Tag: Amido Balde

Tira Kabo Waspadai Pergerakan Pemain Anyar PSM

VivagoalLiga Indonesia – Juru taktik Tira Kabo, Rahmad Darmawan meminta timnya agar mewaspadai leguin anyar PSM Makassar, Amido Balde. Striker yang pernah memperkuat Celtic ini dinilai cukup oportunis di depan gawang.

Pasca didatangkan dari Persebaya, Balde langsung tancap gas dengan mencetak sepasang gol dari tiga laga yang dimainkannya bersama Juku Eja. Rahmad menilai Balde merupakan striker yang komplet karena ia memiliki kecepatan dan keunggulan dalam duel di udara.

“Saya rasa kami tahu kualitas Balde dengan bola-bola tinggi dan kemampuan sprint yang bagus. Jadi kami waspadai itu, dan juga beberapa pemain kunci PSM, karena mereka kuat, dan juara Piala Indonesia kemarin,” ujar RD, sapaan Rahmad, seperti dinukil Goal.

Tira Kabo sendiri akan melakukan perjalanan tandangnya ke Makassar guna menghadapi PSM dalam lanjutan Liga 1 2019 pada Kamis (19/9). Siapa saja pemain Tira Kabo yang dibawa RD ke Makassar? Berikut daftarnya:

Angga Saputra, Syahrul, Khurshed Beknazarov, Loris Arnaud, Andy Setyo, Zoubairo, Kasim, Abduh Lestaluhu, Rifad Marasabessy, Herwin Tri saputra, Guntur Triaji, Osas Saha, Ciro Alves, Ryan Kurnia, Munadi, Parfait Louis, Wawan Febriyanto, Manahati Lestusen, Rezky Ikhwal, Roni Sugeng.

Setelah menjamu PSM, Laskar Padjajaran akan bertolak ke Lampung guna menghadapi Perseru Badak Lampung FC. Setelahnya mereka akan kembali ke Bogor guna menghadapi Semen Padang di Pakansari. Terkait dua laga away-nya, RD berharap timnya bisa mendulang poin

“Nanti kami berangkat langsung dari Ujung Pandang ke Lampung, jadi kami bawa 20 pemain. kami ingin dapat poin di setiap laga. Antispasinya kami harus benar-benar menjaga kondisi fisik, kesehatan pemain. Pola makan istirahat harus kami bantu dengan latihan proporsional, yang tidak berlebihan,” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Eks Glasgow Celtic Resmi Pamit dari Persebaya

VivagoalLiga IndonesiaMantan pemain Glasgow Celtic yang memperkuat Persebaya Surabaya, Amido Balde memutuskan hengkang dari Green Force. Striker asal Guenia Bissau itu resmi angkat kaki dari Kota Pahlawan, Rabu (28/9).

Performa Balde yang inkonsisten sepanjang putaran pertama plus kehadiran David Da Silva di lini depan membuat manajemen Bajul Ijo tak ragu untuk melepas sang pemain. Bedasarkan evaluasi manajemen selama beberapa waktu, kedua belah pihak resmi mengakhiri kerjasamanya. Sang pemain pun resmi mengucapkan salam perpisahan kepada fans dan klub.

“Saya datang pagi ini tidak untuk mengikuti latihan, tapi, saya mau pamit, bahwa besok dan seterusnya saya tidak lagi di Persebaya,” tutur Balde seperti dikutip laman resmi Persebaya, seperti dinukil dari Goal.

“Memang, ini kondisi yang sangat sulit dan berat untuk dikatakan. Tapi, saya tahu, kondisi seperti ini sangat biasa bagi pesepakbola,” lanjut bomber jangkung setinggi 193 cm, eks Celtic tersebut.

Sejatinya, pemain yang pernah merumput di Skotlandia itu tak tampil begitu buruk. Dalam 9 laga yang dilakoni bersama Persebaya, ia sukses mengemas 5 gol. Tiga diantaranya dicetak kala menjamu Persib Bandung beberapa waktu lalu.

Selalu update berita Liga Indonesia terbaru hanya di Vivagoal.com

Bejo Tak Segan Coret Pemain Asing Persebaya di Putaran Kedua, Siapa Saja?

VivagoalLiga Indonesia – Ditunjuk jadi caretaker, Bejo Sugiantoro langsung bergerak cepat. Suksesor Djadjang Nurjaman tersebut mengaku sudah mengajak bicara semua pemain asing tim Bajul Ijo, terutama yang penampilannya banyak disorot belakangan ini.

Bejo mengatakan, ia melakukan itu karena ia ingin semua komponen dalam tim bisa saling membantu, karena sebagai pelatih baru, Bejo jelas membutuhkan semua dukungan para pemain, khususnya legiun asing.

Bejo menginginkan kepada semua pemain asing Persebaya agar membuktikan diri bisa lebih baik karena mereka punya tanggung jawab yang lebih besar ketimbang pemain lokal.

Baca Juga: Jelang Lawan Rivalnya, Pelatih Arema FC Kirim Pesan Menohok Untuk Persebaya

“Saya sudah bicara ke semua pemain asing. Mereka harus lebih daripada pemain lokal, dan saya tidak segan melakukan rotasi di sesi latihan tujuannya biar mereka berubah. Dan ternyata ada perubahan signifikan yang saya lihat.” ungkap Bejo.

Bejo menegaskan bahwa semua pemain asing Persebaya harus segera memberikan kontribusi maksimal kepada tim agar bisa finish di posisi terbaik saat putaran pertama berakhir. Jika tidak, di putaran kedua, Bejo tidak segan untuk mencoret mereka.

“Kalau mereka tidak punya faktor yang meyakinkan sampai putaran pertama berakhir, ya di putaran kedua bisa saja tidak kami lanjutkan. Saya motivasi mereka agar tampil lebih baik lagi.” tandasnya.

Sebagai informasi, tiga pemain asing Persebaya yang sedang menuai banyak sorotan adalah Damian Lizio, Amido Balde dan Manucher Jalilov.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Senangnya Amido Balde Raih Gelar Individual Pertama Di Indonesia

VivagoalLiga Indonesia – Penyerang andalan Persebaya Surabaya, Amido Balde mengaku sangat senang bisa keluar sebagai top skorer Piala Indonesia musim 2018/2019. Bersama winger PSM Makassar, Zulham Zamrun, Amido Balde tercatat mencetak sepuluh gol sepanjang kejuaraan tersebut.

Status tersebut membuat Balde begitu sumringah. Pasalnya, capaiannya ini membuatnya sukses merengkuh gelar individu pertama sejak meniti karier sebagai pesepakbola di kompetisi tertinggi sepakbola Indonesia, awal tahun 2019 ini.

Baca juga: Bintang Madura United Diragukan Tampil Kontra Persebaya, Kenapa?

“Terima kasih kepada Tuhan atas gelar ini. Ini musim perdana saya di Indonesia dan gelar individual ini sangat berarti buat saya. Saya janji bakal terus bekerja keras bersama Persebaya.” tandasnya seperti dilansir dari situs resmi Persebaya.

“Gelar ini adalah yang pertama, namun bukan terakhir. Kedepannya, saya menargetkan untuk bisa mendapatkan gelar yang lebih dari yang ada saat ini.” tandasnya.

Amido Balde sendiri baru membukukan empat gol dari tujuh pertandingan yang dilakoni di Shopee Liga 1 2019 bersama Persebaya. Secara keseluruhan, Balde sudah mencetak 17 gol dan mengkreasikan 3 assist dari 18 penampilan di berbagai ajang kompetisi.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Kedatangan David Da Silva Paksa Persebaya Rubah Skema Permainan

VivagoalLiga Indonesia – Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurjaman dibuat pusing menyusul bergabungnya David Da Silva di putaran kedua Liga 1 2019. Pasalnya, tim Bajul Ijo kini punya dua penyerang dengan tipikal bermain yang sama dalam diri Amido Balde.

Djanur sapaan akrab Djadjang mengaku tidak ada rencana untuk mencoret Amido Balde dari skuat besutannya. Sebab, pemain asal Guinea-Bissau itu tampil cukup tajam dalam 16 laga yang sudah dijalani di semua kompetisi bersama Persebaya dengan torehan 14 gol dan 3 assist.

Baca juga: Persebaya Berpotensi Memutus Catatan Tidak Terkalahkan Tira-Persikabo

Namun yang membuat pusing pelatih asal Majalengka itu karena kegemarannya mengusung satu orang penyerang dalam skema 4-2-3-1.

“David sudah sign kontrak, jadi dengan realisasi Otavio Dutra jadi WNI, saya pikir kami tidak usah membuang pemain yang sudah ada. Kita lihat saja nanti bagaimana.” ujar Djanur.

“Kalau kami punya dua pemain seperti Balde dan David da Silva tinggal kerjaan saya saja sebagai pelatih bagaimana mengaturnya. Apa rubah skema atau formasi permainan.” tandasnya.

Satu hal yang pasti, Djanur sangat berharap dengan keberadaan David dan Amido Balde bakal bisa memberi kontribusi maksimal buat Persebaya.

Baca juga: Komdis Panen Sanksi dari Persib dan Persebaya

“Sangat diharapkan seperti itu, dua striker asing yang bekerja sama akan memberi hasil positif buat tim.” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Persebaya Tetap Santai Meski Berada di Dasar Klasemen

VivagoalLiga Indonesia – Manajer Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi mengaku timnya menolak panik menyusul rentetan hasil buruk yang didapat Amido Balde dan kawan-kawan di tiga pekan awal Shopee Liga 1 2019.

Sebagaimana yang diketahui, tim besutan Djadjang Nurjaman belum sekalipun bisa meraih kemenangan dari tiga pertandingan yang sudah mereka lakoni di Liga 1 2019. Saat ini, Persebaya berada di urutan 13 klasemen dengan poin dua hasil dari dua imbang dan sekali menelan kekalahan.

Manajemen tim Bajul Ijo sendiri sudah menyikapi kondisi ini dengan memecat pelatih fisik Rudy Eka Priyambada. Sementara untuk tim pelatih lainnya, seperti asisten pelatih Bejo Sugiantoro, dan pelatih kepala Djadjang masih aman tuk saat ini.

“Mau laga uji coba atau laga resmi, manajemen akan selalu memberi catatan. Dan tim pelatih harus memberikan klarifikasi kenapa hasilnya begini, begitu.” tegas Candra dilansir dari laman resmi klub.

“Tapi buat kami, semua ini proses, dan kami harus menjalaninya. Memang tidak bisa serta merta berubah.” tandasnya.

Candra sendiri masih optimis dengan kans Persebaya di kompetisi Liga 1 tahun ini. Namun, dia mengatakan bahwa kali ini manajemen akan lebih berhati-hati dalam mengambil setiap keputusan demi kepentingan klub.

“Manajemen tidak mau lagi tergopoh-gopoh atau panik untuk selalu melakukan tindakan seperti pemecatan ketika ada hasil yang buruk. Yang pasti, kedepannya setiap kebijakan yang diambil harus terukur. Ini juga kan baru tiga pertandingan yang kami evaluasi.” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Menang Dramatis Atas Empoli, Inter Amankan Tiket Liga Champions Musim Depan

Vivagoal Serie A – Inter Milan akhirnya berhasil mengamankan satu tiket Liga Champions. Menjalani pertandingan yang dramatis kontra Empoli pada laga Serie A pekan ke-38 yang dihelat di Giuseppe Meazza, Senin (27/5) dini hari WIB, Nerazzurri akhirnya menang tipis 2-1.

Inter Milan yang butuh kemenangan tuk bisa mengamankan empat besar mengurung pertahanan Empoli sejak menit pertama berjalan. Namun kiper Empoli, mampu tampil luar biasa di bawah mistar.

Pada menit keempat, peluang didapat Radja Nainggolan tapi sepakannya mengarah tepat ke pelukan Bartlomiej Dragowski. Giliran Ivan Perisic yang mengancam gawang Dragowski tapi sang kiper masih bisa menepis bola sepakan dari luar kotak penalti.

Dragowski juga mampu menepis sepakan Matias Vecino. Bola rebound jatuh di jalur Danilo D’Ambrosio, namun Dragowski lagi-lagi mampu menghadang sundulan D’Ambrosio.

Dragowski benar-benar jadi bintang Empoli. Pada menit ke-28, Dragowski susah payah menepis sepakan keras Marcelo Brozovic dari jarak 25 yard. Upaya sepak pojok yang dieksekusi Brozovic dan bola disundul Stefan de Vrij, juga kembali diadang Dragowski.

Empoli sempat mengancam di menit ke-31. Francesco Caputo yang lolos dari jebakan offside tinggal berhadapan dengan Samir Handanovic, tapi bola tendangannya masih bisa diadang.

Dua menit berselang, Dragowski berhasil mementahkan sepakan keras Nainggolan. Jelang turun minum sang kiper juga mampu menghalau sepakan Kwadwo Asamoah.

Dragowski memaksa Inter menyudahi babak pertama tanpa gol.

Keita Balde yang baru masuk di babak kedua berhasil memecah kebuntuan ketika dia melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti dan bersarang di pojok kanan gawang Dragowski. Inter memimpin 1-0 pada menit ke-51.

Inter yang mendapat hadiah penalti di menit 60 harus gigit jari setelah Dragowski berhasil membendung eksekusi Mauro Icardi.

Empoli pun akhirnya bisa menyamakan skor pada menit ke-76. Diawali serangan di sisi kanan, Salih Ucan melakukan akselerasi dan melepaskan umpan tarik ke tiang jauh. Traore yang berdiri bebas menyontek bola ke gawang Handanovic.

Nainggolan akhirnya keluar sebagai pahlawan Inter di menit 81. Memanfaatkan bola rebound, pemain keturunan Batak itu berhasil menceploskan bola ke gawang Dragowski.

Tambahan tiga poin membuat La Beneamata finis di posisi keempat klasemen dengan 69 poin, kalah head-to-head dengan Atalanta di posisi ketiga yang juga melaju ke Liga Champions.

Sedang bagi Empoli, kekalahan ini membuat mereka harus turun ke Serie B musim depan setelah finis posisi ke-18 dengan 38 poin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Usai Pulang Kampung, Amido Balde Drop

VivagoalLiga IndonesiaKondisi kebugaran penyerang Persebaya, Amido Balde diklaim menurun usai pulang kampung ke Portugal. Datang ke pusat latihan pada Senin kemarin kondisi Balde jauh menurun dibanding sebelumnya.

Setelah gelaran Piala Presiden 2019, Amido Balde memang memutuskan berlibur ke kampung halamannya dan baru kembali ke Surabaya pada Sabtu lalu. Sang pemain pun langsung mengikuti TC Persebaya di pulau Dewata, Bali.

“Kondisi Balde jelas ada penurunan dibanding pemain lain karena dia lama tidak latihan. Sekitar seminggu lebih. Jadi kita beri dia porsi latihan sendiri dulu,” ujar pelatih Persebaya, Djadjang Nurjaman.

 

Selain memberi program latihan agar kondisi staminanya bisa cepat kembali pulih, coach Djanur menyisipkan porsi latihan teknik ke penyerang 27 tahun itu. Diakuinya penambahan porsi latihan tersebut dilakukan perlahan.

Selain Amido Balde yang masih latihan terpisah dari skuat, Djanur memberi indikasi belum akan memberi latihan yangkepada gelandang Manuchekhr Dzhalilov yang baru saja sembuh dari cidera. Juru racik dari Majalengka itu mengungkapkan bahwa Dzhalilov baru akan berlatih setelah tim kembali dari TC di Bali.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Bungkam Madura United, Ini Kunci Keberhasilan Persebaya

VivagoalPiala Presiden– Persebaya Surabaya berhasil membungkam Madura United di leg pertama semi final Piala Presiden 2019. Bermain dihadapan puluhan ribu Bonek, Bajul Ijo menang tipis melalui tandukan Manuchekhr Jalilov di babak kedua. 

Djajang Nurdjaman, pelatih Persebaya menyebut, keberhasilan timnya dalam laga yang digelar di Gelora Bung Tomo tak lain karena penampilan apik para pemain depan Pesebaya. Djanur mengakui kehadiran pilar asing di lini depan Green Force membuat lini depan timnya lebih hidup.

Djanur menyebut para pemainnya berhasil menunjukan kekompakannya di laga kontra Madura pada Rabu (3/4/2019) sore. Hal itulah yang turut menyulitkan lini pertahanan Laskar Sape Kerab menghalau serangan duet Amaido Balde dan Jalilov.

Pelatih asal Majalengka tersebut sejatinya memplot Balde sebagai penyerang tengah. Namun,  penyerang bertubuh jangkung itu banyak bergerak melebar untuk membuka ruang. Ketika Balde membuka ruang, Jalilov yang diplot di flank kerap merangsek masuk dan membuka peluang.

Hasilnya, taktik Djanur itu berhasil membuahkan hasil. Bermula dari tusukan Balde di sisi kanan pertahanan Madura, lantas ia mengirimkan umpan pada Zalilof yang telah menunggu di depan gawang M Ridhuan tanpa kawalan.

“Ketika dia bergerak ke sayap, ia selalu diikuti pemain belakang lawan. Sehingga Jalilov leluasa cetak gol tanpa kawalan,” tutur Djanur.

Lebih lanjut, Djanur mengapresiasi kekompakan duet Balde dan Zalilof. Menurutnya keduanya bisa saling melengkapi, dimana Balde punya kekuatan dan kecepatan serta Zalilof punya naluri mencetak gol yang baik.

“Meski berposisi sebagai gelandang sayap tapi naluri gol Zalilof cukup tinggi dan hingga saat ini sudah cetak lima gol. Begitu juga dengan Balde, dimana dia menunjukan progress. Dia bertenaga dan rajin karena mau bergerak ke sayap. Dari posisi itu, dia sudah dua kali cetak assist,” jelas Djanur dilansir laman resmi PSSI.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Karena Amido Balde, Gaya Bermain Irfan Jaya Hilang

Vivagoal Liga Indonesia – Penyerang sayap Persebaya Surabaya, Irfan Jaya mengaku sempat mendapat teguran dari pelatih Djadjang Nurjaman. Menurutnya, Coach Djanur menegur dirinya karena kurang memberikan umpan silang kepada penyerang Amido Balde.

Kini teguran yang dialamatkan kepada Irfan Jaya terbukti jitu. Sebab, Amido yang memang punya keunggulan dalam postur badan membuat Persebaya kini jadi tim terproduktif dengan melesakkan 25 gol dari enam laga baik di pertandingan uji coba maupun di turnamen Piala Presiden 2019.

Namun, karena strategi itu, Irfan mengatakan sampai harus mengorbankan gaya bermainnya yang dikenal kerap melakukan tusukan dari sisi kanan pertahanan lawan.

“Jujur, karakter saya hilang. Dulu boleh menerobos masuk ke kotak pinalti. Tapi coach Djanur maunya saya crossing saja ke Amido Balde. Beberapa kali diminta fokus ke Balde, karena dia punya keunggulan dalam hal sundulan.” ungkap Irfan.

Kendati demikian, Irfan berjanji akan tetap menghormati putusan pelatih dan siap memberikan penampilan terbaiknya, meski bukan lagi sebagai mesin gol utama, tapi penyuplai bola.

Djadjang sendiri saat dikonfirmasi soal tegurannya ke Irfan Jaya enggan memberikan komentar lebih lanjut. Dia hanya menegaskan kalau dirinya tak pernah berusaha mengekang semua pemainnya, termasuk Irfan. Dia hanya memberikan saran demi memenangkan pertandingan.

“Saya tidak mau mengomentari satu persatu soal pemain. Lebih baik saya membahas soal tim. Yang jelas tidak ada penekanan baik kepada Irfan maupun lainnya. Semuanya diberi kebebasan.” Djanur menegaskan.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS