Tag: Robert Moreno

Resmi! AS Monaco Tunjuk Niko Kovac Sebagai Pelatih

Vivagoal Ligue 1 – Klub asal Ligue 1 Prancis, AS Monaco resmi menunjuk mantan pelatih Bayern Munchen, Niko Kovac sebagai juru taktik tim menggantikan Roberto Moreno pada Senin (20/7/2020) dinihari WIB. Pelatih asal Kroasia tersebut diikat kontrak berdurasi tiga tahun.

Sebelumnya, AS Monaco memecat Robert Moreno meski baru menangani Tiemoue Bakayoko cs pada Desember 2019 kemarin. Namun dibawah asuhan Moreno, Monaco hanya bisa meraih lima kemenangan, dengan tiga hasil imbang dan lima laga lainnya berakhir dengan kekalahan.

Hasil ini membuat AS Monaco harus finish di posisi ke-9 klasemen akhir dengan raihan 40 poin. Dan untuk ketiga kalinya secara beruntun gagal tampil di kompetisi Eropa setelah kali terakhir melakukannya pada musim 2016/2017 saat Monaco masih dibesut oleh Leonardo Jardim.

“Kami sangat senang dengan kehadiran Niko Kovac di sini. Musim 2020/2021 bakal menandai bab baru dalam sejarah AS Monaco.” ucap wakil presiden Monaco, Oleg Petrov dilansir dari laman resmi klub.

“Kovac sudah kami kenal berkat kinerjanya yang bagus bersama para pemain muda, caranya menangani pemain-pemain senior dan kemampuannya dalam meraih hasil terbaik di level internasional bersama timnas Kroasia maupun di level klub.” Petrov menambahkan.


Baca Juga:



Kovac sendiri sempat menganggur selama 9 bulan lamanya usai dipecat Bayern Munchen pada November 2019 kemarin. Bersama Bayern, Kovac sukses mempersembahkan satu trofi Bundesliga Jerman dan satu gelar juara DFB-Pokal.

Sinyal bakal merapatnya Kovac ke Stade Louis II sebenarnya sudah tercium sedari awal pekan lalu setelah ia dilaporkan sudah berada di Monaco untuk menjalin negosiasi dengan manajemen Les Monegasques.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Moreno Buat AS Monaco Torehkan Rekor Terburuk Sejak 45 Tahun Silam, Apa?

0

Vivagoal Ligue 1 – Torehan prestasi apik bersama sebuah tim bukan jaminan bagi seorang pelatih kala membesut tim lain. Hal ini terjadi pada Robert Moreno bersama AS Monaco di kompetisi Ligue 1 saat ini. Gemilang bersama timnas Spanyol, Moreno di AS Monaco justru mencatatkan rekor terburuk dalam hal jumlah kebobolan.

Akhir Desember 2019 lalu, Robert Moreno didapuk sebagai pelatih baru AS Monaco menggantikan Leonardo Jardim yang dipecat. Berbekal hasil tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan saat menangani timnas Spanyol, tangan dingin Moreno di AS Monaco justru seperti menguap begitu saja.

Baca juga: Dijadwalkan Tes Medis, Kepindahan Cavani ke Atletico Kian Nyata

Hingga saat ini, Les Monegasques sudah menjalani tiga pertandingan di ajang Ligue 1 bersama Moreno. Hasilnya, belum ada satupun kemenangan yang bisa diraih. Rinciannya, satu imbang dan dua lainnya berujung kekalahan.

Yang paling banyak menuai sorotan adalah jumlah kebobolan AS Monaco selama ditangani Moreno. Dalam tiga kali memimpin Monaco di pertandingan Liga, skuat besutan Moreno sudah kebobolan sebanyak 10 gol, dan membuatnya jadi pelatih dengan debut terburuk kedua di ajang Ligue 1 setelah Marc Bourrier 45 tahun silam.

Marc Bourrier sendiri mengawali kiprahnya sebagai pelatih Avignon pada tahun 1975/1976. Dari empat laga awalnya sebagai pelatih, Bourrier sudah harus melihat timnya dibobol sebanyak 17 kali.

Diawali pada 8 Agustus 1975 di markas Olympique Marseille, Avignon dibantai 1-3. Berikutnya, Avignon kembali dihajar OGC Nice dengan skor 1-5, lalu dibantai Paris Saint-Germain 2-6, terakhir dilibas 2-3 dari AS Nancy.

Baca juga: Neymar Dedikasikan Golnya Tuk Legenda NBA, Kobe Bryant

Kisah Marc Bourrier bersama Avignon harus benar-benar diperhatikan oleh Moreno. Pasalnya, pada akhir musim 1975/1976, Avignon mengalami degradasi ke Ligue 2. Di sisi lain, AS Monaco saat ini berada di posisi ke-13 klasemen dengan 29 poin. Cesc Fabregas dkk hanya terpaut 11 angka dari SC Amiens yang berada di posisi ke-18, zona aman terakhir.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Dipandang Sebelah Mata, Pelatih Anyar Monaco

VivagoalLa Liga – Setelah memecat Leonardo Jardim, eks asisten pelatih Timnas Spanyol, Robert Moreno langsung dilantik oleh AS Monaco. Tapi, kehadirannya malah dipandang sebelah mata oleh beberapa pihak. 

Keputusan Monaco menunjuk Moreno bisa dibilang berani lantaran Moreno minim pengalaman. Dimana sebelumnya, mereka pun gagal saat memboyong pelatih miskin pengalaman, Thierry Henry.

Tapi demikian, Moreno tak takut akan minimnya pengalaman dirinya. Dia dan staffnya siap untuk beradaptasi dengan cepat dan langsung berlari bersama AS Monaco.

“Saya memang baru di Ligue 1, dan saya tidak tahu Ligue 1. Seperti yang anda semuanya tahu, saya lama bekerja sebagai asisten dan pelatih tim Spanyol. Namun dengan staf saya, kami akan berusaha menonton banyak pertandingan di kompetisi Prancis.

Baca Juga: Dilematis! Meski Ingin Bertahan, PSG Belum Tentukan Nasib Icardi

“Saya akan secepatnya beradaptasi dengan karakteristik para pemain di skuat saya, saya tidak takut karena kami akan bekerja untuk mengetahui Ligue 1 ini sebaik mungkin,””ucap Moreno seperti dilansir dari situs resmi Monaco.

Tumbuh di sepakbola Spanyol Moreno mengaku tak ada perbedaan kentara antara Spanyol dan Prancis. Dia berharap bisa melakukan yang terbaik untuk AS Monaco.

“Banyak orang Spanyol bermain di Prancis, dan saya tidak berpikir ada banyak perbedaan. Perbedaan utamanya hanya saya harus banyak menjawab pertanyaan dari media.

Sisanya tetap sama, bahwa saya harus melakukan yang terbaik untuk membuat suporter Monaco bangga dengan klub kesayangannya.” tutup Moreno.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Mantan Asisten Pelatih Timnas Spanyol Resmi Latih Raksasa Prancis

0

Vivagoal Ligue 1  –  Raksasa Ligue 1, AS Monaco mengambil sikap tegas dengan memberhentikan Leandro Jardim sebagai juru taktik pasca rentetan hasil buruk yang mereka terima pada Minggu (29/12) waktu setempat. Sebagai pengganti, mantan asisten Timnas Spanyol, Robert Moreno didaulat sebagai suksesor.

Bedasarkan laporan AFP, pelatih berusia 45 tahun harus menerima kenyataan pahit dengan dipecat dua kali dari tim yang sama. Sebelumnya, musim lalu, ia sempat dipecat dan digantikan Thierry Henry. Tiga bulan berselang, namanya kembali menjabat sebagai pelatih klub milik taipan Rusia itu.

Menurut laporan L’Equipe, kekalahan telak 0-3 atas Lille di French League Cup tak bisa ditolerir manajemen klub meski di ajang Ligue 1, Monaco sukses membantai Lille dengan skor 5-1 di kandang mereka sendiri akhir pekan kemarin.

Baca Juga: Pelatih Pengangguran Masuk Radar Raksasa Prancis?

Selain itu, alasan pemecatan Jardim juga tak lepas dari buruknya penampilan tim. Padahal di bursa transfer musim panas kemarin, Monaco sudah menghabiskan 135 Juta Euro untuk mendatangkan pemain baru. Namun mereka saat ini hanya mampu bertengger di posisi ketujuh klasemen sementara dengan raihan 28 angka dari 18 laga.

Sebagai pengganti, Robert Moreno pun bakal menangani Cesc Fabregas dan kolega hingga musim ini rampung. Moreno sudah menandatangani kontrak hingga dua tahun ke depan. Sebelumnya, ia pernah menangani timnas Spanyol kala Luis Enrique mengundurkan diri untuk mengurus anaknya yang tengah sakit.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1  hanya di Vivagoal.com

Dituduh Tidak Loyal Oleh Enrique, Moreno Murka!

0

VivagoalLa Liga – Luis Enrique kembali ditunjuk menangani Tim Nasional Spanyol. Sayang, dia membawa staf kepelatihan baru dan tak ada nama Robert Moreno didalamnya karena dianggap tak loyal.

“Saya tidak ingin ada orang seperti itu di staf kepelatihan. Kami telah berbicara dan dia ingin terus melatih tim di Euro dan tidak ingin jadi asisten saya lagi, saya pribadi tidak terkejut dengan sikap itu.

“Saya paham dia sudah bekerja keras sampai disana, namun bagi saya itu adalah bukti dia bukan sosok yang loyal. Dan saya tidak mau ada orang dengan kepribadian ambisius seperti itu jadi staff saya,” ucap Enrique seperti dilansir oleh Guardian.

Pembelaan Moreno

Moreno sendir langsung angkat bicara soal tuduhan tersebut. Dalam jumpa pers Kamis (29/11) kemarin, dia menolak disebut tidak loyal. Dia tidak habis pikir mengapa Enrique menuduhnya seperti itu.

“Saya tidak mau jadi sosok yang tercela, apalagi setelah secara personal saya diserang dan dilabeli sesuatu yang tidak benar. Sembilan tahun lamanya saya bekerja dengan Enrique, saya selalu mengikuti dia, selalu loyal kepadanya hingga kariernya menanjak mencapai timnas Spanyol.

Heran, bingung dan kecewa, begitulah yang dirasakan Moreno. Dia menilai Enrique menuduhkan hal yang tidak pantas kepada dirinya. 

“Enrique melabeli saya dengan dua kata buruk, tak loyal dan ambisius, menurut saya itu sangat tidak pantas dialamatkan kepada saya. Saya sudah buktikan selama saya bekerja dengannya saya tidak seperti itu,” tutup Moreno.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Ingin Terus Jadi Melatih Alasan Enrique Depak Moreno Sebagai Asisten

Vivagoal Berita BolaLuis Enrique akhirnya buka suara mengenai kepergian Robert Moreno dari staf kepelatihan timnas Spanyol. Menurut Enrique, mantan asistennya itu ditendang karena tidak loyal.

Moreno sebelumnya menjadi pelatih timnas Spanyol dari Maret 2019 hingga November 2019. Posisi itu dia dapatkan setelah Enrique harus menepi sejenak guna merawat putrinya, Xana yang sakit keras hingga akhirnya meninggal dunia.

Mulanya Moreno diberi jabatan pelatih interim dari Maret sampai Juni 2019 dimana ia sukses memimpin La Furia Roja dalam tiga pertandingan kualifikasi Euro 2020. Setelah itu, federasi sepakbola Spanyol (RFEF) mengontraknya secara permanen.

Pada prosesnya, Moreno akhirnya berhasil membantu Spanyol lolos ke putaran final Piala Eropa 2020 sebagai juara grup. Namun secara mengejutkan usai laga kontra Rumania, 19 November lalu, Presiden RFEF, Luis Rubiales mengumumkan Luis Enrique bakal kembali menjadi pelatih timnas.

Baca Juga: Bintang Barca Sumringah Enrique Kembali Melatih

Tapi, comeback-nya Enrique ini sudah dengan staf kepelatihan baru, dan Moreno sudah tidak lagi masuk kedalamnya. Enrique pun lalu menjelaskan alasan di balik keputusannya menyingkirkan Moreno. Enrique berpendapat, Moreno tidak loyal karena ingin terus jadi pelatih Spanyol hingga Euro 2020.

“Saya tidak ingin ada orang seperti itu di staf kepelatihanku. Saya bertemu dengan Moreno 12 September di rumah. Kami bicara setengah jam dan disitu terlihat jelas bahwa dia ingin terus melatih tim sampai Piala Euro dan tidak ingin jadi asistenku lagi, saya pribadi tidak terkejut dengan sikap itu.” ucap Enrique seperti dilansir oleh Guardian.

“Saya paham dia sudah bekerja keras sampai disana, namun bagiku itu adalah bukti dia bukan sosok yang loyal. Dan saya tidak mau ada orang dengan kepribadian ambisius seperti itu jadi stafku.” sambungnya.

“Ambisi itu bagus, tapi ambisi yang berlebihan adalah cacat, Itulah kenapa saya katakan kepadanya bahwa dia tidak bisa saya jadikan lagi orang nomor dua di tim. Dan satu-satunya orang yang bertanggung jawab atas keadaan ini adalah saya, bukan Luis Rubiales atau Jose Molina (direktur teknik RFEF).” Enrique menegaskan.

Selalu update Berita Bola Terbaru hanya di Vivagoal.com

Jelang Lawan Rumania, Robert Moreno Malah Puji Pelatih Lawan

Vivagoal Berita BolaTimnas Spanyol telah maju dari Grup F sebelum menjamu Rumania di kualifikasi terakhir mereka di Wanda Metropolitano, pada Selasa (19/11) dini hari nanti.

Robert Moreno telah menorehkan enam kemenangan dan dua kali hasil imbang sejak pertama kali menangani Spanyol pada bulan Maret. Pelatih kepala tim Matador tersebut merasa senang dengan kemajuan timnya.

“Ketika Anda memberikan semua yang Anda miliki untuk mendapatkan segalanya dan Anda bisa melihat para pemain melakukan itu juga. Saya bisa menilai bahwa mereka telah memberikan hasil terbaik dengan nilai 10 dari 10,” ucap Moreno dilansir dari Omnisport.

Baca Juga: Preview Spanyol VS Rumania, La Roja Siap Akhiri Kualifikasi Dengan Sempurna

Tidak hanya memuji para pemain, pelatih anyar timnas Spanyol ini juga memberikan semangat kepada para staf yang berada di tim Sergio Ramos tersebut.

“Terkadang memang, sangat rumit untuk menentukan hasil akhir. Saya pikir kami telah melakukan pekerjaan yang sangat baik. Saya juga berterima kasih kepada staf saya dan tim saya. Saya akan memberikan angka 10 dari 10 karena kerja keras mereka.”

Moreno juga tetap mewaspadai permainan dari timnas Rumania. Mereka telah berada di urutan ketiga dalam grup F, Mereka juga telah mengamankan satu tempat di babak play-off pada musim mendatang.

“Saya tidak berpikir bahwa melawan Rumania akan mudah. Saya pikir itu akan menjadi lebih sulit karena ketika ada tim bermain dan memiliki sesuatu yang harus dikejar maka mereka akan memiliki tekanan, yang mana itu akan membuat semangat bagi tim,” katanya.

“Saya menginginkan Cosmin Contra untuk terus melatih Rumania. Dia melakukan pekerjaan dengan baik. Saya pikir dia adalah pelatih yang baik. Jika dia ingin terus melatih Rumania, saya pikir itu akan baik untuk timnas Rumania.”

Selalu update Berita Bola Terbaru hanya di Vivagoal.com

Preview Spanyol VS Rumania, La Roja Siap Akhiri Kualifikasi Dengan Sempurna

0

Vivagoal Internasional – Spanyol akan menjamu Rumania pada laga pamungkas Grup F kualifikasi Piala Eropa 2020, di Estadio Wanda Metropolitano, Madrid pada Selasa (19/11/2019) dini hari WIB nanti.

Spanyol sendiri menjalani laga nanti dengan lebih tenang lantaran mereka sudah memastikan diri lolos ke babak selanjutnya. La Roja nyaman berada di puncak Grup F dengan raihan 23 poin. Mereka juga belum merasakan kekalahan dari 9 laga yang sudah dijalani (7M,2S).

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Di posisi kedua ditempati oleh Swedia dengan 18 poin, diikuti Rumania (14), Norwegia (14), Kepulauan Faroe (3), dan Malta (3).

Praktis apapun hasil pada laga nanti Spanyol sudah dipastikan akan lolos sebagai juara grup. Tim Matador memastikan tempat di pot 1 saat pengundian putaran final Piala Eropa 2020 pada 30 November mendatang.

Namun demikian Spanyol dipercaya akan tetap tampil habis-habisan pada laga nanti. Hal tersebut dilakukan guna menjaga konsistensi penampilan tim dan menjaga catatan tak pernah kalah mereka. Belum lagi Rumania juga sempat mereka taklukkan 1-2 pada pertemuan pertama pada matchday kelima di Bukares.

Meski Rumania dipastikan tersingkir, tapi mereka sepertinya akan memberikan segalanya di laga tersebut.

Baca juga: Perez Yakin Madrid Bakal Berjaya Lagi Dengan Skuad Saat Ini

Kendati demikian Spanyol tetap akan menjadi unggulan di laga nanti. Selain rekor head to head, Spanyol juga baru saja menghabisi Malta di Cadiz tujuh gol tanpa balas. Tujuh gol itu dicetak oleh tujuh pemain berbeda. Santi Cazorla mencetak gol internasional pertamanya empat tahun setelah cedera.

Pau Torres dan Dani Olmo mencetak gol dalam debut mereka. Sementara itu, gol-gol Timnas Spanyol lainnya disumbangkan oleh Alvaro Morata, Pablo Sarabia, Gerard Moreno, dan Jesus Navas.

Berikut ini perkiraan susunan pemain kedua tim;

Timnas Spanyol (4-3-3): De Gea; Carvajal, Martinez, Ramos, Gaya; Torres, Thiago, Niguez; Oyarzabal, Alcacer, Olmo. Pelatih: Robert Moreno.

Timnas Rumania (4-4-2): Tatarusanu; Mogos, Rus, Nedelcearu, Bancu; Deac, Baluta, Hagi, Mitrita; Puscas, Alibec. Pelatih: Cosmin Contra

Data pertandingan masing-masing tim bisa dilihat dari catatan berikut;

Head to head Spanyol vs Rumania:

06-09-2019 Rumania 1-2 Spanyol (Kualifikasi Piala Eropa 2020)
28-03-2016 Rumania 0-0 Spanyol (Laga Persahabatan)
16-11-2006 Spanyol 0-1 Rumania (Laga Persahabatan)
19-11-1997 Spanyol 1-1 Rumania (Laga Persahabatan)
18-06-1996 Rumania 1-2 Spanyol (Piala Eropa 1996)

Lima Pertandingan Terakhir Spanyol:

06-09-2019 Rumania 1-2 Spanyol (Kualifikasi Piala Eropa 2020)
09-09-2019 Spanyol 4-0 Faroe (Kualifikasi Piala Eropa 2020)
13-10-2019 Norwegia 1-1 Spanyol (Kualifikasi Piala Eropa 2020)
16-10-2019 Swedia 1-1 Spanyol (Kualifikasi Piala Eropa 2020)
16-11-2019 Spanyol 7-0 Malta (Kualifikasi Piala Eropa 2020)

Lima Pertandingan Terakhir Rumania:

06-09-2019 Rumania 1-2 Spanyol (Kualifikasi Piala Eropa 2020)
08-09-2019 Rumania 1-0 Malta (Kualifikasi Piala Eropa 2020)
12-10-2019 Faroe 0-3 Rumania (Kualifikasi Piala Eropa 2020)
16-10-2019 Rumania 1-1 Norwegia (Kualifikasi Piala Eropa 2020)
16-11-2019 Rumania 0-2 Swedia (Kualifikasi Piala Eropa 2020)

Melihat statistik yang ada, Spanyol dipercaya bisa menang cukup mudah atas Rumania. Persentase kemenangan untuk Spanyol 70 persen berbanding 30 persen untuk Rumania.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Berstatus Kapten, Posisi Ramos Belum Aman di Timnas Spanyol

0

VivagoalLa Liga – Tampil buruk di Real Madrid membuat posisi Sergio Ramos di timnas Spanyol turut terancam. Kendati menjabat sebagai kapten, namun jika tak kunjung tampil impresif, pelatih Robert Moreno tak segan untuk mendepaknya.

Ramos saat ini berstatus sebagai kapten La Furia Roja, plus sebagai pemain paling senior di timnas dengan catatan 165 caps. Wajar jika Ramos begitu diandalkan memimpin Spanyol yang skuatnya mayoritas diisi banyak pemain muda.

Baca juga: Deschamps Sanksikan Keputusan Areola Pindah ke Madrid

Spanyol saat ini memang mengusung misi kebangkitan usai terpuruk dalam enam tahun terakhir. Piala Eropa 2020 bakal jadi momentum terdekat buat La Furia Roja membuktikan diri masih salah satu yang terkuat di benua biru.

Walau begitu, pelatih Robert Moreno tetap memberi warning buat Ramos. Menurutnya, setiap pemain yang dipanggilnya masuk timnas harus dalam kondisi terbaiknya agar bisa bersaing menjadi starter, tidak terkecuali Ramos.

Pernyataan ini diucapkannya karena melihat buruknya penampilan Ramos di tiga pekan awal LaLiga bersama klubnya, Real Madrid.

Kebobolan empat gol dalam tiga pertandingan, plus satu blunder yang dibuat di laga kontra Villarreal menjadikan Ramos jadi pesakitan. Moreno pun tidak segan bakal mencoret Ramos dari starting line-up timnas, atau bahkan tidak memanggilnya sama sekali jika terus bermain buruk.

“Untuk saat ini, Sergio sudah pasti dipanggil masuk timnas. Tapi saya tidak menjamin posisinya aman, karena jika dia terus tampil buruk, maka dia tidak akan bermain.” ujar Moreno dilansir dari Sportskeeda.

Baca juga: Atas Permintaan Messi, Barca Pinjamkan Rafinha

“Kami punya generasi bek tengah yang luar biasa, dan saya pikir kami dapat mencari pengganti Sergio secepatnya, jika dia tidak bisa lagi memenuhi tuntutan untuk selalu bermain bagus.” tegasnya.

Selalu update berita bola terkini seputar La Liga hanya di vivagoal.com

De Gea dan Kepa Berebut Tempat Utama di Timnas Spanyol

Vivagoal Berita Bola – David de Gea dan Kepa Arrizabalaga dipastikan akan berebut tempat untuk jadi kiper nomer satu Tim Nasional Spanyol. Pelatih Spanyol, Robert Moreno tak bisa menjamin tempat utama untuk kedua kiper gaek itu.

Jelang babak kualifikasi Euro yang akan digelar pada September mendatang, sang pelatih memastikan tak akan menggaransi tempat utama untuk penjaga mistar Spanyol. Sang juru taktik mengaku akan menurunkan kiper yang paling siap jelang laga nanti.

“Kiper saya adalah De Gea, Kepa, dan [Roma] Pau Lopez. Saya suka bahwa ada kompetisi. Kepa tidak di depan De Gea, dan juga tidak di depan Pau.

Baca Juga: Pogba, Eksekutor Penalti Terburuk Sejak Musim Lalu

“Saya ingin mencapai Euro dengan tiga kiper yang siap bertanding. Mereka semua bermain di level tinggi dan ada nuansa dan perbedaan di antara mereka. Ketiganya memiliki gerak kaki yang baik. Di Barca, kami memenangkan treble bergantian kiper,” kata Moreno kepada stasiun radio Cadena SER.

Kepa yang merumput untuk Chelsea  telah membukukan tiga penampilan bersama Timnas Spanyol sejak Moreno menjabat menggantikan Luis Enrique pada Maret lalu.

Sementara itu, De Gea yang sebelumnya menjadi kiper utama Spanyol harus bersaing untuk tempat utama setelah gagal bersinar di Piala Dunia lalu dan tampil buruk bersama Manchester United musim 2018/19.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS