Obrolan Vigo: Gary Lineker, Penyerang Inggris Paling Bersih

Obrolan Vigo: Gary Lineker, Penyerang Inggris Paling Bersih

Heri Susanto - November 30, 2021
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal Berita Bola Di medio 80-90an, Inggris memiliki striker tajam yang amat bersih yakni Gary Lineker. Sang pemain dikenal bersih lantaran dalam karir sepakbolanya, tak pernah sekalipun ia mendapatkan kartu kuning, apalagi merah.

Gary Winston Lineker, yang lahir di Leicester, 30 November 1960,  boleh dibilang merupakan soosk yang telat mengecap debut di dunia sepakbola.pada usia 21 tahun. ia bahkan baru mencetak gol perdananya untuk timnas Inggris di usia 24 tahun. Namun, hal tersebut bulanlah sebuah masalah baginya.

Lineker, yang mentas bersama Leicester City sukses mempersembahkan gelar Divisio Two pada musim 1979/80. Gelar tersebut menjadi satu-satunya piala yang ia persembahkan bagi tim kampung halamannya. Produktivitasnya mulai terlihat kala membela the Foxes. Dalam 7 musim karirnya, Lineker mampu mendulang 95 gol dan 13 asssit dari 195 laga yang ia mainkan di lintas kompetisi.

Pasca membela Leicester, Everton yang kala itu sukses menjuarai kompetisi di musim 1984/85 kepincut mendatangkan sang pemain. Dana tak kurang dari 800 ribu paun dikucurkan guna membawa the Golden Boll ke Goodison Park.


Baca Juga:


Di musim perdana sekaligus terakhirnya, ia mampu bukukan tiga hattrick dan membantu tim finish di urutan kedua. Ia juga sukses membukukan 30 gol di musim debutnya bersama Merseyside Blue. Tak hanya itu, Everton juga mampu lolos ke final Piala FA. Namun mereka harus keok di babak final oleh Liverpool dengan skor 3-1.

Barcelona, di bawah asuhan manajer asal Inggris, Terry Venables membawa sang pemain ke Catalan dengan mahar 2,8 juta paun. Di waktu bersamaan, ia datang dengan pemain Man United, Mark Hughes. Ia pun merasakan mentas di Eropa untuk kali pertama. Hal tersebut baru terjadi di Barcelona lantaran Everton, dan tim Inggris lain tak bisa mentas di ajang benua biru lantaran tragedi Heysel.

Di Barcelona, sang pemain langsung nyetel. Ia kembali menjadi mesin gol klub dengan mencetak dua gol di laga debutnya melawan Racing Santander. Di akhir kompetisi, ia sukses menctak 21 gol dalam 41 laga. Ia sempat mencetak hattrick ke gawang Real madrid dan membantu Barca menjuarai Copa del Rey di msuim 1988. Di Barcelona karirnya kian meroket. Namanya sempat menjadi pemain asal Britania yang mampu catatkan 43 gol di LaLiga. Rekor tersebut pada akhirnya kandas di tangan Gareth Bale pada tahun 2016 silam.