MPL Fantasy

Tag: Gagal

Terungkap Alasan Rodrigo Moreno Gagal Pindah Ke Barcelona

0

VivagoalLa Liga – Transfer Rodrigo Moreno ke Barcelona batal terwujud pada menit-menit terakhir bursa Januari. Presiden Valencia, Anil Murthy pun mengungkapkan faktor kegagalan klubnya mencapai kata sepakat dengan raksasa LaLiga Spanyol itu.

Sebelumnya, pada bursa transfer musim dingin kemarin, Barcelona kencang diberitakan bakal mendatangkan Rodrigo Moreno dari Valencia tuk dijadikan pengganti Luis Suarez yang absen hingga empat bulan karena cedera lutut.

Baca juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay

Pelatih Valencia, Albert Celades menyebut, negosiasi antara pihak Barca dengan perwakilan Moreno sudah berlangsung dan sebelum bursa transfer ditutup 31 Januari, penyerang 28 tahun itu bisa jadi sudah berpindah ke Camp Nou.

Dilaporkan oleh Diario AS, Moreno bahkan sudah sempat datang ke markas besar Barcelona di kota Catalan pada hari terakhir bursa transfer untuk menuntaskan kepindahannya. Namun, kata sepakat dengan pihak Valencia justru tak pernah tercapai hingga batas waktu yang ditentukan.

Menurut presiden Los Che, Anil Murthy, itu karena Barcelona menawar pemainnya dengan sistem barter pemain dan hal itu dianggapnya tidak masuk akal. Menurutnya, Moreno sangat layak untuk dihargai mahal.

“Valencia tidak menerima tawaran yang pas dengan cerminan kualitas Rodrigo. Semua orang di bursa transfer tahu apa yang kami inginkan. Jika anda bisa menawar dengan uang tunai, maka itu bagus.” ucap Anil Murthy seperti dikutip dari Diario AS.

“Namun jika anda tidak bisa menjamin jenis pembayaran yang bagus, maka kami tidak bisa melakukannya, Kami tidak akan menerima tawaran yang tidak didukung dengan uang, karena pada akhirnya, jika ada penawaran yang bagus kami pasti akan menerimanya.” tandasnya.

Baca juga: Villarreal Bertekuk Lutut, Klub Divisi Dua Layak Jadi The Giant Killer

Tuk diketahui, Barcelona sempat mencoba membajak Bruno Fernandes dari Manchester United. Sky Sports mengklaim pihak Los Cules telah mengirimkan proposal plus tawaran kontrak jangka panjang berdurasi 5 tahun tuk menggoda Bruno mau bermain di Camp Nou.

Namun, kubu Blaugrana diberitakan tidak akan memasukkan Bruno ke dalam skuat, tapi bermaksud meminjamkannya ke Valencia pada musim 2020/2021. Skema ini sengaja dilakukan untuk melicinkan proses transfer Rodrigo Moreno.

Sayang, semua rencana hancur setelah MU berhasil menuntaskan transfer Bruno dari Sporting Lisbon sebelum bursa Januari ditutup. Pada akhirnya, Barcelona juga gagal membawa keluar Moreno dari Mestalla.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Berakhir Sudah, Cavani Gagal Pergi dari PSG

0

Vivagoal Ligue 1 – Penyerang Paris Saint-Germain, Edinson Cavani sepertinya harus mengubur impiannya bisa segera bergabung dengan Atletico Madrid di paruh kedua musim ini. Pasalnya, pihak Los Colchoneros gagal mencapai kata sepakat dengan kubu PSG terkait transfer sang pemain.

Berdasarkan laporan Daily Mail, pertemuan antara manajemen Atletico dengan perwakilan Les Parisiens hingga tengah pekan ini kembali menemui jalan buntu. Raksasa Ligue 1 Prancis tersebut diberitakan meminta tebusan sebesar 25 juta poundsterling atau setara Rp 449,1 juta untuk Cavani yang kontraknya bakal habis akhir musim ini.

Baca juga: Silva Pecah Kongsi dengan PSG, Milan Ketiban Untung

Di sisi lain, Atletico hanya bersedia membayar sebesar 8,5 juta poundsterling di proposal pertama, kemudian naik di angka 12,6 juta poundsterling namun keseluruhan ditolak oleh PSG. Masih dari sumber yang sama, Atletico pada akhirnya menyodorkan tawaran ketiga atau yang terakhir dengan nilai sebesar 15 juta poundsterling.

Namun, segala upaya yang dilakukan Atletico sepertinya belum membuat PSG tertarik, dan pada akhirnya memilih untuk menyimpan Cavani sampai kontraknya selesai 30 Juni 2020 mendatang.

