MPL Fantasy

Tag: Liga Premier Inggris

Klub Raksasa Liga Inggris Bersaing Dapatkan Pemandu Bakat Real Madrid

Vivagoal La Liga – Juni Calafat menjadi orang yang ‘bertanggung jawab’ atas sederet pemain muda potensial yang berlabuh ke Real Madrid. Kini namanya dikabarkan tengah menjadi incaran beberapa klub Premier League.

Nama-nama seperti Vinicius Junior, Rodrygo, Martin Odegaard, dan Fede Valverde menjadi bukti nyata dari kinerja Calafat. Sebagai ketua tim pemandu bakat Real Madrid, ia memiliki insting untuk membaca potensi para pemain muda yang bisa menjadi bintang di Santiago Barnabeu.

Terbaru, Calafat berhasil memboyong Reinier Jesus Carvalho, penyerang muda berusia 18 tahun yang diterbangkan dari finalis Piala Dunia Antarklub, Flamengo.

Baca Juga: 5 Pemain yang Hengkang dan Kembali Lagi ke Klub Barcelona

Manuver transfer dengan fokus mendatangkan pemain muda potensial memang tengah marak belakangan ini. Khusus Calafat, ia dianggap sebagai sosok berpengaruh dalam mengembangkan akademi Real Madrid.

Track Record Juni Calafat

Rekam jejak Calafat membuatnya menjadi idola klub-klub Premier League. Dilaporkan oleh The Telegraph, Liverpool, Chelsea, dan Everton tengah bersaing untuk mengamankan jasanya.

Namun Calafat tentu tak bisa bekerja seorang diri. Harus ada dukungan penuh dari klub untuk bisa lebih leluasa dalam bergerak mencari pemain muda potensial.

Hal ini seperti yang terjadi di Madrid. Ia berduet dengan Ramon Martinez yang merupakan tangan kanan Florentino Perez untuk urusan pengembangan pemain muda. Tak hanya meyakinkan Perez, ia juga membantu untuk menganalisis pemain yang memiliki masa depan cerah di Bernabeu.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Tak Mau Ketinggalan, Kaka Ikut Panaskan Rumor Messi ke Liga Premier Inggris

Vivagoal La Liga – Masa depan Lionel Messi di Barcelona sedang ramai diperbincangkan saat ini. Salah satu legenda sepakbola Brasill, Ricardo Kaka tak ingin ketinggalan memberi komentar. Menurutnya, Messi tak menutup kemungkinan pergi dari Barcelona dan memilih Liga Inggris sebagai tantangan berikutnya.

Kaka yang pernah bermain untuk seteru berat Barcelona, Real Madrid sangat yakin bahwa Messi masih memungkinkan untuk berubah pikiran ingin pensiun di Camp Nou, meski sebelumnya tidak ada perselisihan dengan Eric Abidal selaku direktur klub.

“Saya yang melihatnya dari luar, amat sulit mengatakan tentang sesuatu yang tidak saya ketahui. Dan mengenai posisi Abidal yang mewakili klub dan bicara sebagai direktur olahraga, saya tidak tahu apa Messi ingin pergi karena itu.” ucap Kaka seperti dilansir dari Sky Sport.

Baca Juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay

“Namun, saya pikir peluang untuk dirinya bisa bermain di Liga Inggris atau tiga liga top dunia lainnya sangat terbuka. Buat saya, dengan kondisi fisik dan penampilan Messi saat ini, dia tidak bakal ada masalah bermain di manapun.” Kaka menambahkan.

“Semuanya tergantung kepada apa yang ia inginkan sekarang dalam kariernya. Tidak mudah memang melihat Messi bermain di klub lain, tapi tidak banyak orang yang tahu jika sewaktu-waktu dia akan bilang oke, saatnya saya buat perubahan, dan saya ingin menjalani hal baru. Saya ingin jadi pemain terhebat di dunia bersama tim lain.” tandasnya.

“Ketika Ronaldo meninggalkan Real Madrid, banyak fans yang menyesali kepergiannya dan sedih. Tapi lambat laun semua orang akan paham, dan katakan ‘oke tidak apa’ itu bakal jadi tantangan baru buatnya, dan ia memang sudah saatnya harus pergi.” Kaka menuturkan.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Gelandang Barca Akui Premier League Lebih Sulit dari La Liga

Vivagoal La Liga – Gelandang Barcelona, Frenkie de Jong, mengaku jika Premier League memiliki level yang lebih baik dibandingkan dengan La Liga.

