Breaking News: Liga 1 dan Liga 2 Musim 2020 Resmi Ditunda Kembali!

0
9
Ketum PSSI
Mochamad Iriawan menyampaikan rilis polemik PSSI dan Shin Tae-yong di kantor PSSI, 26 Juni 2020. (Sumber: Skor /Sumargo Pangestu)

Vivagoal – Liga Indonesia – Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 dipastikan batal digelar pada 1 Oktober mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh ketua umum PSSI, Moch. Iriawan di Kantor Pusat Kemenpora, Selasa (29/8/2020) siang.

Keputusan ini mesti diambil PSSI karena pihak Polri tidak memberikan izin keramaian untuk pagelaran pertandingan Liga 1 dan Liga 2 disebabkan situasi pandemi virus corona di Indonesia yang masih terus meningkat.

“Tadinya akan berlangsung 1 Oktober, rencananya, lanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2, dan rencana pertandingan awal akan mempertemukan PSS Sleman dan Persik Kediri. Tapi kita tahu bersama bahwa Mabes Polri lewat Kabid Humas menunda memberi izin keramaian, karena menganggap kasus Covid-19 di lapangan masih tinggi,” ungkap Iriawan.

“Kita menyadari bahwa Polri tidak akan mengeluarkan izin keramaian di semua tingkatan,” jelas Iriawan.

Kendati begitu, Iriawan menegaskan bahwa kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 bukan ditiadakan, hanya kembali mengalami penundaan karena PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah meminta kompetisi dan kegiatan sepakbola bisa kembali aktif per November 2020 nanti.

View this post on Instagram

PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Extraordinary Competition Shopee Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19. Satgas Penanganan Covid-19 tersebut akan dipimpin langsung oleh Direktur Operasional PT LIB, Irjen Pol (P) Drs Sudjarno. Dalam hal ini, Irjen Pol (P) Drs Sudjarno menjabat sebagai Ketua Satgas. Kemudian salah satu Wakil Kasatgas diamanatkan kepada dr Syarif Alwi yang selama ini bertugas sebagai tim medis PSSI. Direktur Utama PT LIB, Ir Akhmad Hadian Lukita MBA, QWP menjelaskan, Satgas Penanganan Covid-19 akan memantau dan berkoordinasi secara langsung terhadap pelaksanaan protokoler kesehatan di kompetisi nasional. Baik itu Extraordinary Competition Shopee Liga 1 2020 dan Liga 2 2020. “Pemantauan dan koordinasi yang dimaksud tentunya dalam arti yang sangat luas. Kami akan terus berkomunikasi dalam banyak hal yang terkait dengan penanganan Covid-19. Termasuk antisipasi, langkah preventif, penanganan, solusi, sampai dengan detail-detail yang berhubungan langsung dengan pertandingan serta kompetisi,” terang Ir Akhmad Hadian Lukita MBA, QWP, Senin malam (28/9). Lebih lanjut, Akhmad menegaskan bahwa dibentuknya Satgas Penanganan Covid-19 ini diyakini akan memberikan dampak positif. Dampak itu bukan hanya pada kedisiplinan pelaksanaan protokoler kesehatan di level klub, pemain, dan pelaksana pertandingan, namun juga akan berkonstribusi pada masyarakat secara luas. Terutama masyarakat yang selama ini berhubungan langsung dengan sepak bola. “Dengan begitu, dibentuknya Satgas Penanganan Covid-19 ini akan memberikan manfaat ganda. Kompetisi tetap berlanjut dengan menjalankan protokoler kesehatan dan juga dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah dalam menggerakkan ekonomi di sepak bola nasional,” tambah Akhmad. Berikut susunan Satgas Penanganan Covid-19 di Extraordinary Competition 2020: Penasihat: Ketum PSSI Penanggung jawab: Dirut PT LIB Ketua Satgas: Direktur Operasional PT LIB Wakil Kasatgas: dr Syarif Alwi, penanggung jawab venue, penanggung jawab isolasi atlet/pasien, penanggung jawab stadion, penanggung jawab Rumah Sakit Rujukan di lokasi pertandingan #ptlib #lib #shopeeliga1

A post shared by PT Liga Indonesia Baru (@pt_lib) on

“PSSI menghormati dan memahami keputusan yang ditetapkan oleh pihak Mabes Polri. Tentunya pertimbangan keamanan, keselamatan, dan kesehatan adalah yang utama,” sambung Iriawan.


Baca Juga:


“PSSI juga mengapresiasi niat klub yang sudah mempersiapkan tim, apalagi mereka sudah berada di Pulau Jawa baik di Jogja maupun ada yang di Malang. Tapi PSSI yakin dan optimistis Liga 1 dan Liga 2 akan digulirkan. Semoga Covid nanti akan menurun, sehingga kami berharap demikian,” pungkasnya.

“Ini sudah keputusan yang betul-betul kemanusiaan harus diutamakan. PSSI memohon kegiatan ini ditunda hingga satu bulan. Kami memohon apabila memungkinkan. Karena jika kompetisi dimulai November, maka akan selesai Maret,” tutupnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here