
Analisa Vigo: Serie A yang Hancur Karena Manajemen Bobrok
Vivagoal – Berita Bola – Tidak bisa dipungkiri, Serie A menjadi salah satu liga yang paling mearik untuk ditonton di Eropa. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, liga terbaik asal Italia ini harus kalah dari empat liga top Eropa lainnya, dan itu karena manajemn yang buruk.
Dahulu kala, Serie A adalah ‘raja’ di Eropa dan itu terlihat dari prestasi yang mereka torehkan di era 1990-an. Berdasarkan data dari Goal, terdapat sembilan partai final yang diikuti oleh tim-tim Italia di Liga Champions pada musim 1988/89 hingga 1990/00, di mana lima di antaranya berhasil mereka menangi.
Hal tersebut tentu menjadi bukti nyata betapa mengerikannya Serie A di kala itu. Tidak hanya prestasi saja, Serie A juga menjadi liga dengan ekonomi yang paling baik, dan itu dibuktikan dengan transfer yang mereka lakukan.
Curva Nord love from @Inter_en 🖤💙
How far will they go this season? pic.twitter.com/nAG7FtxFAP
— Lega Serie A (@SerieA_EN) August 22, 2023
Menurut statistik Transfermarkt, pada musim 2000/01, S.S. Lazio mencetak rekor transfer paling besar dengan mendatangkan Hernan Crespo dari AC Parma seharga 56,81 juta euro. Di musim sebelumnya, Inter Milan juga merekrut Christian Vieri dari Lazio dengan harga 46,48 juta euro. Pembelian mereka bahkan masih duduk di 10 besar transfer termahal.
Namun, itu semua hanya tinggal sejarah saja, Serie A saat ini jauh tertinggal dari empat liga top Eropa lainnya seperti Bundesliga, Ligue 1, LaLiga, bahkan Liga Inggris. Sejak keberhasilan Inter Milan meraih Liga Champions pada musim 2009/10, hanya tiga kali mereka tampil di final, dan semuanya berakhir dengan kekalahan.
Baca Juga:
- 5 Fakta Penjualan Termahal Benfica
- 5 Pemain dengan Gaji Termahal LaLiga
- 5 Fakta Wonderkid Tersukses Football Manager
- 5 Fakta Pemain dan Pelatih yang Pernah Menjuarai Liga Champions
Kondisi tersebut semakin diperparah dengan keuangan mereka yang mulai amburadul. Itu semua tidak lepas dari banyaknya masalah yang mereka hadapi mulai dari pengaturan skor hingga manajemen yang bobrok.
Berdasarkan laporan dari The Spectator, tiga tim terbesar di Serie A, Juventus FC, Inter Milan, dan AC Milan merupakan tiga tim dengan utang terbesar di Eropa. Mereka memiliki utang sebesar 2 miliar poundsterling dan itu tidak dibarengi dengan pendapatan mereka yang kurang dari setengahnya tim-tim di Liga Inggris.

Paolo Maldini mengatakan dirinya tahu sisi buruk AC Milan. Ia menjelaskan Rossoneri memiliki masalah di manajemennya dan itu yang membuat keuangan tim tersebut hancur. Tidak tanggung-tanggung, Maldini menyebutkan Serie A saat ini terlihat seperti kasta kedua di Eropa.
“Hampir semuanya mengungguli kami. Serie A sekarang telah menjadi Serie B dari Eropa,” ucap Maldini yang dilansir dari The Spectator.















