Tag: Berita Bayern Munchen

Hans Flick Jadi Alasan Boateng Total Untuk Bayern Munchen

Vivagoal Bundesliga – Jerome Boateng semakin nyaman merumput untuk Bayern Munchen. Boateng bahkan mengubur mimpinya untuk meninggalkan Allianz Arena.

Pemain 31 tahun itu sempat dirumorkan akan meninggalkan tim Bavaria saat Niko Kovac masih menjadi pelatih kepala. Selama 1,5 musim dibawah kendali pelatih asal Kroasia tersebut, Boateng hanya 38 kali diturunkan bahkan kerap dicadangkan di sejumlah laga penting.

Seiring dengan kontraknya yang bakal habis musim panas tahun depan, pada bursa musim panas 2019, Boateng sempat dikaitkan dengan Arsenal dan Manchester United. Namun, keputusannya untuk pindah mendadak berubah ketika Kovac dipecat dan Hans Flick dipercaya sebagai juru taktik baru.

Punya pelatih baru, Boateng kembali mendapat tempat utam dan telah membukukan 16 pertandingan di seluruh kompetisi di era Hans Flick. Dasar ini yang membuat Boateng merasa nyaman terus bermain untuk Bayern.

“Sebelum Hans Flick, saya terus memikirkan tentang masa depan. Namun saat ini saya sudah merasa nyaman dan bisa membayangkan akan terus bertahan di Bayern.

“Saya butuh kepercayaan dari pelatih dan tim pelatihnya. Saya sudah memilikinya lagi. Sebelum Hans Flick datang, saya selalu berlatih dengan baik dan keras, tapi tidak dibiarkan bermain dan tidak mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan ritme permainanku. Itu sangat sulit buat pemain manapun.


Baca Juga:


“Hans Flick bilang kepada saya sejak awal bahwa dia punya rencana untuk saya dan dia begitu menghargai kemampuan saya. Sekarang, saya benar-benar menikmati sepakbola lagi,” ucap Boateng seperti dilansir dari Omnisport.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Kai Havertz Disarankan Bertahan Atau Bergabung Pada Dua Tim Ini

Vivagoal – Bundesliga – Kai Havertz disarankan tidak tinggalkan BayArena. Jika harus pindah Jens Nowotny, mantan pemain Leverkusen menyarankan Kai untuk bergabung menuju Bayern Munchen atau Dortmund.

Kai Havertz berhasil mencuri perhatian klub top di Eropa musim ini. Kini, pemain berusia 20 tahun itu disarankan untuk memilih langkah yang tepat. Menurut mantan pemain Leverkusen, Jens Nowotny, Leverkusen, Dortmund, dan Munchen adalah pilihan tepat untuk Kai saat ini.

Pasalnya jika Kai salah memilih tim, akan berdampak buruk pada masa depannya. Di samping itu, Jens menyarankan tiga tim tersebut karena di sana ada kenyamanan dan persaingan yang sangat ketat. Dan itu baik untuk perkembangan Kai.

“Kai sedang dalam perjalanan menjadi pemain kelas dunia. Ia memiliki potensi yang sangat besar, tapi setahun lagi berada di Leverkusen tentu tidak akan menyakitinya. Leverkusen menjadi tempat yang nyaman. Di sana Kai dapat berkembang lebih baik lagi.

“Tapi Bayern Munchen juga tempat yang keras. Kai harus dapat memenangkan kompetisi antar pemain agar dapat bermain di tim utama. Borussia Dortmund juga memiliki atmosfer yang sama, bedanya di sana lebih baik dalam urusan lingkungan.


Baca Juga:


“Disisi lain, ia juga harus memiliki pelatih seperti Jurgen Klopp, Pep Guardiola dan Jose Mourinho yang dapat membawa anda lebih berkembang. Mereka akan terus memaksa anda menjadi lebih baik lagi setiap harinya,” ucap Jens pada Goal.

Selain itu, Bundesliga yang sudah mengalami penangguhan selama dua bulan tidak mengurangi ketajaman Kai sedikitpun. Buktinya Kai menjadi salah satu suksesor Leverkusen menekuk Werder Bremen. Ia berhasil menorehkan dua dari empat gol yang dibuat skuad Die Wekself

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Terungkap! Alasan Lucas Hernandez Pilih Bayern Munchen

VivagoalLa Liga – Bek tengah asal Prancis, Lucas Hernandez memutuskan untuk hijrah ke Bayern Munchen dan meninggalkan Atletico Madrid yang telah dibelanya satu dekade lebih. Sang pemian bertutur soal alasannya memilih merumput di Allianz Arena. 

Tepatnya pada musim panas lalu, Lucas Hernandez memutuskan untuk meninggalkan Los Colchoneros yang telah membesarkan namanya. Kala itu kepindahannya jadi keputusan yang mengejutkan untuk publik Wanda Metropolitano. 

Tumbuh dan besar di akademi Atletico Madrid, Lucas Hernandez hijrah dengan mahar 80 juta Euro. Sang pemain diikat dengan kontrak selama lima tahun bersama klub yang berkandang di Allianz Arena. Sejauh ini dia sudah mengemas lima pertandingan bersama Bayern Munchen.

Bersama Bayern Munchen dia mampu tampil apik dan berhasil mengemas tujuh pertandingan. Dimana Lucas Hernandez berkontribusi untuk membawa Bayern Munchen bersaing di papan atas Bundesliga Jerman.

Hernandez Ingin Berkembang di Munchen

Pemain 23 tahun itu belakangan mengungkap alasannya memilih Die Roten sebagai pelabuhan kariernya. Menurutnya dia membutuhkan tantangan baru, beban dan ekspektasi untuk berkembang dan sukses berkarier di dunia olah bola.

“Bayern Munchen menjadi klub yang sesuai untuk saya karena saya selalu punya keinginan tuk meraih kesuksesan sepanjang karier saya. Saya juga ingin meningkatkan kemampuan dan maju ke tingkat yang lebih tinggi.

“Saya merasa ini adalah klub yang cocok tuk perkembangan karier saya,” Lucas menjelaskan.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

Lebih lanjut, Lucaz Hernandez mengaku bukan hal mudah untuk meninggalkan Ateltico Madrid yang pernah membesarkannya. Dia sempat berpikir keras sebelum akhirnya memutuskan untuk merumput di Bundesliga Jerman.

“Saya sudah mendapat segalanya di Atletico Madrid dan mendapat tawaran dari Bayern Munchen.  Saya berpikir keras sebelum mengambil keputusan, termasuk berdiskusi dengan keluarga.

“Pada akhirnya saya berpikir ini waktu yang tepat tuk merubah kehidupan, kota, budaya untuk melihat sesuatu yang baru,” ujar Lucas dilansir dari AS.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Telan Kekalahan Perdana Musim Ini, Pelatih Bayern Murka

Vivagoal Bundesliga Bayern Munchen takluk 1-2 dari Hoffenheim di pekan ketujuh Bundesliga Jerman. Hasil ini membuat pelatih Die Roten, Niko Kovac sangat murka dengan permainan anak asuhnya.

Laga yang dilangsungkan pada Sabtu (5/10/2019) malam WIB di Allianz Arena, Bayern terlihat kesulitan mengembangkan permainan. Pressing ketat yang diperagakan Hoffenheim ditambah skema serangan balik cepat nan mematikan, membuat Bayern harus rela menelan kekalahan perdananya musim ini.

Meski mampu melepaskan 20 tembakan dengan membukukan 65 persen penguasaan bola, namun Robert Lewandowski dkk kalah efektivitas dengan Hoffenheim yang hanya punya 8 percobaan dimana 5 diantaranya on target dengan dua yang berbuah gol.

Baca Juga:

Kekalahan ini sejatinya tidak merubah posisi Bayern di puncak klasemen. Namun, hasil ini tetap membuat Niko Kovac sangat tidak senang dengan permainan anak asuhnya.

Kovac menyoroti penampilan para pemain Bayern yang tampil kurang greget sepanjang 90 menit laga berlangsung dan membuat Hoffenheim begitu mudah melancarkan serangan balik yang mematikan. Menurutnya, Bayern bermain tanpa determinasi dan kerap terburu-buru dalam membangun serangan.

“Kami gagal mengulangi kinerja yang bagus seperti saat melawan Tottenham. Babak pertama berjalan cukup adil, kami menciptakan banyak peluang bagus, dan seharusnya bisa jadi gol. Kami tidak bermain dengan determinasi yang tinggi di lapangan.” ulas Kovac dilansir dari situs resmi Bayern.

