Home Tags Arema FC
SQUAD
Player Position Nationality Age
STANDINGS
2019-19 Super League
Club GP W D L GD Pts
Bali United 34 19 7 8 13 64
Persebaya Surabaya 34 14 12 8 14 54
Persipura Jayapura 34 14 11 9 9 53
Bhayangkara FC 34 14 11 9 8 53
Persepam Madura Utd 34 15 8 11 11 53
See Complete Standings
FIXTURES

Tag: Arema FC

Betah, Jayus Hariono Mau Saja Di Kontrak Jangka Panjang di Arema

VivagoalLiga Indonesia – Setelah sempat pusing memikirkan masa depannya, gelandang Jayus Hariono akhirnya mengaku senang usai mendapat kontrak baru berdurasi 3 tahun dari manajemen Arema FC. Kontraknya ini bahkan jadi yang terlama diberikan Arema dibandingkan pemain lain.

“Manajemen sudah menawarkan saya kontrak baru berdurasi 3 tahun. Tentu, saya langsung terima karena Arema adalah klub impian saya sejak kecil. Saya betah bermain lama disini.” sahut gelandang berusia 21 tahun itu.

Lebih lanjut, Jayus juga mengaku tidak terbebani dengan kontrak jangka panjang di Arema. Pemain asal Kabupaten Malang ini bahkan menjanjikan akan membuktikan jika Arema tidak salah mempertahankan dirinya untuk musim mendatang.

“Ya dijalani saja, pastinya saya akan berusaha tampil lebih baik lagi, sekaligus memberi bukti buat manajemen dan Aremania.” tandasnya.

Sebagai informasi, di musim debutnya bersama tim Singo Edan, Jayus mampu mencatatkan 10 penampilan, dengan sembilan diantaranya sebagai starter. Mantan pemain Persekam Metro FC itu mendapat berkah dari cedera yang diderita Hendro Siswanto dan Hanif Sjahbandi. Ditambah lagi, Ahmet Atayev yang hengkang di paruh musim kedua Liga 1 2018.

Meski begitu, di musim mendatang, Jayus sadar dirinya tidak akan mudah mendapat kesempatan bermain secara reguler. Sebabnya, beberapa pemain senior Arema yang mengalami cedera musim lalu sudah mulai pulih, Ditambah lagi, manajemen Singo Edan berencana merekrut satu pemain asing untuk posisi gelandang.

“Sudah biasa jika harus bersaing untuk memperebutkan satu posisi inti, dan itulah tantangannya.” tutupnya.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Arema Siapkan Striker Baru Untuk Musim Depan

Vivagoal Liga Indonesia – Arema FC tampak serius menyiapkan tim untuk mengarungi musim 2019 mendatang. Selain berburu pelatih, mereka berniat mendatangkan seorang penyerang baru tuk diuji di turnamen Piala Presiden 2019 dan Piala Indonesia.

Ruddy Widodo selaku General Manager Arema FC mengakui pihaknya memang mempertimbangkan bomber baru yang belum pernah bermain di Liga Indonesia.

“Manajemen dapat saran agar mendatangkan penyerang asing tapi fresh, biar bek lawan belum tahu kualitas permainannya. Tapi dengan catatan dia punya rekam jejak yang bagus,” tandas Ruddy lagi.

Saat ini pihak Arema dikabarkan sedang bernegosiasi dengan seorang striker Brasil. Tapi, manajemen Singo Edan masih enggan memberitahu identitas calon penyerangnya itu, termasuk klub tempat dia bermain.

“Kami tidak mau pengalaman musim lalu terulang lagi. Sudah bocor di media, eh pemain buruan kami malah diserobot tim lain,” sahut Sudarmadji, Media Officer Arema FC.

Arema memang punya cerita kurang bagus soal proses transfer pemain. Sebut saja Guy Junior yang sudah 90% berseragam Arema dua musim lalu, tapi malah menyeberang ke klub lain.

Dua musim lalu,  Guy Junior yang sudah 90% berseragam Arema terpaksa menyebrang ke klub lain. Selain itu, Arema juga pernah kehilangan Yanto Basna yang ternyata malah memilih Sriwijaya sebagai tim yang akan dibela nya saat itu.


Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Masa Depan Jayus Hariono di Arema Tergantung Restu Ibu

VivagoalLiga Indonesia – Jayus Hariono mengaku belum ada kepastian dari manajemen Arema FC terkait kepastian dirinya akan tetap bermain untuk Singo Edan atau tidak di musim depan. Meski begitu, Jayus berharap bisa tetap bertahan di Arema dalam waktu yang cukup lama.

Di awal musim Liga 1 2018, Jayus yang berposisi sebagai gelandang, bukanlah pilihan utama di Arema FC. Tapi nasibnya berubah drastis saat Liga 1 memasuki paruh musim kedua.


Total, pemain berusia 21 tahun itu mampu tampil di 10 laga Singo Edan dengan satu diantaranya sebagai starter.

Meski demikian, Jayus mengungkapkan hingga saat ini manajemen Arema belum memberi tahunya soal perpanjangan kontrak. Akan tetapi, Jayus berharap, pihak Arema mau mempertahankan dirinya.

“Hati kecil saya, maunya tetap di Arema, karena disini saya sudah terlanjur betah. Saya sih maunya tetap bisa dekat bersama keluarga yang ada di Malang, khususnya ibu. Apalagi ini kan kampung sendiri.” harap Jayus.

“Saya juga bisa main untuk Arema karena permintaan ibu. Beliau maunya saya dekat. Jadi kalau nantinya pindah klub, tetap musti minta pertimbangan ibu. Kalau tidak direstui, saya tidak pergi.” tegasnya.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Milan Petrovic Tetap di Indonesia Meski Tak Bersama Arema

VivagoalLiga Indonesia – Sangat kecil kemungkinan kontrak Milan Petrovic akan diperpanjang di Arema FC. Manajemen Singo Edan beralasan sejak Agustus silam, tugas secara teknis tuk menyiapkan tim telah dipegang Singgih Pitono dan Kuncoro, dua asisten Milan.

Meski demikian, pelatih asal Slovenia itu mengaku masih berhasrat terus melatih di Arema. Menurutnya, semua kemungkinan bisa saja terjadi, terlebih liga juga belum selesai.

“Soal kontrak nanti diperpanjang atau tidak, semua kemungkinan masih bisa terjadi, namun saat ini saya pilih fokus ke dua laga terakhir,” ujar Milan.

Saat dikonfirmasi jika benar Arema tidak berminat mempertahankan dirinya, Milan mengaku akan tetap bertahan di Indonesia, karena sudah terlanjur jatuh cinta dengan atmosfer sepakbola tanah air.

“Saya mungkin tetap berkarier di Indonesia, soalnya sudah terlanjur senang disini. Atmosfer sepak bolanya, para suporter, termasuk suasana kota disini, semuanya baik,” tandasnya.

Lebih lanjut, Milan mengatakan belum ada komunikasi sejauh ini dengan pihak lain, karena dia juga masih menunggu kepastian dari manajemen Arema. Jika nantinya resmi tidak dipertahankan Arema, Milan baru akan membuka jalur komunikasi melalui agennya pada klub lain.

“Sejauh ini, saya masih utamakan Arema. Jika memang nantinya kontrak saya tidak diperpanjang, baru saya akan membuka komunikasi dengan klub lain yang ada di Indonesia,” sambungnya lagi.

Milan sendiri dianggap sebagai sosok pelatih yang ramah di tim Singo Edan. Sosoknya dianggap berbeda dari pelatih asal Eropa Timur lainnya. Milan malah dianggap berhasil menyesuaikan dirinya dengan karakter orang Indonesia.

Selama membesut Arema, hampir tidak pernah ada yang melihat Milan marah keras ke para pemainnya, termasuk asisten pelatih. Milan kerap tampil tenang meski ada banyak masalah yang menerpa Arema musim ini.

Hanya saja, pada Agustus silam, Manajemen Singo Edan memutuskan untuk memangkas sebagian tugas Milan. Termasuk di dalamnya soal teknis persiapan tim jelang pertandingan berlangsung.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga 1 hanya di vivagoal.com

 

Tersisa 4 Laga, Wanderley Optimis Perseru Lolos Degradasi

VivagoalLiga Indonesia – Kalah di Stadion Kanjuruhan, markas Arema FC dalam lanjutan pekan ke-30 Liga 1 2018 akhir pekan lalu, membuat situasi Perseru Serui makin sulit. Saat ini, Perseru duduk di urutan buncit klasemen dengan mengumpulkan 32 poin.

Dengan empat laga sisa, membuat kondisi Perseru berpotensi tidak lolos zona degradasi musim ini. Namun, pelatih Wanderley Junior tetap optimis dia bisa membawa timnya lolos dari zona merah.

Masih ada empat laga sisa, kami harus terus berusaha hingga titik terakhir,” ujar Wanderley.

“Semua masih punya pulang untuk masuk zona degradasi atau tetap bertahan di Liga 1. Kami sendiri belum mau menyerah soal itu,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wanderley juga mengungkapkan masih ada 6 tim yang punya kans sama untuk mengalami degradasi. Membuat persaingan di papan bawah, dianggapnya masih sangat dinamis.

“Situasi sekarang bukan hanya tuk kami saja, masih ada 6 tim yang punya situasi sama dengan Perseru. Seandainya Arema tidak menang, bisa saja posisi mereka juga kritis. Selain itu masih ada PS Tira, Sriwijaya, PSMS Medan, dan Mitra Kukar,” jelasnya.

Untuk informasi, Perseru hanya berselisih satu poin dari PSMS Medan yang duduk di peringkat ke-17, PS TNI dan Sriwijaya FC yang masing-masing ada di posisi 16 dan 15. Selain itu, dengan Mitra Kukar yang duduk di urutan 14, Perseru juga berselisih tidak terlalu jauh, yakni 4 angka.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Arema FC Lebih Diunggulkan Atas Perseru

Vivagoal Liga Indonesia Bertandang ke Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (11/10) sore WIB, Perseru Serui berada dalam posisi yang tidak diunggulkan untuk bisa meraih kemenangan di markas Arema FC. Meski begitu, pelatih Perseru, Wanderley Junior optimis timnya tidak akan mudah menyerah begitu saja.

Di lanjutan pekan ke-30 Liga 1 akhir pekan ini, Perseru akan terbang ke kota Malang untuk menantang Arema FC. Saat ini, Perseru berada di posisi ke-16 dengan koleksi 32 poin.

Jika ingin tetap bertahan di kompetisi tertinggi sepakbola Indonesia, Perseru harus bisa menyapu bersih lima laga sisa, termasuk mengalahkan Arema kali ini.

Bertandang ke markas tim Singo Edan, Perseru punya bekal yang cukup apik. Dari lima pertandingan terakhirnya, Perseru meraih dua kemenangan, dua kali imbang dengan hanya sekali menelan kekalahan.

Di sisi lain, Arema yang saat ini berada di peringkat ke-11 klasemen dengan koleksi 38 poin, juga mengusung misi menang. Pasalnya, posisi mereka di klasemen juga belum bisa dikatakan aman. Arema bisa saja tergusur ke papan bawah jika kembali menelan kekalahan.

Dari lima pertemuan terakhirnya dengan Perseru, catatan Arema tak cukup baik. Arema  meraih dua kemenangan, sekali imbang dan menelan dua kekalahan. Meski demikian, tim besutan pelatih Milan Petrovic tetap diunggulkan di laga kali ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di vivagoal.com

Laga Kandang PSIS Pecahkan Rekor Jumlah Penonton

VivagoalLiga Indonesia – Laga lanjutan pekan ke-29 Liga 1, Minggu (4/11/2018) sore WIB, yang mempertemukan PSIS Semarang kontra Arema FC di Stadion Moch. Soebroto, Magelang mencatatkan rekor tersendiri buat tim tuan rumah.

Di laga yang dimenangi PSIS dengan skor 2-1 itu mencatatkan jumlah penonton terbanyak di partai kandang tim Laskar Mahesa Jenar musim ini.

Untuk diketahui, Stadion Moch. Soebroto markas PSIS punya kapasitas daya tampung hingga 20.000 penonton. Saat menjamu tim Singo Edan, stadion disesaki hingga 19.825 suporter. Berbagai kelompok suporter PSIS seperti Panser Biru dan Snex Mania berlomba-lomba memberi dukungan dengan terus memeragakan koreografi keren sepanjang laga.

Bahkan nyanyian para pendukung Laskar Mahesa Jenar itu terus terdengar nyaring selama 90 menit laga berlangsung.

Setyo Agung Nugroho selaku Manajer tim PSIS Semarang mengaku terkesan dengan bentuk dukungan para suporter yang banyak diantaranya datang jauh-jauh dari Magelang.

“Pemain berusaha menunjukkan kerja kerasnya untuk bisa mengalahkan Arema, ditambah lagi dukungan suporter yang begitu luar biasa. Kedua elemen ini menjadi sangat penting dan mudah-mudahan bisa terus sampai laga terakhir. Saya pribadi ucapkan terima kasih buat semua suporter PSIS,” ujar Agung.

Sebelumnya, PSIS pernah mencatatkan jumlah penonton terbanyak di Stadion Moch. Soebroto hingga mencapai 11.881 penonton. Saat itu, mereka menjamu tim Barito Putera.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Ingin Jauhi Zona Degradasi, Arema Targetkan Menang

0

VivagoalLiga Indonesia – Pada pekan ke-27 Gojek Liga 1, Bhayangkara FC akan berduel dengan Arema FC, di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (24/10) sore ini. Kedua tim memiliki modal bagus jelang pertandingan tersebuti.

“Kami tidak punya cukup waktu melakukan persiapan jelang duel ini, tapi saya sudah mempersiapkan taktik dan strategi tuk antisipasi jadwal padat kali ini,” ujar Milan, pelatih Arema.

Bhayangkara FC yang bertindak sebagai tuan rumah, belum terkalahkan dari dua laga terakhirnya. Di sisi lain, Arema juga sukses meraih tiga poin saat mengalahkan Bali United di Stadion Kanjuruhan dengan skor 3-1.

Saat ini, Bhayangkara FC ada di posisi keempat klasemen sementara dengan raihan 42 poin hasil dari 26 pertandingan yang sudah dijalani. Arema sendiri berada di posisi ke-12, terpaut enam poin dari zona degradasi.

“Jika merujuk pada daftar klasemen sementara, Bhayangkara masih punya kans tuk jadi juara musim ini. Bhayangkara memang tidak bermain dengan cara yang atraktif tapi mereka tim yang kuat dan saya hormati itu, lanjut pelatih asal Serbia berpaspor Slovenia itu.

Jelang pertandingan sore nanti Arema harus kehilangan tiga pemain pilarnya. Milan juga memprediksi laga akan berlangsung sulit. Meski demikian Milan optimis akan berhasil mencuri poin di PTIK.

Sementara itu, pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy belum ingin membicarakan soal peluang juara. Pelatih asal Skotlandia tersebut mengaku hanya ingin fokus ke semua laga sisa, termasuk saat melawan Arema.

“Arema adalah tim yang terus berkembang di putaran kedua ini. Tanpa pemain asing pun, Arema punya penyerang lokal yang tangguh dalam diri Dedik Setiawan. Bahkan di pertemuan pertama, Arema memberi kami kekalahan terbesar musim ini (4-0),” jelas McMenemy.

Bagi Simon mengamankan poin di kandang adalah harga mati. Merebut poin maksimal adalah target bagi Simon dan timnya.

“Terpenting sekarang bagaimana caranya kami merebut poin maksimal dari laga ini (melawan Arema) dan tidak kebobolan karena kami sebagai tuan rumah,” tutupnya.

Selalu update berita bola terkini seputar Liga 1 hanya di vivagoal.com

Hanif Sjahbandi Gagal Tampil di AFF 2018

VivagoalLiga Indonesia – Pupus sudah harapan Hanif Sjahbandi untuk bisa ikut bermain di Piala AFF 2018 bersama timnas Indonesia. Oleh tim dokter, gelandang Arema FC itu diminta beristirahat selama 3 bulan jika ingin benar-benar pulih dari cedera yang dialami.

Hanif mengalami cedera pangkal lengan setelah berjibaku dengan pemain Bali United di lanjutan pekan ke-26 Liga 1 akhir pekan kemarin. Hanif yang baru berusia 21 tahun tersebut bahkan harus menjalani operasi atas cederanya itu.

Dokter tim Arema FC, Nanang Triwahyudi menyatakan besar kemungkinan Hanif akan menepi selama tiga bulan untuk proses pemulihan cedera. Dengan rentang waktu itu, Hanif dipastikan absen sampai akhir musim ini.

“Hanif harus menjalani proses pemulihan cedera paling lambat enam minggu, dilanjutkan recovery fisik, jadi absen paling lama dua sampai tiga bulan,” jelang Nanang.

Termasuk peluang Hanif turun di ajang Piala AFF 2018 yang akan melakukan kick-off pada awal November 2018 sudah pasti tertutup. Hanif harus menepi jika ingin benar-benar sembuh.

Absennya Hanif juga jadi masalah buat Arema. Pasalnya, stok gelandang Singo Edan hanya menyisakan Makan Konate, Muhammad Rafli dan Jayus Hariono. Sementara Hendro Siswanto juga sedang mengalami cedera, dan Juan Revi sementara dipinjamkan ke klub Semen Padang.

Selain itu, Arema juga dipastikan belum bisa diperkuat Rivaldy Bawuo. Karena berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Rivaldy mengalami cedera ligamen dan dipastikan absen kurang lebih satu bulan.

Selalu update berita bola terkini seputar Liga 1 hanya di vivagoal.com

Arema FC dan Madura United Gelar Laga Amal Untuk Korban Haringga

Berita BolaLiga Indonesia – Sepakbola Indonesia yang masih dalam suasana berkabung atas meninggalnya salah seorang suporter Persija Jakarta, Haringga, membuat Madura United berinisiatif menggelar laga amal. Rencananya, tim Laskar Sape Kerrab akan menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (29/9/2018) sore.

Sebelumnya, Madura United bersama Arema FC berinisiatif menggelar laga amal. Laga tersebut untuk menggalang dana yang rencananya akan diberikan kepada keluarga Almarhum Haringga Sirila.

Seperti yang sudah diketahui, Haringga adalah salah satu pendukung Persija Jakarta yang tewas dikeroyok oleh oknum bobotoh di area Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (23/9/2018) siang.

“Rencananya, kami akan menggelar laga amal yang hasil dari penjualan tiketnya akan diberikan kepada keluarga Haringga.” kata Haruna Sumitro yang bertindak sebagai Manajer Madura United.

“Laga ini juga sebenarnya cukup baik buat kedua tim, agar ritme pertandingan para pemain tetap terjaga,” tambahnya lagi.

Sementara itu, GM Arema, Ruddy Widodo mengatakan pertandingan amal kontra Madura United adalah upaya mereka untuk menggalang dana buat korban kekerasan sepakbola, Haringga Sirila. Rudy Widodo mengaku para pemain dari kedua tim sudah setuju dengan rencana laga amal itu.

“InsyaAllah, akhir pekan ini Arema FC dan Madura United menggelar laga amal. Adapun harga tiket untuk kelas ekonomi, yaitu Rp 10 ribu, tuk VIP dilepas dengan harga Rp 25 ribu,” jelas Rudy.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS