Analisa Vigo: Inilah Transfer Terburuk di Serie A Musim 2022/23

Analisa Vigo: Inilah Transfer Terburuk di Serie A Musim 2022/23

Muhammad Ilham - Juni 15, 2023
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Divock Origi (AC Milan)

Analisa Vigo: Inilah Transfer Terburuk di Serie A Musim 2022/23
Sumber: Detik Sport

Divock Origi adalah pemain yang bisa dikatakan ‘kunci’ kebuntuan Jurgen Klopp di Liverpool FC. Ia adalah pahlawan Liverpool ketika melakukan comeback paling mengejutkan kontra FC Barcelona di Liga Champions 2018/19.

Sayangnya, ia harus pergi meninggalkan Anfield ke AC Milan pada musim panas 2022 dengan status bebas transfer. Berharap bisa mendapatkan menit bermain yang lebih banyak dan tampil mengesankan, justru Origi tidak mampu memuaskan Stefano Pioli, pelatih AC Milan.

Dilansir dari FootyStats, Origi hanya mampu menciptakan xG (kualitas peluang yang dihasilkan) dan xA (kualitas umpan yang dihasilkan) sebesar 3,3, lebih kecil daripada Charles De Ketelaere (4,0). Dari 27 laganya bersama Rossoneri di Serie A, Origi hanya mampu mencetak dua gol dan satu assist.

Kemungkinan besar, Origi akan dijual oleh AC Milan pada musim panas mendatang. Pioli membutuhkan penyerang yang berbahaya dan terjamin, dan Origi tidak sesuai dengan keinginan itu.

Luis Maximiano (S.S. Lazio)

Analisa Vigo: Inilah Transfer Terburuk di Serie A Musim 2022/23
Sumber: Tribun Kaltim

Lazio harus berpisah dengan dua kipernya, Thomas Strakosha dan Pepe Reina, musim panas 2021. Kepergian dua kiper tersebut membuat le Aquile merekrut Luis Maximiano dari Granada CF pada bursa transfer musim panas 2022.

Lazio menaruh harapan yang tinggi kepada Luis Maximiano. Selain harga tinggi yang dibayarkan Lazio yaitu sebesar 10,26 juta euro, performa Luis Maximiano bersama Granada di musim 2021/22 menjadi alasannya.

Sayangnya, debut Luis Maximiano berakhir dengan bencana. Hanya butuh enam menit bagi Luis Maximiano mendapatkan kartu merah pertamanya di Seria A usai melakukan handsball di luar kotak penalti kontra Bologna FC.

Akibatnya, Lazio langsung mencari kiper anyar lagi, dan itu adalah Ivan Provedel dari Spezia Calcio. Tidak hanya mendapat pesaing, namun kariernya di Lazio pada musim 2022/23 langsung tiada.

Andrea Belotti (AS Roma)

Analisa Vigo: Inilah Transfer Terburuk di Serie A Musim 2022/23
Sumber: Detik Sport

Andrea Belotti menjadi salah satu striker terbaik di Italia, dan itu muncul saat ia masih berseragam Torino FC. Ia berhasil mencetak 113 gol dan 28 assist dari tujuh musim bersama il Toro.

Dengan statistik tersebut, Jose Mourinho, pelatih AS Roma, meminta agar klub merekrutnya, dan akhirnya terjadi pada bursa transfer musim panas 2022. Belotti datang ke Olimpico Stadium dengan status bebas transfer.

Ia diharapkan bisa menjadi pesaing kuat Tammy Abraham di lini depan Giallorossi. Sayangnya, 46 laga yang ia jalani bersama AS Roma di seluruh ajang, Belotti hanya mampu mencetak empat gol dan dua assist, bahkan tidak ada satupun gol yang tercipta di Serie A 2022/23.

Memang, Belotti datang ke AS Roma dengan status gratis. Namun, pemain yang digadang-gadang sebagai salah satu striker terbaik di Italia ini tidak bisa memberikan performa sesuai yang dikatakan ketika berseragam AS Roma.

Dari kelima pemain di atas, Paul Pogba menjadi pemain dengan kans paling besar untuk dijual di musim panas mendatang. Selain gaji yang tinggi, banyaknya cedera yang ia alami menjadi salah satu alasan mengapa ia pantas dijual.

Namun, keempat pemain lainnya kecil kemungkinan untuk dijual di musim panas nanti. Akan tetapi, mereka harus menunjukkan peningkatan performa di musim 2023/24. Jika tidak, maka siap-siap saja untuk dimasukkan ke dalam daftar penjualan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com