Tag: Franck Ribery

Pizarro Tunjuk Pemain Calon Pengganti Robben dan Ribery di Bayern

Vivagoal Bundesliga – Era kejayaan duo winger Bayern Munchen, Franck Ribery dan Arjen Robben tak lama lagi akan berakhir. Claudio Pizarro yang merupakan mantan bomber Die Bavarians merasa, Serge Gnabry dan Kingsley Coman sudah siap melanjutkan kejayaan tersebut di Allianz Arena.

Tak bisa dipungkiri, Robben dan Ribery adalah dua pemain yang menjadi alasan mengapa Bayern begitu perkasa selama 10 tahun terakhir. Baik Robben dan Ribery, keduanya telah mempersembahkan total 18 gelar dari berbagai kompetisi, termasuk diantaranya Liga Champions.

Setelah masa satu dekade terlewati, duo winger berbahaya tersebut pun mulai termakan usia. Dan pada akhir musim ini, Robben dan Ribery sudah dipastikan hengkang karena tidak lagi berkeinginan memperpanjang kontraknya yang habis Juni nanti.

 

Sosok Robben dan Ribery begitu ikonik di Bayern, jelas bukan perkara mudah buat seorang pemain baru langsung bisa mengisi pos yang ditinggalkan keduanya. Sempat beredar kabar bahwa Die Roten tengah mengincar Callum Hudson-Odoi sebagai suksesornya.

Namun, Pizarro merasa bekas klubnya tersebut tak perlu repot-repot merekrut pemain baru untuk dijadikan pengganti Robben dan Ribery. Menurutnya, Serge Gnabry dan Coman sudah layak diberi kepercayaan untuk mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan duo legenda itu.

“Anda sudah mencapai satu masa dimana anda harus berhenti membahas siapa pengganti berikutnya Robben dan Ribery. Menurut saya, Serge Gnabry dan Coman sangat bisa menggantikan keduanya.” ujar Pizarro kepada Omnisport.

“Baik Serge Gnabry dan Coman adalah dua pemain muda yang punya kualitas sangat bagus, Dan mereka akan mengalami perkembangan yang pesat di masa depan dengan melakukan hal-hal yang jauh lebih bagus dari yang sudah diberikan Robben dan Ribery untuk Bayern.” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Pesan Buat Bayern, Ribery: Saya Pergi Tuk Kembali

Vivagoal Bundesliga – Franck Ribery memang sudah pasti akan meninggalkan Bayern Munchen begitu musim 2018/2019 berakhir. Tapi, dia berjanji bakal kembali ke The Bavarians begitu sudah gantung sepatu.

Ribery yang sudah berusia 36 tahun memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya di Allianz Arena yang akan habis pada Juni mendatang. Dengan keputusan ini, sekaligus menjadi akhir kegemilangan Ribery di skuat Die Roten yang mana telah berlangsung selama 12 tahun berakhir.

Selama satu dekade lebih berkostum Bayern, Ribery total menyumbang 122 gol dan 180 assist dalam 412 pertandingan. Pemain asal Prancis itu juga mampu menyumbang 20 trofi juara bagi raksasa Bundesliga tersebut.

 

Dengan besarnya sumbangsih yang telah Ribery berikan, wajar jika kemudian para fans Bayern merasa kehilangan dengan keputusannya pergi pengujung musim ini. Namun, Ribery belum tahu akan kemana setelah ini, ia hanya mengatakan bahwa dirinya belum akan gantung sepatu, dan berkeinginan bermain selama satu atau dua tahun lagi.

“Saya belum tahu akan kemana musim depan. Sudah ada beberapa pilihan, dan mungkin saya akan mencoba bermain satu atau dua musim lagi.” ujar Ribery dikutip dari Sportskeeda.

“Setelah pensiun, mungkin saya akan kembali ke Munich. Saya dan keluarga sudah merasa nyaman disini, kami punya rumah yang bagus, dan semua tetangga tahu saya. Tapi masa itu masih lama, banyak hal yang bisa terjadi dalam dua tahun.” demikian kata Ribery.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Ribery: Jupp Heynckes Pelatih Terbaik Munchen Sepanjang Sejarah

Vivagoal BundesligaWinger Bayern Munchen, Franck Ribery mengaku  beruntung karena pernah dilatih sejumlah sosok hebat. Diantara beberapa pelatih yang pernah membesut Bayern, Ribery memilih Jupp Heynckes sebagai pelatih favoritnya.

Ribery sudah memastikan akan hengkang dari Allianz Arena akhir musim ini. Pemain asal Prancis itu memutuskan tidak menambah masa kerjanya yang sudah berlangsung selama 12 tahun di Bayern karena ingin memberikan kesempatan kepada para pemain muda Die Roten.

Masa bakti yang panjang bersama Munchen, membuat Ribery pernah dilatih beberapa pelatih kelas dunia, dalam diri Josep Guardiola, Louis Van Gaal, Carlo Ancelotti, Ottmar Hitzfeld dan Jupp Heynckes. Dari banyak nama itu, Ribery tak ragu memuji Heynckes.

 

“Saya mempunyai opini yang sangat bagus mengenai Heynckes. Secara pribadi kami punya hubungan yang sangat bagus. Menurut saya dia pelatih terbaik yang pernah Bayern punya. Heynckes adalah sosok penting buat Bayern dan para fans. Tahun 2013 adalah momen terbaik kami bersamanya. Itu adalah mimpi yang menjadi kenyataan,” ujar Ribery dikutip dari Sport1.

Heynckes sendiri  meraih sukses besar di musim keduanya melatih Bayern pada 2012/13. Pria yang telah pensiun sebagai pelatih itu berhasil mengantar Bayern meraih treble sebelum hengkang dari posisinya dan diisi oleh Josep Guardiola yang melatih selama tiga musim.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

WInger Bayern Munchen Masih Gelap Soal Masa Depan

VivagoalBundesliga – Franck Ribery mengaku belum punya rencana apapun terkait kelanjutan kariernya di masa mendatang usai memutuskan berpisah dengan Bayern Munchen akhir musim ini.

Bayern baru-baru ini mengumumkan bahwasanya pemain sayap mereka, Ribery sudah tidak ingin memperpanjang kontraknya yang berakhir pada 30 Juni 2019 nanti. Secara otomatis, Ribery yang telah berusia 36 tahun itu akan berstatus free agent pada bursa musim panas mendatang.

Kendati demikian, Ribery mengaku belum memikirkan soal keputusan apa yang akan diambilnya terkait kelanjutan karir sepakbolanya.

 

“Bagiku, itu bukan masalah saat ini. Apa yang akan saya lakukan di masa depan, saya belum memutuskan. Anda harus selalu mempertimbangkan dari semua aspek, dan ketika semuanya sudah ada dihadapan anda, anda harus memilih opsi yang paling tepat. Tapi sekarang saya belum memilikinya.” ungkap Ribery dikutip dari Sport1.

“Saya sudah 12 tahun di Bayern, dan masa-masa itu menjadi saat yang luar biasa buat saya dan keluarga. Saya masih ada tiga pekan lagi disini, dan saya ingin menikmati waktu yang tersisa bersama rekan satu tim. Saya masih mau bermain, jadi kita lihat saja nanti.” tutupnya.

Meski tidak muda lagi, Ribery tetap menjadi salah satu pemain vital Die Roten hingga saat ini. Selama berkostum The Bavarians, Ribery telah menyumbangkan trofi Bundesliga sebanyak tujuh, empat piala DFB Pokal, dan satu gelar Liga Champions. Dia merupakan pemain yang paling berpengaruh saat Bayern merebut treble winners tahun 2013 silam.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Setelah 12 Musim, Ribery Putuskan Hengkang Dari Bayern

Vivagoal Bundesliga – Franck Ribery akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Allianz Arena pada pengujung musim 2018/2019. Pemain asal Prancis itu pergi meninggalkan Bayern Munchen mengikuti jejak Arjen Robben.

Ribery yang sudah berusia 36 tahun memutuskan untuk tidak lagi memperpanjang kontraknya di Bayern yang berakhir pada 30 Juni 2019 nanti. Hal itu diketahui setelah Die Roten mengungkapkannya melalui akun twitter resmi klub.

“Franck Ribery tidak akan memperpanjang kontraknya di Bayern, dan dia dipastikan hengkang dari tim pada musim panas mendatang. Terima kasih atas segalanya Franck.” isi pernyataan Bayern.

 

Dengan kondisi ini, Ribery bakal berstatus bebas transfer musim depan, namun hingga saat ini belum diketahui kemana Ribery akan bermain.

Ribery sendiri sudah bergabung di Bayern sejak tahun 2007 silam. Ia didatangkan dari Olympique Marseille dengan mahar sebesar 23 juta euro. Dan sejak saat itu, ia langsung menjadi andalan The Bavarians di posisi sayap kanan.

Selama 12 musim berkostum Bayern, Ribery total menyumbangkan 122 gol dan 180 assist dari 412 laga. Dalam periode tersebut, Ribery juga sukses mempersembahkan 20 gelar bergengsi bagi raksasa Bundesliga Jerman itu.

Keputusan hengkang Ribery ini menyusul pemain senior Bayern lainnya, yakni Arjen Robben. Pemain asal Belanda itu jauh-jauh hari sudah mengumumkan tidak akan memperpanjang kontraknya yang habis pada akhir musim ini.

“Franck dan Arjen adalah pemain hebat. FC Bayern berhutang banyak pada mereka berdua, dan kami berkeinginan memberi mereka laga perpisahan yang indah dan emosional.” ujar CEO Bayern, Karl Heinz Rummenigge.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Kingsley Coman Tolak Disebut Sebagai The New Ribery

Vivagoal BundesligaWinger Bayern Munchen, Kingsley Coman mengaku banyak belajar dari pemain senior Die Roten, Franck Ribery. Meski demikian pemain 22 tahun itu menolak disebut sebagai The New Ribery.

“Franck banyak membantu saya di awal bergabung dengan Bayern. Dalam banyak pertandingan, dan dalam sesi latihan, juga di kehidupan sehari-hari, dia selalu memperlakukan saya ibarat seorang adik,”kata Coman.

Coman dianggap pas untuk menggantikan Ribery yang sudah menua dan melegenda. Sama-sama dari Prancis, Coman juga punya ciri-ciri serupa dengan Ribery. Coman memiliki kemampuan olah bola yang bagus, kaki kanan yang andal, cepat dan punya visi permainan yang baik.

 

Tak heran jika kemudian julukan The Next Ribery mulai disematkan kepada dirinya. Namun, perbandingan itu dinilai tidak adil buat Coman sendiri. Coman menyebut dia hanya ingin jadi dirinya sendiri, karena dia yakin dengan kualitas yang dimilikinya.

“Tapi, Franck punya karier sendiri, dan saya pun demikian. Saya tidak ingin disebut The New Ribery, saya adalah saya, dan saya punya kualitas untuk menampilkan performa yang sangat bagus di Bayern,”  ujar Coman dikutip dari Bundesliga.com.

Lebih lanjut Coman mengatakan dirinya memang bertalenta tapi level Ribery masih jauh dengan dirinya. Ia menegaskan tak ada yang bisa menggantikan seniornya itu dalam waktu dekat.

“Saya pemain yang bertalenta, masalahnya adalah orang mulai sering menyebut saya Ribery berikutnya, tidak ada Ribery berikutnya untuk waktu dekat ini. Saya tidak merasa bakal ada Ribery berikutnya seumur hidup saya. Saya rasa tidak menguntungkan dengan membandingkan saya dengan Ribery,” tutur Coman.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Pemain Ini Makin Menua, Bayern Incar Bale untuk Jadi Suksesornya

VivagoalBundesliga Winger Bayern Munchen, Frank Ribery dianggap sudah menua dan mengalami penurunan performa dalam dua musim terakhir. Die Roten pun kabarnya mengincar Gareth Bale untuk mengisi posisi pemain asal Prancis itu yang diisukan akan didepak akhir musim ini.

Ribery sudah tidak muda lagi, ia kini telah berusia 35 tahun, hingga tak banyak menjadi starter musim ini. Di Bundesliga, Ribery baru bermain sebanyak 18 kali. Rinciannya 10 kali menjadi starter, dan delapan menjadi pemain pengganti dan hanya dua kali bermain penuh.

Kontrak Ribery dengan Bayern akan segera berakhir. Durasinya tinggal tiga bulan lagi karena selesai akhir Juni 2019. Pembicaraan kontrak baru sudah sementara dilakukan oleh pihak klub dan perwakilan sang pemain. Tapi, CEO Bayern, Karl Heinz-Rummenigge tak bisa menjamin Ribery akan bertahan musim depan.

Dikutip dari TalkSport, Bayern dikabarkan tertarik untuk mendatangkan winger asal Wales, Gareth Bale dari Real Madrid untuk menggantikan posisi Ribery sebagai penyerang sayap. Meski begitu, masalah utama Bayen jika ingin merekrut Bale adalah soal gaji yang diinginkannya.

Menurut laporan Talksport, gaji Bale di Madrid mencapai 650 ribu poundsterling atau sekitar Rp 12,2 miliar per pekan. Meski Bayern stabil dari sisi keuangan, tim Bavaria itu dirasa keberatan untuk mengeluarkan gaji sebesar itu untuk satu pemain saja.

Masa depan Bale sendiri di Madrid memang kembali menjadi sorotan. Pasca Zinedine Zidane kembali ke El Real sebagai pelatih, nasib Bale dipastikan akan abu-abu. Sebelumnya, di periode pertama Zidane melatih, Bale kesulitan mendapat tempat utama. Meski masih terikat kontrak sampai 2022, Bale pun diisukan jadi salah satu pemain yang bakal dilepas Madrid pada musim panas nanti.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

5 Fakta Pesepakbola Dunia yang Bangkit dari Kemiskinan

Vivagoal5 Fakta – Hidup itu seperti roda yang berputar, kadang bisa di atas dan kadang di bawah. Seperti itulah kira-kira pepatah yang sering kita dengar dalam perjalanan kehidupan sehari-hari.

Tidak berbeda halnya apabila melihat para pesepak bola dunia yang merangkak dari kehidupan yang miskin dan bangkit hingga menjadi pemain top dunia.

Mereka dulu awalnya miskin, sekarang punya kehidupan yang berbalik 360 derajat. Terlebih pemain bola di liga-liga top Eropa dikenal mempunyai kehidupan glamor.

Yang mana penuh dengan gelimang harta dan mampu membeli apa saja yang mereka mau. Seperti diantaranya, mobil mahal atau mansion mewah.

Akan tetapi, siapa sangka, di antara para bintang lapangan hijau tersebut ternyata ada yang lahir dari keluarga miskin.

Masa kecil mereka memiliki kehidupan susah sampai harus bekerja membantu perekonomian keluarga. Mereka lantas memilih menjadi pemain sepak bola sebagai jalan keluar dari kemiskinan.

Tak hanya permainan si kulit bundar tersebut banyak digemari oleh seluruh masyarakat dunia, sepak bola juga sekarang sudah beralih menjadi sebuah industri.

Saat ini sudah terbukti kerja keras dan bakat dari lahir mereka sanggup mengubah nasib. Sampai dikenal banyak orang seperti sekarang.

Inilah 5 Fakta Pesepakbola Sukses yang bangkit dari kemiskinan.

Tanpa Robben dan Ribery, Bayern Akan Tetap Tangguh

VivagoalBundesliga Arjen Robben dan Franck Ribery adalah dua sosok pemain yang begitu penting bagi Bayern Munchen dalam satu dekade terakhir. Namun, di akhir musim ini, Bayern berpotensi akan kehilangan keduanya sekaligus.

Dalam 10 tahun terakhir, Bayern telah banyak mendatangkan pemain bintang. Meski demikian, ada dua sosok pemain yang posisinya sangat sulit untuk disentuh, yakni Arjen Robben yang menjadi roh serangan Bayern di sisi kiri dan Frank Ribery yang menjadi tumpuan serangan di sisi kanan Bayern.

Sayangnya, kebersamaan sedekade terakhir sepertinya sudah akan berakhir. Robben, 35 tahun sudah memutuskan untuk tidak lagi bertahan di Allianz Arena setelah kontraknya berakhir pengujung musim ini. Winger asal Belanda itu belum ingin pensiun, namun dia sudah tidak ingin melanjutkan kariernya di FC Hollywood musim panas mendatang.

Di sisi lain, Ribery, 34 tahun juga sedang berada di ambang pintu keluar. Kontraknya dengan Bayern juga akan habis pada akhir musim ini, namun Presiden Bayern, Uli Hoeness sudah mengisyaratkan tidak akan memberi perpanjangan kontrak buat pemain asal Prancis itu. Boleh dikatakan, peluang Ribery untuk pindah jadi sangat terbuka.

Legenda Bayern, Lothar Matthaus lantas coba memberikan pendapatnya soal masa depan mantan klubnya itu sepeninggal Robben dan Ribery di akhir musim ini. Menurutnya, Bayern tidak akan mengalami kiamat jika sampai harus ditinggal pergi dua pemain andalannya itu. Karena Bayern tetaplah klub besar dan sudah punya fondasi yang kuat.

“Robben dan Ribery adalah dua pemain penting, dan tidak ada yang bisa membantah itu. Mereka sudah membuktikan semuanya disini, termasuk banyak gelar yang mereka berikan untuk Bayern,” ujar Matthaus dikutip dari Sport1.

“Tapi jika keduanya benar-benar pergi akhir musim ini, saya optimis Bayern bisa tetap tangguh musim depan. Anda bisa lihat saat Bayern melawan Liverpool, disana tidak ada Robben dan Ribery, tapi kami tetap berbahaya dengan Serge Gnabry di kanan dan Kingsley Coman di kiri.” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

CEO Bayern Akan Coret Ribery Karena Terlalu Tua, Benarkah?

VivagoalBundesliga – Masa depan Franck Ribery di Bayern Munchen masih buram. Winger asal Prancis itu dikabarkan belum berminat untuk mengikuti jejak Robben meninggalkan Dei Roten akhir musim ini.

Di ajang Bundesliga Jerman musim ini, Ribery tercatat sudah bermain sebanyak 16 kali, dengan rincian sembilan kali jadi starter, tujuh sebagai pemain pengganti dan hanya dua kali tampil penuh selama 90 menit.

Usia Ribery memang sudah tidak muda lagi. Kini dia telah berumur 35 tahun, dan hal tersebut menjadikannya tidak lagi banyak mendapat kesempatan bermain sebagai starter. Juga, kontrak Ribery dengan Bayern akan segera berakhir. Durasi kontraknya tersisa beberapa bulan lagi karena selesai akhir Juni 2019.

Negosiasi soal perpanjangan kontrak baru saat ini masih terus dilakukan oleh perwakilan sang pemain dengan pihak The Bavarians. Tapi CEO Bayern, Karl-Henz Rummenigge mengatakan bahwa dirinya tidak menjamin eks pemain Olympique Marseille itu akan bertahan di Allianz Arena.

“Kami sudah melewati masa-masa yang luar biasa, terima kasih kepada Franck. Saya memberi hormat besar kepada dirinya. Anda harus terbuka dan jujur. Pada satu titik, kami telah melakukan pembicaraan dengan Franck dan agennya, tapi saya belum bisa memprediksi apa yang akan terjadi di masa mendatang,” ujar Rummenigge dikutip dari Eurosport.

Selama berseragam Munchen, Ribery sudah mencatatkan 412 penampilan. Tak hanya itu, Ribery turut menorehkan 122 gol dan 180 assist di semua ajang kompetisi.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS