
What If: Mourinho dan Mochi Bersatu, Hal Besar Akan Terjadi
Vivagoal – Berita Bola – Jose Mourinho dan Monchi bisa saling mengisi satu sama lain dan keduanya bisa bersinergi guna hantarkan timnya kelak berjaya baik di kancah domestik maupun Eropa. Keduanya sama-sama ingin memberikan yang terbaik dan hal ini jelas menjadi keuntungan bagi tim yang dilatihnya.
Mourinho merupakan sosok pelatih yang sarat akan prestasi. Beri ia ruang dan waktu untuk berkembang dan gelar akan didapatkan. Filosofi permainan pada akhirnya hanya omong kosong jika tak mampu membawa apapun gelar. Jangan pernah percaya status raja tanpa mahkota karena raja sesungguhnya adalah mereka yang terlihat layaknya raja bukan pecundang yang selalu dibanggakan.
Mou pernah berprestasi di Italia, Inggris, Spanyol dan Portugal bersama berbagai klub. Saat ini ia menukangi AS Roma dan membuat I Lupi buka puasa di kancah Eropa kala memenangi Conference League dua musim lalu. Bahkan musim kemarin, ia sempat hantarkan klub melaju ke final Europa League meski pada akhirnya belum bisa menjadi juara.
Baca Juga:
- What If: Loyalitas Park Ji-sung Dibayar Sepadan Oleh Man United
- Analisa Vigo: Bagaimana Potensi Proyek Ambisius Aston Villa Bersama Unai Emery?
- Analisa Vigo: Menanti Magis Luton Town, Wakil Non-League di Liga Inggris 2023/24
- Analisa Vigo: Betapa Pusingnya Real Madrid Tentukan Komposisi Gelandang
Di sisi lain, Mochi merupakan sosok yang lumayan handal kala mendatangkan pemain. Nama-nama tak terkenal macam Dani Alves, Andreas Palop, Ivan Rakitic hingga Wissam Ben Yedder suskes didaratkan. Beberapa pemain yang didatangkannya bersama Sevilla maupun AS Roma pada akhirnya sukses menjadi nama besar dan legenda sepakbola.
Ia memiliki intuisi yang lumayan prima. Monchi punya kemampuan analisa yang baik kala mendaratkan pemain. Hal tersebut yang pada akhirnya membuat Sevilla, tim yang tak memiliki dana lumayan bisa mendatangkan pemain murah namun kualitasnya tetap terjaga. Di sisi lain, hasil dari penjualan para pemain Los Palanganas juga bisa membantu menyehatkan finansial tim.
Jose Mourinho, sejak menukangi Manchester United merupakan pelatih yang kerap dipusingkan dengan tak bisa dipenuhinya permintaan transfer yang mumpuni untuk menunjang tim. Hal tersebut bahkan terjadi sampai hari ini. Mungkin dasar itulah yang pada akhirnya membuat prestasi Mou agak sedikit tersendat dibanding ketika masih menukangi Chelsea di periode kedua hingga FC Porto.
20 Juli 2004 | #Chelsea Datangkan Didier Drogba 💥
Abramovich: Siapa? Siapa yang Anda inginkan di posisi striker?
Mourinho: Saya ingin Drogba!
Abramovich: Siapa dia? Dimana dia bermain?
Mourinho: Tuan Abramovich, bayar, bayar, dan jangan bicara.
And the rest is history.… pic.twitter.com/MeVrCJmGf6
— GOAL Indonesia (@GOAL_ID) July 20, 2023
Ada sebuah fantasi liar terkait kerjasama keduanya yang mungkin tak akan terjadi dalam waktu dekat. Namun mereka masih punya kans untuk bersama di masa mendatang lantaran Monchi baru saja direkrut Aston Villa sebagai Presiden Operasional Klub dan Mou masih akan terus dipertahankan AS Roma.
Ada satu tim yang bisa mengakomodir kerja keduanya untuk meraih kesuksesan di berbagai kompetisi yakni PSG. Di masa lampau, Mou sempat dirumorkan menukangi PSG namun kesepakatan batal dan peran Monchi di sana jelas akan sangat berguna dalam mendatangkan siapapun nama terbaik di muka bumi.
Baca Juga:
- 5 Fakta Pesepakbola One Season Wonder di Premier League
- 5 Fakta Pemilik Nomor 14 Terbaik
- 5 Fakta Gelandang Terbaik di LaLiga
- 5 Fakta Legenda Sepakbola yang Pernah Main di MLS
PSG, dengan sumber daya yang lumayan melimpah bisa mengakomodir transfer siapapun. Dengan atau tanpa adanya Kylian Mbappe, tim tersebut akan tampil prima andai ada Mou dan Monchi didalamnya. Keduanya jelas bisa bersinergi dalam urusan transfer dan prestasi dan dua aspek tersebut dipastikan akan berjalan beriringan.
Transfer tim dipastikan akan efektif. Bahkan jika Monchi sebelumnya hanya mencari pemain dari entah berantah, hal tersebut tak akan terjadi. Ia memiliki nilai jual lebih lantaran mewakili PSG. Semua talenta muda berbakat atau pemain jadi bisa dengan mudah didaratkan dan hal ini tentu akan membuat Mou senang lantaran timnya bisa terisi maksimal dan tak ada gap signifikan antara pemian inti dan pemian cadangan.
Shout it from the rooftops, Monchi! #avfc | #utv | #vtid https://t.co/Dlq9LoAEVW pic.twitter.com/I0PxGt916F
— Aston Villa Statto (@AVFCStatto) July 20, 2023
PSG yang sudah dipastikan bakal memenangi rangkaian gelar domestik setiap tahunnya jelas hanya akan fokus mengejar prestasi di Eropa dengan peran Mou dan Monchi. Rasa-rasanya, mereka tak perlu menunggu satu dekade atau sekian purnama untuk mendulang sukses andai kedua nama tersebut didaratkan.
Kans akan selalu ada dan PSG hanya perlu jeli menakar kemungkinan tersebut di masa mendatang dibanding fokus memanjakan Kylian Mbappe yang belum tentu akan menjadi LeBron James di dunia sepakbola lantaran terlalu banyak privilase yang didapatkannya.
Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com