De Jong sendiri menjadi aset panas setelah tampil apik pada musim 2018/19 kemarin. Bersama Ajax Amsterdam, De Jong berhasil tampil hingga babak semifinal Liga Champions.

Banyak klub kemudian mendekatinya. Namun Barcelona bergerak lebih cepat dan mengamankan jasanya pada Januari 2019 kemarin. Dengan mahar 75 juta euro, De Jong baru akan merapat ke Camp Nou pada musim panas.

De Jong pun tak menyesali kepindahannya ke Barcelona. Menurutnya La Liga begitu menggoda setelah klub-klub di sana berhasil mendominasi Eropa.

Baca Juga: De Jong Merupakan Poros Permainan Barcelona Saat Ini, Ini Statistiknya!

“Dulu saya berpikir bahwa La Liga adalah kompetisi sepak bola terkuat di dunia. Anda bisa melihat dominasi mereka [klub Spanyol] di kompetisi level Eropa,” kata Frenkie de Jong dikutip dari The Mirror.

Namun kini De Jong sadar jika La Liga memang memiliki identitasnya sendiri. Namun Premier League kini berubah menjadi salah satu kompetisi dengan level yang lebih baik.

“Tetapi Premier League telah mendapatkan lebih banyak kekuatan selama beberapa tahun terakhir. Dalam hal bakat alam, La Liga lebih baik tetapi, karena intensitasnya yang tak terlalu sering, kompetisi di Inggris berada pada level yang sedikit lebih tinggi,” kata Frenkie de Jong.

Dominasi La Liga sebelumnya muncul setelah Barcelona dan Real Madrid begitu digdaya di Liga Champions. Namun kini Liverpool datang dengan mental dan kedalam skuad yang pantas untuk menjadikan Inggris sebagai kompetisi terbaik.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Awas Liverpool, Banyak Klub Inggris Gagal Juara Meski Unggul Jauh, Ini Daftarnya!

Vivagoal Liga Inggris – Laju Liverpool seperti tak terbendung musim ini. Namun awas, beberapa klub gagal juara meski unggul banyak dari lawannya termasuk Liverpool!

Setelah 16 pekan musim ini berjalan, Liverpool benar-benar mendominasi papan klasemen Premier League. Tak pernah kalah dengan hanya menelan satu hasil imbang membuat The Reds memimpin dengan raihan 46 poin.

Manchester City yang disebut sebagai pesaing terkuat tertahan di peringkat tiga dengan jarak 14 poin. Sedang Leicester yang berada di peringkat dua dinilai tak memiliki kapabilitas seperti tim-tim pesaing lainnya.

Namun demikian, Liverpool wajib waspada mengingat sejarah mencatat beberapa tujuh klub pernah gagal juara meski sempat unggul jauh. Liverpool juga masuk dalam daftar tersebut.

Baca Juga: Rencana Liverpool Datangkan Bintang Jepang Mulai DIpertanyakan

Berikut ini tujuh tragedi terburuk ketika klub Premier League gagal juara setelah sempat unggul jauh, dilansir dari Give Me Sport.

1. Norwich City (1992-1993) – 8 Poin

Norwich City dengan nyaman memimpin klasemen pada Premier League setelah pada musim sebelumnya hampir terdegradasi. Setelah 18 pekan berjalan, Norwich unggul delapan poin atas peringkat kedua.

Hanya saja memasuki paruh kedua Norwich tampil begitu buruk yang berbuntut dua kekalahan dari dari Manchester United. Klub berjuluk The Canarians tersebut akhirnya finis terpaut 12 poin dari sang kampiun, Manchester United.

2. Newcastle United (1995-1996) – 12 Poin

Saat itu Newcastle membentangkan 12 poin dari pesaing terdekat mereka di puncak klasemen. Hanya saja gelar juara sirna setelah The Magpies mengalami lima kekalahan dalam delapan pertandingan antara Februari dan Maret. Tim yang saat itu diasuh oleh Kevin Keegan akhirnya hanya mampu finis sebagai runner up di belakang Manchester United.

Guardiola Yakin Bisa Jungkalkan Liverpool Kedua Kalinya

Vivagoal Liga Inggris Josep Guardiola selaku pelatih kepala Manchester United menilai bisa sabet gelar juara Liga Primer Inggris musim ini dengan optimisme yang tinggi.

Saat ini memang Manchester City Telah tertinggal cukup jauh dari Liverpool. Namun, pelatih asal Spanyol tersebut yakin bisa menjungkalkan Liverpool untuk kedua kalinya.

Untuk saat ini, Manchester City memang harus puas menduduki di posisi kedua klasemen sementara Liga Premier Inggris musim 2019-2020 dengan menorehkan koleksi 16 poin.

Sedangkan untuk Liverpool sendiri tampil cemerlang dengan meraih delapan kemenangan berturut-turut Liga Premier Inggris sampai saat ini. Hasilnya, The Reds -julukan Liverpool- bertengger di posisi puncak klasemen sementara dengan mengoleksi 24 poin.

Baca Juga: Jika Jadi Pelatih, Eto’o Ingin Bermain Seperti Pep Guardiola

Dengan situasi tersebut, banyak pihak yang meyakini bahwa Liverpool akan keluar sebagai juara Liga Primer Inggris musim 2019-2020. Akan tetapi, Pep Guardiola tak meyakini hal tersebut lantaran dirinya percaya bila Manchester City masih dapat menjungkalkan posisi Liverpool di puncak klasemen.

“Saya tak mempercayai pada hal semacam itu. Setiap muslim akan sangat berbeda. dalam permainan olahraga satu-satunya cara untuk melakukannya dengan baik adalah harus konsisten di masa sekarang,” ujar Pep.

“Pada bulan April dan Mei Anda dapat melakukan hal tersebut. Akan tetapi, lawan yang kami hadapi adalah lawan yang tidak dapat dihentikan saat ini. memang Liverpool merupakan juara liga Champions Eropa dan tidak kalah sekalipun dalam delapan pertandingan,”katanya.

“Saya masih ingin menang dan saya memiliki keyakinan bahwa Manchester United akan tetap menjadi kandidat utama juara Liga Premier Inggris. akan tetapi jalan yang kami tempuh masih sangat panjang dan segala momentum serta cedera masih akan terjadi,” jelasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Jelang Kontra Liverpool, Pogba Beri Sinyal Baik

Vivagoal Liga InggrisPaul Pogba, gelandang andalan Manchester United telah memberikan isyarat bahwa dirinya dapat kembali ke skuat utama dalam waktu dekat.

Hal tersebut dikonfirmasi dalam salah satu unggahan pemain berkebangsaan Prancis tersebut di akun Instagram pribadinya.

Ole Gunnar Solskjaer selaku pelatih Manchester United menilai bahwa Paul Pogba akan tetap bermain walaupun cedera saat melawan Arsenal dan Rochdale sebelum jeda internasional untuk menjalani pemulihan di Dubai.

Pelatih asal Norwegia tersebut telah memberikan konfirmasi bahwa Pogba tidak fit dan belum saya bermain untuk bentrokan melawan Liverpool di Old Trafford pada Minggu (20/10).

Baca Juga: Marchisio Curhat Kesan Pertama Main dengan Pogba

Selain Pogba, kiper Manchester United, David de Gea juga dilakukan untuk bermain saya menderita cedera selama pertandingan Spanyol melawan Swedia pada pekan kemarin.

Dalam kesempatan ini, pemain asal Prancis tersebut terus melanjutkan rehabilitasinya. Belum lama ini Paul Pogba mengirim sinyal positif untuk para fans melalui akun Instagramnya.

Dalam postingannya, Paul Pogba mengisyaratkan bahwa dirinya akan segera kembali merumput dan kembali ke skuat dalam waktu dekat ini. pemenang Piala Dunia 2018 tersebut mengubah gambar dirinya sedang berlatih di gym dengan caption yang berbunyi: “Hampir Sampai”.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Solskjaer Berharap Liverpool Tampil Ofensif, Kenapa?

Vivagoal Liga InggrisBos Manchester united, Ole Gunnar Solskjaer berharap Liverpool tetap akan tampil menyerang. Pasalnya hal tersebut akan cocok dengan gaya permainan anak asuhnya.

Manchester United sendiri akan menjamu Liverpool pada pekan kesembilan Premier League, Minggu (20/10/2019) malam WIB. Bermain di Old Trafford, banyak yang menyebut jika tim tamu akan jauh unggul.

Bukan tanpa alasan, Liverpool kini tengah berada dalam kondisi terbaiknya. Dari delapan laga yang sudah dijalani, tim besutan Jurgen Klopp itu masih tampil tanpa celah. Sedang Manchester United baru meraih dua kemenangan saja.

Baca Juga: Manchester City Tim Terbaik Versi FiveThirtyEight

Liverpool juga menjadi tim paling produktif kedua di Premier League sejauh ini. Pasukan Jurgen Klopp tersebut telah mencetak 20 gol dari delapan laga. Hanya kalah dari Manchester City yang sudah mencetak 24 gol.

Menariknya, Solskjaer justru berharap tim tamu tetap tampil menyerang pada laga nanti. Ia tak melihat jika Liverpool akan parkir bus.

“Saya tidak melihat Liverpool akan datang hanya untuk memarkir bus. Itu bahkan tidak ada dalam mentalitas mereka. Jadi saya bisa melihatnya sebagai permainan terbuka, yang cocok untuk gaya kami,” ucap Solskjaer dikutip dari Sky Sports.

Manchester United memang cukup kesulitan ketika melawan tim yang parkir bus. Situasi itu terjadi saat kalah dari Newcastle dan Crystal Palace. Begitu juga saat mereka bermain imbang melawan AZ Alkmar di Liga Europa.

“Terkadang kita lebih sering berjuang dalam sebuah pertandingan ketika kita harus memecah pertahanan tim lawan. Kami memiliki 75 atau 80 persen penguasaan bola dan kami tidak menciptakan peluang bagus,” kata Solskjaer.

“Pertandingan lawan Chelsea dan Leicester di kandang adalah 50-50 persen dari sisi penguasaan bola, dan kami memiliki lebih banyak ruang untuk menyerang,” ucap Solskjaer.

Saat tim lawan bermain lebih menyerang, Manchester United berhasil meraih kemenangan. Hal tersebut terjadi ketika menang 4-0 atas Chelsea dan 1-0 dari Leicester City.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Manchester City Keluhkan Perubahan Jadwal EPL Yang Terjadi

Vivagoal Liga InggrisManchester City mengalami perubahan jadwal Premier League untuk bulan Desember 2019 hingga Januari 2020. Pihak klub pun menyesalkan hal tersebut.

Dikutip dari Goal International, setidaknya ada sembilan pertandingan Manchester City yang mengalami perubahan jadwal di antara kedua bulan tersebut. Pihak liga sendiri mengatakan keputusan tersebut dilakukan guna menyesuaikan jadwal pertandingan dengan liputan televisi.

Salah satu jadwal yang mengalami perubahan adalah lawatan Manchester City ke markas Wolverhampton. Laga yang awalnya digelar pada ‘Boxing Day’ diganti ke hari berikutnya, dengan jadwal kick-off 7.45 pm waktu setempat.

Keputusan tersebut cukup merugikan, pasalnya City hanya memiliki waktu 48 jam untuk beristirahat sebelum menjalani laga Premier League berikutnya melawan Sheffield United, yang digelar pada tanggal 29 Desember 2019.

Baca Juga: Bintang Manchester City Alami Kecelakaan Tunggal

Sementara itu, Liverpool sebagai pesaing terberat City mendapatkan jadwal yang lebih baik. Klub asuhan Jurgen Klopp tersebut memiliki waktu beristirahat 68 jam di antara laga melawan Leicester City pada tanggal 26 Desember 2019 dan kontra Wolverhampton.

Perubahan jadwal tersebut sangat disesalkan oleh pihak Manchester City. Manajemen klub lalu mengumbar kekecewaannya tersebut ke khalayak ramai.

“Kami kecewa dengan jadwal yang sangat ketat untuk pemain setelah Natal,” tutur Omar Berrada selaku petugas operasi Manchester City kepada Manchester Evening News.

“Kami sepenuhnya paham bahwa hak penyiaran adalah hal penting yang patut dipertimbangkan saat penyusunan jadwal, namun kami juga harus melindungi kesejahteraan pemain, integritas olahraga dalam liga, dan kualitas produknya,” lanjutnya.

“Kami sudah berdialog secara terbuka dengan liga untuk menimbang opsi lain, namun sayangnya, kami harus mengikuti jadwal kick off dan tanggal karena mereka telah menyerahkannya kepada kami,” tutupnya.

