Tag: Berita Juventus

Meski Berharga Mahal, Arsenal Tak Segan Tebus Bek Juventus

Vivagoal Liga Inggris – Krisis lini pertahanan yang dialami Arsenal mau tak mau membuat mereka harus bergerak cepat mendatangkan bek anyar. Untuk mengisi pos tersebut, bek Juventus, Merih Demiral masuk ke dalam bidikan.

Sebelumnya, Demiral yang menarik perhatian kala masih merumput di Sassuolo membuat Juve kesengsem tuk memilikinya. Di bursa musim panas lalu, ia didaratkan ke Allianz Stadium dengan mahar 15 Juta Poundsterling. Digadang bakal bersinar, kenyataan berkata lain. Sejauh ini, ia hanya mengemas empat laga dan kalah bersaing dari Matthijs De Ligt yang sudah tampil lumayan apik dalam beberapa waktu belakangan.

Baca Juga: Lacazette Tumpul, Begini Penuturan Arteta

Bedasarkan laporan fotomac, Arsenal menjadi tim terdepan yang bakal merekrut pemain asal Turki ini. Kans Gunners mendatangkan Demiral terbuka lebar mengingat minimnya waktu bermain yang ia dapatkan di Juve.

Bahkan masih menurut laporan yang sama, Juve tak keberatan andai ada tim yang siap membayar tak kurang dari 40 Juta Pounds untuk pemain asal Turki. Arsenal disebut siap menebus permintaan Juve guna mendaratkan sang pemain ke London Utara.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Pelatih Legendaris Italia Beberkan Satu Tim yang Bisa Hentikan Dominasi Juventus

0

Vivagoal Serie A – Pelatih legendaris Italia, Marcelo Lippi menyebut jika Inter Milan menjadi satu-satunya klub yang paling serius untuk menghentikan dominasi Juventus di kancah Serie A. Selain itu, Lippi menilai musim ini Inter punya kans besar untuk menjegal mantan tim yang sempat diarsitekinya itu.

Saat ini, Inter dan Juventus hanya terpaut satu angka di papan klasemen sementara Serie A. Si Nyonya Tua berhasil unggul di posisi puncak dengan torehan 35 poin dari 13 laga yang telah dimainkan. Lippi pun coba memberikan gambaran terkait persaingan mantan kedua tim yang pernah dilatihnya itu di musim ini.

“Sungguh senang melihat tahapan awal musim ini yang berjalan lebih menarik. Saya kira, ini akan terus hingga pengujung musim. Pada Agustus, saya kira akan ada tiga tim yang terlibat [persaingan Scudetto], tapi nyatanya Napoli tersandung dan akan sulit bagi mereka untuk mengejar,” tutur Lippi, seperti dinukil Goal International.

“Musim ini akan jauh lebh terbuka dibandingkan dengan musim-musim sebelumnya dan ini sangat bagus bagi persepakbolaan Italia. Di Italia, Juventus masih jadi satu-satunya tim yang tak terkalahkan, mereka sudah menembus babak gugur Liga Champions dan mereka memaksimalkan 60-70 persen dari kans mereka,” ulas Lippi.

Baca Juga: Wonderkid Inter Senang Main Bareng Mesin Gol Belgia

Menurut Lippi, Juventus akan sedikit tersendat karena mereka tengah masuk dalam fase transisi kepelatihan. Bahkan langkah Juve bisa saja terjegal andai mereka tampil di bawah standar. Menurutnya, gaya bermain Juve musim ini bisa saja menjadi bom waktu yang siap meledak kapan saja.

Dalam pandangan Lippi, Juve saat ini tengah memasuki masa transisi sehingga wajar bila mereka sedikit kelawahan dibanding musim sebelumnya meski masih di posisi favorit juara. Seperti diketahui, Juve mengganti pelatih mereka dari Massimiliano Allegri ke Maurizio Sarri.

“Juventus akan melalui periode transformasi, dari gaya Allegri ke Sarri. Sejauh ini, dia telah meraih banyak kemenangan berkat kualitas dari para pemain dibandingkan dengan gaya bermainnya,” sambung Lippi.

“Para lawan Juve harus takut selama Bianconeri meningkatkan performa mereka. Dalam sepakbola Anda tidak bisa menerima begitu saja dan hitungan matematika adalah sesuatu yang lain,” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Italia Selalu Menang, Bonucci Targetkan Hal Ini untuk Azzurri

0

Vivagoal Serie A – Kapten Italia, Leonardo Bonucci mengaku senang bisa bermain di Timnas Italia karena raihan positif yang direngkuh Gli Azzurri dalam 11 partai ke belakang. Teranyar, Italia sukses meluluhlantahkan Armenia dengan skor mencolok 9-1 dalam lanjutan kualifikasi Euro 2020, Selasa (19/11).

Raihan tersebut membuat mereka menjadi salah satu tim yang sukses mendulang hasil sempurna dalam babak kualifikasi Euro. Bahkan, skuat asuhan Roberto Mancini hampir saja menyamai rekor terdahulu mereka kala meluluh lantahkan Amerika Serikat dengan skor 9-0 pada ajang Olimpiade 1948 lalu.

Meskipun negaranya kerap meraih hasil positif. Bonucci ingin rekan satu timnya bisa mempertahankan performa impresif hingga putaran final Euro 2020. Ia merasa apa yang ditorehkan Italia hari ini bisa menjadi tak berarti andai mereka gagal mendulang sebuah trofi.

“Rekor tidak ada artinya tanpa prestasi. Jika kami ingin membuat rekor menjadi diperhitungkan, maka kami harus melakukannya [juara] pada musim panas tahun depan,” ujar sang bintang Juventus kepada Rai Sport, seperti dinukil Goal International.

Baca Juga: Debut di Timnas Senior, Kiper Napoli Akui Senang dan Sedih, Kenapa?

“Sekarang kami akan menunggu sampai 30 November dan melihat bagaimana undiannya. Siapa pun yang kami hadapi dalam turnamen, maka kami harus siap dalam kondisi fisik dan mental yang terbaik.”

Selalu update Serie berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Juventus Coba Terapkan “Skema Pogba” untuk Boyong Wonderkid United

Vivagoal Liga Inggris – Juventus nampaknya tak ingin menghentikan tradisi mendatangkan pemain gratis. Kini, mereka tengah megupayakan merekrut wonderkid Man United, Tahith Chong. Kebetulan, kontrak sang pemain akan berakhir pada Juni 2020 mendatang.

Chong memang jarang mendapat menit bermain. Bahkan beberapa waktu lalu, tim-tim asal Eredivisie disebut siap menampung Chong guna memberinya menit bermain reguler. Namun United selaku tim pemilik belum memberikan jawaban atas hal tersebut.

Pemain asal Belanda lebih sering menghabiskan waktu bermain bersama tim cadangan United. Di tim junior Chong sukses mengemas empat gol serta dua assist untuk setan merah/

Saat ini, United dan Chong disebut tengah menjalin komunikasi guna mendapatkan ekstensi anyar. Namun, menurut laporan Corriere Dello Sports, Juve juga bergerak cepat dengan menanyakan ketersediaan sang pemain kepada agennya, Jonathan Barnett. Kebetulan, Barnet merupakan agen dari kiper utama Juve, Wojciech Szczesny.

Andai kesepakatan terjadi, Chong akan mengikuti skema transfer Paul Pogba yang saat itu jarang mendapatkan tempat di tim utama United di bawah arahan Alex Ferguson. Di Juve, Pogba melesat menjadi kunci permainan tim. Andai mengikuti jejak Pogba, buka  tak mungkin hal yang sama bakal terulang kembali.

Baca Juga: Juventus Bisa Bernapas Lega Karena Bintangnya Tak Cedera Serius

Chong berpotensi mengikuti jejak Paul Pogba yang hengkang secara gratis ke Juventus pada 2012 lalu, sebelum ditebus kembali oleh United empat tahun berselang dengan rekor transfer €105 juta waktu itu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

AC Milan Rencanakan Pembelian “Panas” di Bursa Transfer Musim Dingin

0

Vivagoal Serie A – AC Milan disebut bakal melakukan segala cara guna merealisasikan transfer panas mereka dalam diri Merith Demiral. Bahkan Rossoneri disebut siap melepas tawaran di angka 30 Juta Euro di bursa transfer musim dingin mendatang.

Juventus sendiri selaku tim pemilik mengaku tak ingin melepas Demiral meskipun sang pemain jarang mendapatkan kesemaptan bermain. Sebagai pengganti, Si Nyonya Tua malah menawarkan Daniel Rugani namun Milan enggan mendapatkan subtitusi dan tetap menjadikan Demiral sebagai buruan utama.

Meski begitu, AC Milan harus segera bergerak cepat untuk merealisasikan transfer eks Sassuolo tersebut. Pasalnya, dua tim Premier League, Man United dan Arsenal juga menaruh minat pada Demiral. Kedua tim tersebut nampak tak masalah untuk menebus bek asal Turki itu karena kondisi finansial keduanya terbilang bugar.

Milan pun kabarnya tengah memutar otak. Guna mendapatkan Demiral, Milan disebut siap melepas Frank Kessie dan Ricardo Rodriguez guna mendapatkan dana segar di kisaran 30-40 Juta Euro.

Baca Juga: Milan Dinilai Gegabah Pecat Giampaolo

Bahkan andai tawaran masih dirasa kurang, La Gazzetta Dello Sport mewartakan Milan siap menyertakan Gianluigi Donnarumma sebagai alat barter guna mendatangkan Demiral yang sudah mereka incar sejak bursa transfer musim pans kemarin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Juventus Selangkah Lagi Rampungkan Kontrak Baru Szczesny

Vivagoal Serie ARaksasa Serie A, Juventus dikabarkan tengah melakukan negosiasi terkait kontrak baru penjaga gawang andalan mereka, Wojciech Szczesny.

Szczesny sendiri masih terikat kontrak hingga Juni 2021 mendatang. Hanya saja kontrak yang tersisa hanya 18 bulan lagi tersebut dinilai tak aman bagi klub. Oleh karena itu dilansir Gianluca Di Marzio, Juve siap memperpanjangnya hingga 2024 mendatang.

Opsi perpanjangan kontrak tersebut tidak lepas dari performa sang kiper yang dinilai sangat memuaskan. Namanya muncul sebagai kiper nomor satu di Juventus setelah Gianluigi Buffon sempat hengkang ke PSG. Setelah sang legenda kembali, Szczesny juga masih menjadi andalan di bawah mistar gawang.

Baca Juga:  Bintang Real Madrid Alami Cedera Saat Membela Timnas

Kiper asal Polandia itu bahkan baru-baru ini mengatakan tidak ada persaingan yang membawa kehancuran dengan Buffon. Ia bahkan mengaku mendapat banyak pelajaran dari sang senior.

“Saya merasa aneh karena Gigi Buffon menjadi pelapis saya. Ini adalah hal yang luar biasa. Pengalaman ini sangat berarti bagi saya. Gigi adalah teman sekaligus mentor untuk saya. Kami memiliki hubungan yang baik,” ujar Szczesny.

“Saya menikmati waktu saya bersama Juventus, terutama karena bisa bertemu dengan para pemain ternama,” tandasnya.

Dalam laporan tersebut dikatakan jika selain perpanjangan kontrak, Szczesny akan mendapat kenaikan gaji. Eks kiper Arsenal itu dikabarkan akan menerima gaji sebesar 4,5 juta euro per musimnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Menohok! Alasan Khusus Juventus Memilih PES Dibandingkan FIFA

Vivagoal – IGL – Secara mengejutkan, penikmat game sepakbola, terutama game fifa, harus menelan pil pahit karena salah satu tim besar Eropa, Juventus tak tercantum dalam game tersebut. Si Nyonya Tua nyatanya sudah menjalin kontrak ekslusif dengan PES, yang notabene merupakan kompetitor FIFA.

Karena kesepakatan tersebut, di game FIFA 20, segala hal berbau Juventus mulai dari nama, stadion hingga seragam klub yang real tak bisa ditemukan. Namun semua nama punggawa si Nyonya Tua masih tertera disana dengan tim bernama Piemonte Calcio.

Hal yang berbeda dijumpai di game eFootball PES, segala aspek berbau Juventus bisa ditemui disana. Salah satu direktur Juventus, Giorgio Ricci mengungkapkan alasan khusus mengapa Juventus bergabung bersama Konami dan menolak tawaran EA Sports, yang notabene merupakan developer game FIFA 20.

“EA Sport ialah pilihan, dua perusahaan itu ingin membuat kesepakatan dengan kami. Kami memutuskan untuk memilih Konami,” tutur Ricci seperti yang dikutip dari Calciomercato.com.

“Kami mendukung proyek untuk meluncurkan kembali sebuah franchise dengan hasil yang meyakinkan. Memilih secara eksklusif salah satu dari dua pemain besar di sektor ini adalah keputusan yang dipertimbangkan dengan strategi,” tandasnya.

Baca Juga:  Inilah Deretan Inovasi Anyar di eFootball PES 2020

Konami sendiri nampak memperhatikan betul grafis yang maksimal dan mendekati aslinya guna memberikan experience kepada user guna memberikan experience yang berbeda kepada para gamers. Hal ini pula yang membuat Juve lebih tertarik menjalin kerjasama dengan Konami dibandingkan EA Sports.

Selain Juve, Konami juga membeli berbagai lisensi dari berbagai klub lain macam Barcelona, Arsenal, Manchester United, dan Bayern Munchen. Namun semua klub ini masih bisa dimainkan di game FIFA 20.

Saat ini, eFootball PES 20 sudah dirilis dipasaran dan bisa dimainkan di berbagai platform macam PlayStation 4, Xbox One, dan juga perangkat komputer yang menggunakan sistem operasi Windows.

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Sarri Kritisi Lini Depan Juventus, Kenapa?

0

Vivagoal Serie A – Pelatih Juventus, Maurizio Sarri mengkritisi keras lini depan Si Nyonya Tua. Menurutnya, juru gedor Juve terlalu banyak memainkan keterampilan individu secara berlebihan dan memperlambat kinerja tiim untuk menyegel kemenangan.

Juve sendiri baru saja mengalahkan Bologna dengan skor 2-1 pada giornata kedelapan Serie A, Minggu (20/10) dinihari WIB. Sepasang gol Juve lahir dari Cristiano Ronaldo (19’) dan Miralem Pjanic (54’). Sementara Boligna hanya mampu memperkecil ketertinggalan via gol Danio di menit ke-26.

“Ini pertandingan yang bagus, namun dinodai oleh beberapa kesalahan. Beda antara menggiring bola yang produktif dengan yang tidak itu tipis. Kami harus menggiring bola dengan substansi kemenangan, bukan hanya untuk kepentingan pamer,” ucap Sarri dalam sesi temu pers pasca-laga, seperti dinukik Goal International.

Baca Juga: Nyatanya Mandzukic Sudah Tak Lagi Berlatih dengan Juventus, Benarkah?

Menurut Sarri, timnya bisa menang lebih besar dari skor 2-1. Namun “atraksi” pemain depan Juve hanya mampu mendulang kemenangan tipis atas Bologna. Meski demikian, kemenangan tersebut masih membuat si Nyonya Tua memuncaki klasemen dengan 22 poin dari 8 laga yang telah dimainkan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

‘Cristiano Effect’ Buat Juventus Meraup Keuntungan Berkali Lipat

Vivagoal Serie ABak mitologi Yunani, Cristiano Ronaldo seperti Raja Midas yang bisa mengubah apapun yang disentuhnya menjadi emas. Kini Juventus menjadi klub yang mendapat keuntungan besar dari tuah Ronaldo.

Setelah Manchester United dan Real Madrid, kini Juventus meraup keuntungan besar yang berkali lipat dari kedatangan Ronaldo. Bukan hanya dari segi prestasi, kehadiran bintang asal Portugal itu membuat mereka berhasil meraih pemasukan yang begitu besar.

Menurut surat kabar Italia, Gazzetta dello Sport, Juventus samapi saat ini sudah berhasil menjual lebih dari satu juta jersey sejak kedatangan Ronaldo, tepatnya 1.315.000 jersey (saat laporan ini dibuat).

Baca Juga: Mendes: Cristiano Ronaldo Pemain Terbaik Sepanjang Sejarah!

Jumlah itu, dengan harga penjualan per biji 130 euro, menghasilkan total pendapatan sebesar 170 juta euro. Memang ada biaya produksi, distribusi, dan biaya-biaya lain sebagainya di dalam angka itu, tapi jelas Juve mendapatkan keuntungan besar hanya dari penjualan kaos.

Kemudian, ‘Cristiano effect’ ini tidak terjadi hanya dalam penjualan jersey. Juve juga mengalami loncatan pendapatan dari sponsorship dan advertising dari yang sebelumnya 86,8 juta euro kini menjadi 108,8 juta euro, meningkat 21,9 juta euro sejak kedatangan Ronaldo.

Tidak berhenti di sana, fans Juventus juga meroket setelah kedatangan Ronaldo. Total ada 38 juta fans baru yang melengkapi total 423.000.000 total fans Juventus dari hasil studi Nielsen Sports, yang mengambil data dari 45 negara di seluruh dunia.

Catatan tersebut membuat Juve naik tiga peringkat dalam jumlah suporter di seluruh dunia, dari peringkat ke-11 naik ke peringkat ke-8.

Kendati sempat mendapat kritik saat mendatangkan Ronaldo, namun bukti-bukti di atas berhasil membungkam kritik tersebut.

Juve menghabiskan 100 juta euro untuk mendapatkan Ronaldo dari Madrid, plus 12 juta euro lainnya dalam bentuk bonus. Angka-angka tersebut tentu akan terbayar lunas dalam waktu singkat.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Motivasi Chiellini Dapat Merumput Lebih Cepat

Vivagoal Serie ABek Juventus, Giorgio Chiellini dikabarkan bisa sembuh lebih cepat dari cedera anterior cruciate ligament (ACL) yang dialaminya.

Chiellini sendiri sudah absen sejak pekan kedua Serie A musim ini lantaran mengalami cedera ACL. Proses penyembuhan cedera satu ini dikabarkan cukup lama. Setelah menjalani operasi, para pemain biasanya harus menepi enam bulan lamanya untuk memaksimalkan proses penyembuhan.

Namun kabar baik datang bagi fans Juventus. Pasalnya, Chiellini diperkirakan bisa sembuh lebih cepat dari perkiraan awal. Pemain berusia 35 tahun itu diperkirakan sudah bisa kembali bermain sebelum Maret 2020 mendatang.

Agen Chiellini, Davide Lippi, mengatakan soal hasil obrolannya dengan Chiellini. Katanya, proses pemulihan penggawa Timnas Italia tersebut berjalan dengan lancar dan bahkan memiliki progres yang signifikan.

Baca Juga: Juventus Kehilangan Chiellini Hingga 2020

“Proses pemulihannya berjalan dengan positif dan dia memiliki sikap positif yang menarik,” ujar Lippi saat berbicara dengan TMW Radio belum lama ini.

“Luar biasa. Dia bekerja sangat keras setiap harinya dan saat saya menghubunginya, dia menjadi orang yang meyakinkan saya. Dia melakukan langkah maju yang sangat pesat,” lanjutnya.

Lippi sendiri tak bisa memastikan kapan Chiellini akan kembali bermain. Namun bisa diperkirakan bahwa pemain timnas Italia tersebut akan kembali merumput pada akhir Januari mendatang.

“Saya tak tahu tanggal pasti ia kembali, namun pastinya setelah tahun baru. Mungkin di akhir bulan Januari, Februari, atau Maret, namun dia pastinya akan berada di sana saat akhir musim,” tandasnya.

Chiellini sendiri memiliki satu tambahan motivasi untuk segera pulih. Ia tak ingin melewatkan pentas Piala Eropa 2020 yang bisa menjadi ajang terakhirnya bersama Timnas Italia.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS