Tag: Tuchel

Rutin Cetak Gol Dalam Tiga Laga Beruntun, Tuchel Puji Neymar

Vivagoal Ligue 1 – Performa Neymar langsung oke dalam tiga laga beruntun Paris Saint-Germain di semua kompetisi setelah beristirahat cukup lama karena menderita cedera hamstring. Wajar kalau kemudian pelatih PSG, Thomas Tuchel melayangkan pujian untuknya.

Neymar yang dimainkan sebagai starter saat PSG menjamu Galatasaray di Parc des Princes, Kamis (12/12/2019) pada matchday terakhir Liga Champions berhasil mencetak satu gol dalam kemenangan 5-0 PSG atas raksasa Turki itu. Gol itu menjadi yang ke-7 ia buat dalam 10 penampilan musim ini

Sempat absen di tiga laga awal PSG musim kemudian dihantam cedera di pertengahan Oktober yang memaksanya absen selama enam pekan ternyata tidak mengganggu performa bintang Brasil itu.

Baca Juga: Duet Neymar Mbappe Kembali, Begini Reaksi Thomas Tuchel

Satu golnya di laga kontra Galatasaray menjadi isyarat penting bahwa dirinya tidak bisa dilupakan meski Mauro Icardi dan Kylian Mbappe tampil begitu tajam musim ini.

Pelatih Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel pun tak sungkan memberikan pujian setinggi langit kepada anak asuhnya itu. Pasalnya, di dua laga sebelumnya Neymar juga sukses mencetak gol untuk membantu PSG meraih kemenangan atas Nantes dan Montpellier.

“Neymar sudah membuktikan betapa pentingnya ia dalam skuat. Dia sangat menentukan dalam setiap pertandingan dan itu semakin menunjukkan kualitas dirinya.” ucap Tuchel seperti dilansir dari Sky Sports.

“Bagaimana, Neymar sudah bekerja sangat keras demi bisa menciptakan gol. Dia sudah menemukan bentuk permainan terbaiknya. Sekarang, lebih mudah baginya untuk terus mencetak gol.” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Neymar Beri Penalti ke Cavani, Tuchel: Itu Simbol Kekompakan Tim

Vivagoal Liga Champions – Sempat muncul isu tak sedap kalau Edinson Cavani dicuekin rekan-rekannya di Paris Saint-Germain. Neymar menyangkal itu saat ia memberikan penalti kepada Cavani.

Kontrak Cavani yang akan habis pada akhir musim ini plus penampilan yang belum bisa konsisten musim ini dinilai menjadi penyebab munculnya persoalan tersebut. Penyerang asal Uruguay itu bahkan hanya jadi cameo saat dimainkan selama tiga menit saat PSG berhasil menang 2-0 atas Nantes dua pekan lalu.

Sejauh ini, Cavani baru bermain sebanyak 11 kali dan cuman 5 kali jadi starter di semua kompetisi dengan torehan dua gol. Terakhir, pemain berusia 32 tahun itu turun sebagai pemain pengganti saat PSG menekuk Galatasaray, Kamis (12/12/2019) dinihari WIB.

Baca Juga: Berikan Penalti kepada Cavani, Ini Ungkapan Tuchel Kepada Neymar

Dan pada laga kontra Galatasaray, tudingan bahwa Cavani mulai diabaikan rekan setimnya dimentahkan oleh Neymar. Saat dapat kesempatan menjadi eksekutor pada menit ke-84, Neymar yang sedianya jadi eksekutor penalti PSG menyerahkannya kepada Cavani.

Eks bomber Napoli itu menuntaskan amanah yang diberikan kepadanya dengan gol yang menutup pesta gol Les Parisiens di laga itu. Tuchel pun memberikan reaksi positif atas perilaku Neymar tersebut. Menurutnya, sikap itu sekaligus menunjukkan bukti bahwa Cavani masih diperhatikan oleh rekan-rekan setimnya.

“Kami berada dalam sebuah tim yang baik. Itu hal yang tidak direncanakan, itu semata sikap dewasa Neymar. Saya pribadi berharap dia memberikan penalti kepada Cavani, dan Neymar melakukannya, itu adalah simbol positif untuk tim.” ucap Tuchel seperti dilansir dari situs resmi PSG.

“Apa yang Neymar lakukan menunjukkan kebesaran dia sebagai individu, sekaligus untuk membantu rekan setimnya mendapatkan lagi kepercayaan diri.” tutupnya.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Thomas Tuchel Buka Suara Terkait Cavani di PSG

Vivagoal Ligue 1 – Thomas Tuchel diwawancarai oleh media tentang Edinson Cavani setelah kemenangan PSG dengan skor 2-0 atas Nantes pada Rabu lalu.

Pelatih Paris Saint-Germain Thomas Tuchel mengatakan dia sedih dengan situasi Edinson Cavani ketika strikernya saat ini harus berjuang untuk mendapatkan menit bermain di lapangan.

Diketahui bahwa Cavani akan menyelesaikan kontraknya pada akhir musim ini. Dalam hal ini, Thomas Tuchel memberikan kesempatan Cavani untuk bertanding saat PSG kontra Nantes.

Baca Juga: Tuchel Beberkan Kekurangan PSG Saat Melawan Nantes

Terlihat, dia menjadi pemain pengganti pada menit ke-87.Cavani baru memulai empat pertandingan Ligue 1 musim ini. Dan hanya bermain selama lima laga di seluruh kompetisi pada 2019-20.

Saat ini, pemain berusia 32 tahun tersebut telah dikaitkan dengan beberapa klub diantaranya, MLS LA Galaxy yang dimiliki David Beckham dari Inter Miami, juara Serie A Juventus dan klub La Liga Atletico Madrid.

Ditanya tentang pemain internasional Uruguay, Tuchel mengatakan kepada wartawan: “Saya berbicara dengannya. Kami berdua tahu itu sangat sulit baginya. Ini bukan hanya keputusan yang sulit bagi saya, tetapi juga menyakitkan.

“Kami memainkan banyak pertandingan dengan tiga striker termasuk Neymar. Cavani cedera pada awal musim, itu bukan salahnya. Mauro [Icardi] bermain sangat baik selama menggantikan posisi itu, dia banyak mencetak gol.

“Jika kami bermain di 4-3-3, kami memiliki tiga pemain luar biasa untuk posisi di depan seperti Neymar, Kylian [Mbappe], Mauro dan dia. Saya sedih karena saya tidak punya solusi [untuk memasukkannya dalam daftar] sekarang.

“Dia tidak pantas mendapatkannya, dia sangat profesional, dalam menenangkan para pemain di ruang ganti, dia memberikan energi yang baik kepada tim. Tapi saat ini saya tidak punya solusi untuk memberikan banyak waktu bermain untuknya. ”

Diketahui bahwa Edinson Cavani direkrut dari Napoli pada musim 2013-14. Saat ini, Cavani telah mencetak dua gol untuk Paris Saint-Germain pada musim ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Kekurangan Pemain Tengah, Tuchel Akan Bawa Pemain Ini Untuk Lawan Madrid

Vivagoal Liga Champions Marco Verratti tampaknya akan kembali bermain bersama Paris Saint-Germain setelah dimasukkan dalam skuad utama dalam pertandingan Liga Champions melawan Real Madrid.

PSG akan mengunjungi Santiago Bernabeu pada hari Selasa. Diketahui bahwa PSG hanya butuh satu poin untuk mendapatkan posisi teratas di Grup A Liga Champions Eropa.

Pasukan Thomas Tuchel telah memastikan perkembangan yang cukup pesat pada babak kualifikasi Liga Champions ini. Ada kabar gembira bahwa PSG dapat menyambut kembali gelandang Verratti di Santiago Bernabeu.

Baca Juga: Mbappe Bakal Nikmati Sukses Jangka Panjang di PSG

Pemain internasional Italia itu telah masuk dalam skuad utama Tuchel yang berjumlah 22 orang usai menjalani rehabilitasi pada cedera lutut yang dideritanya dalam kemenangan Ligue 1 di Brest pada 9 November.

Di sisi lain, striker PSG, Neymar kembali dalam masalah cesera hamstring dalam kemenangan 2-0 atas Lille pada Jumat lalu. Sementara, Kylian Mbappe terlihat menjadi pemain pengganti pada laga babak kedua usai alami cedera.

Ada beberapa pemain PSG yang akan absen dalam laga melawan Real Madrid. Mereka adalah Ander Herrera, Thilo Kehrer, Layvin Kurzawa dan Eric Maxim Choupo-Moting.

Tuchel Maklumi Cavani Sudah Tidak Bahagia di PSG

Vivagoal Ligue 1Pelatih Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel meminta kepada Edinson Cavani tuk sabar menunggu kesempatan masuk skuad inti Les Parisiens.

Kendati telah sembuh dari cedera, namun Mauro Icardi saat ini jadi pemain yang memang dibutuhkan guna menyempurnakan skema menyerang yang diusungnya.

Cavani sempat mengalami cedera pada awal musim ini. Setelah dua bulan lamanya menepi, Cavani akhirnya pulih dan sudah kembali ke lapangan hijau saat PSG melawan OGC Nice pada pekan ke-9 Ligue 1 Prancis.

Baca Juga: Guardiola Jamin Sterling Bisa Berkembang Lebih Baik Lagi, Benarkah?

Namun, dari empat laga terakhir yang dijalani PSG di semua kompetisi, Cavani hanya diplot sebagai pemain pengganti. Tuchel lebih nyaman memainkan duet Mauro Icardi dengan Kylian Mbappe yang mana duet penyerang ini sukses menorehkan 15 gol dan 5 assist dari tujuh laga PSG di semua kompetisi musim ini.

Tuchel beralasan bahwa selain makin padunya duet Icardi dan Mbappe di lini depan, semua yang ia lakukan juga semata-mata karena kebutuhan taktik. Otomatis, penyerang asal Uruguay itu harus rela jadi penghangat bangku cadangan musim ini.

“Edinson mengalami cedera beberapa bulan, dan normal saja ketika dia sudah pulih dia merasa tidak bahagia sekarang karena ia sangat ingin membantu tim, tapi kami berpikir secara keseluruhan soal kepentingan tim ini.” ucap Tuchel dilansir dari Daily Mail.

“Edinson adalah pencetak gol kami, pemain yang paling berpengaruh di dalam skuat, tapi dia juga harus berpikir kolektif. Semuanya tergantung dari kebutuhan taktik kami. Dan saya tidak bermaksud mengesampingkan Edinson, tapi saat ini dia bukan pilihan yang tepat.” Tuchel menegaskan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

PSG Tanpa Trisula Andalannya Saat Melawan Madrid Di Matchday I Liga Champions

Vivagoal Liga ChampionsParis Saint-Germain dipastikan tanpa beberapa pemain andalannya saat jumpa Real Madrid di matchday I Liga Champions musim 2019/2020.

Kylian Mbappe dan Edinson Cavani masih dalam tahap pemulihan cedera yang dideritanya sementara Neymar masih harus menjalani sanksi larangan pertandingan di Eropa.

Tengah pekan ini, Liga Champions 2019/2020 akan bergulir. Salah satu laga yang paling ditunggu adalah duel antara dua raksasa benua biru, PSG versus Real Madrid di grup A.

Laga dua tim bertabur bintang ini akan tersaji di Parc des Princes, Kamis (19/9/2019) dini hari WIB. Sayang dalam laga ini, baik PSG maupun Madrid sepertinya tidak bisa tampil dengan kekuatan terbaiknya.

Baca Juga: Pujian Pelatih PSG Saat Neymar Dibully Para Fans

Di kubu tuan rumah, PSG besar kemungkinan tidak akan bisa menurunkan trisula lini depannya, yakni Neymar, Cavani dan Mbappe. Dilansir dari Marca, Neymar harus absen karena masih harus menjalani hukuman larangan bertanding sebanyak tiga laga dari UEFA.

Hukuman itu sendiri dijatuhkan kepada Neymar karena mengkritik official VAR di sosial media usai PSG disingkirkan Manchester United pada babak 16 besar Liga Champions musim lalu. Sementara Mbappe dan Cavani. kondisinya masih diragukan karena masih berkutat dengan cederanya masing-masing.

Dengan absennya tiga penyerang top ini, mau tidak mau PSG tinggal menyisakan Mauro Icardi sebagai ujung tombak. Di sisi lain, Madrid terancam tampil tanpa bek tengah andalannya, Sergio Ramos. Sang kapten mengalami cedera betis saat El Real mengalahkan Levante 3-2 akhir pekan kemarin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Pujian Pelatih PSG Saat Neymar Dibully Para Fans

Vivagoal Ligue 1Thomas Tuchel yang didapuk menjadi Pelatih Paris Saint-Germain memuji atas sikap pemain andalan mereka, Neymar yang tetap kuat dan tegar walaupun pemain tersebut di hina fans timnya di pertandingan melawan Strasbourg pada Sabtu (14/9).

Telah diketahui bahwa pemain asal Brasil tersebut sempat tengah diberitakan ingin hengkang dari PSG untuk kembali ke Barcelona pada bursa transfer musim panas lalu. Kendati demikian, akhirnya transfer tersebut tak terjadi. Akan tetapi, banyak fans dari klub Kota Paris tersebut yang kecewa terhadap perilaku sang striker.

Hasilnya, mantan pemain Santos tersebut malah mendapatkan cemoohan dari penggemar timnya sendiri ketika dia kembali bersama PSG dan mencetak gol pada menit menit akhir. Padahal gol spektakuler dari Neymar itu mampu membuat PSG menang atas Strasbourg dengan skor tipis 1-0.

Diwartakan dari Goal International, Neymar mengaku baik-baik saja dan tidak mau menyalahkan suporter dari PSG. Mereka memang telah menyerukan sang pemain untuk kembali ke Barcelona. Neymar hanya ingin tetap fokus membantu PSG dan tidak terpancing emosi.

Mengamati sikap Neymar yang sangat tegar Thomas Tuchel merasa tersentuh. Lantaran Tuchel mengetahui betul bahwa Neymar adalah tipe orang yang sensitif sehingga sang pelatih memuji atas sikap dan penampilan yang ditunjukkan oleh pada pertandingan tersebut.

“Saya pikir itu tidak mudah lantaran dia adalah orang yang sangat sensitif akan tetapi Neymar melakukannya dengan baik,” ucap Tuchel.

“Neymar mempunyai kualitas untuk menentukan nasibnya sendiri pada sebuah pertandingan. Saya sangat bangga dia menunjukkan performa terbaiknya pada menit-menit terakhir,” jelasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Resmi: PSG Perpanjang Kontrak Thomas Tuchel

Vivagoal Ligue 1  –  Teka-teki masa depan pelatih Paris Saint Germain akhirnya berakhir. PSG secara resmi memperpanjang pelatih mereka, Thomas Tuchel.

Tuchel baru saja memperpanjang kontraknya bersama PSG hingga 2021 mendatang. Berkat perpanjangan ini, Tuchel bertahan setahun lebih lama di Paris, dimana kontrak lamanya hanya berdurasi hingga 2021 nanti.

“Saya sangat senang dan bangga bisa memperpanjang komitmen saya bersama PSG,” jelas Tuchel.

Sang pelatih pun mengucap terima kasih pada presiden klub yang terus mempercayainya menukangi klub kebanggan warga Paris itu. Tak hanya itu ia pun berterima kasih pada seluruh staff dan mengajak mereka untuk terus berambisi menjadi yang terbaik.

“Termi kasih untuk presiden klub dan seluruh klub. Khususnya  atas rasa percaya yang telah diberikan kepada saya dan staff.  Kini saya berharap bisa membawa PSG mempertahankan prestasi  dan lebih hebat lagi,” tambah Tuchel.

Lebih lanjut, Tuchel mengaku terharu dengan dukungan para fans PSG. Menurutnya kesuksesannya selama ini tak akan berhasil tanpa dukungan dari para fans.

“Saya sangat tersentuh dengan dukungan para fans  selama ini. Saya yakin yang terbaik akan datang untuk PSG,” tutup Tuchel.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1  hanya di Vivagoal.com

 

Tuchel Puji Performa Pemain Ini Usai Cedera Parah

VivagoalLigue 1 – Performa Neymar langsung oke setelah beristirahat cukup lama karena menderita cedera retak tulang metatarsal. Wajar kalau kemudian pelatih PSG, Thomas Tuchel melayangkan pujian untuknya.

Neymar yang dimainkan sebagai starter saat PSG menjamu OGC Nice di Parc des Princes, Minggu (5/5/2019) dini hari berhasil mencetak satu-satunya gol PSG di laga tersebut. Gol itu menjadi yang ke-50 ia buat dalam 57 penampilan bersama Les Parisiens.

Absen selama tiga bulan setelah menderita cedera metatarsal ternyata tidak mengganggu performa pemain asal Brasil tersebut.

 

Satu golnya di pertandingan itu sekaligus mengisyaratkan bahwa dirinya tidak bisa dilupakan meski Kylian Mbappe tampil begitu produktif musim ini.

“Neymar baru saja kembali, dan saya cukup terkejut dia mampu bermain selama 120 menit tepatnya saat melawan Rennes, Montpellier dan Nice. Sayang, dia tidak mencetak gol di dua laga awalnya.” ujar Tuchel kepada RTL.

“Bagaimanapun juga Neymar sudah menghadapi tekanan dengan sangat baik. Dia memiliki banyak kualitas dan dia telah benar-benar tumbuh. Performa baiknya setelah absen cukup lama adalah buah dari hasil kerja keras, bukan sebuah kebetulan.” tegasnya.

“Dia tahu bahwa ada tekanan untuk lebih unjuk kemampuan karena disini ada penyerang lain yang juga diidolakan (Mbappe) dimana dia juga tahu bagaimana mencetak gol dengan baik.” tukas Tuchel.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Hanya Dapat Satu Trofi, Tuchel Harap Tak Dipecat

Vivagoal Ligue 1  – Paris Saint-Germain gagal menambah trofi usai menderita kekalahan di final Coupe de France. Dengan hasil ini, masa depan pelatih Thomas Tuchel semakin diragukan bisa bertahan musim depan.

PSG sejatinya sudah unggul dua gol atas Rennes saat melakoni laga final yang berlangsung di Stade de France, Minggu (28/4/2019) dini hari. Tapi, Rennes berhasil melakukan comeback dengan memperkecil skor 1-2 di akhir babak pertama dan mencetak gol penyama kedudukan di pertengahan babak kedua.

Laga pun harus dituntaskan hingga babak adu penalti setelah selama waktu normal dan tambahan 2×15 menit tak ada gol tercipta dari kedua tim. Rennes pun berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 6-5 setelah penendang terakhir PSG, Christopher Nkunku gagal mengirim bola masuk ke gawang.

 

Alhasil, upaya PSG untuk menambah trofi musim ini gagal setelah sebelumnya mereka sudah tersingkir di babak 16 besar Liga Champions dan perempat final Coupe de Ligue. Sebuah ironis dimana di dua trofi domestik, PSG adalah juara bertahan selama empat musim beruntun.

Kegagalan demi kegagalan ini tentunya mulai menyudutkan posisi Tuchel sebagai pelatih kepala Les Parisiens. Meski sudah bisa menyumbangkan trofi, tapi para fans menginginkan klub lebih dari itu, karena di kompetisi lokal PSG bisa dibilang sudah tidak ada lawan.

Maka dengan hanya meraih satu trofi musim ini, Tuchel disebut akan dipecat di akhir musim. Beberapa nama pengganti mulai mengemuka seperti Jose Mourinho dan Antonio Conte. Tapi, Tuchel masih optimis soal masa depannya di PSG.

“Tentu saja saya pasti bertahan di PSG. Ini memang bukan situasi yang muda, tapi terlalu dini untuk mengambil keputusan seperti itu,” ujar Tuchel dikutip dari Sportskeeda.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1  hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS