Tag: PS Tira Persikabo

Begini Misi Pelatih Anyar Tira Kabo

Vivagoal – Liga Indonesia– Pelatih baru Tira Persikabo Igor Nikolayevich Kriushenko memiliki misi khusus sebagai juru taktik Laskar Padjajaran. Pelatih asal Belarusia ini ingin mengembalikan performa Tira Kabo yang semapt terpuruk. Untuk merealisasikan hal tersebut ia ingin mental pemain segera diperbaiki.

Mantan juru taktik Bate Borisov itu langsung memimpin sesi latihan Laskar Padjajaran di Stadion Mini, Cibinong, Minggu (8/12) sore. Ia ingin pemain segera merapihkan mental pasca tak pernah mendulang satu pun kemenangan di paruh kedua Liga 1 2019.

“Pertama, saya memperhatikan di sini ada pemain yang memiliki kemampuan yang sangat bagus sekali. Tapi banyak di antara mereka yang mengalami trauma, jadi hasil yang diharapkan belum tercapai,” ujar Kriushenko, dinukil dari Goal Indonesia.

“Tapi untuk berikutnya, saya akan mengembalikan kepercayaan diri mereka dan kepercayaan diri hanya bisa dikembalikan melalui kemenangan. Jadi kami harus meraih kemenangan terlebih dahulu,” sambung pelatih berusia 55 tahun itu.

Baca Juga: Pelatih Sarat Trofi Asal Eropa Timur Resmi Tangani Tira-Persikabo

Igor merasa tertantang untuk melakukan hal tersbebut. Pasalnya, ia menilai secara skil dan kemampuan serta kualitas pemain Indonesia terbilang lumayan mumpuni untuk bersaing. Hal tersebut yang pada akhirnya rela terbang jauh dari Eropa Timur guna berlabuh ke Indonesia.

“Saya sudah melihat cara bermain tim yang ada di Indonesia melalui televisi. Saya sangat tertarik karena di sini banyak pemain yang cepat kemudian kemampuan skillnya termasuk tinggi,” jelas pungkasnya.

Selalu update berita Liga Indonesia terbaru hanya di Vivagoal.com

Pelatih Sarat Trofi Asal Eropa Timur Resmi Tangani Tira-Persikabo

Vivagoal – Liga Indonesia– Pasca memecat Rahmad Darmawan Sebagai pelatih utama, Bhayangkara FC bergerak cepat dengan menujuk suksesor RD dalam diri pelatih sarat trofi asal Belarusia, Igor Kriuschenko. Pemumunan tersebut diresmikan pada Sabtu (7/12) kemarin.

Lascar Padjajaran memang belum bisa berbicara banyak di paruh kedua. Mereka tak pernah mendulang kemenangan sepanjang 13 laga terakhir. Akibatnya, mereka berada di zona yang taka man dengan berada di posisi 13 kalsemen sementara dengan raihan 31 angka.

Rahmad Darmawan pun harus merelakan posisinya di kursi kepelatihan. Sosok Igor Kriuchenko pun ditunjuk sebagai suksesor. Namun masih belum jelas sampai kapan pelatih tersebut bakal menangani Laskar Padjajaran.

Sekedar catatan,  Igor Kriushenko sendiri pernah menjadi juara di Liga Belarusia pada 2007 silam bersama BATE Borisov. Tak hanya itu, gelar piala Belarusia di musim 2016/17 pun pernah direngkuhnya bersama langganan kompetisi Eropa itu.

Selain level klub, Igor pernah menangani Timnas Belarusia pada 2017 hingga 2019. Dalam periode tersebut, ia pernah membawa tim asal Eropa Timur berlaga di kualifikasi Piala Dunia 2018 dan kualifikasi Euro 2020.

Teranyar, Igor bakal melakoni laga debutnya membesut Ciro Alves dan kolega dalam lawatan ke Stadion I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali dalam laga kontra juara Liga 1 2019, Bali United, 12 Desember mendatang.

Selalu update berita Liga Indonesia terbaru hanya di Vivagoal.com

Hattrick Conti Bawa Borneo Gulung Tirakabo 4-1

Vivagoal – Liga Indonesia – Borneo FC berhasil meraih kemenangan atas tamunya PS Tira Persikabo. Skuad yang ditukangi Mario Gomez menang dengan skor 4-1.

Bermain di hadapan publiknya, tuan rumah langsung tampil menekan. Serangan terus dilancarkan guna meraih poin penuh sejak awal laga.

Baca juga: Gagal Lolos di SEA Games, Thailand Mulai Beralasan!

Tak ayal, Borneo baru berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-29 lewan tendangan melengkung Renan da Silva dari luar kotak penalti.

Tertinggal satu gol, Tirakabo mencoba membangun serangan untuk membongkar pertahanan Borneo. Sayang, upaya Ciro Alves dan kolega belum mampu memciptkan gol.

Pada menit ke-34, pendukung tuan rumah kembali bersorak-sorai setelah Matias Conti mencetak gol usai menerima umpan silang dari Renan.

Baik Borneo maupun Tirakabo terus melancarkan jual-beli serangan. Namun hingga turun minum, skor 2-0 untuk tuan rumah tidak berubah.

Memasuki interval kedua, tempo permainan semakin meningkat. Tirakabo terus mencari celah untuk mengejar ketertinggalan defisit gol.

Namun mereka harus kembali terdiam setelah Matias Conti mencetak gol keduanya pada menit ke-55. Menerima umpan silang dari Puhiri, Conti dengan tenang menyepak bola hingga merobek gawang Tirakabo.

Conti kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mencetak Hattrick di laga tersebut. Pada menit ke-72, dia sukses melesakkan bola setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Selang dua menit, Tirakabo berhasil memperkecil ketertinggalan lewat Essengue. Hingga wasit meniupkan peluit panjang akhir pertandingan, kedua tim tidak mampu menambah gol. Skor 4-1 bertahan untuk kemenangan Borneo.

Atas hasil ini, Borneo berhasil naik ke peringkat dua menggeser Persipura dengan mengantongi 49 poin. Sementara Tirakabo masih terus melanjutkan tren tidak pernah dan menduduki peringkat 12 klasemen.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Nasib Tira-Persikabo Ditentukan di Empat Laga Sisa

Vivagoal – Liga Indonesia – Kekalahan 1-0 dari Barito Putera di Stadion Pakansari, Senin (2/12) malam WIB, menempatkan TIRA Persikabo saat ini dalam kondisi berbahaya. Pasalnya, mereka harus berjuang melepaskan diri dari ancaman degradasi dengan empat laga sisa.

Kekalahan atas Barito Putera membuat posisi TIRA Persikabo masih tetap 38 poin, unggul delapan poin dari Perseru Badak Lampung FC yang duduk di posisi teratas zona merah. Tapi selisih itu bisa saja terpangkas andai Badak Lampung bisa membukukan kemenangan atas PSS Sleman sore ini.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Pelatih interim Tira-Persikabo, Miftahudin Mukson pun menyebutkan bahwa empat pertandingan terakhir bakal jadi penentu nasib mereka di kompetisi Liga 1 musim depan.

“Sekarang ini sudah masuk masa krusial, kami harus bekerja sendiri. Bisa dibilang kami harus mengeluarkan kemampuan di luar batas kemampuan manusia normal di empat pertandingan sisa,” ujar Miftahudin.

“Masalah hasil, kami kalah, itu tanggung jawab saya. Tapi inilah sepakbola, kami tidak bisa mengubah sesuatu tanpa kerja keras. Namun kami tetap meminta maaf kepada suporter. Saya sudah berusaha untuk mendorong dan memompa semangat para pemain.” tambahnya.

“Kenapa kita tidak bisa mencetak gol? Ini sepakbola, keberuntungan sedang tidak berpihak pada kami. Ini pembelajaran juga buat saya sebagai pelatih, dan tim. Kami masih punya waktu untuk menyiapkan laga selanjutnya. Mungkin kami ada sedikit catatan untuk lini depan.” tutup Miftahudin.

Sebagai informasi, kekalahan atas Barito menambah rentetan tak pernah menang Tirakabo menjadi 15 laga secara beruntun. Kondisi ini sangat berbanding terbalik dengan raihan mereka di putaran pertama, dimana Laskar Padjajaran sempat menduduki peringkat pertama Shopee Liga 1 2019.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Jiwa Ksatria Rahmad Darmawan Pasca Dipecat Mantan Klubnya

VivagoalLiga Indonesia –  Pasca dipecat Tira-Persikabo pada Jumat (29/11) sore WIB, Rahmad Darmawan buka suara. Pelatih asal Lampung ini memang mengakui performa timnya tengah menurun. Namun ia sempat berkomunikasi untuk menagani tim setidaknya sampai akhir musim. Kenyataan pada akhirnya berkata lain.

Tira-Persikabo sendiri mengalami degradasi performa di putaran kedua. Setelah sempat bertengger di papan atas. Laskar Padjajaran harus menerima kenyataan pahit gagal menang dalam 14 laga terakhir. hal ini pada akhirnya membuat manajemen mengambil langkah tegas yakni membebastugaskan eks Sriwijaya ini.

RD pun buka suara terkait pemecatannya. Ia sejatinya sempat meminta waktu kepada manajemen. “Memang tadi pagi saya bertemu dengan manajemen dan kita ngobrol-ngobrol kemudian manajemen mengatakan bahwa mereka akan mengakhiri hubungan kerja dengan saya karena saya mengerti mungkin belum sesuai harapan,” ungkap Rahmad Darmawan.

Baca Juga: Rahmad Darmawan dan Tira-Persikabo Resmi Pisah Jalan

“Sebenarnya saya juga tadi meminta dalam beberapa partai terakhir ini saya ingin anak-anak fokus untuk menyelesaikan tugas dengan saya, karena tinggal lima laga lagi. Tapi, saya bisa mengerti, bagaimanapun sebuah keputusan di dunia kepelatihan di sebuah klub bisa mengejutkan, bisa juga tidak, tinggal bagaimana persepsi kita.”

Sejatinya, RD sempat mencatatkan hal manis bersama tim yang dulunya bernama PS Tira ini. Ia sukses mendulang 13 laga tak terkalahkan dan meraih predikat tim fair play di putaran pertama. Namun serangkaian hasil buruk membuatnya harus berakhir lebih cepat bersama tim asal Bogor itu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Rahmad Darmawan dan Tira-Persikabo Resmi Pisah Jalan

Vivagoal – Liga Indonesia –  Per Jumat (29/11) sore WIB, Rahmad Darmawan dan Tira-Persikabo resmi pisah jalan. Tak ada alasan yang pasti terkait mundurnya RD dari kursi pelatih Laskar Padjajaran. Namun, ada rumor yang menyebut dirinya bakal meduduki posisi strategis di Timnas Indonesia.

Berpisahnya RD dan Tira-Kabo diumumkan via akun Instagram pribadi tim asal Bogor itu. “Hari ini tim kami dan Coach Rahmad Darmawan sepakat untuk mengakhiri kerjasama. Terimakasih untuk Coach RD atas dedikasinya selama ini,” tulis pernyataan resmi klub di @officialpersikabo

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Baik RD dan Tira-Kabo belum membuka alasan mengapa mantan pelatih Sriwijaya itu memutuskan pisah jalan. Namun sejak putaran kedua dimulai, Laskar Padjajaran memang kerap meraih hasil minor. Dalam 14 laga yang telah dimainkan, mereka belum pernah sekalipun mendulang kemenangan.

Hal ini jelas berbanding terbalik dengan apa yang mereka torehkan di putaran pertama. Sebelumnya, tim asal Jawa Barat tak pernah kalah dalam 13 laga beruntun. Sejauh ini, Tira Kabo terperosok di posisi 12 klasemen sementara Liga 1 dengan 38 poin. Hal ini seakan menjadi degradasi performa mengingat mereka sebelumnya berada di papan atas Liga 1 2019.

Selalu update berita Liga Indonesia terbaru hanya di Vivagoal.com

Tekad Memutus Tren Buruk, Tira-Persikabo Waspadai Kalteng Putra

Vivagoal – Liga Indonesia – TIRA Persikabo harus kehilangan banyak pemain saat menantang Kalteng Putra dalam lanjutan laga Liga 1 2019 di Stadion Tuah Pahoe, Rabu (27/11) mendatang.

Sejumlah pemain absen karena alasan yang beragam. Ciro Alves dan Abduh Lestaluhu absen karena akumulasi kartu, sementara Wawan Febrianto menyusul Manahati Lestusen dan Loris Arnaud yang masuk ruang perawatan karena cedera. Sementara Andy Setyo tidak bisa tampil karena dipanggil masuk dalam skuat timnas U-23 untuk SEA Games 2019.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Guna mengatasi hal tersebut, pelatih Tira Kabo, Rahmad Darmawan, mengaku harus menyiapkan skema permainan khusus. Ia pun meminta kepada semua pemain yang diberi kepercayaan bermain di laga nanti bisa mengeluarkan semua penampilan terbaiknya.

“Karena persiapan sangat mepet dilakukan, jadi yang seharusnya kami masih dalam tahap recovery, tetapi kami manfaatkan untuk memantapkan latihan game plan tuk persiapan menghadapi Kalteng,” ucap Rahmad.

“Memang ini luar biasa, tapi buat saya tidak boleh ada pemain yang patah semangat. Justru para pemain harus siap dan terus berupaya membuktikan kemampuannya,” sambung RD, sapaan akrab Rahmad.

Tira-Persikabo dalam posisi wajib menang guna memutus tren buruk mereka yang dalam 13 pertandingan belum sekalipun bisa menang. Namun RD menyebut hal itu tidak bakal mudah, pasalnya, Kalteng Putra saat ini dalam motivasi berlipat tuk bisa lolos dari zona degradasi. RD tak menampik jika dirinya mewaspadai kematangan beberapa pemain Kalteng Putra.

Baca juga: Bisa Finish di Posisi Runner-Up, Persib Hanya Mau Lima Besar

“Saya rasa Kalteng Putra di enam pertandingan sisa minimal harus meraih lima kemenangan. Artinya, mereka akan bertekad menyapu bersih semua laga, apalagi kali ini mereka akan bermain di kandang, jelas tiga poin jadi harga mati buat mereka, kami harus waspadai itu,” tegasnya.

“Mereka memiliki pemain yang bagus seperti Patrich Wanggai, Eydison Soares, Yohanes Ferinando Pahabol, Yan Pieter Nasadit, dan ada I Gede Sukadana, Mereka pemain yang matang, jadi kami harus bisa mengimbanginya dengan ketenangan bukan kepanikan karena akan menyulitkan,” tutup RD.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Prediksi PS Tira Persikabo vs PSIS Semarang: Tekad Tuan Rumah Putuskan Tren Negatif

Vivagoal – Liga Indonesia – Tira Persikabo akan kedatangan tamu PSIS Semarang dalam lanjutan Shopee Liga 1 2019 pekan ke-28 di Stadion Pakansari, Bogor Jumat (22/11/19) sore WIB. Tuan rumah wajib memetik kemenangan untuk memutuskan rentetan hasil negatif.

Memasuki putaran kedua musim ini, Tira Persikabo seakan kehilangan jati dirinya. Pasalnya skuad asuhan Rahmad Darmawan tidak pernah menang dari 12 laga yang sudah dijalani, mereka hanya mampu meraih 6 hasil imbang dan 6 kekalahan. Torehan tuan rumah tidak lebih baik dari PSIS Semarang.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Dalam liga laga terakhir, PSIS sukses mengantongi dua kemenangan, satu imbang dan sisanya kalah. Di laga terakhir melawan pemuncak klasemen, Bali United skuad asuhan Nurdiansyah berhasil meraih kemenangan 1-0. Gol Semata wayang Laskar Mahesa Jenar di cetak oleh Wallace Costa.

Melihat catatan tiga pertemuan terakhir kedua tim, Tirakabo unggul dengan dua kemenangan. Sementara PSIS hanya mampu meraih satu kemenangan.

Dari catatan di atas, PSIS sejatinya memiliki hasil lebih baik di 5 pertandingan terakhir. Kendati demikian tim tamu harus tetap waspada menghadapi Tirakabo. Pasalnya tuan rumah sedang mengincar kemenangan yang sudah lama mereka tidak rasakan.

Berikut catatan hasil pertandingan kedua tim;

Head to Head TIRA Persikabo vs PSIS Semarang

PSIS Semarang 0-2 TIRA Persikabo (Liga 1) 02.08.2019
TIRA Persikabo 0-1 PSIS Semarang (Liga 1) 17.10.2018
PSIS Semarang 0-2 TIRA Persikabo (Liga 1) 17.05.2018

5 Pertandingan Terakhir TIRA Persikabo

TIRA Persikabo 2-2 Persebaya Surabaya (Liga 1) 09.11.2019
Persija Jakarta 2-0 TIRA Persikabo (Liga 1) 03.11.2019
Madura United 1-0 TIRA Persikabo (Liga 1) 30.10.2019
TIRA Persikabo 1-1 Arema FC (Liga 1) 24.10.2019
TIRA Persikabo 0-2 Bhayangkara FC (Liga 1) 19.10.2019

5 Pertandingan Terakhir PSIS Semarang

PSIS Semarang 1-0 Bali United (Liga 1) 15.11.2019
Persib Bandung 2-1 PSIS Semarang (Liga 1) 06.11.2019
PSIS Semarang 3-0 PSS Sleman (Liga 1) 02.11.2019
PSIS Semarang 2-2 Borneo FC (Liga 1) 26.10.2019
Barito Putera 2-0 PSIS Semarang (Liga 1) 22.10.2019

Prediksi Susunan Pemain kedua tim:

PS TIRA Persikabo: S. Fadil, V. Yagalo, K. Beknazarov, Z. Garba, M. Lestaluhu, G. Triaji, R. Sugeng, W. Febrianto, Ciro, S. Husaeni, O. Ikpefua. Pelatih: Rahmad Darmawan

PSIS Semarang: J. Ribowo, F. Sugiantoro, Wallace, S. Setiawam, J. Cantillana, H. Yulianto, Claudir, N. Nugroho, M. Rio Saputro, E. Subrata. Pelatih: B. Nurdiansyah

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Rahmad Darmawan: Saya Akan Evaluasi Total

Vivagoal – Liga Indonesia – Juru taktik Tira Persikabo, Rahmad Darmawan mengaku akan evaluasi total permainan timnya. Mantan pelatih Sriwajaya FC menyebut hal itu harus dilakukan mengingat beberapa penggawa Tirakabo dipanggil Timnas.

Usai menjalani laga terakhir melawan Persebaya Surabaya di Stadion Pakansara, Bogor lalu, tiga pemain asuhan Rahmad Darmawan dipanggil untuk membela timnas. Pada laga tersebut, kedua tim harus berbagi angka setelah bermain imbang 2-2.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Lebih lanjut, tiga pemain yang dipanggil adalah Khursed Beknazarov (Tajikistan), Abduh Lestaluhu, dan Osas Saha (Indonesia). Sedangkan Andy Setyo dan Rifad Marasabessy lebih dulu meninggalkan tim untuk pemusatan latihan timnas U-23.

“Masalahnya ketika sudah mulai menemukan ritme permainan kita lagi-lagi harus kehilangan pemain seperti Rifad Marasabessy, Andy Setyo, Abduh Lestaluhu, Osas Saha, Khurshed Beknazarov mereka dipanggil timnas. Kita harus kembali mencari ritme, semoga anak-anak tidak lelah,” ucap Rahmad dikutip dari laman resmi Liga 1.

Pada pertandingan kontra Persebaya, RD mengatakan Tirakabo sejatinya bisa mendominasi pertandingan. Beberapa peluang mampu mereka ciptakan, salah satunya kegagalan Osas Saha dalam mengeksekusi bola dari titik putih. Namun, RD mengaku tak bisa menyalahkan Osas karena di dalam sepakbola semua bisa terjadi.

“Yang pasti evaluasi kemarin, sebenarnya kita jauh lebih membaik. Artinya bisa mengubah kondisi dari yang babak pertama main jelek dan babak kedua kita tampil bagus,” tambah RD.

Baca juga: Obrolan Vigo: Pantaskah Laga Persib dan Persija disebut EL Clasico?

“Untuk penendang penalti sebenarnya sudah kita pilih untuk eksekutornya. Tapi kadang penalti itu di luar suasana saat latihan, jadi kita tidak bisa pastikan kalau di latihan bagus dan pertandingan belum tentu,” tutupnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Aji Santoso Puas Dengan Penampilan Pemainnya

Vivagoal – Liga Indonesia – Laga pertama Aji Santoso bersama Persebaya Surabaya berakhir Imbang. Melawat ke Stadion Pakansari markas dari Tirakabo, pertandingan berakhir dengan skor sama kuat 2-2.

Sejatinya Persebaya harus tertinggal sejak peluit dibunyikan. Pada menit ke-1, tuan rumah berhasil mencetak gol lewat Osas Saha. Bajul Ijo sempat membalas dua gol yang masing-masing dikemas oleh Rendi Irwan dan Aryn Williams.

Baca juga: Ardi Idrus Bakal Debut di Tim Nasional Indonesia

Persebaya harus memupus keunggulannya setelah Khursed Beknazarov menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Meski demikian, pelatih anyar Persebaya, Aji Santoso mengaku puas atas torehan ini. Dia mengatakan penampilan anak asuhnya cukup apik meski beberapa pemain penting tak bisa bermain.

“Saya syukuri hasil ini anak-anak sudah tampil luar biasa, main di kandang Tira kami berhasil mendapat poin satu dengan lima pemain inti yang tidak main, untuk saya hasil ini kami syukuri,” ucap Aji dikutip dari laman resmi Liga 1.

Lanjutnya, Aji mengakui para pemainnya bermain cukup konsisten dan percaya diri. Dia menilai mentalitas Rendi dkk sangat baik meskipun tertinggal gol cepat pada menit awal.

“Saya ingin menciptakan suasana kondusif di tim, karena itu sangat penting, yang jelas saya sampaikan kepada pemain untuk bermain senikmat mungkin, bermain enjoy, mereka saya beri kepercayaan dan kebebasan,” ujar Aji.

“Ini sesuatu yang positif untuk Persebaya, saya pelan-pelan mengembalikan ciri khas permainan Persebaya. Satu lagi yang luar biasa, anak-anak ketika ketinggalan mereka tidak down. Ini memang pesan itu kepada pemain untuk pertandingan selama 90 menit tidak boleh down apapun yang terjadi,” jelas Aji.

Pada pertandingan selanjutnya, Persebaya Surabaya akan menghadapi PSM Makassar. Laga itu sendiri akan di gelar di Stadion Batakan, (11/14) mendatang.

Selalu update berita Liga Indonesia terbaru hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS