Obrolan Vigo: Ethan Mbappe yang Lepas dari Bayang-Bayang Kakaknya

Obrolan Vigo: Ethan Mbappe yang Lepas dari Bayang-Bayang Kakaknya

Heri Susanto - Oktober 16, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Berita Bola – Banyak yang menilai jika Ethan Mbappe seakan hadir di belakang bayang-bayang kakaknya. Perlahan namun pasti, hal tersebut mulai sirna seiring dengan moncernya performa sang pemain bersama Lille di musim 2025/26 ini.

Tahun 2024 kemarin, PSG harus kehilangan dua Mbappe dengan status yang sama yakni lantaran kontraknya berakhir. Kylian yang berstatus sebagai top skor sepanjang masa klub pergi ke Real Madrid secara gratis dan langsung bertransformasi menjadi mesin gol Los Blancos. Hal tersebut menjadi pukulan telak meski di musim setelahnya, Les Parisiens memenangi treble winners tanpa kehadirannya.

Sementara Ethan memilih jalan sunyi ke Utara Prancis guna mentas bersama Lille. Mentas di luar PSG seakan menjadi pembuktian baginya untuk membukakan lembar baru dalam karirnya. Ada yang menilai bergabungnya ia ke Les Parisiens lantaran ada orang dalam berupa kakaknya. Ia juga jarang mendapatkan kesempatan mentas di tim utama dalam periodenya membela klub.

Obrolan Vigo: Ethan Mbappe yang Lepas dari Bayang-Bayang Kakaknya
Sumber: Supersport

“Pergi ke Lille adalah cara untuk menciptakan jalanku sendiri. Di PSG aku berada di bawah bayangan kakakku dan Lille adalah pilihan terbaik untukku,”urainya seperti diwartakan Get France Footbal Team.


Baca Juga: 


Meski ingin mencari jalan lain, musim debutnya bersama Les Dogues tak berjalan sesuai rencana. Ia mengalami cedera di sepanjang musim dan tempatnya harus tergerus pemain muda lain macam Ayyoub Bouaddi dan Ngal’ayel Mukau. Menit bermainnya terduksi drastic.

Namun dalam beberapa waktu belakangan, ia mampu tampil sebagai supersub guna merubah keadaan. Musim ini, ia baru mengoreksi 16 menit dari empat laga yang dimainkan di Ligue 1. Namun dalam periode tersebut dua gol sukses dilesatkannya untuk tim.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Vivagoal (@vivagoal)

Ia sempat mencetak gol melawan Toulouse dan membuka keran gol perdana sebagai pemain profesional. Spesialnya, ia juga menghantarkan timnya menang dengan skor 2-1. Gol kedua hadir kala melawan PSG dan ia menolak merayakan hal tersebut. Di saat bersamaan, Kylian sempat berada di bangku penonton guna menyaksikan adiknya yang mentas sebagai super sub.

Jalan bagi Ethan masih terbentang panjang di musim ini. Bukan tak mungkin performannya yang lumayan solid di tengah keterbatasan menit bermain akan merubah pandangan Bruno Genesio sebagai juru taktik tim guna memainkannya sebagai starter di laga-laga berikutnya.


Baca Juga:


Di usia 18 tahun, Lille adalah tempat yang tepat bagi Ethan untuk berkembang lantaran Les Dogues tak segan memberikan kesempatan bermain kepada punggawa mudanya guna menjadi bagian penting tim dan diharapkan menjadi bintang di masa mendatang guna menjadi komoditas siap jual ke tim Eropa.

Sosok-sosok macam Victor Osimhen, Leny Yoro hingga Rafael Leao pergi sebelum usianya 22 tahun. Artinya masih ada dua atau tiga musim baginya di Pierre Mauroy guna membuktikan diri untuk pastikan dirinya layak menjadi salah satu aset tim di masa mendatang dan peluang tersebut jelas terbuka lebar untuknya.

Tunjukkan Gambar Terbaikmu dan Menangkan Total Hadiah Hingga Puluhan Juta Rupiah Hanya di VG Art Competition