Edinson Cavani memang sedang menghadapi ketidakpastian karier di PSG. Selain lebih banyak jadi penghangat bangku cadangan, kontraknya di PSG yang bakal segera berakhir juga tak kunjung diperpanjang oleh manajemen Les Parisiens.

Menjalani karier yang tidak sesuai rencana, membuat Cavani terus dirumorkan ingin secepatnya angkat kaki dari Parc des Princes pada bursa transfer Januari ini. Namun, dengan tidak ada kesepakatan soal biaya transfer, alhasil, saga transfer Cavani pun berakhir dengan sang pemain batal pindah.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Guardiola Tak Mungkin Dipecat Walaupun Gagal, Kok Bisa?

Vivagoal Liga Inggris – Musim ini bisa jadi musim yang berat bagi Pep Guardiola. Meski demikian ia dipercaya tak akan dipecat oleh manajemen Manchester City.

Memasuki musim keempat bersama Manchester City, Guardiola mulai mengalami kendala. Ia kesulitan untuk bersaing terutama di pentas Premier League setelah Liverpool melaju begitu kencang.

Baca juga: Chelsea Banyak Buang Peluang, Kovacic: Tim Kami Masih Muda

Liverpool nyaman di puncak klasemen dengan selisih poin mencapai 16 angka dengan Manchester City. Mereka yang disebut sebagai penantang terkuat dinilai tak mungkin mampu menjegal Liverpool tuk juara musim ini.

Fakta tersebut bisa dikatakan sebagai kegagalan bagi Guardiola. Meski demikian mantan pemain City, Nedum Onuoha, Guardiola tidak mudah dipecat begitu saja dan tidak mudah menemukan klub baru.

“Saya kira soal Pep, pertama-tama dia kelihatannya bukanlah tipe pelatih yang akan dipecat,” buka Onuoha kepada Love Sport Radio dilansir dari Goal internasional.

“Kedua, jika dia memang harus pergi ke tempat lain, ke mana dia akan pergi dalam waktu dekat? Klub mana saja yang tersedia? tim mana yang sedang mencari pelatih? Klub seperti apa yang mencari gaya melatih seperti itu?”

Lebih lanjut Onuoha mengatakan jika Guardiola seperti terpacu untuk bisa lebih baik lagi. Guardiola bakal bertahan dan mencoba memperkuat Man City untuk terus bersaing dengan Liverpool.

Baca juga: Lampard Akui Kante Tetap Penting Buat Chelsea

“Saya yakin dia bertahan sebab saya kira dia tidak senang dengan jalannya musim ini,” lanjut Onuoha.

“Meski Liverpool bakal jadi juara dan mungkin memecahkan rekor, saya kira Pep tidak akan senang meninggalkan Inggris tanpa mencoba meraih rekor itu atau membuktikan bahwa dia bisa sama baiknya atau bahkan lebih baik dari mereka.”

“Jadi saya kira dia akan bertahan,” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Waduh! Sempat Diperkenalkan, Barito Gagal Datangkan Abdul Rahman

Vivagoal – Liga Indonesia – Barito Putera gagal mendapatkan pemain Borneo FC, Abdul Rahman. Hal itu karena sang pemain batal menandatangi kontrak yang sudah diajukan.

Rumor transfer ini pun cukup unik, pasalnya pihak Borneo sempat memperkenalkan sang pemain melalui akun media sosial Instagram mereka. Diketahui, saat ini Abdul Rahman sudah menyetujui untuk bergabung dengan Barito.

Baca juga: Bomber Anyar Persib Tak Kesulitan Bersama Maung Bandung

Tetapi beberapa haru kemudian, pihak Barito secara mengejutkan merilis pengumuman bahwa sang pemain tidak jadi berlabuh ke Bekantan Hamuk Laskar Antasari dan memilih untuk bertahan di Pesut Etam.

Terkait transfer Abdul Rahman, Pelatih Barito Putera, Djajang Nurjaman angkat bicara. Pria berusia 60 tahun tersebut membenarkan Abdul Rahman telah batal merumput bersama Barito. Namun bukan tanpa alasan, Djanur menyampaikan alasan Abdul menolak bergabung ke timnya karena dia sedang cedera.

“Iya dia batal gabung dengan kita, alasannya cukup jelas, karena cedera dna tak kunjung sembuh,” kata Djanur dikutip dari laman resmi klub.

Menurut informasi dokter tim, Abdul Rahman diketahui mengalami cedera retak pada bagian tumit kanannya. Kejadian naas tersebut didapat kala dirinya sedang melawan Persela Lamongan waktu lalu.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Kini Barito pun bergerak cepat untuk mencari pengganti Abdul Rahman yang bakal mengisi sektor pertahanan. Meski begitu, sang juru taktik Djanur menyampikan bahwa dirinya sudah menemukan sosok yang tepat pengganti Abdul.

“Betul, kita sudah dapat penggantinya, Insha Allah tanggal 16 kita umumkan. Sabar dulu ya,” pungkasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Bale Diklaim Sudah Gagal Fokus Di Sepakbola

VivagoalLa Liga – Permainan Gareth Bale tak kunjung bisa maksimal di sepanjang paruh pertama musim ini. Eks pelatih Real Madrid, Fabio Capello menilai pemain asal Wales itu sudah tidak fokus lagi di sepakbola.

Kendati sudah menunjukkan kontribusi besar saat Madrid berhasil meraih empat gelar juara Liga Champions dan satu trofi LaLiga Spanyol, namun Bale yang sudah berkostum Los Blancos sedari tahun 2013 silam dianggap belum juga bisa konsisten berada di tim utama.

Baca juga: Ironi Barcelona Kini: Tajam Di Depan, Melempem Di Belakang

Komitmennya kepada Madrid kian dipertanyakan setelah Bale mengunggah perayaan kelolosan timnas Wales di laga terakhir grup E kualifikasi Piala Eropa 2020, 20 November 2019 lalu. Di unggahan tersebut, Bale menuliskan urutan prioritas dalam karier hidupnya, Wales, Golf dan Madrid.

Melihat perilaku Bale seperti itu, Capello yang pernah menjabat sebagai pelatih Madrid selama dua periode, sangat yakin jika pemain berusia 30 tahun itu sudah tidak lagi menikmati bermain sepakbola belakangan ini.

“Bale merupakan pemain potensial yang fantastis. Tapi kesan saya, sepakbola bola bukan lagi prioritas dalam hidupnya. Bale terlihat sebagai pemain yang fokusnya terpecah. Saya sejatinya sangat menyukai dia, dia cepat dan sempurna untuk sepakbola modern.” ucap Capello seperti dilansir dari Daily Mail.

“Kalau Bale ingin menjadi pilihan utama saat ini, itu sangat berat, karena dia harus 100 persen perhatian pada sepakbola dan berfokus hanya kepada kehidupan pada olahraga ini.” tegasnya.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Sejauh ini, Bale sudah membukukan 12 kali penampilan bersama Madrid di semua laga, dengan catatan dia hanya mampu mengoleksi 2 gol dan mengkreasikan 2 asis.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Alasan Kesehatan Buat Alfred Riedl Batal Tukangi Persebaya

VivagoalLiga Indonesia – Mantan pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl batal menukangi Persebaya Surabaya. Kesepakatan antara keduanya gagal terjadi lantaran kondisi Riedl yang kurang sehat.

Diketahui, Alfred Riedl memang telah sepakat untuk menjadi pelatih kepala tim Bajul Ijo di sisa musim Liga 1 2019. Namun, kontrak tersebut harus tertunda karena pelatih asal Austria tersebut harus menjalani operasi bypass jantung.

Baca juga: Lawan Bali United, Persebaya Diminta Jangan Over Pede

”Saya harus mengabarkan tentang keadaan kesehatan sekarang. Saya telah memeriksakan diri di rumah sakit di Vienna, sekaligus membahas aktivitas saya ke depan. Ternyata, dalam dua pekan saya harus menjalani lagi operasi bypass,” kata Rield dikutip dari laman resmi klub.

”Ini kabar buruk buat saya, juga buat Persebaya. Tapi, kesehatan harus saya utamakan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Riedl juga mengucapkan permohonan maaf atas kejadian ini, terlebih kepada manajemen dan seluruh pendukung Persebaya. Tidak lupa, ia pun juga meminta doa untuk kesembuhan dirinya.

”Saya sangat sedih dan kecewa tidak bisa memberikan kabar lebih baik. Tolong sampaikan permohonan maaf saya kepada manajemen, media, dan seluruh suporter Persebaya. Semoga Anda semua bisa mengerti dan memahami,” tambahnya.

Baca juga: Persebaya Bantai PSIS Empat Gol Tanpa Balas

Atas kejadian tersebut, bangku pelatih Persebaya akan tetap diduduki oleh duet pelatih Wolfgang Pikal-Bejo Sugiantoro. Sejauh ini, torehan kedua pelatih saat menukangi Persebaya cukup positif. Dari empat pertandingan yang mereka sudah jalani, Bajul Ijo sukses meraih dua kemenangan dan dua hasil imbang.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Rashford; Semua Orang Bisa Gagal Eksekusi Penalti

Vivagoal Liga Inggris – Marcus Rashford cukup memaklumi kegagalan Paul Pogba mengeksekusi penalti saat Manchester United menghadapi Wolverhampton di laga pekan kedua Premier League, Selasa (20/8) dini hari tadi.

Hadiah penalti itu sendiri didapat Manchester United pada menit 68. Sempat ada diskusi antara Rashford dan Pogba sebelum penalti dilakukan. Sayangnya Pogba yang menjadi eksekutor gagal melakukan tugasnya dengan baik.

Baca juga: Neville Geram Terhadap Algojo Penalti MU

Sorotan tentu mengarah tajam pada Pogba. Pasalnya kegagalan penalti yang ia lakukan membuat United harus puas pulang dari Molineux Stadium dengan membawa satu poin saja setelah laga berakhir imbang 1-1.

Rashford yang pada laga melawan Chelsea di pekan perdana maju sebagai eksekutor kemudian angkat bicara. Ia mengaku tak ada masalah setelah Pogba meminta bola padanya. Menurutnya semua pemain berhak mengambil penalti dan kegagalan juga menjadi hal yang lumrah terjadi.

“Paul ingin mengambilnya [penalti]. Sesederhana itu. Semuanya bisa gagal melakukan tendangan penalti,” tutur Rashford kepada Sky Sports usai pertandingan. “Sudah tak terhitung berapa penalti yang ia cetak untuk kami dan selama karirnya. Wajar jika gagal sekali. Kami sudah lupakan itu,” sambungnya.

“Sederhana, kalau Anda ingin mengambilnya, Anda bisa melakukannya. Saya mengeksekusi penalti pekan lalu jadi saya pikir tidak masalah jika dia ingin mengambilnya pekan ini.”

Baca juga: Mourinho Menangis Karena Rindu Sepak Bola!

“Sangat disayangkan dia gagal mencetak gol, tapi begitulah sepak bola. Kepercayaan diri kalau Anda akan mencetak gol selalu sama. Kami berlatih sepanjang pekan dan sebagian besar jadi gol,” katanya menambahkan.

Atas hasil imbang tersebut, MU terpaksa harus turun ke peringkat empat klasemen sementara dengan raihan empat poin. Tim besutan Ole Gunnar Solskjaer tersebut tertinggal dua poin dari Liverpool dan Arsenal yang menempati dua besar dengan koleksi enam poin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Pogba, Eksekutor Penalti Terburuk Sejak Musim Lalu

Vivagoal Liga Inggris – Sebuah catatan buruk menghiasi laga Manchester United lawan Wolverhampton Wanderers. Adalah Paul Pogba yang mencatatkan rekor sebagai pemain yang paling sering gagal penalti terhitung sejak musim lalu.

Pekan kedua Premier League ditutup dengan laga yang mempertemukan Wolves lawan Manchester United di Molineux Stadium, Selasa (20/8/2019) dinihari WIB. Laga itu sendiri berakhir imbang 1-1.

Baca juga: MU Vs Wolverhampton Berakhir Tanpa Pemenang

Kendati bermain sebagai tim tamu, namun MU berhasil unggul terlebih dahulu melalui gol Anthony Martial di babak pertama. Kubu tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan pada babak kedua melalui gol yang dicetak oleh Ruben Neves.

MU sejatinya memiliki peluang untuk meraih tiga poin pada laga tersebut setelah mendapat hadiah penalti di menit 68. Sayang Pogba yang maju sebagai eksekutor gagal melaksanakan tugasnya dengan baik. Sepakan gelandang asal Prancis tersebut berhasil dimentahkan oleh kiper Wolves, Rui Patricio.

Dilansir dari Opta, kegagalan tersebut menjadi yang keempat bagi Pogba terhitung dari musim lalu. Gelandang berusia 26 tahun tersebut gagal mencetak gol melawan West Ham, Everton, dan Southampton. Catatan tersebut menjadi yang terbanyak di antara pemain di Premier League dalam kurun waktu tersebut.

Menurut catatan Transfermarkt, Pogba total telah gagal mengeksekusi penalti lima kali sepanjang kariernya. Satu penalt lain yang gagal adalah saat ia masih berkostum Juventus, yakni ke gawang Atalanta. 13 penalti lainnya berhasil ia tuntaskan dengan cemerlang.

Baca juga: Wan-Bissaka Buka Suara Tentang Kilatnya Proses Adaptasi Bersama Setan Merah

Kendati secara presentasi cukup baik, namun kesalahan seperti ini tentu sangat sulit ditoleransi. Terlebih Pogba disebut sebagai pemain penting dalam tim selama ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS