Tag: Ligue 1 2019/2020

Deretan Pemain Ligue 1 yang Mendapatkan Refresh Rating di FIFA 20

Vivagoal – IGL – Separuh jalan sudah Ligue 1 2019/20 digulirkan. Sampai hari ini, Paris Saint-Germain masih kokoh di puncak klasemen. Dominasi mereka di kasta teratas sepakbola Prancis sepertinya belum akan berakhir dalam waktu dekat.

Sebagai pembanding, di bawah PSG, bercokol nama Olimpique Marseille yang mengoleksi 41 poin dari 20 laga. Sementara Les Parisiens unggul lima angka dari 19 laga yang telah dimainkan. Andai mampu menang di laga berikutnya, gap kedua tim tradisional ini bakal berjarak 8 angka!

Sulit dikerjarnya PSG bukan tanpa sebab. Tim asal Ibu Kota Prancis memiliki sumber dana yang hampir tak terbatas untuk memboyong 11 nama terbaik guna mengisi tim utama mereka. Dibandingkan Marseille, PSG jelas unggul jauh dari komposisi pemain.

Sementara dua tim yang mengisi peringkat ketiga dan empat di isi oleh Rennes dan Nantes. Kehadiran dua tim ini di papan atas jelas merupakan sebiab kejutan tersendiri mengingat keduanya tak dibekali skuat yang wah.

Baca Juga: Prediksi Team of the Week FIFA 20 Pekan ke-18: Duo Manchster Berjaya

Rennes misalnya, menukil laporan Transfermarkt, Les Rogue et Noir hanya memiliki empat pemain dengan harga di atas 10 Juta Euro. Satu-satunya nama tertinggi dalam skuat adalah Eduardo Camavinga, 17 tahun yang memiliki nilai pasar tak kurang dari 35 Juta Euro.

Sementara Nantes tak jauh beda. Mantan tim Emiliano Sala bahkan hanya memiliki sepasang nama dengan harga di atas 10 Juta Euro. Mereka adalah kiper ketiga Timnas Prancis Alban Lafont (12 Juta) dan gelandang bertahan sekaligus kapten tim Abdoulaye Toure (10 Juta). kehadiran kedua tim ini jelas menjadi tamparan untuk tim besar lain macam Lyon, As Monaco maupun Girondins Bordeaux yang masih tercecer di papan tengah.

Di luar komposisi tim yang menghuni empat besar, tersemat juga beberapa pemain yang tampil impresif fi sepanjang paruh pertama kemarin. Uniknya, lima nama yang ada dalam daftar tak melulu berasal dari tim-tim yang bercokol di papan atas

Baca Juga:  Mantan Juara Super Bowl Resmi Jadi FIFA Player!

Bedasarkan laporan realsport 101, vivagoal sudah merangkum lima nama yang diprediksi bakal mendapatkan refresh rating dari EA Sports, selaku developer game FIFA 20. Mereka yang nantinya dapat rating baru tentunya sudah berbuat banyak untuk timnya masing-masing. Siapa saja? berikut daftarnya.

Racikan Apik Villas-Boas Tangani Marseille Musim Ini

0

Vivagoal Ligue 1 – Sejak ditangani Andre Villas-Boas, Marseille terus menunjukkan perkembangan yang cukup mengesankan. Hingga pekan ke-13, Les Phoceens berhasil menempati posisi kedua klasemen.

Villas-Boas datang di Velodrome menggantikan Rudi Garcia pada akhir Mei 2019 lalu. Sudah 14 pertandingan yang dilalui, eks juru taktik Chelsea itu berhasil meraih tujuh kemenangan, empat hasil imbang dan sisanya tiga kali kalah. Total ada 18 gol dibuat dan hanya 17 kali kebobolan.

Baca juga: Kalahkan Toulouse 0-2, Marseille Merangsek ke Posisi 2 Klasemen

Yang teranyar saat mereka kembali meraih kemenangan ketiga beruntun di markas Toulouse dengan skor 2-0. Momentum positif itu membuat Marseille kini menempati peringkat kedua klasemen dengan perolehan 25 poin, unggul satu angka dari Angers yang menguntit di posisi ketiga, dan tertinggal 8 angka dari PSG di puncak klasemen

Dalam laju baik itu, ada empat clean sheet yang berhasil dicetak, dua di kandang, dan dua sisanya saat menyambangi markas lawan. Berdasarkan catatan Opta, dua dari empat raihan clean sheet itu dibukukan secara berurutan oleh Marseille.

Capaian ini menjadi seakan menjadi sinyal bahwa mereka sudah membaik usai meraih hasil kurang meyakinkan di musim lalu.

“Kami sekarang berada di jalur yang tepat. Kami memang sempat menderita di awal, tapi itu karena tim-tim lawan mempersiapkan diri dengan sangat baik.” ucap Villa-Boas dilansir dari Sports Yahoo.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

“Kami sekarang berhasil merebut kembali tempat kedua, dan kami harus terus seperti ini.” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Lini Depan PSG Diprediksi Kian Beringas dengan Dua Sosok Ini

0

Vivagoal Ligue 1  –  Mauro Icardi mengaku siap berduet dengan Edinson Cavani pasca pulihnya striker asal Uruguay itu dari cedera pinggul yang dideritanya. Icardi mengaku ia dan Cavani bakal bekerjasama dengan baik.

Icardi sendiri seakan datang di waktu yang tepat. Ia sukses mengisi kekosongan yang ditinggalkan Icardi yang menderita cedera pinggul. Seakan tak menyia-nyiakan peluang, Icardi tampil garang dengan mencetak tujuh gol di semua kompetisi yang ia mainkan.

“Edi pemain hebat yang telah mencatatkan sejarah untuk PSG, kontribusinya di sini sangat besar. Saya siap berduet dengannya. Namun semua tergantung keputusan pelatih,” kata Icardi pada RMC, seperti dinukil Goal International.

Menurut Icardi, Cavani adalah sosok predator yang haus gol. Kombinasinya dengan eks juru gedor Palermo jelas akan menguntungkan PSG agar daya dobrak tim asal Ibu Kota Prancis itu lebih beringas. Namun, Icardi menyerahkan semuanya kepada Thomas Tuchel selaku pelatih PSG. Kebetulan, Tuchel sendiri memang belum pernah menduetkan kedua pemain asal Amerika Selatan ini di lini depan.

Baca Juga:  Icardi Betah di PSG dan Tak Ingin Balik ke Inter, Kenapa?

PSG sendiri masih memuncaki klasemen Ligue 1 dengan keunggulan 7 poin dari tim peringkat kedua. Terbaru, PSG kalah dari tim papan bawah, Dijon dengan skor 1-2. Kekalahan tersebut menjadi yang kesembilan di tahun 2019 ini.

Terdekat, Les Parisiens akan memainkan matchday keempat Liga Champions kontra Club Brugge pada Kamis (7/11) dini hari WIB di kandang mereka, Parc Des Princess.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1  hanya di Vivagoal.com

Bukan Trofi, Rudi Garcia Janjikan Lyon Hal ini

0

Vivagoal Ligue 1  –  Rudi Garcia tak menjanjikan Les Gones sebuah trofi di musim ini. Namun, mantan pelatih AS Roma itu yakin timnya bisa memainkan sepakbola menyerang seperti yang sebelumnya ia terapkan di klub lain

Rudi Garcia resmi diangkat sebagai pelatih baru Lyon pada Senin (14/10/2019) waktu setempat. Eks pelatih Marseille dan AS Roma itu menggantikan Sylvinho dan telah bersedia menandatangani kontrak berdurasi dua tahun alias hingga 2021 mendatang.

Lyon menjadi klub asal Ligue 1 keenam yang dilatih Rudi Garcia. Sebelumnya, pria 55 tahun itu pernah sukses menangani Lille OSC selama lima musim, yakni dari 2008 hingga 2013. Alasan Lyon mengontrak Garcia karena sang pelatih dikenal mampu mengeluarkan potensi terbaik tim dan juga memperagakan sepakbola menyerang.

Rudi Garcia sudah terbukti berhasil menampilkan sepakbola offensif saat melatih Lille. Di bawah arahan Rudi Garcia, Lille selalu tampil aktraktif dan mencetak banyak gol. Rudi Garcia bahkan mampu mencetak double winners pada musim 2010/2011 dengan memenangi Ligue 1 dan Piala Super Prancis.

