Tag: Ronaldo de Lima

Gaya Bermain Jovic Seperti Legenda Real Madrid

VivagoalLa Liga -Striker baru Real Madrid, Luka Jovic, mengungkapkan bila dia terlahir dengan memilki bakat mencetak gol. Pemain asal Serbia itu pun mengaku terinspirasi dengan kemapuan mengolah bola legenda Real Madrid yakni Ronaldo Luis Nazario de Lima.

Luka Jovic mempunyai skill yang membuat para klub raksasa tertarik dengan gaya bermainnya. Pemain Internasional Serbia tersebut telah menorehkan 27 gol dalam 48 pertandingan di klub Eintracht Frankfurt.

Performa dari Luka Jovic yang membuat Real Madrid tertarik untuk menambah daya gedor lini serang anak asuh Zinedine Zidane. Bahkan, Florentino Perez tak segan-segan membayar pemain muda 21 tahun ini dengan mahar 60 juta euro atau setara 639 miliar.

Baca Juga: Jovic: Mencetak Gol Adalah Bakat Saya dari Kecil

Termaktub dalam tulisan The Players Tribune, Pemain muda Madrid ini mengaku terobsesi dengan mencetak gol. Agar dapat meningkatkan skill dalam hal mencetak gol, Luka Jovic menonton rekaman pertandingan mantan striker top dunia, satu di antaranya adalah Ronaldo de Lima.

“Sebenarnya, setiap orang memiliki bakat dalam hidupnya masing-masing, dan saya memiliki bakat dalam mencetak gol,” ungkap Luka Jovic seperti dilansir Football Espana.

“Saya tak mengetahui bagaimana akhirnya saya dapat menjadi seorang penyerang. Ketika saya mengingat kembali, saya selalu terobsesi mencetak gol” imbuhnya.

“Saya telah banyak melihat rekaman pertandingan Roger Milla dengan Kamerun pada Piala Dunia 1990. Saya juga menonton laga bintang Brasil, Ronaldo. Saya terinspirasi dengan gaya Ronaldo menggiring bola,” curhat Luka Jovic.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Ronaldo Tolak Dibandingkan dengan Mbappe Karena Faktor Ini

VivagoalLigue 1 – Legenda hidup sepakbola Brasil, Ronaldo Luiz Nazario da Lima menolak dibandingkan dengan Kylian Mbappe. Menurutnya, sulit membandingkan pesepakbola yang bermain di era yang berbeda.

Mbappe disebut-sebut sebagai salah satu pemain muda terbaik yang ada saat ini, Banyak orang tentu bakal mengamini hal ini karena Mbappe di usianya yang baru 20 tahun sudah bergelimang gelar baik di level klub, timnas maupun individual.

Ronaldo sendiri senang-senang saja dibanding-bandingkan dengan Mbappe. Tapi, eks penyerang Real Madrid itu merasa sangat tidak relevan membandingkan dirinya dengan Mbappe karena mereka berdua bermain di masa dan situasi yang berbeda.

“Mereka mengatakan bahwa dia (Kylian Mbappe) terlihat seperti saya. Dia cepat, skill mumpuni, pencetak gol yang hebat, dan kedua kakinya begitu hidup. Katanya kami punya banyak kesamaan.” ujar Ronaldo seperti dilansir dari Soccerway.

“Akan tetapi, saya pribadi tidak pernah suka membandingkan pemain dari era yang berbeda, terutama karena kondisinya sangat jauh untuk keduanya. Meski kami sama-sama memiliki talenta besar.” tambahnya.

Lebih lanjut, Ronaldo juga memasukkan nama Lionel Messi sebagai salah satu pemain terbaik dari lima pemain terbaik pilihannya. Namun yang menarik, tak ada nama Ronaldo dalam pilihannya tersebut.

“Saya adalah fans Messi. Kita sungguh beruntung bisa hidup di era pemain ini. Buat saya, Messi adalah terbaik di dunia. Tidak seorang pun dalam 20 atau 30 tahun ke depan akan bisa memiliki bakat sepertinya. Selain itu, saya juga dengan Mohammed Salah, Eden Hazard, Neymar dan pastinya Mbappe.” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Ronaldo Tidak Yakin PSG Bakal Mau Lepas Neymar

VivagoalLigue 1 – Penyerang Paris Saint-Germain, Neymar kencang dirumorkan akan segera bergabung ke Real Madrid musim panas nanti.

Namun, mantan penyerang El Real, Ronaldo Luis Nazario da Lima sanksi hal itu akan terwujud dalam waktu dekat.

Berstatus pemain termahal dunia saat diboyong ke Parc des Princes dari Barcelona dua tahun lalu, Neymar hingga saat ini belum bisa memenuhi ekspektasi publik Paris. Pemain 27 tahun itu justru lebih banyak berkutat dengan cedera parah yang membuatnya harus absen hingga berbulan-bulan.

 

Selain itu, Neymar kerap membuat ulah dan memancing keributan ketimbang menciptakan prestasi selama kurun waktu dua musim berseragam Les Parisiens. Alhasil, kritik demi kritik terus mendatangi pemain asal Brasil tersebut.

Neymar pun mulai gerah dengan situasinya di PSG, apalagi baru-baru ini dia terlibat dalam pertengkaran dengan beberapa pemain PSG terkait kegagalan mereka musim ini yang hanya bisa menutup musim dengan raihan satu trofi.

Tak heran jika kemudian masa depannya kembali ramai dispekulasikan oleh media-media di Eropa yang menyebutnya Neymar bakal segera hengkang ke Madrid musim panas nanti. Terlebih, Madrid masih butuh penyerang baru sepeninggal Cristiano Ronaldo namun mereka menyatakan mundur dari perburuan Kylian Mbappe.

Untuk Neymar, Madrid dikabarkan siap membongkar kas mereka namun tidak sebesar jika mereka memaksakan mendatangkan Mbappe. Kendati begitu, Ronaldo ragu Madrid benar-benar serius mau menggaet Neymar, apalagi PSG juga tidak dalam kondisi kesulitan finansial untuk melepasnya.

“Rumor soal Neymar ke Madrid sudah terlalu sering muncul. Memang banyak isu seputar itu, tapi saya rasa tidak ada hal yang harus benar-benar diseriusi.” kata Ronaldo dikutip dari Sportskeeda.

“Dia memang pemain luar biasa, dan semua tim ingin memilikinya. Tapi menurut saya, PSG belum akan menjualnya sekarang.” tandas Ronaldo.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Alasan Ronaldo Beli Valladolid, Bukan Inter Milan

VivagoalLa Liga – Ronaldo Luiz Nazario de Lima sudah resmi jadi pemilik saham mayoritas Real Valladolid. Sambil bercanda, ia mengaku sebenarnya ingin membeli Inter Milan, tapi uangnya hanya cukup tuk membeli klub asal Spanyol itu.

Sejak September kemarin, Ronaldo telah resmi mengakuisisi 51 persen saham klub Real Valladolid. Tidak ada laporan resmi jumlah dana yang Ronaldo keluarkan tuk membeli mayoritas saham klub itu.

Saat diwawancarai Sky Sport, Ronaldo mengaku menikmati status barunya sebagai pemilik Valladolid. Sejatinya, Ronaldo ingin mengakuisisi Inter namun uangnya hanya cukup tuk membeli saham Real Valladolid.

“Masa-masa ini membuat saya begitu sibuk, tapi saya sangat senang dengan status baru ini. Inter selalu ada di hati saya, dan saya tidak pernah menutup kemungkinan ke klub itu, namun uang saya tidak cukup untuk memiliki Inter, jadi saya putuskan bersama Valladolid saja,” ujar Ronaldo.

Meski telah resmi membeli saham Valladolid, Ronaldo sendiri masih terus mengikuti perkembangan Inter. Ia berharap eks klubnya itu bisa segera sukses di masa mendatang.

“Saat ini Inter masih dalam proses bertumbuh, saya menyukai Inter, meski sempat kecewa karena mereka kembali gagal di Liga Champions. Tapi semoga mereka bisa segera menyenangkan para fans,” tandasnya.

Legenda sepakbola Brasil itu sebenarnya bukan eks pemain Valladolid. The Phenomenon saat aktif bermain banyak berkarier di klub besar. Tercatat  PSV Eindhoven, Barcelona, Real Madrid dan Inter Milan pernah dibelanya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Barca Beberkan Cerita Rekrut Ronaldo Karena Gagal Dapatkan Shearer

0

VivagoalLa Liga – Berdasarkan cerita sebuah buku yang berjudul Barca; A People’s Passion, Barcelona awalnya bukan ingin merekrut Ronaldo, tapi penyerang Blackburn Rovers, Alan Shearer. Namun negosiasi yang alot membuat mereka mengalihkan bidikan ke The Phenomenon musim 1996/97 silam.

Barcelona mendatangkan Ronaldo Luís Nazario de Lima dari klub asal Belanda, PSV Eindhoven dengan banderol sebesar 19,5 juta Euro sekaligus memecahkan rekor transfer pemain saat itu.

Di Los Cules, Il Fenomeno julukan Ronaldo hanya bertahan semusim. Tapi, selama di Camp Nou, Ronaldo berhasil melesakkan 47 gol hanya dari 49 penampilan di semua kompetisi yang diikuti Barcelona.

Pelatih Blaugrana era itu, Sir Bobby Robson mengaku sangat kagum dengan bakat Ronaldo. Ia menganggap tipikal Ronaldo jauh berbeda dibandingkan penyerang tengah pada umumnya.

“Ronaldo pada  saat itu masih berumur 19 tahun, tapi saya minta ke Barca agar mereka merekrutnya. Saya katakan, selain membeli pemain dengan talenta luar biasa, Ronaldo juga pemain tuk masa depan Barca,” ujarnya dikutip dari buku Barca; A People’s Passion seperti dilansir Goal International.

Menurut Bobby  Ronaldo lebih dari seorang penyerang saat itu. Dia berbeda karena punya bakat langka, ia seorang penyerang tengah yang lengkap.

“Ronaldo punya kemampuan menggiring bola luar biasa, dirinya mengingatkan saya seorang George Best, Chris Waddle dan Tom Finney. Ronaldo punya keahlian tuk meloloskan diri dari bek lawan,” lanjutnya.

Meski memuji kemampuan dan talenta Ronaldo, Sir Bobby kala itu hanya menjadikan Ronaldo sebagai opsi kedua. Awalnya ia malah merekomendasikan Alan Shearer yang saat itu masih bermain untuk Blackburn Rovers.

“Saya akui, di awalnya, saya lebih memilih tuk mendatangkan Alan Shearer ke Barcelona. Saat itu, kami butuh striker utama, dan Presiden klub bertanya ke saya soal penyerang tengah yang bagus. Saya katakan, dia bermain di Inggris dan Top untuk Barca,” cerita Bobby Robson kepada FourFourTwo.

Sayangnya, usai Alan Shearer mereguk kesuksesan di perhelatan Euro 96, Blackburn enggan melepas sang bintang ke tanah Spanyol. Blackburn lebih memilih melepas Shearer ke Newcastle pada waktu itu.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di vivagoal.com

5 Fakta Pemain Legendaris Yang Bisa Mematahkan Dominasi Ronaldo dan Messi

0

Vivagoal5 Fakta Pemain – Andai saja pemain-pemain legendaris masih bermain, mereka mampu mematahkan dominasi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Perdebatan soal siapa pemain terbaik dunia saat ini masih terpusat kepada 2 nama, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Keduanya memiliki skill sensasional yang luar biasa. Rekor demi rekor telah mereka pecahkan dan semakin meneguhkan nama mereka sebagai pemain terbaik dunia saat ini.

Namun, ada yang bisa mematahkan dominasi mereka dan berasal dari pemain legendaris. Lantas, siapa saja mereka?

1. Ronaldo Nazario de Lima

Dikenal sebagai “The Phenomenon”, Ronaldo terkenal sebagai striker yang sangat hebat. Jika ia masih bermain, ia dipercaya bisa mematahkan dominasi CR7 dan Messi.

Sejak berusia 17 tahun, ia sudah masuk timnas Brasil. 2 tahun kemudian, ia meraih gelar pemain muda terbaik versi FIFA.

Selain itu, prestasinya di level klub dan timnas juga sangat bagus sehingga, Ronaldo dikenang sebagai salah satu striker terhebat hingga kini.

Sama Ronaldo Beda Kualitas

0

Vivagoal Berita Bola – Mantan pelatih Inter Milan, Luigi Simoni mengatakan bahwa Ronaldo yang pernah ia latih jauh lebih komplit ketimbang Ronaldo yang ada saat ini.

Dalam sejarah sepak bola sepertinya akan ada dua nama Ronaldo yang akan selalu dikenang. Ronaldo Nazário de Lima dan Cristiano Ronaldo. Keduanya memang memiliki catatan gemilang di eranya masing-masing.

Ronaldo de Lima asal Brasil tentu bukan tanpa alasan mendapat julukan Il Fenomeno. Berkat kontribusinya selama menjalani karier profesional. Sederet trofi bergengsi baik bersama klub dan negara sudah berhasil ia capai.

Tak kalah mentereng, Cristiano Ronaldo yang berasal dari Portugal juga mampu menunjukkan kualitas terbaiknya dengan tampil konsisten. Menginjak usia 33 tahun CR7 masih menjadi pemain andalan bersama Juventus.

“Mereka adalah dua pemain yang berbeda. Cristiano adalah pemain yang bagus, tetapi Il Fenomeno adalah sosok dengan di level yang berbeda.”

Dengan beberapa pertimbangan Simoni masih tetap memandang Ronaldo de Lima miliknya masih jauh lebih baik ketimbang Cristiano Ronaldo yang kini tengah dipuja banyak orang. Tanpa menampik kualitas dan etos kerja Cristiano Ronaldo, namun baginya Ronaldo de Lima masih tetap yang terbaik.

“Ronaldo saya lebih komplit, lebih tak terduga,” ujar Simoni kepada SportNews.

Pria yang pernah menukangi Inter Milan pada musim 1997-1999 tersebut juga menceritakan bagaimana marahnya presiden Inter, Massimo Moratti saat pemain andalannya tersebut mendapat perlakuan kurang adil saat bertemu Juventus.

Dalam laga tersebut, Ronaldo tampak terjatuh usai dijatuhkan oleh bek Juventus di kotak penalti. Wasit justru meneruskan pertandingan setelah Bianconeri melakukan serangan balik, ia juga memberikan hadiah penalti beberapa saat berselang bagi klub asal Turin tersebut.

“Saya tak pernah melihat seorang presiden dengan amarah yang sama seperti Moratti saat insiden itu. Itu adalah kenangan yang menyedihkan, terutama bagi kami yang menderita ketidakadilan. Kami selalu mengenang memori itu,” tambah pria 79 tahun tersebut.

Selalu update berita bola terkini seputar dunia hanya di vivagoal.com

 

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS