Obrolan Vigo: Thomas Muller, Si 'Raumdeuter' Pemakan Buah Iblis Ope Ope no Mi

Obrolan Vigo: Thomas Muller, Si ‘Raumdeuter’ Pemakan Buah Iblis Ope Ope no Mi

Muhammad Ilham - Agustus 22, 2023
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Dari penjelasan di atas, mungkin banyak orang yang belum memahami raumdeuter sendiri. Jika kita tarik secara garis besar, raumdeuter adalah seorang pemain yang memiliki peran untuk menemukan ruang di area-area krusial pada sepertiga akhir lapangan (final third) dan menerima bola di area tersebut.

Memang, tugasnya terkesan mudah, namun itu sulit untuk dilakukan. Pasalnya, Anda butuh mata yang jeli, otak yang pandai dalam melihat situasi secepat mungkin, dan waktu yang pas. Hal itulah yang membuat Muller menjadi pemain yang sangat krusial dalam kesuksesan Bayern Munich dalam satu dekade terakhir dan Timnas Jerman dalam Piala Dunia 2014.

Obrolan Vigo: Thomas Muller, Si 'Raumdeuter' Pemakan Buah Iblis Ope Ope no Mi
Sumber: Twitter @FCBayern

Padahal, Muller adalah pemain yang tidak memiliki kecepatan, kakinya begitu kurus sehingga terkadang kaus kakinya melorot dalam laga. Kemampuan menggiringnya tidak lebih baik daripada Randal Kolo Muani, umpannya tidak sebagus Kevin De Bruyne. Tapi, kemampuannya sebagai penafsir ruang mampu membuat Bayern Munich jatuh cinta kepadanya.

Semua itu tentu tidak lepas dari kemampuan Muller dalam berpikir cepat. Ia melihat ada celah yang bisa ia manfaatkan dengan baik, lalu ia berlari ke arah itu sebelum pemain lain menyadarinya, dan itu yang membuat Muller mengerikan.


Baca Juga:


Jika bisa disandingkan dengan karakter anime, maka saya akan menyamakan Muller dengan Trafalgar D. Law dari One Piece. Law adalah seorang dokter dengan julukan ‘Surgeon of Death’, tentu saja itu membuatnya pintar.

Tidak hanya itu, Law juga memiliki kekuatan buah iblis bernama Ope Ope no Mi, yang memungkinannya untuk membuat sebuah ruangan di antara dirinya. Menariknya, hanya ia yang bisa mengendalikan ruangan tersebut mulai dari benda, manusia, hingga hal-hal tidak masuk akal lainnya.

Kemampuan dalam mengamati dan mengendalikan ruang tersebut sejatinya mirip dengan apa yang dilakukan Muller. Muller memang tidak memiliki kekuatan buah iblis Ope Ope no Mi, namun dirinya bisa mengedalikan ruangan sesuai dengan apa yang ia inginkan.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepakbola dunia hanya di Vivagoal.com