini tengah mencari mitra yang cocok untuk menyelamatkan Inter Milan dari krisis keuangan. Menurut laporan di Italia, Keluarga Zhang siap untuk menjual saham minoritas maupun mayoritas di La Beneamata.

Perusahaan asal Inggris, BC Partners jadi yang pertama menunjukan minat mereka untuk memperoleh saham mayoritas di Inter Milan. Namun sejauh ini, kedua belah pihak belum mencapai kesepakatan, yang kabarnya karena Suning membandrol Inter dengan nilai 1 miliar euro (Rp. 17,2 Triliun).


Baca Juga:


Menurut media Il Sole 24 Ore, kini mulai bermunculan perusahaan baru yang bersedia membahas kemungkinan mengakuisisi Inter. Perusahaan asal Amerika Serikat, Fortress Investment Group kabarnya telah mengajukan tawaran awal untuk membeli saham mayoritas klub.

“Penawaran ini sebagian ekuitas dan sebagian pembiayaan serta juga akan ditujukan untuk refinancing utang yang ada,” tulis laporan dari Il Sole 24 Ore via Football Italia.

Kemudian,  La Gazzetta dello Sport menyebut bahwa Pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman pun tertarik membeli Inter. Kabarnya Ia akan terbuka untuk mengakuisisi saham minoritas klub melalui Dana Investasi Publik Arab Saudi.

Pekan lalu, Zhang Jindong mengungkapkan jika Suning bakal memangkas turun investasi yang tidak relevan dengan bisnis retail. Suning Grup sendiri sebelumnya telah membubarkan klub yang mereka miliki di Liga Super China, yakni Jiangsu Suning.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com