Rudi Garcia kini akan berusaha menerapkan gaya permainan andalannya di Lyon. Dia bertekad memperagakan sepakbola menyerang tuk meraih target-target yang sudah dicanangkan musim ini.

Baca Juga: Lyon Tunjuk Mantan Pelatih Roma Sebagai Juru Taktik Anyar

“Saya pikir Lyon punya materi pemain yang bagus. Saya kenal beberapa pemainnya, dan saya menonton sebagian besar pertandingan yang mereka mainkan.” ujar Rudi Garcia seperti dikutip dari football365.

“Saya berharap musim ini kami akan menampilkan sepakbola yang membuat fans gembira. Saya selalu senang menampilkan sepakbola menyerang, dan kami harus berusaha mencapai target-target penting.” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1  hanya di Vivagoal.com

Terjembab ke Papan Bawah, Lyon Resmi Tendang Pelatihnya

Vivagoal Ligue 1  –  Buruknya performa Olympique Lyon di Ligue 1 2019/20 membuat mereka mengambil keputusan tegas. Pelatih Les Gones, Sylvinho terpaksa harus didepak karena tak mampu mengangkat performa tim.

Sebelumnya, semasa masih aktif bermain, Sylvinho merupakan salah satu bek kiri terbaik di dunia yang sukses bermain bersama Barcelona. Namun sayang, kariernya sebagai pelatih tidak secemerlang saat dirinya bermain.

Dalam 9 laga yang dilakoni, pelatih asal Brazil itu sudha menjalani 9 laga. Namun Les Gones kerap mendapatkan hasil minor. Mereka hanya mampu meraih sepasang kemenangan tiga hasil imbang dan 4 kekalahan.

Hasil tersebut pun membuat Sylvinho harus lebih cepat mengakhiri kerjasamanya dengan Lyon.  Bahkan, hasil ini membuat Lyon terpuruk di posisi ke-14 Ligue 1 Prancis 2019/2020, dan berselisih satu angka dari Dijon dan Metz yang berada di zona merah degradasi.

Pengumuman pemecatan Sylvinho disampaikan langsung oleh manajemen klub melalu situs resmi sehari setelah kembali merasakan kalah 0-1 dari Saint-Etienne. “Olympique Lyon memutuskan untuk menerapkan prosedur penghentian kontrak kerja Sylvio Mendes Campo Junior.” demikian bunyi pernyataan resmi klub.

“Adapun Gerald Baticle tuk sementara waktu bakal memimpin sesi latihan dibawah pengawasan direktur olahraga Juninho.” sambungnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1  hanya di Vivagoal.com

Bintang PSG Minta Icardi Diberi Waktu untuk Adaptasi

0

Vivagoal Ligue 1  –  Bintang PSG, Kylian Mbappe menyebut terlalu banyak phak yang memberi kesan buruk pada Icardi. Ia yakin sang pemain hanya tinggal tunggu waktu untuk bergegas menjadi mesin gol PSG.

“Saya melihatnya dengan sangat positif,” ujar Mbappe, seperti dinukil Goal International.  “Orang-orang menghakimi dia dari hal di luar lapangan, tanpa berusaha benar-benar mengenal pribadinya.

Icardi sendiri diklaim terlalu menurut kepada istrinya untuk menentukan karir sepakbolanya. Namun Mbappe menilai hal tersebut terlalu dibesar-besarkan. Ia menilai Icardi adalah sosok yang menarik.

Sejauh ini, mantan juru gedor Sampdoria itu baru tampil dalam dua laga PSG yakni kala menjamu Stasbourg dan Real Madrid di ajang UCL. Dalam dua kesempatan tersebut, Icardi belum bisa menyumbang gol dan assist untuk Les Parisiens.

Baca Juga: Neymar Bukanlah Pesepakbola yang Patut Dicontoh

“Bagi saya, dia sosok yang sangat menarik tapi juga sangat pemalu. Mauro masuk ke ruang ganti PSG dan memberikan segalanya bagi tim.

“Tergantung pada kami untuk memastikan dia beradaptasi dengan cara terbaik. Kemudian, ketika itu terjadi, dia akan mencetak banyak gol untuk kami,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1  hanya di Vivagoal.com

Berada di PSG, Neymar Disebut Kelelahan Secara Mental

0

Vivagoal Ligue 1  –  Dalam beberapa bulan terakhir, Neymar menuai banyak sorotan atas sejumlah kasus kontroversial yang diakibatkan atas ulahnya sendiri. Pemain asal Brasil itu pun mengaku mengalami kelelahan secara mental.

Terlepas dari kualitas sebagai salah satu pemain terbaik di dunia, Neymar kerap menghadirkan kontroversi selama dua musim berkostum PSG. Baru sebulan usai direkrut dari Barcelona, Neymar sudah ribut dengan Edinson Cavani karena rebutan pinalti.

Berlanjut di laga final Coupe de France musim 2018/2019 kontra Rennes, Neymar tertangkap kamera memukul seorang penonton yang membuatnya dijatuhi sanksi larangan bertanding sebanyak tiga laga. Neymar juga dihukum UEFA larangan bertanding sebanyak 2 laga karena mencaci maki official VAR saat PSG ditaklukkan Manchester United di babak 16 besar Liga Champions.

Belum selesai disitu, Neymar dituding memperkosa seorang model asal Brasil di sebuah hotel di Paris. Kasusnya kini sudah disetop karena kepolisian Rio de Janeiro, Brasil mengaku kekurangan alat bukti.,

Deretan kontroversi itu ditambah cibiran suporter PSG yang begitu marah dengan rencana kepergiannya pada bursa transfer musim panas lalu membuat mental Neymar benar-benar berada dalam titik terendah. Ia pun mengaku sedang berupaya memulihkan diri usai ditimpa banyak masalah yang datang secara bertubi-tubi.

Baca Juga:  Prediksi PSG vs Stade Reims: Les Parisiens Andalkan Neymar

“Saya bukan orang yang senang berbicara, saya sangat pendiam dan senang menyimpan segalanya tuk diri saya sendiri. Tapi ketika ada masalah, saya merasa frustasi, marah dan meledak-ledak. Dan sekarang saya sedang mencoba memperbaiki itu.” ungkap Neymar saat diwawancara oleh Mirror.

“Saya pikir ketika mental anda bagus maka segala sesuatunya akan berjalan alamiah. Tapi jika mental sedang tidak baik, segalanya tidak akan terjadi sesuai yang diharapkan.” ujarnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1  hanya di Vivagoal.com

Kembali Cetak Gol, Neymar Merendah

0

Vivagoal Ligue 1 Neymar Jr kembali menjadi aktor protagonis kala PSG membekuk Lyon di Groupama pada Senin (23/9) dini hari tadi. Meski demikian, ia menilai level permainan PSG meningkat setiap pekannya.

Dalam dua laga terakhir, Neymar selalu mencetak gol untuk PSG. Sebelumnya dalam laga kontra Stasbourg ia mampu menciptakan gol. Teranyar ia mampu menyumbang angka di menit ke-87 setelah mengelabui berbagai pemain lawan.

“Ya, mencetak gol selalu bagus untuk meningkatkan kepercayaan diri. Saya berharap dapat terus melalukannya,” bukanya kepada Goal International. “Setiap pertandingan, kami selalu meningkatkan level permainan. Kami benar-benar bermain dengan baik,” kata dia.

Ia juga menilai laga kontra Lyon merupakan laga yang cukup ketat. Menurutnya, Les Gones memiliki barisan pertahanan yang kokoh. Selain itu, ia menambahkan jika Lyon memiliki serangan balik yang mematikan.

Baca Juga: Ingin Angkat Trofi Jadi Alasan Icardi Pindah ke PSG

Neymar memang kembali dipercaya mengisi lini serang PSG pasca cederanya Kylian Mbappe dan Edinson Cavani di lini serang. Bersama Mauro Icardi, eks Santos itu menjadi tumpuan di lini depan PSG dalam beberapa laga ke belakang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1  hanya di Vivagoal.com

Prediksi Lyon vs PSG: Les Parisiens Punya Rekor Buruk Di Kandang Les Gones

0

Vivagoal Ligue 1 – Pertandingan pekan ke-6 Ligue 1 Prancis musim 2019/2020, Senin (23/9/2019) dini hari WIB, akan menyajikan duel sarat gengsi antara Olympique Lyon melawan Paris Saint-Germain. Bermain di kandang sendiri, Lyon mengincar kemenangan ketiga secara beruntun atas rival utamanya tersebut.

PSG memang mendominasi kejuaraan Liga Prancis dalam beberapa musim terakhir. Namun, ketika bertandang ke markas Lyon, Les Parisiens selalu menemui kesulitan besar. Faktanya, dalam 10 lawatan terakhir ke Stadion Groupama dalam ajang Liga, PSG hanya dua kali sanggup membawa pulang kemenangan berbanding lima kekalahan yang diderita.

Baca juga: Musim Depan, Lyon Indikasikan Akan Rekrut Bomber Muda Celtic

Dalam dua musim beruntun, PSG bahkan selalu pulang dengan hasil nihil. Musim lalu, Lyon sukses menang 2-1 melalui gol Moussa Dembele dan Nabil Fekir. Kemudian pada musim 2017/2018, PSG juga takluk dengan skor yang sama.

“Pertama-tama kami harus mengembalikan kondisi setelah bertanding melawan Real Madrid. Tidak akan mudah jika bertemu Lyon. Ini merupakan tantangan besar, namun kami harus yakin bisa menang di laga besok. Walau demikian, kami butuh penampilan yang sempurna tuk meraih kemenangan.” tandas Tuchel.

Di sisi lain, Lyon bertekad meraih kemenangan ketiganya secara beruntun atas PSG di kandang sendiri. Diakui oleh pelatih Lyon, Sylvinho, PSG masih difavoritkan menang di laga ini terlepas dari rekam jejak buruk mereka di markas Les Gones.

“PSG akan datang kesini dan coba menerapkan pola permainan andalan mereka. Untuk bisa menang, tentu kami harus bermain lebih baik dari mereka. Melawan unggulan juara, kami sangat termotivasi dan tak sabar untuk segera memulai pertandingan.” Sylvinho menegaskan.

Baca juga: Usai Dipermalukan PSG, Zidane Banjir Kritikan

Jika merujuk pada catatan lima pertemuan terakhir kedua tim di semua kompetisi, PSG masih unggul tipis atas Lyon dengan tiga kemenangan berbanding dua kekalahan. Namun jika tidak berhati-hati, PSG bisa saja tergelincir di laga ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1  hanya di Vivagoal.com

Legenda West Ham Sebut PSG Sebagai Rumah untuk Pemain yang Tak Disiplin!

0

Vivagoal Ligue 1  –  Legenda hidup West Ham United, Paolo Di Canio mengaku tak terkejut dengan bergabungnya Mauro Icardi ke PSG. Menurutnya, PSG adalah rumah yang tepat untuk pemain yang tak disiplin. Mengapa demikian?

Sebelumnya, Mauro Icardi disebut bakal merapat ke Juventus atau Napoli pada bursa transfer musim panas kemarin. Namun, di detik terakhir, ia justru berlabuh ke PSG dengan status pinjaman selama semusim. Setelah masa peminjaman berakhir, Icardi akan dipermanenkan di angka 70 juta Euro.

Kepada Il Mattino, mantan penyerang Lazio itu buka suara terkait bergabungnya Icardi ke PSG. “Saya heran mengapa Carlo Anceloti menginginkan Icardi di Napoli. Menurut saya, Icardi merupakan sosok yang tak mungkin mengakui kesalahannnya. PSG memang merupakan rumah yang cocok untuknya,” ungkap Di Canio seperti dinukil Onefootball.

Disamping itu, Ia juga menyoroti produktivitas Icardi di depan gawang. “Icardi hanya bisa mencetak gol dari umpan crossing di dalam kotak penalti. Ia tak bisa menjadi striker modern,” pungkasnya.

Baca Juga: Inilah Alasan Guendouzi Tinggalkan PSG!

Bersama Inter, Icardi sukses mencetak 124 gol untuk Inter di seluruh kompetisi yang dimainkan La Beneamata sejak didatangkan dari Sampdoria pada 2013 silam. Kini, menarik untuk dinantikan apakah Icardi mampu berbicara banyak di PSG.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1  hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS