
5 Fakta Jebolan La Masia yang Memperkuat Tim Rival
- Ivan de la Pena

Ivan de la Pena sejatinya merupakan sosok yang digadang bisa melengkapi kehadiran Pep Guardiola di tim utama. Namun ia gagal membuktikan diri di tim utama baik bersama Cruyff maupun Bobby Robson atau Louis Van Gaal di periode pertamanya. Jebolan La Masia ini harus mencari peruntungannya di luar ekosistem Barcelona.
Ia kemudian dipaketkan ke Lazio bersama Fernando Couto dan dibeli dengan mahar 15 juta Euro. Dalam era keemas an elang Roma, nama kedua sukses namun tidak dengan de la Pena. Ia masih gagal membuktikan diri. Ia sempat diasingkan sejenak ke Marseille dan dipinjamkan ulang ke Barcelona. The Little Buddha gagal membukukan harapan.
Sus pases eran goles en forma de regalo… 🎁
🎂 ¡Felices 41, Iván De la Peña! 🎂 pic.twitter.com/Kt2aeowDC7
— LALIGA (@LaLiga) May 6, 2017
Di musim dingin 2003, ia dilepas secara gratis ke Espanyol. Mentas di sisi Biru Catalan, sang pemain mampu tampil gemilang dan menjadi pilar penting Los Periquitos. Ia sempat hantarkan tim menangi Copa del Rey di musim 2005/06 lalu. 210 laga 9 gol dan 23 assist jadi sumbangsihnnya untuk tim hingga 2011 lalu.
- Luis Milla

Mantan pelatih Timnas Indonesia ini merupakan jebolan La Masia yang dipromosikan ke tim utama pada 1988. Namun karirnya di Barcelona tak berjalan mulus. Ia sempat terlibat friksi dengan Direksi klub dan Johan Cruyff selaku juru taktik. Hal itu membuatnya harus terhempas dari tim utama.
Parahnya, sosok yang sempat menggepak 77 laga bersama klub dibiarkan Barcelona untuk pergi dengan mahar 1,5 juta Euro ke Real Madrid paada 1990. Di awal kedatangannya, ia lumayan sering mentas di tim utama. Namun segalanya berubah pasca kehadiran Fernando Redondo ke tim pada 1994.
Di Madrid, 216 laga sempat dimainkan Milla hingga 1997. Dua LaLiga, satu Copa del Rey dan satu Piala Super Spanyol sempat direngkuh. Setelahnya, ia hengkang ke Valencia pada 1997 dan putuskan pensiun pada 2001 lalu.
- Albert Caledes

Warga asli Catalan sempat mentas di tim utama Barcelona pada 1995 lalu dan mengoreksi 16 laga di musim debutnya. Setelahnya, ia kembali masih membantu tim memenangi berbagai gelar domestik di bawah komando Louis Van Gaal.
Lantaran menit bermainnya tereduksi, Barca melego sang pemain ke Celta Vigo dengan mahar murah, 1,7 juta Euro. Setahun mentas di Galacia, sang pemain memutuskan hengkang ke Real Madrid secara gratis dan membantu tim menangi gelar Liga Champions kesembilan mereka di bawah komando Vicente Del Bosque.
Di Madrid, menit bermainnya tereduksi lantaran kalah saing dengan berbagai bintang lain, termasuk Claude Makelele. Pada 2003, ia dipinjamkan ke Girondins Bordeaux sebelum dilego ke Real Zaragoza pada 2005 pasca kontrakanya rampung.
Baca Juga:
- Obrolan Vigo: Sudah Waktunya Pep Guardiola Memaksimalkan Potensi Tersembunyi Grealish
- Obrolan Vigo: James Rodriguez yang Sudah Selesai di Eropa
- Obrolan Vigo: Nicolas Anelka, Sang Kutu Loncat dengan CV Mentereng
- Obrolan Vigo: Michael Essien, Sang Gelandang Pengelana
- Victor Sanchez

Sanchez merupakan jebolan La Masia yang datang di waktu yang tepat. Pada 2008, ia mentas di tim utama dan harus bersaing dengan berbagai nama besar macam Iniesta, Busquets, Xavi hingga Aleksander Hleb guna mengunci satu tempat. 7 laga sempat dilakoni di musim debutnya.
Lecciones de vestuario 📚
Víctor Sánchez 🤍💙 @RCDEspanyol
🆕 programa de #CapitanesLALIGA con @1Alberto_Garcia
— LALIGA (@LaLiga) April 11, 2025
Ia dipinjamkan ke berbagai tim Spanyol macam Xerez dan Getafe hingga dilepas permanen ke tim Swiss, Neuchâtel Xamax. Pada 2012, Espanyol memulangkannya ke Catalan. Bersama Los Periquitos, ia menjadi integral tim dan sempat mentas dalam 270 laga di lintas kompetisi dan mendulang 11 gol dalam 8 tahun masa baktinya di sisi biru Catalan.
- Roger Garcia

Garcia datang di waktu yang hampir bersamaan dengan Caledes di tim utama Barcelona. Dari 1995-1999, ia sempat mainkan lebih dari 100 laga bersama tim dan mengepak 11 gol serta tiga assist. Berbagai gelar domestik sempat direngkuh mulai dari sepasang Copa, LaLiga dan Piala Super Spanyol.
Pada 1999, Barcelona melegonya ke Espanyol dengan mahar 2,7 juta Euro. Bersama Los Periquitos, ia lumayan sering diandalkan hingga 2003 lalu dengan catatan 130an laga dimainkan bersama tim. Garcia kemudian dilego ke Villarreal sebelum menutup karir di Villarreal.
Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com















