Obrolan Vigo: Tak Akan Ada Pelatih yang Cocok untuk Tangani Chelsea!

Obrolan Vigo: Tak Akan Ada Pelatih yang Cocok untuk Tangani Chelsea!

Heri Susanto - September 13, 2022
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Rezim Berubah, Rasa Tetap Sama

Gerak Cepat, Bos Chelsea Segera Rampungkan Dua Palang Pintu Anyar?
Sumber: Detik Sport

Bongkar pasang pelatih Chelsea sudah dimulai sejak Roman Abramovic mengakuisisi tim pada 2003 silam. Hobi mengeluarkan kompensasi guna membayar dana pemecatan tak sekali dua kali saja dikeluarkan jutawan asal Rusia.

Total, di sepanjang rezimnya, ada 12 nama yang silih berganti menukangi klub mulai dari Claudio Ranieri hingga Maurizio Sarri merasakan pahitnya rezim Abramovic. Apapun hasil yang direngkuh manajer, selama proforma tim dianggap tak stabil, bukan tak mungkin pemecatan bakal menghampiri.

Ranieri dipecat lantaran dianggap kurang mumpuni membawa tim berprestasi. Mourinho yang di periode pertamanya sukses mendulang milestones berbagai gelar lokal pun didepak lantaran berselisih dengan Roman Abramovic.

Sisanya, sosok-sosok macam Guss Hiddink, Avram Grant, Roberto Di Matteo, Andre-Villas Boas, Carlo Ancelotti, Benitez hingga Antonio Conte harus terdepak meski sempat hadirkan berbagai prestasi bagi klub. Chelsea adalah tim yang tak memiliki kesabaran ekstra kepada pelatihnya.

Jose Mourinho saat ini menjadi sosok yang paling lama melatih Chelsea. Dalam dua periodenya, ia pernah menukangi Chelsea selama 1.204 hari atau setara dengan 3,2 tahun. Sementara untuk pelatih tersingkat yang menukangi klub, di luar para manajer interim macam Guss Hiddink dan Rafa Benitez dipegang oleh Scolari  dengan jumlah 223 hari atau setara 7 bulan!


Baca Juga:


Dengan melepas berbagai pelatih tersebut, ada dana kompensasi besar yang harus dikeluarkan. Dialy Mail bahkan menyebut jika the Blues harus mengeluarkan 112 juta paun hanya untuk membayar kompesasi pelatih dalam era kejayaan Abramovic. Angka kompensasi terbesar dimiliki oleh Jose Mourinho dengan 23 juta paun dan Luiz Felipe Scolari dengan 12 juta paun.

Kini, di era Todd Boehly, sikap otoriter dalam tubuh manajemen Chelsea belum berubah. Tuchel pun harus dipecat lantaran performa tim dianggap tak sesuai selera. Mereka harus membayar  6,9 juta paun kepada Tuchel akibat pemutusan kontrak dan total 21,9 juta paun untuk seluruh staff yang bekerja di bawah naungannya.

Potter, sosok yang ditunjuk untuk menukangi Chelsea masih belum punya pengalaman menukangi tim besar. Terlalu dini untuk mengukur performa manajer 47 tahun sebelum memulai laga kompetitifnya bersama the Blues, entah apapun taktik yang hendak diperagakannya kelak.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Vivagoal (@vivagoal)

Andai nantinya Potter gagal memenuhi ekspektasi, bukan tak mungkin mencari pelatih yang tepat untuk Chelsea dan bisa bertahan lama layaknya Jurgen Klopp ataupun Pep Guardiola di era Premier League modern tak ubahnya meminta Ratu Adil diturunkan dalam waktu dekat.

Orang kaya memang tak pernah punya waktu menunggu sebuah proses. Hasil akhir adalah kunci yang harus direalisaikan. Selama uang yang dikeluarkan masih ada untuk membayar kompensasi pelatih yang hendak dipecat, tingginya ekspektasi akan membuat Chelsea tak benar-benar memiliki sosok yang tepat untuk menahkodai mereka.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com