Keputusan seperti ini tentu bisa mempersulit Manchester City untuk mempertahankan gelar juara musim lalu. Terlebih lagi Liverpool tengah melaju kencang hingga pekan kedelapan ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Tak Pernah Menang di Old Trafford, Klopp Ketakutan?

Vivagoal Liga InggrisLiverpool bisa jadi unggulan ketika menyambangi Manchester United akhir pekan ini. Akan tetapi, Jurgen Klopp tak sekalipun pernah meraih kemenangan di Old Trafford.

Duel keduanya sendiri siap tersaji pada pekan ke-9 Premier League 2019/20, Minggu (20/10/2019) malam WIB. Jelang laga nanti, sudah pasti Liverpool jauh diunggulkan mengingat modal kedua tim.

Liverpool datang dengan delapan kemenangan yang mereka torehkan. Sedangkan, Manchester United masih terseok-seok mencari performa terbaiknya musim ini.

Namun faktanya, Klopp tak selalu meraih hasil maksimal saat bertemu Manchester United. Tercatat, Klopp sudah 9 kali memimpin timnya melawan MU. Dari 9 kesempatan itu, 5 laga berakhir imbang, 2 kali menang, dan 2 kekalahan. Artinya, Liverpool hanya bisa mendapatkan rerata 1,22 poin per pertandingan.

Baca Juga: Klopp Punya Rencana Besar untuk Wonderkid Liverpool, Apa itu?

Lebih menariknya lagi, Klopp tak pernah meraih kemenangan dalam lawatannya ke Old Trafford. Empat kali berkunjung ke sana, Liverpool kalah satu kali dan sisanya berakhir imbang.

Musim lalu saat Liverpool disebut tampil di performa terbaiknya saja, The Reds bahkan terlihat tampil ketakutan di Old Trafford. Merekaa unggul segalanya, baik dalam kondisi skuad maupun cara bermain. Namun, Klopp memilih pendekatan berbeda.

Saat itu, MU yang sudah terpuruk tak mendapat tekanan berarti dari Liverpool. Bahkan Klopp tampak tak mempermasalahkan hasil imbang tanpa gol yang mereka bawa pulang.

Kini, Klopp memiliki kesempatan terbuka untuk bisa mengakhiri kutukan Old Trafford. Satu hal yang perlu mereka hilangkan adalah ketakutan bermain di sana. Terlebih, mereka kini mengantongi 24 poin sempurna dan unggul delapan poin dari Manchester City.

Sedangkan untuk Manchester United, mereka tenggelam di peringkat 12 dengan meraih sembilan poin di klasemen sementara Liga Premier Inggris.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Meski Cedera Salah Tak Serius, Choudhury Dapat Serangan Rasial

Vivagoal Liga Inggris – Penyerang Liverpool Mohamed Salah harus puas ditarik keluar saat Liverpool berhadapan dengan Leicester City. Dilanggar oleh Hamza Choudhury, Salah harus menepi lantaran cedera pada pergelangan kakinya.

Dilansir dari Omnisport, kondisi terbaru menyebut setelah melalui serangakain tes medis termasuk pemindaian, Salah dipastikan tidak mengalami cedera serius. Hasil pemeriksaan menunjukan kondisi pergelangan kaki Salah tidak seburuk yang dikhawatirkan.

Namun demikian, Salah dipastikan bakal absen dalam jeda internasional untuk membela Mesir. Dimana negaranya bakal bertanding melawan Botswana.

Baca Juga: Menilik Kemungkinan Solskjaer Dipecat

The Reds sendiri masih menunggu perkembangan kesembuhan bintang asal Mesir itu. Tim kepelatihan Liverpool memproyeksikan Salah untuk sembuh sebelum 20 Oktober dimana Liverpool bakal berhadapan dengan MU.

Di sisi lain, Choudhury yang melanggar salah hingga cedera mendapat serangan rasial di sosial media. Dimana sang pemain mendapat perlakuan diskriminatif.

Dilansir dari Goal hal tersebut diakui langsung oleh juru bicara Leicester. Menurutnya pihak klub terkkejut dengan serangan rasial tersebut. Karenanya dia bakal melaporkan pelanggaran rasial ini pada pihak berwenang.

“Kami terkejut dengan komentar-komentar ini. Klub sudah melaporkan hal ini pada pihak berwajib. Diskriminasi tak dapat tempat di sepakbola ataupun masyarakat.  Kami akan melakukan langkah serius bagi para pelanggar aksi rasial.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS