
5 Fakta Pelatih yang Mampu Menghentak LaLiga
- Radomir Antic

Manajer asal Serbia ini memang memiliki catatan gemilang sebagai juru taktik. Ia sempat menghantarkan Real Zaragoza duduk di peringkat lima dan berhasil melaju ke Piala UEFA dalam dua tahun masa baktinya di tahun 1988-90 silam.
Setelanya, Antic membesut Madrid yang tengah turbulensi. Namun karirnya di Santiago Bernabeu hanya berjalan setahun. Ia sempat merapihkan cv kembali di Real Oviedo menjadi kuda hitam. Atleti memberi kesempatan padanya untuk menukangi tim.
Wow Radomir Antic has passsed away according to Spanish media reports.
Absolutley devastating news. Such a great man who left his mark on so many in the football world.
RIP. pic.twitter.com/iq11baiOEI
— Serbian Football (@SerbianFooty) April 6, 2020
Bersama Los Colhoneros di musim debutnya pada 1995/96 ia langsung catatkan prestasi gemilang macam Double Winners dalam bentuk LaLiga dan Copa del Rey.
- Javier Irureta

Sejak medio 80an, Irureta sudah menukangi tim-tim Spanyol. Namun arus kesuksesan baru datang pada akhir 90an ketika dirinya mengangkat derajat Deportivo La Coruna. Tim asal Galacia itu sukses dihantarkan menjadi juara pada 1999/00 lalu dengan keunggulan 5 angka dari Barcelona di klasemen akhir.
Status klub dari awalnya merupakan kuda hitam menjadi Super Depor lantaran timnya kerap bersaing di papan atas klasemen pasca menjadi juara. Tak hanya LaLiga, ia juga sempat hantarkan tim menangi Copa del Rey dua tahun berselang. Setelah kepergiannya, La Coruna bukan lagi tim yang sama dan tengah terbenam di bawah piramida sepakbola Spanyol.
- Rafa Benitez

Seperti halnya Irureta, Benitez juga baru menuai kesuksesan ketika di pertengahan karir sebagai pelatih. Valencia menjadi tim yang lumayan disegani di bawah besutannya. Padahal di awal, kiper legendaris mereka, Santiago Canizarez sempat meragukan potensinya lantaran ia datang dari Segunda Division sementara Los Che berstatus sebagai fnalis Liga Champions.
Namun Rafa mampu memutar balik keraguan pada dirinya. Los Che sempat dihantarkan dua kali menjadi juara LaLiga di awal milenium. Catatan tersebut masih sulit disamai jika dikomparasikan dengna yang terjadi di hari ini. Tak hanya itu, the Spanish Waiter juga sempat hantarkan tim menangi Piala UEFA dalam kiprahnya di tim Kota Jeruk.
Baca Juga:
- Obrolan Vigo Roy Keane: Si Pemarah di Dalam Maupun Luar Lapangan
- Obrolan Vigo: Adrien Rabiot yang Bertransformasi Menjadi Senjata Rahasia Marseille
- Obrolan Vigo: Frenkie De Jong Adalah Langkah Mundur Bagi Barcelona
- Obrolan Vigo: Langkah Bijak Adalah Kunci Terbaik Bagi Fiorentina
- Diego Simeone

Simeone memiliki reputasi panjang di LaLiga sebagai pemain. Ia pernah mentas bersama Diego Maradona dan mentas dalam dua periode berbeda bersama Atletico Madrid. Saat ini, ia juga sukses menjadi manajer tersukses dalam sejarah klub yang disebut terakhir.
El Cholo suskes melebihi catatannya bersama klub ketika menjadi pemain dengan mendulang dua LaLiga dan satu Copa del Rey. Tak hanya itu, tim juga dibawa menjadi pelanggan tetap mentas di Liga Champions. Di ajang terakhir, ia sempat dua kali hantarkan tim ke final meksi harus keok dari Real Madrid.
Reputasi sosok asal Argentina juga terbilang lumayan di kancah kontinental. Atleti sempat dihantarkan dua kali menangi Europa League dan dua kali menjadi juara Piala Super Eropa.
- Michel

Michel mungkin menjadi Next Manuel Pellegrini dalam daftar. Ia belum mampu hantarkan Girona menjadi juara dalam masa baktinya di Catalan. Namun ada catatan penting yang sempat ia buat di musim lalu ketika hantarkan Los Blanquivermells mendulang satu spot di Liga Champions untuk kali pertama sepanjang sejarah klub.
Michel juga mampu memaksimalkan pemain kurang terkenal guna menjadi sosok penting dalam timnya. Artem Dovbyk, Aleix Garcia hingga maksimalkan potensi terbuang macam Orel Romeu menjadi bukti. Hanya tinggal tunggu waktu baginya untuk mendapatkan kesempatan menukangi tim dengan skala lebih besar dari Girona.
Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com















