
5 Fakta Pemain Amerika Serikat Terpenting yang Pernah Merumput di Premier League
- Tim Howard

Sebelum membela Everton, sang pemain sempat berseragam Manchester United. Bersama setan merah, Ia meraih Piala FA (2004), Piala Liga (2006), dan Community Shield musim 2003-2004. Pada musim 2006-2007, pemain berkepala plontos tersebut pindah ke Everton dengan status pinjaman dan di musim berikutnya Ia resmi menjadi milik Everton sepenuhnya hingga musim 2015-2016.
Wait for the bounce…
Tim Howard with a goal to remember β½#GoalOfTheDay | @everton pic.twitter.com/X4upP7R6tm
β Premier League (@premierleague) October 3, 2021
Selama bermain di Permier League, Tim Howard mengumpulkan 399 penampilan dengan statistik 120 nirbobol, 1,010 penyelamatan, 7 kali menggagalkan penalti, 3 assist, dan 1 kartu merah dalam kiprahnya di top flight Premer League.
- Brad Friedel

Telah membela 4 klub berbeda selama merumput di Premier League, pemain yang berposisi sebagai penjaga gawang tersebut telah mengumpulkan 450 penampilan bersama Liverpool, Blackburn Rovers, Aston Villa, dan Tottenham Hotspur dalam karirnya di Inggris.
Tak hanya mentas, ia juga mampu merasakan gelar Piala Liga pada tahun 2001 bersama Rovers. Selama berkarir di Premier League sejak musim 1997-1998 hingga 2014-2015, Brad Friedel berhasil mencatatkan 132 nirbobol, 10 kali meredam penalti, mengoleksi 1 kartu merah, dan menciptakan 1 gol. Bersama Howard, ia menjadi pemian kedelapan yang membukukan 132 cleansheet di top flight sepakbola Inggris.
- Clint Dempsey

Pemain yang lahir di Texas, Amerika Serikat pada 1983 ini pernah membela Fulham dan Tottenham Hotspur dalam karirnya di Inggris Sejak musim 2006-2007 hingga 2011-2012, Ia merumput di Craven Cottage sebelum akhirnya hijrah ke White Hart Lane.
We asked Clint Dempsey to judge iconic American #PL players. πΊπΈ pic.twitter.com/tZiEBFRHy2
β Fulham Football Club (@FulhamFC) October 22, 2025
Semusim bersama Spurs, Clint Dempsey dipulangkan ke Fulham dengan status pinjaman di musim 2013-2014. Ia mengumpulkan 218 laga di Premier League dengan total 57 gol dan 19 assist. Prestasi terbaiknya adalah membawa Fulham menjadi runner-up Europa League musim 2009-2010.
Secara capaian, ia memang tak memiliki prestasi apapun selain hantarkan Fulham menjadi finalis Europa League. Namun kehadirannya seakan menjadi pembuka jalan bagi penyerang Amerika di Inggris.
Baca Juga:
- Obrolan Vigo: Mengapresiasi Langkah Abroad Asnawi Mangkualam
- Obrolan Vigo: Filippo Inzaghi, Striker Kelas Satu yang Menjadi Pelatih Kelas Dua
- Obrolan Vigo: Robinho, Scam Terbesar yang Pernah Menghinggapi Manchester City
- Obrolan Vigo: Ethan Mbappe yang Lepas dari Bayang-Bayang Kakaknya
- Landon Donovan

Sebagai pemain, reputasi Donovan lumayan diperhitungkan di MLS. Ia juga pernah dipinjamkan ke Bayern Munich dan sempat mencicipi ketatnya panggung Premier League kala LA Galaxy meminjamkannya ke Everton pada tahun 2010 dan 2012.
Selama 2 periode itu, pemain yang berposisi sebagai penyerang tersebut memainkan 17 laga dengan torehan 2 gol saja. Catatannya memang tak terlalu baik. Pasalnya, nama Donovan lumayan bersinar bersama LA Galaxy. Bersama tim asal Kota Malaikat, ia pernah mendulang 112 gol dari 247 laga di lintas kompetisi. Dalam masa baktinya di klub, berbagai gelar domestik pernah ia menangkan.
- Christian Pulisic

American Hero yang sempat mrekah bersama Borussia Dortmund merapat ke Stamford Bridge dengan mahar 64 juta Euro yang membuatnya menjadi pemain Negeri Paman Sam termahal dan belum dipecahkan sampai saat ini. Dalam karirnya bersama tim asal London Barat, Pulisic sempat mentas empat tahun dan bukukan 98 penampilan, 20 gol serta 9 assist.
Christian Pulisic the most valuable American soccer/football player. pic.twitter.com/Q7zwTQGhnt
β Frank Khalid OBE (@FrankKhalidUK) June 16, 2021
Dalam masa baktinya di Stamford Bridge, sosok yang juga memiliki paspor Kroasia mampu catatkan 310 dribbles (46% keberhasilan), 98 crosses (12% keberhasilan), serta 79 long passes (52% keberhasilan). Bareng the Blues, ia membantu tim menggondol trofi Liga Champions 2020-2021, trofi UEFA Super Cup (2021), dan trofi Piala Dunia Antarklub (2021).
Ia menjadi pemain Amerika Serikat kedua yang memenangkan si Kuping Besar pasca Jovan Kirovski yang melakukannya bersama Dortmund pada 1997 silam.
Penulis: Aldo Nugraha
Editor: Heri Susanto
Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com















