Tag: Akademi Manchester United

Yakin Bisa Geser Chelsea dan Leicester, Manchester United Optimis Finis Empat Besar

Vivagoal Liga Inggris – Legenda Manchester United, Roy Keane menyebut jika mantan klubnya tersebut sudah menemukan momentum untuk bangkit dan bisa finis empat besar musim ini.

Manchester United terus memperlihatkan konsistensi penampilan. Tercatat mereka tak tersentuh kekalahan dalam 17 laga terakhirnya di semua ajang.

Terbaru, MU berhasil mencuri tiga poin dalam lawatannya ke markas Aston Villa. Tim besutan Ole Gunnar Solskjaer itu menang meyakinkan dengan skor 3-0.

Keane pun melihat jika Manchester United telah menemukan momentum bahkan sebelum lockdown pandemi kemarin. Pembelian pemain yang tepat dan kembalinya para pemain kunci membuat mereka tampil begitu menjanjikan.

“Saya rasa kita sudah membahasnya dalam beberapa bulan. Bahkan sebelum lockdown, momentumnya sudah kembali ke klub,” ujar Keane kepada Sky Sports.


Baca Juga:


“Semua perekrutan baru sepertinya sudah berjalan beriringan. Paul Pogba kembali, Bruno Fernandes telah menjadi sosok pengatrol performa tim yang sangat vital,” tambahnya.

“Apa yang mereka miliki saat ini adalah sedikit momentum. Lupakan Manchester City dan Liverpool yang berada di depan mereka, hal itu tak bisa dipungkiri lagi, tapi dari sisi beberapa bulan lalu, kita bertanya apa mereka bisa memburu tim seperti Leicester, yang memiliki selisih poin yang besar,” tukasnya.

Optimis Bisa Geser Chelsea dan Leicester

Kemenangan atas Villa membuat MU kini hanya berjarak satu poin saja dari peringkat empat. Oleh karena itu, Keane optimis Setan Merah bisa menggusur Leicester atau bahkan Chelsea nantinya.

“Bagi saya saat ini, mereka [United] sepertinya menjadi favorit untuk mengejar Leicester dan Chelsea. Momentumnya kini sudah ada. Mereka masih ingin menjaga peluang meraih juara,” tutur Keane.

“Semua orang di klub seharusnya puas. Mereka bisa mengembalikan momentum ke klub, kini mereka hanya perlu mempertahankannya,” tegas Keane.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Terus Bergerak, MU Incar Penyerang Andalan Klub China

Vivagoal Liga Inggris – Raksasa Premier League, Manchester United terus melakukan pencarian untuk menambah kekuatan di lini serang. Terbaru, mereka tertarik untuk mendatangkan Salomon Rondon jelang berakhirnya jendela transfer Januari ini.

Manchester United sebelumnya dikaitkan dengan Erling Haaland yang justru berlabuh ke Dortmund. Petaka kemudian datang setelah Marcus Rashford mengalami cedera punggung. Bomber andalan pun harus menepi hingga tiga bulan ke depan.

Setelahnya beberapa nama kembali dikaitkan dengan Manchester United, mulai dari Carlos Tevez, Odion Ighalo, Islam Slimani, hingga Edinson Cavani. Namun rumor tersebut menguap begitu saja.

Baca Juga: 5 Pemain Produk Gagal Manchester United dengan Harga Mahal

Dilansir The Times, Manchester United tak lantas menyerah mencari penyerang baru. Klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut kabarnya kini tengah mencoba meminjam Rondon dari klub Chinese Super League, Dalian Yifang.

Kesempatan Manchester United untuk bisa mendatangkan Rondon terbilang cukup besar. Pasalnya persepakbolaan China tengah vakum akibat merebaknya kasus virus corona.

Arus keluar masuk dari China memang tengah diperketat, namun Rondon bisa dipastikan aman dari virus tersebut mengingat ia saat ini berada di luar negeri tirai bambu.

Nama satu ini memang pantas untuk menjadi fokus Manchester United. Pasalnya Rondon merupakan sosok lama di Premier League dengan catatan pernah bermain untuk West Brom dan Newcastle United.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Owen: Sulit Bagi United Menang di Anfield

Vivagoal Liga Inggris – Eks Bomber asal Inggris, Michael Owen mengatakan jika sulit bagi Manchester United untuk mencuri kemenangan di markas Liverpool.

Duel seru tersebut dipastikan tersaji pada lanjut pekan 23 Premier League, Minggu (19/01/2020) malam WIB. Anfield akan menjadi gelanggang siapa yang terbaik diantara kedua tim musim ini.

Pasalnya, pada pertemuan pertama musim ini, kedua tim hanya bermain imbang di Old Trafford. Sebuah capaian menawan bagi MU mengingat itu menjadi satu-satunya laga di mana Liverpool gagal meraih kemenangan dari 21 pertandingan yang sudah mereka jalani.

Baca Juga: 5 Pemain Produk Gagal Manchester United dengan Harga Mahal

Namun demikian Owen melihat jika kans United untuk menang melawan Liverpool cukup mustahil. Sudah terlalu lama mereka mampu mencuri kemenangan di kandang The Reds.

“Wayne Rooney mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan itu saat terakhir kali Manchester United menang di Anfield lebih dari empat tahun yang lalu, dan sulit untuk melihat mereka menang melawan tim Jurgen Klopp yang sedang dalam performa terbaiknya pada Minggu nanti,” ucap Owen kepada Bet Victor dilansir dari Goal.

“Sudah didokumentasikan dengan baik bahwa Liverpool hanya kehilangan dua poin musim ini dan itu terjadi di pertemuan pertama di Old Trafford pada Oktober silam. Statistik itu takkan dilupakan Jurgen Klopp atau para pemain dan pendukung The Reds yang ingin mengalahkan 19 tim lainnya dalam perjalanan menuju gelar Premier League pertama mereka.

Owen yang juga pernah bermain untuk kedua tim mengaku jika United memiliki lini serang yang cukup menjanjikan. Sayang, Liverpool lebih komplit di setiap lini.

“United memiliki komposisi pemain depan yang menarik, namun mereka kekurangan energi dan kualitas seperti yang dimiliki lini tengah Liverpool dan posisi itu menjadi kunci untuk memenangkan pertandingan nanti.”

“Liverpool tidak terkalahkan dalam 51 pertandingan liga terakhirnya di kandang. Saya kira mereka bisa menambahnya menjadi 52 di pertandingan paling ikonik musim ini.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

MU Kalah Lagi, Solskjaer: Ini Seperti Pertandingan Uji Coba

Vivagoal Liga Inggris Manchester United kembali menelan kekalahan dari tim kecil. Ole Gunnar Solskjaer bahkan menyebut permainan timnya tak lebih dari laga uji coba.

Kali ini Watford menjadi tim yang berhasil membungkam Manchester United. Dua gol berhasil mereka lesakkan ke gawang David de Gea pada laga pekan ke-18 Premier League 2019/20, Minggu (22/12/2019).

Kekalahan tersebut menegaskan performa inkonsisten Manchester United. Mereka benar berhasil menang dari Manchester City dan Tottenham Hotspur, namun ketika berjumpa dengan tim-tim papan bawah seperti ini MU justru kerap tersingkir.

Baca Juga: Bukan Premier League, Solskjaer Tertarik Raih Prestasi di Kompetisi Domestik Lain

Kekecewaan tak bisa disembunyikan oleh Solskjaer. Ia bahkan menyebut permainan anak asuhnya seperti laga testimoni.

“Kami memulai pertandingan dengan tempo yang lambat. Babak pertama berjalan sangat buruk bagi kedua tim dan ketika Anda kebobolan dua gol cepat seperti kami, lewat dua tembakan tepat sasaran mereka, kami telah menyulitkan diri sendiri,” sesal Solskjaer kepada Sky Sports.

“Kami telah melaju dengan baik [pada beberapa pekan terakhir] tetapi Anda harus meraih setiap poin di liga seperti ini. Permainan kami terlalu lambat, di babak pertama kedua tim bermain seperti pertandingan testimoni.”

Lebih lanjut Solskjaer menyesalkan karena tim gagal memanfaatkan setiap peluang yang mereka miliki. Banyak kesempatan yang menurutnya bisa berbuah satu atau dua gol.

“Jelas, kami seharusnya bisa mencetak satu atau dua gol, ini soal memaksimalkan peluang ketika itu datang. Kami bisa saja mencetak gol pertama,” sambung Solskjaer.

“Saya bisa terus membahas ini, kami tidak memaksimalkan kesempatan dan sekarang kami harus menghadapi fakta bahwa kami punya dua pertandingan kontra Newcastle dan Burnley untuk berkembang,” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Pemain Ini Frustrasi Tak Dipanggil Timnas

Vivagoal Berita BolaJesse Lingard, gelandang serang Manchester United lantaran harus pulang duluan dari Timnas Inggris.

Lingard dicoret dari daftar skuad tim nasional Inggris dikarenakan sedang sakit. Pemain timnas Inggris tersebut awalnya dipanggil oleh Gareth Southgate ke Timnas Inggris untuk menjalani pertandingan kualifikasi Piala Euro 2020.

Lingard disiapkan untuk melawan saat pertandingan melawan Bulgaria dan Kosovo. Akan tetapi, saat laga pertandingan melawan Bulgaria pada Sabtu (7/9) silam, pemain berusia 26 tahun tersebut malah sakit. Melihat kondisi sang pemain yang masih sakit, Southgate langsung mencoret di skuad utama Timnas Inggris.

Baca Juga: Pogba dan Lingard Ribut Jelang Tur Pramusim MU, Ada Apa?

Jesse Lingard tentunya sangat merasa kecewa dan frustrasi lantaran kondisi yang dialami.

“Saya sangat merasa frustasi lantaran dengan penyakit ini. Ini bisa diartikan Saya tak bisa terlibat dalam dua pertandingan penting mendatang,” ujar Lingard dilansir dari cuitan akun Twitternya.

The three Lions mampu menjalani pertandingan melawan Bulgaria dengan sangat mudah. Terbukti bahwa skuad asuhan Gareth southgate telah berhasil menang dengan skor meyakinkan 4-0. Harry Kane telah menorehkan tiga gol dan satu gol lainnya dari Raheem Sterling.

“Hasil memuaskan kemarin saat melawan Bulgaria dan saya meyakini bahwa para pemain akan menyelesaikan pekerjaannya pada hari Selasa nanti,” ucap Lingard.

Selalu update Berita Bola Terbaru hanya di Vivagoal.com

Shearer; Rashford Tak Cocok Mengisi Posisi Striker

Vivagoal Liga Inggris – Legenda Premier League, Alan Shearer melihat jika keputusan untuk tidak memainkan Marcus Rashford sebagai penyerang tengah adalah hal yang benar.

Keputusan Ole Gunnar Solskjaer melepas Romelu Lukaku musim panas kemarin disebut banyak pihak sebagai perjudian besar. Betapa tidak, pelatih asal Norwegia itu tak melakukan pembelian pemain baru untuk menggantikan peran Lukaku dan mempercayakan skuad seadanya yang ia miliki.

Baca juga: Legenda Inggris Komentari Penampilan Rashford

Perjudian sudah dibuat Solskjaer jelang akhir musim lalu. Rashford coba di plot sebagai striker yang nyatanya bukan jawaban yang tepat untuk gelaran musim ini. Solskjaer kemudian mengembalikan posisi Rashford sebagai winger dan menurunkan Anthony Martial sebagai penyerang nomor 9.

Hal senada juga dilakukan oleh pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate saat Rashford bermain untuk The Three Lions. Hal itu pun mendapat dukungan dari Shearer.

“Penilaian Gareth Southgate bahwa Marcus Rashford bukan penyerang no. 9 sudah tepat. Bahkan musim ini, ketika Romelu Lukaku pergi, Solskjaer memilih memainkan Anthony Martial di tengah,” tutur Shearer kepada The Sun.

“Saya merasa Marcus lebih percaya diri bermain dari sisi kiri, di mana dia tidak terlalu sering memunggungi gawang lawan.”

Namun demikian top skorer Premier League tersebut tak menjamin jika Rashford nantinya tak akan tumbuh menjadi seorang striker mematikan. Usianya yang masih begitu muda memberikan dia waktu untuk berkembang.

Baca juga: Penampilan Rashford Dinilai oleh Pelatih Legenda MU

“Tidak perlu meragukan talenta luar biasanya tetapi saya kira dia bukanlah pencetak gol alamiah. Terkadang kita melupakan bahwa dia masih 21 tahun dan masih punya banyak waktu,” sambung Shearer.

“Kita belum mendengar langsung dari Rashford tentang di mana dia lebih suka bermain dan saya tidak pernah berbicara langsung dengan dia tentang ini,” tutupnya.

Rashford sendiri dipercaya merupakan ‘titisan’ Cristiano Ronaldo di MU. Seperti yang diketahui penyerang asal Portugal itu awalnya adalah seorang winger seperti Rashford yang bertranssformasi menjadi seorang striker mematikan saat ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Rashford Ungkap Rahasia Bisa Bantai Chelsea di Pekan Perdana

VivagoalLiga Inggris – Marcus Rashford, striker utama Manchester United tersebut mengungkapkan rahasia dibalik kemenangan Manchester United dengan skor telak 4-0 atas Chelsea.

Menurut Rashford sendiri kunci kemenangan dalam permainan Manchester United membantai Chelsea karena intensitas dari para pemain pada pertandingan tersebut.

Dalam pertandingan tersebut, Chelsea membuat kerepotan lini belakang Manchester United pada pertandingan babak pertama. Akan tetapi pada babak kedua berlangsung, Manchester United dapat mencetak tiga gol sekaligus ke gawang The Blues.

Baca Juga: Juventus dan Inter Batal Kejar Jasa Darmian

Menurut Marcus Rashford, kemenangan Manchester United ini tak lepas dari intensitas pemain di lapangan hijau. Intensitas yang tinggi ini membuat para pemain bersemangat dan bisa mengalahkan lawan yang tangguh.

“Intensitas para pemain Manchester United memang saya akui luar biasa,” ujar Rashford dalam situs resmi Manchester United.

Lebih lanjut, Marcus Rashford juga menjelaskan bahwa pemain masih belum menunjukkan performa yang sempurna. Namun secara keseluruhan, para pemain The Red Devils telah mengikuti arahan taktik dari pelatihnya, Ole Gunnar Solskjaer.

“Memang dalam usaha kami tidak semua dapat membuahkan hasil terutama ketika tim Manchester United sudah sampai dalam kotak pinalti pada babak pertama yang mana usaha kami sering terhambat oleh pemain Chelsea,” jelasnya.

“Namun kami terus berlari. Ketika kami kehilangan bola kami terus mengejar bola tersebut sampai kami dapat. Jika kami belum mendapatkan bola maka akan terus berlari sampai mendapatkannya kembali,” lanjutnya.

“Kemenangan ini membuat kami bersemangat namun di sisi lain masih ada banyak hal yang harus kami perbaiki pada musim inu dan juga kami harus meningkatkan permainan kami. Demikianlah target yang akan tim Manchester United dapatkan,” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Ingin Bersaing Musim Depan, Tim Ini Diminta Belanja Pemain Besar-besaran

Vivagoal Liga Inggris – Eks bek Manchester United, Paul Parker meminta manajemen MU untuk setidaknya mendatangkan enam pemain musim panas mendatang.

Hal itu perlu dilakukan guna membenahi beberapa area sentral yang musim ini gagal berkembang.

Kedatangan Ole Gunnar Solskjaer sempat membawa angin perubahan di kubu Manchester United. Menggantikan peran Jose Mourinho tuk sementara, kala itu Ole berhasil mengangkat moral dan permainan tim.

 

Namun performa Pogba cs justru kembali mengalami penurunan usai Solskjaer resmi diangkat sebagai pelatih tetap. Pelatih asal Norwegia itu lantas mengatakan akan mencoba merubah beberapa sektor dengan mendatangkan dua pemain pada musim panas ini.

Namun Parker melihat langkah tersebut tidak akan maksimal, bukan perkara rencana belanja pemain namun jumlah pemain yang akan didatangkan. Menurutnya dua pemain baru tidak akan cukup untuk mengangkat permainan tim musim depan.

“Saya pikir Anda harus melihat rencana untuk membeli mungkin tiga bek, dua pemain lini tengah dan bahkan penyerang tengah,” cetusnya pada Eurosport.

“Anda bisa memasukkan Marcus Rashford ke garis depan itu, tetapi yang pasti [Ole Gunnar] Solskjaer membutuhkan lebih banyak (amunisi),” tuturnya.

Lebih lanjut Parker mengatakan jika MU saat ini tampak lemah di posisi pertahanan. Ia menyebut jika posisi bek sayap menjadi PR tuk Solskjaer musim ini dimana hal tersebut harus segera diatasi pada akhir musim mendatang.

“United tidak memiliki bek kanan berkelas sejak Gary Neville memutuskan pensiun, dan saya selalu mengatakan bahwa klub memiliki masalah ketika mereka menempatkan winger tua yang bermain di posisi bek sayap. Itu tidak mengisi celah yang ada. Itu tidak menunjukkan niat apa yang ingin Anda capai,” ketusnya.

“Ashley Young tidak dapat membantah kenyataan bahwa ia bermain di sana. Suatu saat nanti akan muncul fakta bahwa ia tidak cukup baik untuk posisi itu, dan hal itu terjadi pada momen yang paling buruk ketika United bermain sangat buruk,” cetusnya.

“Sangat mudah untuk memilih individu itu [Young] karena semua orang tahu kelemahannya,” tandas Parker.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Ditawarkan 1,2 Triliun, MU Siapkan Kontrak Baru Pemain Ini

VivagoalLiga Inggris – Manchester United siap memberi tawaran perpanjangan kontrak kepada striker muda Marcus Rashford.

Dalam kontrak barunya yang akan disodorkan dalam waktu dekat, The Red Devils memberi tawaran nilai sebesar Rp 1,2 trilun.

Marcus Rashford menjadi salah satu pemain yang penting di skuat Setan Merah. Semenjak promosi ke tim utama pada tahun 2015 silam, dirinya menunjukkan perkembangan pesat. Kontribusinya untuk tim juga tidak bisa diremehkan.

 

Sementara itu, dengan status pemain jebolan akademi dan bocah asli Manchester, Marcus Rashford juga mewakili nilai-nilai dan identitas klub. Secara teknis dan non-teknis dia adalah pemain yang ingin dipertahankan United.

Kontrak Marcus Rashford dengan The Red Devils tinggal menyisakan durasi selama 15 bulan ke depan. Tentu bukan situasi yang ideal bagi Manchester United jika ingin terus mempertahankan pemain berusia 21 tahun tersebut di Old Trafford

Karena itu, seperti diberitakan dari The Mirror, Setan Merah pun siap mengajukan proposal perpanjangan kontrak. Pihak klub sendiri siap memberikan perpanjangan kontrak dengan durasi hingga lima tahun ke depan. Sebuah kontrak jangka panjang bagi Rashford.

Dalam kontrak tersebut, Manchester United memberi tawaran senilai 70 juta pounds untuk lima tahu. Nilai itu, sama dengan Rp 1,2 triliun jika dikonversi ke rupiah. Marcus Rashford akan mendapatkan 14 juta pounds setiap tahunnya.

Namun hanya saja, sejauh ini belum diketahui bagaimana sikap pihak Rashford dengan rencana yang disiapkan oleh klub. Manchester United sendiri sebenarnya memiliki opsi lain, sebab, dalam kontrak Rashford ada opsi perpanjangan selama satu tahun.

Penting bagi Setan Merah untuk segera memperpanjang kontrak Marcus Rashford. Dikarenakan, sang pemain kini sedang jadi incaran beberapa klub papan atas Eropa. Pada awal musim 2018/19 lalu saja, Marcus Rashford masuk dalam radar transfer Real Madrid.

Sedangkan pada bursa transfer Januari 2019 lalu, nama Rashford sempat disebut masuk dalam daftar belanja Barcelona. Barcelona memasukkan nama Marcus Rashford sebagai salah satu kandidat pengganti Luis Suarez.

Dengan usia yang baru belia yakni 21 tahun, Rashford menjadi salah satu talenta yang menjanjikan di pentas sepak bola Eropa. Apalagi, secara pengalaman dirinya sudah cukup matang bermain untuk tim utama Manchester United.

5 Fakta Akademi Sepakbola Terpopuler di Dunia

1

Vivagoal5 Fakta – Akademi sepakbola menjadi sebuah faktor penting bagi klub untuk mencari pemain-pemain berbakat untuk skuat masa depan atau menjualnya guna menjaga keseimbangan ekonomi klub.

Di zaman sekarang, tren bursa transfer boleh saja berganti menjadi ajang peraduan klub-klub top dalam menawar pemain-pemain top dengan harga-harga yang fantastis.

Namun, masih ada klub-klub yang berani untuk mengorbitkan para pemain-pemain muda ke tim utama dengan harapan kalau mereka akan berkembang dan menjadi pemain penting di masa depan.

Untuk itu, muncul beberapa nama pemain baru yang digadang-gadang akan menjadi pemain top. Muda dan berbakat, nama-nama mereka kerap mengisi isu berita transfer pemain.

Dari nama-nama yang ada, ada beberapa nama pemain yang berasal dari akademi sepakbola yang telah menghasilkan pemain berbakat. Akademi-akademi tersebut telah dirangkum dalam 5 fakta akademi sepakbola terpopuler di dunia.

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS