
Gagal ke UCL, Milan Pecat Allegri dan Jajaran Manajemen Olahraga
Vivagoal – Serie A – Langkah drastis diambil oleh AC Milan dengan melakukan pemcetan pada semua yang terlibat dalam jajaran manajemen olahraga tim, termasuk Massimiliano Allegri, seiring dengan kegagalan mereka mengamankan tiket Liga Champions musim depan.
Badai besar harus menimpa AC Milan justru ketika memasuki pekan-pekan penentuan di Liga Italia 2025/26. Sempat menjadi pesaing Inter Milan di klasemen, Milan justru terus mengalami penurunan besar.
Sejak menang atas Inter Milan di pekan ke-28 lalu, performa Rossoneri menjadi angin-anginan. Pada 10 laga berikutnya, Milan mengalami sampai enam kekalahan, tiga kemenangan dan satu hasil imbang.

Alhasil, Milan pun dipastikan gagal mengamankan tiket UCL karena posisi mereka longsor sampai peringkat ke-6. Partai terakhir Liga Italia 2025/26 melawan Cagliari tampak menjadi puncak dari kekesalahan pihak klub.
Pasalnya, Milan sebenarnya hanya butuh hasil imbang guna mempertahankan posisi mereka di empat besar. Tapi, Milan justru menyerah dengan skor tipis 1-2 di San Siro, dan merelakan posisinya diambil alih oleh AS Roma dan Como.
Baca Juga:
- Obrolan Vigo: Xabi Alonso Bisa Jadi Kartu AS dari Rangkaian Masalah Chelsea?
- Igor Tolic Resmi Jadi Pelatih Kepala Persib
- Unggahan Marc Klok Isyaratkan Perpisahan Bojan Hodak dengan Persib
- Karena Hal Ini, Persib Batasi Manuver di Jendela Transfer Periode Mendatang
Dilansir Goal, Perombakan besar kemudian langsung digalakan oleh RedBird Capital, selaku grup pemilik AC Milan sekarang. Selain memecat Massimiliano Allegri, Milan juga melepas sosok lain di bagian keolahragaan tim, seperti Giorgio Furlani (CEO), Igli Tare (Direktur Olahraga), dan Geoffrey Moncada (Direktur Teknis).
Bukan tanpa alasan tapi kegagalan mentas di Liga Champions membuat mereka kini absen pada dua musim beruntun. Padahal sebelumnya, Milan selalu bisa bersaing di kompetisi teratas Eropa itu selama empat musim berturut-turut.
Pihak manajemen klub tidak segan-segan dalam menilai musim yang awalnya menjanjikan, namun pada akhirnya tidak membuahkan hasil apa pun. Mereka hampir sepanjang tahun berada di posisi ke-2, tapi kemerosotan performa di akhir musim terbukti menjadi pukulan telak bagi Milan.
Rasa frutasi itu juga tampak jelas dari pernyataan terbaru klub setelah dipastikan “hanya” akan mentas di Liga Europa musim depan. Mereka menyayangkan performa Milan yang malah mengalami berbagai gejolak ketika sudah memasuki fase penentuan di musim ini.

“Setelah kekecewaan tahun lalu, mandat yang ditetapkan pemilik klub adalah kembali ke Liga Champions dan membangun fondasi untuk meraih kemenangan secara konsisten di puncak Serie A,” bunyi pernyataan resmi pihak klub via Goal.
“Sebagian besar musim ini, kami berada di dua posisi teratas Serie A, dengan peluang yang cukup besar untuk bersaing memperebutkan Scudetto. Performa di akhir musim sama sekali tidak konsisten dengan performa sebelumnya, dengan kekalahan mengecewakan tadi malam di pertandingan terakhir yang mengubah musim ini menjadi kegagalan yang tak terbantahkan.”
Selalu update berita terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com