“Saya mengakui kekalahan ini, tapi sungguh ini sangat mengecewakan dan saya sangat tidak senang dengan apa yang terjadi. Di babak kedua semuanya berakhir, kami tidak tampil di level tertinggi tuk kompetisi ini.” kesalnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Yakin Bisa Hentikan Harry Kane, Bek Bayern Mulai Sesumbar

Vivagoal Liga ChampionsNiklas Sule sadar betul ancaman yang bakal diberikan striker Tottenham Hotspurs, Harry Kane untuk pertahanan Bayern Munchen.

Berbekal pengalaman menghadapi penyerang top, Sule sesumbar akan bisa meredam permainan bomber timnas Inggris itu.

Sule dan skuad Bayern akan mendapat ujian berat saat melakoni matchday kedua Grup B Liga Champions, Rabu (2/10/2019) dinihari WIB di markas Tottenham Hotspurs. Selain mengusung misi mengalahkan runner-up Liga Champions musim lalu itu, Bayern juga harus bisa mengatasi kebintangan Harry Kane disana.

Bukan tanpa rahasia lagi jika performa Harry Kane tengah menggila awal musim ini. Dia sudah mencetak 6 gol hanya dari 8 penampilan di semua kompetisi bersama The Lilywhites.

Baca Juga: Harry Kane Akan Lampaui Legenda Timnas Inggris Ini

Namun segala capaian Kane diatas ternyata belum cukup untuk menakut-nakuti Niklas Sule. Bek 24 tahun utu sangat yakin bisa meredam agresivitas penyerang 26 tahun itu. Apalagi di laga-laga yang sudah pernah ia jalani, Sule juga sukses meredam pergerakan Neymar dan Kylian Mbappe.

“Laga melawan Tottenham akan menjadi laga yang cukup sulit. Kami menghadapi lawan yang secara fisik begitu kuat. Melawan Tottenham, kami harus bermain dengan persentase penguasaan bola yang tinggi dan kami akan bisa mengalahkan mereka.” tegasnya.

“Saya pribadi lebih suka melawan penyerang yang menurut saya hebat. Dengan begitu, tidak masalah siapa lawan yang akan saya hadapi. Sebagai pemain bertahan, anda harus selalu memenangkan perebutan bola dengan penyerang lawan.” ujar Sule dilansir dari DAZN.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Pemain Inti Bayern Munich Ini Akan Absen Beberapa Pekan

Vivagoal Bundesliga Pelatih kepala Bayern Munich, Niko Kovac mengungkapkan bahwa David Alaba akan absen hingga tiga minggu lantaran cedera paha yang dideritanya.

Pemain internasional Austria tersebut terpaksa saat pertandingan Bundesliga Jerman saat melawan RB Leipzig usai cedera pada paha kirinya saat pemanasan di Stadion Red Bull Arena.

Rencananya, Niko Kovac akan mengistirahatkan bek kiri andalan Bayern Munich tersebut sampai setelah jeda internasional pada bulan Oktober.

Baca Juga: Hukuman Neymar di Liga Champions Direduksi, Kok Bisa?

Dia akan absen juga saat pertemuan kandang pada hari Rabu dengan Red Star Belgrade. Niko Kovac juga meragukan Alaba bermain saat pertemuan Liga Champions kedua saat bertamu ke Tottenham pada awal bulan depan.

“David akan absen selama dua, maksimal tiga minggu,” kata Kovac dilansir dari Sportskeeda.

“Jelas, David adalah pemain yang sangat penting bagi kami. Sayangnya dia akan absen selama beberapa minggu tetapi Lucas Hernandez menggantikan posisi tersebut.

“Dia memiliki interpretasi berbeda tentang cara bermain sebagai bek kiri. Memang ada perbedaan dengan permainan David Alaba, tetapi dia dapat melakukan pekerjaan yang sangat bagus.

“Alphonso [Davies] juga dapat bermain di posisi itu, itu sebabnya kami menurunkannya melawan Leipzig. Ia tidak bermain sebagai bek kiri tetapi kami menurunkannya sehingga ia bisa bekerja sama dengan Lucas,” jelasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Bek Bayern Munchen Ini Menjadi Terdakwa atas Penyerangan

Vivagoal Bundesliga – Jaksa penuntut di Jerman telah mengkonfirmasi bahwa bek Bayern Munich Jerome Boateng telah didakwa dengan penyerangan setelah diduga menyerang mantan rekannya.

Dalam sebuah pernyataan yang dilihat oleh Omnisport, kantor kejaksaan Munich mengatakan pihaknya membuka proses terhadap Boateng terkait dengan “cedera tubuh yang berbahaya” yang dialami oleh Anne Leiding pada tahun lalu.

Kepala penuntut Anne Leiding mengatakan: “Jaksa penuntut Munich, sejak musim 2018, memiliki kasus terhadap Jerome Boateng karena cedera tubuh yang berbahaya yang dialami oleh wanita tersebut.

Baca Juga: Meski Hanya Seumur Jagung, Boateng Bersyukur Pernah Main Bareng Messi

Anne telah mengajukan pernyataan tersebut, setelah penyelidikan ekstensif, pada 11 Februari 2019, tuntutan ke Pengadilan Distrik Munich. ”

Anne Leiding menjelaskan belum membuka kasus ini ke pengadilan. Akan tetapi, ia telah menerima penuntutan dari tersangka korban.

Mantan pemain internasional Jerman, Boateng tetap bertahan di Bayern Munchen pada musim 2019-20 meskipun ia tidak disukai oleh pelatih kepala Niko Kovac.

Presiden klub Uli Hoeness menyarankan pemain berusia 31 tahun itu untuk mencari klub baru pada bulan Mei. Diketahui bahwa Boateng belum bermain di kancah Bundesliga musim ini. Dalam dua kali penampilan ia hanya sebagai pemain pengganti yang tidak digunakan.

Selalu update seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Coutinho Pindah Karena Messi, Benarkah?

VivagoalLa Liga – Rivaldo, legenda Barcelona mengungkapkan perasaan kecewa melihat Philippe Coutinho hengkang dari Camp Nou untuk menjalani masa pinjaman di salah satu klub raksasa Bundesliga, Bayern Munchen.

Eks legenda Timnas Brasil tersebut memahami alasan yang dibuat Coutinho memilih untuk pindah ke klub Bayern Munchen tersebut.

Philippe Coutinho telah direkrut oleh La Blaugrana dari The Reds – julukan Liverpool – pada Januari 2018 silam. Dalam kesepakatan tersebut, Barcelona harus membayar 142 juta Poundsterling.

Baca Juga: Legenda Jerman Sebut Bayern Akan Menyesal Karena Datangkan Coutinho

Akan tetapi pemain asal Brasil tersebut kesulitan untuk menunjukkan performa terbaiknya seperti yang ia tunjukkan pada Liverpool.

Diketahui bahwa Philippe Coutinho hanya mampu menorehkan 21 gol dan 11 assist dalam 75 laga di semua ajang kompetisi untuk Barcelona. Kendati demikian dia tak dapat memenuhi ekspektasi yang telah mimpikan oleh fans maupun pihak manajemen Barcelona di Camp Nou.

“Saya sendiri selalu mempercayai bahwa Philippe Coutinho mempunyai kemampuan untuk sukses di klub Barcelona. Namun banyak hal yang memakan waktu yang terlalu lama untuk Coutinho beradaptasi. Kedua belah pihak telah sepakat untuk transfer di Bayern Munchen,” ujarnya di Betfair.

“Sebetulnya saya sedikit kecewa dengan kegagalan Philippe Coutinho mendapatkan tempat utama di bawah asuhan Ernesto Valverde. Namun mungkin dia tidak lagi percaya diri tentang hal di Barcelona dan dia merasa tidak bahagia.

“Jadi kemungkinan Philippe Coutinho memilih pindah ke klub besar lain untuk memulihkan penampilan sepakbola terbaiknya seperti saat di Liverpool,” imbuhnya.

Terkait dengan hal tersebut, Rivaldo percaya bahwa bermain di bayang-bayang Lionel Messi sebagai peran kunci di Barcelona membuat Coutinho gagal mendapatkan skuad utama.

“Memang tidak mudah untuk Anda mendapatkan ruang di tim yang mana Lionel Messi terus menerus membayang bayangi pemain depan yang ada di Barcelona,” ucap Rivaldo.

“Ada berapa pemain di dunia yang mampu mencapai situasi yang seperti Philippe Coutinho dan memaksakan diri mereka sendiri. Akan tetapi berbeda dengan Coutinho yang tidak memiliki cukup kesabaran untuk menemukan tempat terbaiknya di Barcelona,” ujarnya.

“Pemain terbaik Argentina tersebut adalah pemimpin tim yang baik dan akan terus bermain di level terbaiknya selama 3 sampai 4 tahun mendatang. sangat sulit untuk melihat pemain lain bersinar dalam performa terbaik ketika berada di Barcelona,” jelasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Coutinho ke Bayern Munchen Berdampak ke Liverpool, Kok Bisa?

VivagoalBundesliga – Penandatangan kontrak Philippe Coutinho ke Bayern Munchen tampaknya berdampak kepada salah satu klub raksasa Inggris, Liverpool.

Diketahui bahwa Philippe Coutinho sejak bergabung dengan Barcelona dari Liverpool tampaknya nya tidak disenangi oleh pelatih Barcelona, Ernesto Valverde. Sejak 2018 silam, pemain berkebangsaan Brasil tersebut selalu dikritik oleh penggemar Barcelona.

Hasilnya Philippe Coutinho akhirnya hengkang dari Barcelona menuju ke Bayern Munchen pada bursa transfer musim panas ini. Meski dalam status pinjaman, Bayern Munchen dapat membeli Coutinho dengan harga 111 juta poundsterling ke Barcelona. Angka tersebut sama saat Barcelona merekrut dari Liverpool.

Baca Juga: Perekrutan Coutinho Merupakan Kesalahan Bagi Barcelona

Secara keseluruhan sebetulnya Liverpool mendapatkan 160 juta Euro. Liverpool dijamin akan mendapatkan 120 juta Euro, sedangkan sisanya 40 juta Euro akan dibayarkan kepada Liverpool berapa biaya tambahan realistis dan beberapa yang telah terbayar.

Telah diketahui bahwa Barcelona telah membayar 10 juta Euro kepada Liverpool terkait performa Philippe Coutinho pada Liga Champions. Sedangkan dikabarkan 30 juta Euro telah dibayarkan oleh Barcelona dan tersisa 5 juta Euro.

Jika Bayern Munchen kontra permanen terhadap Philippe Coutinho maka bonus yang akan didapat Liverpool sebesar 5 juta Euro bonus tersebut akan hilang. Namun keputusan akan diselesaikan pada akhir musim nanti.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Bayern Resmi Gaet Philippe Coutinho dari Barcelona

VivagoalBundesliga – Saga transfer Philippe Coutinho akhirnya tuntas. Coutinho resmi meninggalkan Barcelona setelah memutuskan bergabung dengan raksasa Bundesliga Jerman, Bayern Munchen dengan status pemain pinjaman.

Gelandang timnas Brasil itu direkrut Bayern sampai akhir musim 2019/2020 dengan opsi pembelian permanen. Coutinho berhasil lulus tes medis pada Minggu (18/8/2019) waktu setempat dan dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak di Sabaner Strasse.

“Kami sudah bekerja untuk membawa Philippe Coutinho ke Bayern selama beberapa waktu. Dan kami sangat gembira, kami akhirnya bisa menuntaskan transfer ini.” ujar CEO Bayern, Karl-Heinz Rummenigge yang dikutip dari situs resmi klub.

Baca Juga: Usai Kalah dari Bilbao, Valverde Kritik Pemain Mahal Ini

“Terima kasih kepada FC Barcelona karena telah menyetujui transfer ini. Dengan kreativitas dan skill Coutinho yang luar biasa, dia adalah seorang pemain yang bakal memperkuat lini serang kami.” sambungnya.

Untuk diketahui, Bayern meminjam Coutinho dari Barca dengan biaya sebesar 8,5 juta euro atau setara Rp 134,4 miliar, dengan opsi pembelian permanen di akhir masa peminjaman sebesar 120 juta euro atau setara Rp 1,89 triliun.

Di klub barunya itu, Coutinho bakal menggunakan seragam bernomor punggung 10 yang sebelumnya dipakai para legenda Bayern seperti Uli Hoeness, Lothar Matthaus, Roy Makaay dan terakhir Arjen Robben.

Besar kemungkinan, Coutinho akan memulai debutnya di laga pekan kedua Bundesliga Jerman kontra Schalke di Veltins-Arena, Sabtu (24/8/2019) malam.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS