
Media Inggris Bandingkan Piala Dunia U-20 di Indonesia dengan Piala Dunia 2026 di Amerika
Vivagoal – Piala Dunia 2026 – Salah satu media Inggris yaitu BBC membandingkan perhelatan Piala Dunia 2026 dengan Piala Dunia U-20 di Indonesia.
Piala Dunia 2026 sebentar lagi akan bergulir. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, perhelatan empat tahunan ini diselenggarakan di tiga negara yang berbeda yaitu Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Namun, belum juga dimulai, sudah banyak permasalahan yang terjadi, terutama di Amerika Serikat. Beberapa pemain dan tim seperti Timnas Irak dan Iran dipersulit kehadirannya di negeri Paman Sam tersebut.
Striker Irak, Aymen Hussein, harus diperiksa di bandara selama beberapa jam sebelum memasuki Amerika. Iran yang masih bersitegang dengan Amerika mau tidak mau harus pindah markasnya ke Meksiko karena visa mereka ditolak.
Yang paling mengejutkan yang terjadi kepada salah satu wasit Piala Dunia 2026 yaitu Omar Artan. Wasit asal Somalia tersebut tidak diperbolehkan masuk ke Amerika dikarenakan negaranya.
Akibat banyaknya masalah yang terjadi, media Inggris yaitu BBC membandingkan perhelatan Piala Dunia 2026 dengan Piala Dunia U-20 2023 yang harusnya diselenggarakan di Indonesia.
Baca Juga:
- Bellingham dan Gordon Rebutan Penalti, Tuchel: Cuma miskomunikasi
- Piala Dunia 2026 Kanada, Meksiko & Amerika Serikat: Profil, Tim, Stadion dan Jadwal Pertandingan
- Grup L Piala Dunia 2026: Duo Eropa Berebut Takhta, Ghana dan Panama Mengintai
- Wajib Starter, Bellingham Merupakan Pemain Terbaik Timnas Inggris
Pada 2023, Indonesia harusnya bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Namun, FIFA mencabut status tuan rumah Indonesia dikarenakan pemerintah tidak memperbolehkan Timnas Israel untuk datang.
Berdasarkan artikelnya, BBC menuliskan jika apa yang dilakukan FIFA di Piala Dunia 2026 berbanding terbalik dengan Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia.
“Indonesia, yang semula dijadwalkan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, dicabut haknya sebagai tuan rumah setelah menyatakan bahwa Israel tidak akan diizinkan masuk,” tulis BBC dalam artikelnya.
“Namun, ketika Amerika Serikat mengambil keputusan serupa yang memengaruhi negara-negara peserta Piala Dunia, seperti Iran, FIFA menyatakan tidak berdaya,” tambahnya.
Sebelumnya, Presiden FIFA yaitu Gianni Infantino angkat bicara mengenai permasalahan yang menimpa Omar Artan. Ia mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa mengontrol semuanya, termasuk masalah perizinan masuk ke Amerika Serikat.
Tekanan tentu berada di pundak Gianni Infantino selaku Presiden FIFA. Sayangnya, Infantino justru terlihat angkat tangan dengan masalah yang terjadi.
“Sungguh disayangkan dengan apa yang menimpa wasit asal Somalia itu. Tapi sekali lagi, kami tidak bisa mengontrol segalanya,” kata Infantino.
Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Dunia 2026 hanya di Vivagoal.com















