Site icon Vivagoal.com

5 Andalan Timnas U-19 di Piala AFC dan Piala Dunia U-20

5 Fakta Timnas U-19

Timnas U-19

Vivagoal 5 Fakta – Tim Nasional Indonesia U-19 bakal menjalani dua agenda besar. Selain bakal manggung di Piala Dunia U-20, skuad besutan Shin Tae-Yong terlebih dahulu bakal berjuang di Piala AFC.

Di Piala Asia nanti, Garuda Muda tergabung dalam Grup A bersama Uzbekistan, Kamboja dan Iran. Ditargetkan bisa menembus semi final, perjuangan Timnas jelas tak akan mudah.

Sementara itu, tantangan berat juga  bakal dihadapi Timnas di piala dunia. Bertindak sebagai tuan rumah, skuad besutan Shin Tae-Yong itu diminta untuk bisa menapaki babak delapan besar.

Sejauh ini, persiapan demi persiapan telah dilakukan. Dari mulai Training Camp di Korasia hingga menggelar uji coba melawan tim-tim tangguh.

Vivagoal kali ini merangkum 5 pemain yang bakal jadi tulang punggung Tim Nasional di Piala Asia dan Piala Dunia. Berkaca pada penampilan Garuda Muda di beberapa laga uji coba, deretan pemain ini nampak akan berperan besar untuk Timnas U-19. Berikut daftarnya:

1.Muhammad Adi Satryo

Foto: PSSI

Di bawah mistar, Muhammad Adi Satryo nampak bakal jadi penjaga gawang utama Timnas U-19. Berkaca pada perjalanan Timnas di Kroasia, Adi Satryo tak tergantikan.

Meski sempat kebobolan tujuh gol dari Kroasia dan tiga gol oleh Bulgaria, tapi Adi Satryo setidaknya mampu mencatatkan empat clean sheet dari 11 laga uji coba di Kroasia. Dia pun tak sekalipun dirotasi selama menjalani pemusatan latihan di Krosia.

Shin Tae-Yong merasa Adi Satyo layak menjadi kiper utama Garuda Muda. Bukan tanpa alasan, diakui pelatih asal Korea Selatan itu, terdapat perbedaan kualitas mencolok antara Adi Satyo dan dua kiper lain.

“Kami belum bisa merotasi kiper karena ada perbedaan kemampuan,” ujar Shin Tae-yong dikutip ofisial PSSI di Kroasia via Tempo. 

2.Rizki Ridho

Foto: PSSI

Rizki Ridho membuktikan dirinya layak menjadi palang pintu Tim Nasional Indonesia. Diduetkan dengan Komang Teguh atau Elkan Baggot, Ridho selalu tampil memuaskan kala menggalang pertahanan Timnas Indonesia.

Pemain asal Persebaya itu menunjukan kematangan dalam bermain. Punya ketenangan, permainannya mengingatkan kita pada sosok Purwaka Yudi, bek senior yang punya ketenangan sekaligus kuat kala bertahan.


Baca Juga: 


Meski masih berusia 19 tahun tapi Ridho juga mampu menunjukan kedewasaannya dalam pertandingan bahkan kala laga berjalan dengan tensi tinggi. Karenanya tak aneh bila beberapa kali ban kapten melingkar di lengannya.

3.Witan Sulaeman

Foto: PSSI

Sejauh ini, Witan nampak jadi pemain yang paling matang di Timnas U-19. Bermain untuk tim utama Radnic Surdulica dan pernah dipanggil timnas senior, Witan punya modal untuk jadi pemain utama.

Kemampuan individu Witan  tak perlu diragukan lagi, tapi yang lebih penting, Witan berhasil menjalankan  instruksi pelatih dengan sangat baik. Tak aneh bila Witan bakal selalu mendapat tempat utama bahkan hingga gelaran Piala Dunia U-20 nanti.

“Witan dan Elkan sejauh ini memang menjadi pemain inti dari skuad ini,” kata Shin Tae-yong, dari Youtube PSSI via BolaSport.

4.Beckham Putra

Foto: PSSI

Berkaca pada beberapa laga uji coba, Beckham Putra memang bukan pilihan utama Shin Tae-Yong. Di lini tengah, sang pelatih lebih senang pada sosok David Maulana.

Tapi, jangan lupakan peran gelandang Persib tersebut. Meski tak menempatkan posisi aslinya di skema 4-4-2 ala Shin Tae-Yong dan beberapa kali memulai laga dari bench, Beckham berhasil menjadi game changer.

Eksposifitas sekaligus akurasi umpan jadi senjata andalan Beckham untuk membongkar pertahanan lawan. Pelatih Persib, Robert Rene Albert, bahkan mengapresasi penampilan anak asuhnya itu.

 

“Saya rasa Beckham sudah menunjukan kualitas di level itu, karena dia adalah pemain tim nasional. Dia masih muda dan itu adalah keuntungannya. Dia punya potensi tapi harus memaksimalkannya dengan cara yang tepat,” kata Robert Albert dikutip Bolanas.

5.Jack Brown

Foto: PSSI

Sempat tak menjadi pilihan pelatih Shin Tae-Yong, di akhir TC Timnas di Krosia, Jack Brown menjawab keraguan. Dipasang sebagai penyerang, pemain yang tumbuh di Inggris itu menuai pujian usai moncer di depan gawang lawan.

Tercatat tiga gol berhasil diciptakan Jack Brown selama berada di Kroasia. Sang pemain beberapa kali menjadi pemecah kebuntuan saat Garuda Muda kesulitan menjaringkan bola.


Baca Juga: 


Meski tempat utama berada di tangan Saddam Gaffar, Braif Fatari dan Irfan Jauhari, tapi Brown setidaknya bisa menjadi opsi. Terutama menjadikannya sebagai super sub kala Garuda Muda mengalami deadlock.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Exit mobile version