Tag: Liga 1 Indonesia

Optimisme Javlon Bersama Borneo FC Musim Ini

Vivagoal – Liga Indonesia –  Javlon Guseynov dipastikan memperpanjang masa baktinya bersama Borneo FC. Dia pun optimis bakal tampil lebih baik.

Javlon merasa yakin dirinya bisa memberikan prestasi maksimal buat Pesut Etam di Liga 1 2020 mendatang. Dia tak ragu untuk bekerja keras dan membawa Borneo FC lebih baik.

“Tahun ini akan menjadi musim yang baik bagi kami dan sudah pasti saya akan memberikan yang terbaik bagi tim.

“Saya senang bisa kembali di tempat yang sama dan mudah-senang kami bisa lebih baik,” kata Javlon seperti yang dikutip dari antaranews.

Baca Juga: Ezechiel Membelot ke Bhayangkara FC

Di liga 1 lalu,  Javlon jadi salah satu pilar bertahan Borneo FC yang bermain cukup apik. Javlon tampil sebanyak 32 kali dan total memainkan 2880 menit dengan torehan 2 gol.

Berkat penampilan ciamiknya itu, Javlon kemudian masuk dalam starting line up terbaik Liga 1 2019 yang dibuat oleh PT Liga Indonesia Baru (PT LIB). Nama mantan kapten Uzbekistan U-23 itu bersanding dengan bek Persipura,Ricardo Salampessy.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Utak Atik Peluang Bali United di Kompetisi Asia

Vivagoal – Liga Indonesia –   Untuk kali pertama, Bali United sukses mendulang Liga 1 2019 pasca menorehkan hasil impresif sepanjang musim kemarin. Tentunya, hasil ini membuat mereka otomatis berlaga di kompetisi Asia untuk musim depan.

Serdadu Tridatu rencananya akan tampil di ajang play off Liga Champions Asia/Piala AFC, Liga 1 2020, Piala Indonesia, Piala Presiden dan Asean Club Championship. Padatnya jadwal kompetisi pun membuat mereka bergegas untuk mendatangkan sederet nama anyar guna memperkuat tim guna menambah kekatan di berbagai lini.

Saat sebagian besar tim Liga 1 lain masih menikmati masa rehat kompetisi, Bali United sudah mencuri start dengan mendatangkan nama-nama anyar yang rencananya bakal didaftarkan di turnamen berskala Asia yang mereka miliki.

Baca Juga: Mentas di Asia, Kapten Bali United Punya Optimisme Tinggi

Sejauh ini, tercatat BUFC sudah mendatangkan beberapa nama anyar dalam diri M. Rahmat, Gavin Kwan, Nadeo Argawinata, Hariono, dan Lerby Eliandri. Secara total, tim asal Pulau Para Dewa sudah memiliki 35 pemain dalam skuatnya yang terdiri dari empat penjaga gawang, 11 pemain belakang, 10 gelandang dan 10 pemain bertipikal menyeang. Bermainnya mereka di kancah Asia seakan menjadi magnet bagi para pemain baru.

Dari 35 skuat yang secara materi pemain tak jauh berbeda, bukan tak mungkin BUFC bakal memprioritaskan salah satu turnamen saja. Dari lima turnamen, bisa jadi kelimanya bakal menjadi prioritas mengingat kedalaman skuat yang mereka miliki. Kehadiran 35 nama ini bukannya tanpa sebab. Tak kondisifnya jadwal liga yang diprediksi bakal berbentrokan dengan agenda tim di ajang lain diklaim menjadi alasan kuat mengapa Serdadu Tridatu memiliki skuat yang gemuk dibandingkan tim lain.

Sebagai catatan, Liga 1 2020 sudah pasti bakal di isi oleh 11 pemain terbaik Bali United. Sementara untuk ajang Piala Presiden dan Piala Indonesia bisa menjadi ajang pembuktian dari 24 pemain lain guna buktikan diri pantas berada dalam skuat.

Sementara di ajang lain, Bali United memang akan menjadi representasi wajah sepakbola Indonesia di turnamen benua kuning. Optimisme pun muncul dalam skuat. Bahkan beberapa waktu lalu, kapten tim BUFC, Fadil Sausu pun ingin timnya berprestasi di ajang interkontinental

“Di Asia kami juga sangat fokus, kami tidak ingin hanya lewat dan sekadar ikut, tapi kami ingin prestasi. Di Liga Indonesia kami berprestasi, dan kami juga ingin di Asia,” ungkap Fadil Sausu.

Baca Juga: Beberapa Hal yang Membuat Bali United Pantas Menjuarai Liga 1 2019

Vivagoal akan coba mendedah kans Bali United yang bakal bermain di dua ajang besar Asia. Bagaimana kans mereka di ajang multinasional tersebut? Berikut preview-nya.

Persiraja Banda Aceh Resmi Perkenalkan Pemain Anyarnya

Vivagoal – Liga Indonesia – Tim promosi, Persiraja Banda Aceh telah memperkenalkan pemain anyarnya, Bruno Dybal di Stadion Harapan Bangsa, Kota Banda Aceh pada Minggu (12/1/2020).

Kedatangan Bruno Dybal sebagai pemain baru disambut baik oleh para pendukung Persiraja. Diketahui bahwa pemain berusia 25 tahun tersebut akan segera memakai jersey Persiraja Banda Aceh selama satu musim.

“Bruno Dybal merupakan pemain asing pertama yang tiba di Banda Aceh kami telah memberikan kontrak kepadanya selama satu tahun,” ucap Nazaruddin selaku presiden Persiraja kepada wartawan.

Baca Juga: 5 Fakta Tan Liong Houw, Legenda Persija Jakarta

Menurut Nazaruddin alasan mantan pemain timnas Brazil u-22 tersebut memilih untuk bergabung dengan Persiraja Banda Aceh lantaran kondisi pihak manajemen yang sangat profesional.

Tidak hanya itu, setiap pemain Persiraja tampil para penggemar kerap memenuhi tribun stadion.

“Dia telah melihat Persiraja sebagai klub nomor 3 untuk urusan penonton terbanyak di Liga 2 2019 silam. Tidak hanya itu, klub Persiraja tidak pernah meninggalkan gaji pemain. Adapun jika ada bonus itu murni untuk para pelatih dan pemain semuanya,” jelasnya.

Selalu update seputar Berita Liga Indonesia Terbaru hanya di Vivagoal.com

Persija Resmi Gaet Pemain Timnas Indonesia

Vivagoal – Liga Indonesia – Persija Jakarta sampai saat ini masih mendatangkan pemain dalam kompetisi musim 2020. Usai menghadirkan beberapa pemain terkenal seperti Rafli Mursalim, Alfath Faathier, Otavio Dutra, saat ini pihak manajemen Persija resmi menggaet Evan Dimas Darmono, gelandang yang sebelumnya memperkuat Barito Putera.

Evan Dimas sudah resmi bergabung dengan Persija Jakarta usai melakukan penandatanganan kontrak anyar di Kantor Persija, Kuningan, Sabtu (11/1). Diketahui bahwa Pemain Tim Nasional Indonesia itu akan menggunakan nomor punggung 6.

Ferry Paulus selaku Presiden klub Persija menilai keputusan untuk merekrut eks pemain Barito lantaran melihat kualitasnya yang membaik. Akhirnya, manajemen langsung memutuskan merekrut Evan. Pria yang sering disapa dengan FP ini meyakini bahwa kualitas Evan akan membuat solid lini tengah Macan Kemayoran.

Baca Juga: 5 Fakta Tan Liong Houw, Legenda Persija Jakarta

“Memang, Evan Dimas resmi bergabung dengan kami untuk kompetisi Liga 1 Indonesia 2020. Kualitas Evan Dimas memang sangat dibutuhkan tim pelatih untuk berbagai pertandingan di tahun 2020 nanti,” ujar Ferry.

Lanjut lagi, untuk durasi kontak, FP mengungkapkan bahwa pihak manajemen klub akan memberikan durasi kontrak kepada Evan selama satu musim dengan opsi perpanjangan di akhir musim nantinya.

“Kontrak Evan Dimas saat ini selama satu tahun dengan opsi perpanjangan selama tiga tahun. Tentunya, kehadiran Evan Dimas bisa mewujudkan rencana tahun ini yaitu merebut kembali juara,” imbuh pria asal Manado.

Selalu update seputar Berita Liga Indonesia Terbaru hanya di Vivagoal.com

Berstatus Tim Promosi, Persiraja Serius Perkuat Skuat di Bursa Transfer

Vivagoal – Liga Indonesia – Tim promosi, Persiraja Banda Aceh sepertinya benar-benar serius mempersiapkan diri menyambut musim debut mereka di Liga 1 2020.

Tak mau kalah dari peserta Liga 1 lainnya, Persiraja terus bergerak di bursa transfer pemain awal tahun ini. Tak tanggung-tanggung, Persiraja saat ini berniat belanja pemain hingga tujuh pemain anyar demi memperkuat skuat menghadapi ketatnya persaingan di kompetisi teratas sepakbola Indonesia itu musim depan.

Sebelumnya, tim berjuluk Laskar Rencong itu sudah lebih dulu mendatangkan lima pemain baru, yakni Miftahul Hamdi dari Bali United, Rendy Saputra yang bermain tuk PSCS Cilacap, Rezham Baskoro di Bandung United, Vanderlei Francisco dari Semen Padang, dan Bruno Dybal yang bermain untuk klub asal Thailand, Samut Sakhon FC.

Baca Juga: 5 Fakta Tan Liong Houw, Legenda Persija Jakarta

Presiden Persiraja, Nazaruddin Dek Gam tak membantah soal kabar tersebut. Dirinya bersama tim pelatih memang masih memburu sejumlah pemain anyar, yang menurut hitungan idealnya adalah tujuh pemain

“Masih ada tujuh pemain yang masih kami butuhkan dan sedang kami buru,” ungkapnya seperti dilansir dari laman resmi Liga 1.

Dari daftar incaran tersebut, salah satunya adalah pemain asing untuk slot Asia berposisi gelandang. Dek Gam mengaku saat ini pemain asing tersebut menjalin komunikasi dengan pihaknya dan kabarnya merupakan pemain asal Lebanon.

“Sudah ada pembicaraan dengan dia, namanya belum bisa sebutkan dulu,” tandasnya.

Selalu update seputar Berita Liga Indonesia Terbaru hanya di Vivagoal.com

Tiga Stoper Lokal Jadi Andalan Madura United Musim 2020

Vivagoal – Liga Indonesia – Pada musim 2020 mendatang, Madura United tak banyak mengubah komposisi pemain Stoper.

Madura United telah resmi memastikan tiga stopper lokalnya akan menjadi skuad utama dari anak asuh Rahmad Darmawan.

Tiga pemain tersebut diantaranya Kadek Raditya Maheswara Fachrudin Aryanto dan Fandry Imbiri. Keputusan tersebut telah diambil usai Madura United melepas dua stopper asing yakni Ante Bakmaz dan Jaimerson Xavier.

Baca Juga: 5 Fakta Tan Liong Houw, Legenda Persija Jakarta

“Kami setelah memastikan ada fandry Imbiri, Kadek dan Fachrudin untuk posisi stopper. Pada 10 Januari mendatang mereka akan mulai bergabung bersama tim Madura United,” ujar Rahmad Darmawan.

Yang menarik di sini adalah ketika pemain tersebut memiliki cerita yang berbeda selama putaran Liga 1 2019.

Contoh saja Fachrudin Aryanto yang terpaksa dipinjamkan ke Persija Jakarta selama putaran kedua Liga 1 Shopee 2019.

Yang kedua Kadek dinobatkan menjadi pemain termuda di antara tiga stopper tersebut yang menjalani debutnya bersama tim Madura United di Liga 1.

Yang ketiga Fandry Imbiri yang mengalami cidera. Saat ini, ya telah menjalani operasi pada Oktober lalu dan siap kembali ke lapangan untuk membela tim Laskar Sapeh Kerap.

Selalu update seputar Berita Liga Indonesia Terbaru hanya di Vivagoal.com

Rencana Tak Terduga Bila PSS Sleman Ditinggal Pelatihnya

Vivagoal – Liga Indonesia – Saat ini, PSS Sleman sedang merasakan kecemasan lantaran masa depan Seto nurdiantoro yang belum pasti untuk bisa diajak bekerjasama pada musim 2020 mendatang.

Dilaporkan bahwa pelatih PSS Sleman tersebut akan naik level menjadi asisten pelatih Tim Nasional Indonesia mendampingi Shin Tae-yong.

Pelatih kepala PSS Sleman tersebut menjadi kandidat paling kuat untuk masuk dalam jajaran asisten pelatih Tim Nasional Indonesia bersama Indra Sjafri yang mendampingi sang manajer asal Korea Selatan tersebut.

Dikabarkan bawa pengumuman Seto ke jajaran an-nas sistem pelatih Tim Nasional Indonesia juga tinggal menunggu waktu saja.

Baca Juga: 5 Pemain yang Curi Perhatian di Shopee Liga 1 2019

Banyak rencana yang tengah dilakukan oleh PSS Sleman bila nantinya Seto Nurdiantoro meninggalkan klub yang berjuluk tim elang jawa tersebut. PSS Sleman dilaporkan juga akan menyiapkan calon pelatih yang tepat untuk menggantikannya.

M. Eksan selaku manajer PSS Sleman mengungkapkan bila pihak manajemen klub sedang mulai melakukan pembahasan terkait kemungkinan pelatih baru.

Menurut Eksan, terkait kemungkinan PSS Sleman kehilangan sang pelatih sudah dibahas di ranah manajemen beberapa waktu yang lalu.

“Siapa yang tidak ingin melanjutkan karirnya ke Tim Nasional Indonesia? Bahkan, hampir semua pelatih tentu sangat menginginkannya,” ujar Eksan dilansir dari Bola.

“Untuk itu, pihak manajemen sedang mencari alternatif baru. Bila memang Seto nurdiantoro jadi Timnas Indonesia maka kami akan mencari pelatih yang tepat untuk menggantikannya,” jelasnya.

Selalu update seputar Berita Liga Indonesia Terbaru hanya di Vivagoal.com

Sabar, Persebaya Butuh Waktu Tuk Umumkan Skuat Musim Depan

Vivagoal – Liga Indonesia – Persebaya Surabaya buka suara soal belum melakukan perpanjangan kontrak beberapa pemainnya untuk Liga 1 2020.

Selain itu, Persebaya juga membeberkan alasan belum mengumumkan siapa pemain incarannya karena menunggu kontrak si pemain habis di klub lama.

Baca Juga: Di Laga Terakhir Liga 1 2019, Persebaya Bakal Turun Dengan Kekuatan Penuh

Tim berjuluk Bajul Ijo itu memang tampil cukup istimewa di paruh kedua Liga 1 2019. Nyaris semua laga di paruh kedua diraih dengan kemenangan. Alhasil, mereka pun berhasil finis sebagai runner-up musim ini.

Kendati begitu, sejauh ini Persebaya itu belum juga menunjukkan tanda-tanda bakal mempertahankan pemain yang sudah sukses membawa mereka keluar sebagai juara dua.

“Seluruh pemain yang ada di Persebaya kontraknya ada yang berakhir 31 Desember dan akhir Januari 2020. Jadi rencananya kami baru bisa mengumumkan siapa saja yang bertahan saat kontrak lama itu berakhir,” ungkap Aji Santoso dalam laman resmi klub.

Baca Juga: Inilah Masalah Terbesar Persebaya Musim Ini!

Demikian pula soal pemain incaran, pelatih Bajul Ijo, Aji Santoso tak menampik bahwa pihaknya sementara berkomunikasi dengan sejumlah nama. Dan beberapa di antaranya diklaim sudah sepakat bergabung dengan Persebaya untuk musim depan.

“Soal siapa-siapa pemain baru, itu juga baru bisa diumumkan setelah kontrak para pemain itu berakhir di klub lama,” paparnya lagi.

“Jadi, kami minta semua Bonek bersabar untuk menanti siapa saja pemain Persebaya untuk musim 2020, karena kami harus menghormati kontrak yang sedang berjalan,” tutup Aji.

Selalu update seputar Berita Liga Indonesia Terbaru hanya di Vivagoal.com

Seto Nurdiantoro Ajukan Syarat Jika Kembali Dipercaya Membesut PSS

Vivagoal – Liga Indonesia – Jika kembali dipercaya membesut PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro meminta proses pembentukan tim untuk Liga 1 2020 dilakukan lebih baik dibandingkan musim ini.

Kemenangan 5-2 atas PS TIRA Persikabo di Stadion Maguwoharjo pada laga pamungkas Liga 1 2019 kemarin menempatkan PSS finish di peringkat ke-8 klasemen akhir. Hasil ini membuat publik sepakbola Sleman meminta Seto dipertahankan.

Tapi, Seto mau bertahan dengan beberapa catatan, salah satunya adalah perekrutan pemain dibuat lebih baik lagi, dan 15 pemain yang direkomendasikannya harus dipertahankan.

Baca Juga: Pelatih PSS Sleman Angkat Bicara Terkait Pemain yang Akan Dipertahankan

“Bisa ya bisa tidak saya di tetap di sini. Memang sudah ada pertemuan dengan manajemen. Namun saya sampaikan, proses perekrutan pemain musim depan harus lebih baik dari proses pembentukan tim musim 2019, ”ujar Seto.

“Kalau dari saya, ada 15 pemain yang saya ingin kontraknya diperpanjang. Dan untuk musim 2020 nanti sebaiknya pemain baru bisa cepat didatangkan biar bisa beradaptasi dengan kinerja tim sebelum kompetisi dimulai.

Lebih lanjut, Seto juga mengucapkan terima kasih kepada para suporter yang terus memberi dukungan kepada PSS sehingga pada akhirnya bisa terus bertahan di Liga 1.

“Keberhasilan ini diberikan kepada anak-anak panti asuhan, difabel, dan semua suporter yang selalu mendukung kami selama satu musim penuh. Perjalanan Musim Ini sangat luar biasa bagi saya dan pemain. Kami dari kasta kedua, dan bisa finish di posisi 10 besar. Para pemain telah menunjukkan kualitas dan kapasitasnya selama di Liga 1,” Seto menambahkan.

Selalu update seputar Berita Liga Indonesia Terbaru hanya di Vivagoal.com

Inilah Masalah Terbesar Persebaya Musim Ini!

Vivagoal – Liga Indonesia Persebaya Surabaya berhasil menutup Liga 1 2019 dengan menduduki posisi kedua klasemen akhir. Mereka sukses mengoleksi 54 poin, terpaut satu poin dari Persipura Jayapura yang duduk di urutan ketiga.

Di balik hasil indah itu, Persebaya sejatinya sempat menghadapi berbagai masalah musim ini. Dari mulai penampilan yang inkonsisten, pergantian pelatih, hingga mendapat hukuman dari Komisi Disiplin PSSI.

Namun, Azrul Ananda selaku CEO klub menegaskan dari sekian banyak persoalan yang didapat Bajul Ijo musim ini, persoalan utamanya adalah mereka tak kunjung bisa tampil optimal jika melakoni laga kandang. Hal itu merujuk pada perolehan poin mereka di Liga 1 2019.

Baca Juga: Di Laga Terakhir Liga 1 2019, Persebaya Bakal Turun Dengan Kekuatan Penuh

Dari 17 pertandingan kandang, Persebaya hanya 7 kali menang, 9 imbang, dan sekali kalah. Selain itu, Persebaya juga harus melakoni tiga laga kandang di luar pulau Jawa karena hukuman Komdis, akibat ulah suporter ketika mereka bermain di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

“Teman-teman semua, pendukung Persebaya dimanapun anda berada. Kita tidak akan bisa jadi juara, kita tidak akan bisa mendunia, kalau kita tidak menuntaskan masalah laga kandang ini,” ucap Azrul.

“Kita tidak mampu tampil maksimal di kandang. Tolong salahkan saya. Karena saya CEO-nya. Saya juga sudah meminta maaf itu dalam pertemuan bersama Kapolrestabes dan teman-teman yang mewakili suporter. Entah sudah tersampaikan ke semua atau tidak,” sambungnya.

Lebih lanjut, Azrul meminta kepada segenap loyalis Persebaya agar berbenah biar di musim depan tidak ada lagi hukuman Komdis, tidak ada lagi pengrusakan, dan tentu saja sama-sama memperbaiki masalah laga kandang untuk musim 2020.

“Teman-teman sekalian, penggemar Persebaya di mana pun Anda berada. Kita punya masalah laga home, lebih dari sekadar yang terlihat di papan klasemen,”

“Tahun depan, kita harus mencari solusi untuk masalah laga kandang ini. Baik pemain yang ada di lapangan maupun para suporter yang ada di tribun.” tutupnya.

Selalu update seputar Berita Liga Indonesia Terbaru hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS