Site icon Vivagoal.com

5 Klub yang Diprediksi Akan Berjuang Habis-habisan di Liga Champions 2019/20

5 Klub yang Diprediksi Akan Berjuang Habis-habisan di Liga Champions 201920

Vivagoal5 Fakta – Pertandingan Liga Champions adalah salah satu trofi yang sangat diicar oleh beberapa klub raksasa Eropa. Diketahui bahwa Liga Champions musim 2019/20 akan diadakan pada awal September 2019.

Banyak para klub yang diprediksi akan menjuarai trofi si Kuping besar pada musim ini. Nama klub seperti Liverpool, Barcelona, Juventus maupun PSG sangat diunggulkan untuk dapatkan trofi paling dinantikan tersebut.

Menurut pengamat bola, The Red masih diunggulkan dalam perebutan trofi Liga Champions ini. Pasalnya, Liverpool mengawali debut di Liga Premier Inggris dengan apik dan juga berhasil mengangkat trofi Piala Super Eropa usai berhasil menaklukan Chelsea dalam drama adu penalti.

Baca Juga: 5 Fakta yang Jarang Terekspos Tentang Jose Mourinho

Namun perlu diketahui, bahwa Liverpool tak akan mudah untuk mempertahankan gelar trofi Liga Champions musim ini. Dikarenakan, beberapa klub raksasa Eropa telah puasa gelar Liga Champions cukup lama. Mereka diprediksi akan berjuang habis-habisan sampai titik darah penghabisan demi meraih trofi Liga Champions musim 2019/20.

Bukti keseriusan mereka memenangi trofi Liga Champions terlihat lewat aktivitas di bursa transfer musim panas 2019. Lantas, siapa saja tim yang akan tampil mati-matian di Liga Champions 2019-2020?

Adapun bukti keseriusan para klub raksasa Eropa guna memenangi trofi prestisius tersebut tampak terliahat aktivitas pada bursa transfer musim panas ini. Lantas, menurut para fans bola Eropa, siapa saja klub yang akan bermain habis-habisan dalam memenangkan trofi Liga Champions 2019/20?

Berikut VIGO merangkum dan menganalisa 5 Klub yang Diprediksi Akan Berjuang Habis-habisan di Liga Champions 2019/20:

1. Paris Saint-Germain (PSG)

Semenjak diambil alih Qatar Sport Invesment (QSI) pada 2011, gelar Liga Champions ditargetkan manajemen PSG. Hanya saja, pencapaian terbaik PSG dalam beberapa musim terakhir hanya menembus perempatfinal. Bahkan dalam tiga musim terakhir, mereka tersingkir di babak 16 besar.

Baca Juga: 5 Fakta Si Raksasa Asal Belgia

Karena itu di musim ini, PSG mencoba mengikuti langkah Liverpool. Mereka berniat menjual Neymar Jr demi mendapatkan pemain-pemain yang mereka butuhkan di posisi lain. Kabarnya dengan menjual Neymar ke Barcelona, PSG bisa mendapatkan Mauro Icardi (Inter Milan) serta duo Barcelona, Ivan Rakitic dan Ousmane Dembele.

Sementara, Pelatih PSG, Tuchel sudah menegaskan bahwa tujuan utama PSG ke depan adalah untuk meraih kesuksesan di Liga Champions. Meski demikian, pelatih berusia 45 tahun tersebut mengatakan PSG harus bersabar.

“Liga Champions adalah tujuan utama, tetapi Juventus saja juga menunggu waktu lama untuk memenangkannya meski mendominasi,” ucap Thomas Tuchel kepada Canal.

2. Barcelona

Barcelona mendatangkan dua pemain berharga mahal pada bursa transfer kali ini yakni Frenkie De Jong dan Antoine Griezmann. De Jong diharapkan dapat mengingatkan fans Barcelona akan kehadiran Xavi Hernandez. Sementara Griezmann diharapkan bisa meringankan beban Lionel Messi dan Luis Suarez dalam membobol gawang lawan.

Baca Juga: 5 Fakta Si Tendangan Gledek dari Juventus

Bahkan saking ambisiusnya demi menghentikan paceklik gelar Liga Champions yang sudah berlangsung sejak 2014-2015, mereka berpotensi memulangkan Neymar Jr dari PSG. Demi mendapatkan Neymar, manajemen Barcelona siap memberikan 100 juta euro plus dua pemain mereka, Dembele & Rakitic ke Barcelona.

Pemain lulusan La Masia, Gerard Pique mengatakan Barcelona lebih fokus menjuarai Liga Champions Eropa (UCL) di musim 2019-20, daripada La Liga Spanyol.

Pique berharap Barcelona kembali berjaya di Eropa. Ia menilai dengan kesuksesan di kompetisi domestik, mereka layak mendapatkannya.

“Saya setuju bahwa (gelar liga) dikesampingkan,” kata Pique dikutip dari Marca.

“Ini adalah pencapaian fantastis dengan memenangakn delapan gelar La Liga dalam sebelas musim,” lanjutnya.

“Kami bisa fokus di Liga Champions, dan mengesampingkan La Liga dan Copa del Rey. Di sini kami ingin melakukan hal-hal dengan baik,” tandasnya menutup.

3. Atletico Madrid

Atletico Madrid memang kehilangan sejumlah pemain bintang pada bursa transfer kali ini. Beberapa di antaranya adalah Diego Godin, Rodri dan Antoine Griezmann. Namun, manajemen Atletico menutupi kepergian pemain-pemain di atas dengan mendaratkan sejumlah personel anyar yang tidak kalah kualitasnya.

Baca Juga: 5 Fakta Perjalanan Karir dan Nasib Philippe Coutinho

Tercatat pada bursa transfer musim panas 2019, manajemen Atletico mengeluarkan 243,5 juta euro (Rp3,87 triliun) untuk belanja pemain seperti Joao Felix, Kieran Trippier dan Mario Hermoso. Sebanyak 120 juta euro (Rp1,91 triliun) di antaranya digunakan Atletico untuk mendatangkan Joao Felix.

Banyaknya pemain baru pun tidak mengubah kekompakan skuad Los Colchoneros. Terbukti di laga uji coba, mereka menang atas tim-tim besar seperti Real Madrid (7-3) dan Juventus (2-1). Setelah menjadi runner-up Liga Champions 2013-2014 dan 2015-2016, musim ini bakal dijadikan Atletico sebagai momentum kebangkitan.

4. Juventus

Juventus sudah cukup lama tidak menjadi yang terbaik di Liga Champions, tepatnya pada 1995-1996. Demi mengakhiri paceklik gelar, manajemen Juventus pun mendatangkan Cristiano Ronaldo musim lalu, meski hasilnya belum positif. Karena itu, pada bursa transfer kali ini sejumlah pemain top didatangkan. Beberapa di antaranya adalah Buffon, Matthijs de Ligt, Adrien Rabiot dan Aaron Ramsey.

Baca Juga: 5 Fakta Pemain yang Diprediksi Akan Pindah dengan Harga Tinggi

Bahkan setidaknya dua pemain bintang masih mungkin berlabuh di Stadion Allianz sebelum bursa transfer ditutup pada Senin 2 September 2019. Sebab, Juventus masih dikait-kaitkan dengan Federico Chiesa (Fiorentina) dan Mauro Icardi (Inter Milan).

Menurut striker terbaik didunia, Cristiano Ronaldo yakin Juventus bisa memenangkan trofi Liga Champions dalam dua tahun ke depan. Menurutnya, pembenahan yang dilakukan Bianconeri sejak musim lalu, membuat tim asal Kota Turin itu layak menjadi jawara di Eropa.

“Ini akan selalu menjadi tahun Juventus, Real Madrid dan Barcelona, tetapi dalam kompetisi seperti Liga Champions, hanya satu tim yang akhirnya menang,” ujarnya seperti dikutip dari Sky Sport.

Ronaldo menilai, keberhasilan sebuah tim menjuarai Liga Champions tidak hanya tergantung pada materi pemain saja. Ia mencontohkan bagaimana Barcelona yang telah menginvestasikan banyak uang untuk memboyong pemain bintang dalam lima tahun terakhir. Namun, tetap saja mereka belum mampu sukses di kompetisi Liga Champions.

“Juventus memperkuat tim dengan sangat baik, mereka mampu berjuang untuk mendapatkan banyak trofi. Namun, (juara Liga Champions) tergantung pada banyak faktor, mulai dari undian grup, cedera pemain, gaya bermain hingga keberuntungan,” katanya.

“Tetapi seperti yang selalu saya katakan, Juventus tidak bisa hanya terobsesi pada Liga Champions saja. Juventus akan memenangkannya (Liga Champions), jika tidak tahun ini, semoga ya itu akan terjadi pada tahun berikutnya, dalam dua tahun ke depan,” ujarnya.

“Kami sedang bekerja, kami layak mendapatkannya, kami memiliki segala yang diperlukan untuk memenangkannya,” ucapnya.

5. Manchester City

Manchester City sangat dominan di kompetisi domestik, namun belum unjuk gigi di Liga Champions. Demi ambisi memenangi trofi Liga Champions, mereka mendatangkan Josep Guardiola pada 2016. Hanya saja, prestasi terbaik Guardiola bersama Man City hanya mentok di perempatfinal.

Guardiola pun menilisik apa penyebab mereka tak kunjung meraih trofi Liga Champions Disebut-sebut, ketiadaan gelandang bertahan nan kuat menjadi penyebabnya. Karena itu, pada bursa transfer kali ini, The Citizens –julukan Man City– mendaratkan Rodri dari Atletico Madrid.

Baca Juga: 5 Fakta Target Lampard di Chelsea Musim 2019/20

Bahkan, eks gelandang Timnas Inggris, Gareth Barry, menjagokan Manchester City untuk kembali mempertahankan trofi juara Liga Inggris. Menurutnya, City memiliki pengalaman untuk juara lagi musim 2019-2020.

Klub asuhan Pep Guardiola itu mampu mendulang 98 poin hasil dari 38 pertandingan. Manchester City hanya unggul satu poin atas The Reds yang menempati peringkat kedua.

Memasuki musim 2019-2020, Manchester City diprediksi masih akan mendominasi. Selain masih ditangani Guardiola, Man City juga memiliki kedalaman skuat yang mumpuni.

“Saya melihat perburuan gelar juara masih akan seperti tahun lalu. Saya menilai City akan kembali memenangkan Liga Inggris, mereka memiliki pengalaman untuk memenangkan gelar,” lanjutnya.

“Liverpool mungkin akan memberikan tekanan, namun mereka belum pernah mengangkat trofi sejak berganti menjadi Liga Inggris. Yang menjadi masalah Manchester City ada di Liga Champions, mereka akan putus asa meraih gelar itu,” lanjutnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar 5 Fakta hanya di Vivagoal.com

Exit mobile version