Obrolan Vigo: Marinakis yang Menjadikan Nottingham Forest Seperti gim Football Manager

Obrolan Vigo: Marinakis yang Menjadikan Nottingham Forest Seperti gim Football Manager

Heri Susanto - November 11, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Berita Bola – Evangelos Marinakis merupakan pemilik Nottingham Forest yang terbilang lumayan memiliki tangan besi sebagai pemilik klub. Baru-baru ini, ia memecat Ange Postecoglou yang hanya bertahan 39 hari di City Ground!

Sosok asal Yunani memang merupakan penggila bola. Jutawan negeri dewa-dewa sudah memiliki raksasa Liga Super Yunani, Olympiacos sejak pertengahan 2010 sampai hari ini. Di bawah komandonya, Tak hanya itu, dirinya juga pernah menjabat sebagai sebagai presiden Liga Super Yunani dan wakil ketua Federasi Sepakbola Yunani.

Dalam kiprahnya di tanah sendiri, Olympiacos kembali berjaya dengan membukukan 7 gelar beruntun. Tak hanya sukses di kancah domestik, timnya juga sempat berjaya di Eropa tatkala menjuarai Europa Conference League 2024 kala mengalahkan Fiorentina di partai final.

Seakan tak puas menjuarai kompetisi domestik, Marinakis kemudian melebarkan sayap ke Eropa kala mengakuisisi Nottingham Forest pada 2017,  tepat di musim yang sama kala Olympiacos mendulang gelar ketujuhnya dengan proyek ambisius, kembali membawa pemenang dua Liga Champions itu kembali ke Premier League.


Baca Juga: 


Butuh waktu 5 tahun bagi timnya untuk kembali ke Premier League pasca absen selama 23 tahun. Petualangan tersebut berjalan manis di bawah komando Steve Cooper. Kala naik ke tier atas, format Football Manager seakan dimainkan oleh Marinakis. Ia merombak total tim yang ada di Championship dengan nama-nama baru.

Sosok-sosok macam Morgan Gibbs-White, Danilo, Taiwo Awoniyi datang. Dana transfer tak kurang dari 198 juta Euro dikucurkan. Mereka sempat lolos dari jerat degradasi. Namun di musim setelahnya, tim juga banyak melakukan manuver di lantai bursa. Meski begitu, the Garibaldi masih belum bisa bersaing di papan atas.

Obrolan Vigo: Marinakis yang Menjadikan Nottingham Forest Seperti gim Football Manager
Sumber: x Football Manager

Di musim 2024/25, optimisme tinggi datang. Tim tengah dibesut Nuno Espirito Santo yang sebelumnya sukses hantarkan tim bertahan di Premier League bebenah kembali. Dana lebih dari 100 juta Euro dikucurkan. Hasilnya terbilang impresif. Gabungan pemain baru dan pemian lama dalam tim mampu bersinargi dengan baik.

Forest melaju ke Europa League lantaran duduk di posisi 7 klasemen akhir. Mentas di Eropa merupakan momen pertama bagi tim sejak 1996 lalu. Namun mereka harus rela turun satu tingkat ke Conference League lantaran Olympiacos, tim yang juga dimiliki Marinakis bermain di sana.


Baca Juga:


Drama pun dimulai. Friksi dengan Nuno Santo pun sudah mulai terlihat pada momen emas dalam tim terbangun. Masalah dimulai saat tim hampir pupus harapannya mentas di Liga Champions. Marinakis terlihat berada di sisi lapangan dan berbicara intens dengan Nuno. Belakangan, hubungan keduanya pun mulai retak lantaran masalah tersebut.

Proyek ambisiusnya pun dimulai di musim 2025/26 ini tatkala mengamankan Edu Gaspar dari Arsenal. Sosok asal Brasil merupakan dalang dari kebangkuitan Gunners dalam lima tahun terakhir di bawah komando Mikel Arteta. Bersama Marinakis, ia tak hanya ditugaskan membidani Forest, melainkan ada dua tim lain yang berada di bawah multi ownership tim lainnya seperti Olympiacos dan Rio Ave yang mentas di Portugal.

Kala tim harus mengalami turbulensi di bawah komando Nuno Santo, ia langsung memecat tim. Sosok yang digantikan adalah Ange Postecoglou. Opsimisme besar ada di Pundak klub kala Ange datang lantaran ia sebelumnya sempat hantarkan Tottenham Hotspur menjuarai Europa League di musim keduanya.

Cerita yang terjadi pada akhirnya lain, Ange gagal di Forest. Ia hanya memainkan 8 laga dengan rincian dua hasil imbang dan enam kali kalah. Sosok asal Australia itu kemudian dipecat dan digantikan oleh Sean Dyche yang memiliki rekam jejak bagus untuk membantu tim tak terdegradasi. Pemecatan Ange menambah rekam jejak sosok yang pernah didepaknya yakni 24 orang sejak ia menjabat di Olympiacos pada 2011 lalu.

Marinakis seakan tak melakukan save load pada gim Football Manager dalam wujud Nottingham Forest. Saat hasil buruk didapat timnya, ia tak segan untuk mendepak. Ange menjadi manajer terburuk Premier League sejauh ini lantaran nirkemenangan dalam masa baktinya sementara Forest, belum berjalan setengah musim, mereka sudah mempekerjakan tiga pelatih berbeda. Hal ini terjadi karena ego besar Marinakis.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com