Tag: Arema Malang

Arema Berikan Teguran Keras kepada Pemain Jika….

Vivagoal – Liga Indonesia – Charis Yulianto selaku asisten pelatih Arema FC menjelaskan bahwa semua staf pelatih memberikan pekerjaan rumah untuk seluruh pemain tim berjuluk Singo Edan.

Hingga waktu liburan selesai, Charis menegaskan bahwa semua pemain harus menyelesaikan mau latihan untuk menjaga kondisi kesehatan dan kebugaran serta wajib dilaporkan melalui video.

Bagi para pemain Arema yang tidak menyetorkan video latihan mandiri harus menerima konsekuensinya. Memang, staf pelatih tak memberikan sanksi namun hanya memberikan teguran keras.

“Bila para pemain Arema tak mengirimkan video training individual, kami tidak memberikan sanksi namun staf pelatih Arema akan memberikan teguran yang sangat keras dan pasti ada konsekuensi yang harus dijalani oleh para pemain,” jelas Charis kepada media.


Baca Juga:


Sebetulnya, para pemain tidak akan kesulitan untuk mengirimkan latihan mandiri mereka lantaran bisa dikirimkan melalui aplikasi WhatsApp.

“Bila memang mengalami kesulitan karena durasi yang panjang maka video bisa dipotong-potong. Ini artinya video tentang latihan mandiri mereka bisa dikirim per materi setiap harinya,” imbuh Charis.

“Semua materi pelatihan sudah ada takarannya tersendiri karena setiap materi ada beberapa pengulangan tersendiri. Video individual training juga bisa dikirim ke grup pemain Arema atau jalur pribadi melalui tim pelatih,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Mau Latihan, Arema Tunggu Keputusan PSSI

Vivagoal – Liga Indonesia – Sampai saat ini, Arema FC masih menunggu keputusan resmi kompetisi Liga 1 Shopee Indonesia menyusul sikap PSSI yang menunda kompetisi sampai batas waktu belum ditentukan.

“Kami mengharapkan bahwa wabah ini bisa segera berakhir. Kami juga berharap kompetisi bakal digelar secepatnya,” kata Sudarmaji selaku media officer Arema

“Sebaliknya kami juga yakin bahwa pihak operator Liga memiliki solusi terbaik untuk semua pihak jika memang ada keputusan untuk menghentikan kompetisi dikarenakan memang kondisi saat ini,” tambahnya.

Arema FC telah memutuskan untuk menunda sesi latihan perdana dua minggu ke depan. Hal ini dilakukan karena ada surat resmi yang dikeluarkan dari PT Liga Indonesia Baru dan PSSI.

Ditunda latihan ini, tak lepas dari status tanggap darurat dari virus Covid -19 yang bedampak pada tempat latihan yang akan digelar oleh pihak Arema FC. Mereka bahkan tidak diizinkan pemerintah setempat untuk mengadakan sesi latihan.

“Kita terus melihat perkembangan situasi ini. Sesi latihan akan dijadwalkan ulang lantaran banyak fasilitas umum yang ditutup oleh pemerintah daerah setempat,” jelas Sudarmaji.


Baca Juga:


Staf pelatih Arema FC pun telah memberikan pekerjaan rumah kepada para pemain untuk modul latihan. Semua pemain diwajibkan memberikan laporan kepada pelatih dalam bentuk video segala aktifitas latihan di rumah.

Sebagai informasi bahwa Malang Raya memang menaruh kewaspadaan tinggi terhadap penyebaran Virus Corona. Pemerintah Jawa Timur pun memberikan peringatan yang mengungkapkan bahwa Malang termasuk satu diantara dua kota yang masuk kawasan zona merah penyebaran virus Corona. Adapun kota lainnya adalah Surabaya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Arema FC Tetap Rugi Meski Liga 1 Digelar Sesuai Jadwal, Kok Bisa?

Vivagoal – Liga Indonesia – General Manajer Arema, Ruddy Widodo memberikan penjelasan bahwa dampak yang paling terasa dari pihak klub berjuluk Singo Edan ini adalah kerugian tim.

Ia juga menjelaskan bahwa bila jadwal dilaksanakan sesuai dengan tanggal namun tidak ada penonton maka pihak Arema pun akan merugi.

Bila kompetisi Liga 1 2020 ini ditunda hingga dua pekan ke depan, maka sudah dipastikan durasi kompetisi Liga akan molor. Sedangkan, pihak Arema FC memikirkan bahwa durasi kontrak para pemain hanya satu tahun. Hal ini akan merugikan pihak klub Arema.

