Penyebab Seorang Lionel Messi Belum Bersinar di PSG - Vivagoal.com
Mengapa Messi Belum Bersinar di PSG?
Lionel Messi, Foto: dok situs resmi PSG

Penyebab Seorang Lionel Messi Belum Bersinar di PSG

A Hendra - October 26, 2021
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

VivagoalLigue 1 – Lionel Messi belum bersinar di Paris Saint-Germain. Gol dari kakinya masih sangat minum, bahkan assist belum juga bisa dikreasikan. Menurut Thierry Herny, Messi kesulitan karena tidak bermain di posisi terbaiknya sekarang

Lionel Messi didatangkan Paris Saint-Germain dengan status free transfer setelah 17 tahun lamanya memperkuat Barcelona. Dikutip dari Transfermarkt, Les Parisiens langsung mengikat La Pulga dengan kontrak berdurasi dua tahun.

Messi sendiri punya catatan yang sangat mentereng selama memperkuat Barcelona. Total megabintang asal Argentina tersebut mampu mencetak hingga 672 gol dan mengkreasikan 305 assist untuk membantu tim Catalan memenangi 36 trofi juara.

Di level individual juga sudah tidak terhitung lagi rekor yang telah dipecahkan Messi. Hebatnya, dalam 13 musim terakhir sebelum pindah ke Paris, Messi tak pernah sekalipun gagal bikin 30 gol lebih dalam semusim.

Namun, Messi terlihat belum bersinar selama membela Les Parisiens. Dari tujuh laga yang sudah dimainkan, Messi baru bisa mencetak 3 gol tanpa satupun menyumbang assist.


Baca Juga:


Pemilik 6 Ballon d’Or itu bahkan belum terlihat kontribusinya serta tak kunjung bertaring jika tampil di pentas Liga Prancis. Pasalnya, total 3 gol yang sudah ditorehkannya semuanya dibuat di ajang Liga Champions.

Thiery Henry akhirnya angkat bicara soal performa Messi di PSG. Menurutnya, Mauricio Pochettino selama ini tidak menempatkan Messi sebagai pusat permainan. Henry menyarankan agar Messi dimainkan lebih ke tengah agar bisa berkontribusi lebih banyak untuk tim ketimbang dipasang sebagai winger kanan.

“Dia terisolasi dan jarang menguasai bola. Saya tak bilang dia sedih, tapi terisolasi. Saya lebih suka dia bermain di tengah. Aku tak suka melihat Leo bermain di sisi kanan,” ucap Henry dikutip dari Metro.

“Di tengah, Leo bisa mengatur tempo. Anda harus bisa menemukan cara tepat untuk membuat Kylian Mbappe, Neymar, dan Messi main bersama. Saya pikir dia tak bisa membuat perbedaan di sisi kanan. Tapi, saya tak tahu detail persis pertimbangan dia (Pochettino).

“Pada suatu waktu, hanya boleh ada satu pusat permainan. Tanpa itu, Anda tak akan dapat bermain dengan tempo yang sama. Di PSG, ada terlalu banyak konduktor.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com