“Kita anggap kompetisi Liga 1 dilaksanakan kembali sesuai jadwal dan dengan penonton pun pasti kuantitas penonton akan menurun drastis. Mereka pasti masih merasa takut dengan pandemi virus Covid-19 ini,” ujar Widodo.


Baca Juga: 


Pria berumur 48 tahun itu juga mengharapkan bahwa ada kompensasi yang diberikan oleh operator PT Liga Indonesia Baru (LIB) lantaran kompetisi liga ditunda selama dua pekan ke depan. Widodo menyebut kompensasi tersebut berupa tambahan subsidi.

“Jika ada suntikan dana berupa tambahan subsidi dari PT LIB untuk klub peserta Liga 1 mungkin hal ini akan terasa lebih ringan. Pasalnya, apapun keputusannya nanti, baik ditunda ataupun tidak, klub tetap akan merugi,” ujar pria asal Madiun.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Manajemen Arema Khawatir dengan Pihak Sponsor, Ada Apa?

Vivagoal – Liga Indonesia – Di tengah wabah virus Covid-19 membuat kelangsungan klub Liga 1 2020 mendapatkan kekhawatiran yang cukup harus diperhatikan. Salah satu yang menkhawatirkan hal ini adalah Arema FC.

General Manajer Arema, Ruddy Widodo membeberkan bahwa pihak klub berharap agar para sponsor tidak meninggalkan tim berjuluk Singo Edan di situasi yang genting ini.

Ruddy juga berharap segera ada kepastian dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait jadwal akan berlangsung. Ia menambahkan bahwa pihak sponsor klub juga butuh kepastian yang sama. Pasalnya, tujuan mereka memberikan sponsor tentunya agar ingin produknya laku terjual.

“Sampai saat ini, saya masih belu mengetahui pihak sponsor yang mengluh terkait hal ini. Namun kami berharap bahwa ada pengertian dari pihak sponsor mengenai situasi seperti ini,” ujar Ruddy.

“Kami sangat berharap tidak ada protes dari pihak sponsor, harus saling pengertian di keadaan seperti ini. Semua orang mengetahui bahwa hal ini ibarat bencana nasional,” pungkasnya.


Baca Juga:


“Mau bagaimana lagi, diliburkannya kompetisi ini merupakan ujian bersama, karena bukan cuma di Indonesia, hampir di semua negara kompetisi bola juga diliburkan. Kami juga mengharapkan semua pihak harus bersatu melawan situasi ini, jangan mau kalah dengan virus Covid-19,” tegasnya.

Sebagai informasi, pada musim 2020 ini, Arema telah menjalin sponsorship dengan empat pihak sponsor utama yakni Indomie, MS Glow, Kratingdaeng, dan Joseph Refo Investment Inc. Mereka entu mengharapkan keuntungan ketika menyeponsori Arema.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Termasuk Zona Merah, Pencegahan Virus Corona Ala Arema FC!

Vivagoal – Liga Indonesia – Arema FC akan turut mendukung program pemerintah untuk mencegah virus Covid-19 di Indonesia. Untuk itu, manajemen Arema FC telah menyemprotkan disinfektan di Kantor Arema FC di Kota Malang.

Media Officer Arema FC, Sudarmaji menuturkan bahwa wabah ini harus segera diselesaikan dan diatasi sedini mungkin.

“Kami telah melakukan segala cara untuk mencegah penyebaran virus Corona. Virus Covid-19 ini telah menjadi wabah besar di Indonesia. Untuk itu, kita menyemprotkan disinfektan di Kantor Arema FC dan mess pemain untuk Minggu depan” ujar Sudarmaji.

Hal ini sejalan dengan program pemerintah daerah Jawa Timur bahwa Malang Raya termasuk zona merah terkait penyebaran virus Covid-19 ini. Ada dua daerah yang menjadi titik rawan dan zona Merah yakni Malang dan Surabaya.


Baca Juga:


Memang dua kota besar ini disinyalir rentan penyebaran virus yang berasal dari Wuhan ini. Tak hanya itu dua kawasan ini merupakan kota yang memiliki akses keluar masuk dari luar daerah.

Arema FC memang sebelumnya telah memberikan peringatan dini sebelum Kota Malang menjadi zona merah. Bahkan di pertandingan terakhir, para penonton mendapatkan pengawasan ketat dari pihak Panitia Penyelenggara.

“Sebelum ini, kami telah berupaya melakukan pencegahan virus Corona. Sebagai bentuk preventif Arema FC telah mengantisipasi penyebaran virus ini,” tuturnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Hadapi Laga Krusial Kontra Persib, Arema Kehilangan Dedik Setiawan

VivagoalLiga Indonesia – Arema FC harus menerima kenyataan tidak bisa dibela oleh penyerang andalannya, Dedik saat mereka menjamu Persib Bandung di laga pekan keempat Shopee LIga 1 2019, 14 Juni mendatang.

Pemain berusia 24 tahun tersebut harus bergabung dengan timnas Indonesia yang sementara menggelar pemusatan latihan sekaligus juga akan mengadakan dua laga uji coba dengan rentan waktu 31 Mei hingga 16 Juni.

“Saya harus bergabung dengan skuat tim nasional. Dan sepertinya waktunya terlalu mepet untuk saya bisa memperkuat Arema di laga melawan Persib, 14 Juni mendatang.” ujar Dedik.

Situasi ini sedikit banyak akan merugikan tim asuhan Milomir Seslija. Pasalnya, pertandingan melawan Persib merupakan duel yang sarat gengsi. Terlebih, dalam beberapa tahun terakhir, tim Singo Edan kerap kesulitan meraih kemenangan atas Maung Bandung. Pada Liga 1 2018 lalu, mereka hanya bisa bermain imbang 2-2 di Stadion Kanjuruhan.

Dengan ketiadaan Dedik, mau tidak mau Arema tinggal mengandalkan Sylvano Comvalius di lini depan. Sayang, penyerang asal Belanda itu ditengarai belum bisa beradaptasi dengan permainan Makan Konate dan kawan-kawan karena baru bergabung awal bulan ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Pelatih Arema FC Akui Puasa Pengaruhi Fisik Para Pemain

VivagoalLiga Indonesia – Pelatih Arema, Milomir Seslija angkat bicara soal performa tim Arema FC yang tak memuaskan dalam dua pertandingan melawan PSS Sleman dan Borneo FC.

Dua kali mengalami kekalahan harus ditelan skuat Singo Edan saat melawat ke Sleman dan Samarinda.

Pelatih Arema FC ini akui bulan puasa ada pengaruh pada kondisi beberapa pemain. Pelatih yang akrab disapa Milo ini melihat beberapa pemain terasa berat saat bermain disaat bulan Ramadan.

“Saya lihat bulan puasa jadi berat untuk beberapa pemain,” curhatnya.

Ia pun membandingkan dengan performa tim lain yang memiliki beberapa pemain yang tidak puasa. Seperti Madura United dan Kalteng Putra yang menurut Milo beberapa pemain intinya tidak ada kewajiban berpuasa.

“Sementara tim lain punya banyak pemain yang tidak puasa seperti Madura ada 6-7 pemain, kalteng putra juga sama sementara kita hanya 2-3 pemain yang tidak puasa,” tandas pelatih asal Bosnia ini.

Namun, Milo menegaskan faktor puasa bukan faktor utama raihan buruk Arema di dua laga awal Liga 1. Bekas pelatih Madura United menyebut kualitas penyelesaian akhir menjadi faktor utama tim Arema belum mendapatkan poin dari dua laga.

“Masalah fisik memang menentukan tapi di sepakbola jika tak menyelesaikan peluang maka peluang untuk raih poin juga sirna,” pungkasnya.

Arema FC selanjutnya akan melawan Persela Lamongan, 27 Mei 2019 di stadion Kanjuruhan Malang. Ini adalah kesempatan besar Hamka Hamzah dkk untuk bisa meraih tiga poin perdana.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Inilah Masalah Arema Kalah Dua Kali Beruntun!

Vivagoal Liga Indonesia – Dua kali kalah yang diderita Arema FC dalam dua laga beruntun memang menjadi tanda tanya sebab tim Singo Edan yang tak banyak mengubah komposisi pemain harusnya bisa bermain lebih apik saat kompetisi.

Apalagi mereka mempunyai bekal sebagai juara Piala Presiden 2019. Pelatih Milomir Seslija pun angkat bicara mengenai hal ini. Dia sendiri heran tim Arema justru tampil melempem pada dua pertandingan awal Liga 1.

“Agak susah menjawab pertanyaan ini sebab di latihan kita lakukan hal fantastis tapi kita tidak mempraktekannya saat di pertandingan,” ucapnya.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa ada masalah pemahaman strategi oleh pemain. Namun pelatih yang akrab disapa Milo ini ingin bahwa pemainnya kembali fokus pada pertandingan melawan Persela Lamongan, 27 Mei mendatang.

“Tapi kondisi pemain semua masih oke sekarang kami harus berpikir tentang pekerjaan kita untuk memenangkan pertandingan. Pemain selalu menunjukkan kerja keras mereka di pertandingan dan ini harus dilanjutkan,” tandasnya.

Arema FC di luar dugaan belum mampu meraih poin pada dua pertandingan awal Shopee Liga 1. Pertama mereka kalah dengan skor 3-1 melawan PSS Sleman. Tim pelatih saat itu beralibi dampak kerusuhan antar suporter membuat fokus pemain Arema hilang.

Kemudian kekalahan kembali diderita Hamka Hamzah dkk saat melawan Borneo FC dengan skor 2-0. Pada laga ini, Arema FC tak tampil bagus, banyak peluang yang dibuang. Kesalahan kesalahan pada dua pertandingan tersebut tak ingin terulang agar mampu mendulang poin pada laga ketiga.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Kalah dari Arema, Inilah Bukti PSIS Butuh Pemain Ini!

Vivagoal Liga Indonesia – PSIS Semarang kembali menelan kekalahan dari  dua lagauji coba melawan sesama tim selevel.

Kekalahan tersebut nampaknya menjadi bukti jika PSIS membutuhkan sosok pemain asingnya, Claudir Marini yang terpaksa menepi karena dibekap cedera.

Setelah kalah dari PSS Sleman, tim Laskar Mahesa Jenar giliran tumbang, 0-1 dari Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (04/05/19).

 

Performa lini depan tim kebanggaan masyarakat Kota Lunpia jadi sorotan di dua laga itu. Selain gagal mencetak gol, juga banyak peluang tercipta yang disia-siakan.

“Penyelesaian akhir tentu akan kita benahi dan menjadi catatan kami di dua pertandingan ini. Pembenahan sisi itu jadi fokus kami sebelum kompetisi,” kata pelatih Jafri Sastra.

Kondisi itu membuat PSIS merindukan penyerang asingnya, Claudir Junior Marini. Striker berusia 26 tahun asal Brasil itu dihantam cedera engkel saat beruji coba melawan Persikama Kabupaten Magelang di Stadion Gemilang, 6 April silam.

Akibat cedera itu, Marini absen latihan cukup lama dan banyak menghabiskan waktu untuk pemulihan. Dia juga melewatkan tiga uji coba masing-masing melawan Sleman United, PSS Sleman, dan Arema FC.

Marini tampil cukup apik di Piala Presiden dengan mencetak dua gol. Selain itu, striker berkepala plontos tersebut digadang-gadang pengganti setimpal Bruno Silva.

Sementara itu, fisioterapis tim, Dewan Widya Darma menyebut mantan striker Botafogo FC itu memasuki tahap akhir pemulihan. Marini tinggal menghilangkan rasa kaku di engkel yang terkena cedera.

“Butuh waktu sekitar sepekan lagi. Target kami memang sebelum kompetisi dia sudah pulih 100 persen,” tegasnya.

Selalu update berita terbaru seputar dunia sepakbola hanya di Vivagoal.com

5 Fakta Klub yang Siap Tempur di Liga 1 Indonesia

Vivagoal5 Fakta – Beberapa klub Liga 1 telah mempersiapkan skuat terbaiknya jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 Indonesia 2019.

Banyak klub papan atas Liga 1 seperti, Persib Bandung, PSIS Semarang hingga Persebaya Surabaya juga dikabarkan telah merekrut pemain anyarnya.

Klub-klub pun telah memboyong pemain baru, terutama pemain asing. Kehadiran pemain asing dalam kompetisi Liga 1 Indonesia memiliki peran penting. Tidak hanya merebut gengsi, klub mendatangkan pemain asing berkualitas demi mendongkrak penampilan sepanjang musim.

 

Hal tersebut yang menjadi dasar klub-klub di Indonesia berani mengeluarkan banyak uang demi merekrut pemain asing berkualitas. Semakin kuat latar belakang dan prestasi sang pemain, semakin besar pula uang yang dikeluarkan oleh klub.

Pada pertandingan Liga 1 2019, PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator masih menggunakan aturan 3+1 terkait pemain asing. Yang dimaksudkan, setiap klub di klub Liga Indonesia hanya boleh menggunakan empat pemain asing dengan perincian, tiga berasal dari benua Eropa, Amerika, Afrika, dan satu sisanya wajib memiliki 1 pemain Asia-Australia.

Pembantasan penggunaan pemain asing perlu digalakkan karena

aturan ini juga turut mendukung penggunaan pemain lokal dan pemain muda dalam sebuah klub Liga 1 2019.

Lantas, VIGO akan merangkum klub-klub yang sudah rampung belanja pemainnya musim ini dan siap bertanding di Liga 1 Indonesia!

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS