Tag: Coach Djanur

Xandao Siap Hadapi Anak Asuh Djanur

Vivagoal – Liga Indonesia – Palang pintu anyar Persija Jakarta, Alexandre Luiz Reame alias Xandao, menegaskan dirinya tidak mengalami masalah terhadap adaptasi dengan para pemain Macan Kemayoran.

Xandao mengaku diterima dengan baik oleh Ismed Sofyan dan kawan-kawan. Hal itu diungkapkannya pada konferensi pers jelang laga di Hotel Amarosa, Bekasi, Minggu (22/9).

Xandao menilai itu jadi modal bagus bagi dirinya untuk menghadirkan tiga poin saat berjumpa dengan Barito Putera, Senin (23/9), di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.

“Tidak ada kendala soal adaptasi, saya disini tidak ada kendala sama sekali. Baik bersama Banuelos dan saat ini bersama Sudirman yang menjabat caretaker. Tentunya saya berharap bisa tampil baik dan tim bisa tampil maksimal di pertandingan besok,” ujar Xandao dilansir dari Persija.id.

Baca Juga: Percaya Diri Adalah Kunci Kemenangan Persija Lawan Barito

Lebih lanjut, pria asal Brasil ini belum banyak mengetahui kekuatan tim berjuluk Laskar Antarsari tersebut. Akan tetapi ia menilai tim asuhan Djadjang Nurdjaman harus waspadai meskipun saat ini tren bermain mereka juga sedang tidak baik.

“Tentang Barito saya tidak begitu tahu, ada satu dua pemain yang saya kenal, hanya Casio bek (mereka) dan Torres pemain depan. Namun, saya yakin bahwa semua pemain perlu diwaspadai di Barito,” tutup pemain bernomor punggung 2 tersebut.

Selalu update seputar Berita Liga Indonesia Terbaru hanya di Vivagoal.com

David da Silva Tidak Punya Target Jumlah Gol di Persebaya

VivagoalLiga Indonesia – Bomber anyar Persebaya Surabaya, David Aparecido da Silva mengaku tidak memasang target yang muluk-muluk di ajang kompetisi Shopee Liga 1 2019.

Penyerang asal Brasil tersebut mengaku tidak mematok berapa gol yang bakal dicetaknya nanti.

Sebelumnya, David da Silva bakal kembali memperkuat Persebaya di putara kedua Liga 1 2019 setelah sebelumnya sempat hengkang selama enam bulan di Liga Korea. Bersama Amido Balde, David bakal jadi andalan di lini serang tim Bajul Ijo.

Baca Juga: David Da Silva Mengaku Terpaksa Pakai Nomor Punggung 7 Di Persebaya

“Saya pribadi tidak memasang target berapa gol. Saya hanya akan berusaha tampil semaksimal mungkin untuk mencetak banyak gol.” ujar David.

“Tapi yang paling penting, saya bisa membantu tim untuk meraih kemenangan. Saya hanya memikirkan bagaimana bisa menang, menang dan menang.” tegas eks pemain Bhayangkara FC itu.

David sendiri sejauh ini belum ikut berlatih dengan skuat besutan pelatih Djadjang Nurjaman tersebut. Rencananya, pemain 29 tahun itu baru akan bergabung pada Senin (5/8) pekan depan. Kendati demikian, David tidak ada masalah soal itu, karena dia mengaku sudah paham dengan gaya main Persebaya yang pernah diperkuatnya pada Liga 1 2018 kemarin.

“Tim ini saya lihat masih hampir sama dengan musim lalu, tidak banyak perubahan dalam skuat, tim yang selalu ingin berada di garis terdepan.” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Pelatih Persebaya Puas Dengan Hasil ini di Bali

VivagoalLiga Indonesia – Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurjaman mengaku cukup senang dengan hasil yang mereka dapat selama menjalani pemusatan latihan di Bali.

Pada TC tersebut, Persebaya juga sempat menggelar laga uji coba melawan tim lokal. PS Putra Kresna yang jadi lawan tanding tim Bajul Ijo dihancurkan dengan delapan gol tanpa balas.

Untuk informasi, Djanur sapaan akrab Djadjang mencoba mempraktekkan formasi baru selain pola 4-3-3 yang selama ini diandalkannya.

 

“Selama di Bali, saya coba beberapa formasi lain, dan sudah sempat diuji cobakan kemarin sore. Tapi, sepenuhnya saya belum puas, masih banyak yang harus diperbaiki lagi dalam latihan di Surabaya nanti.” ucap Djanur.

Lebih lanjut, Djanur juga mengatakan bahwa selain hasil yang cukup memuaskan mereka dapat selama TC di Bali, kebersamaan tim juga dianggap makin solid jelang bergulirnya Liga 1 2019 yang tak kurang dari dua minggu lagi.

“Alhamdulillah, apa yang kami inginkan selama TC di Bali bisa kami dapatkan. Terutama dalam membangun chemistry antara pemain satu dengan pemain lainnya. Taktikan juga dapat, termasuk suasana latihan yang jadinya sangat bagus.” ungkap Djanur.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Coach Djanur Ungkap Kelemahan Utama Persebaya Musim Ini

VivagoalLiga Indonesia – Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurjaman mengungkapkan kelemahan yang masih ada dalam tim besutannya. Berdasarkan evaluasinya, Djanur sapaan akrab Djadjang mengatakan bahwa Ruben Sanadi dkk lemah dalam umpan silang dan tembakan.

Oleh karena itu, Djanur lantas memberi porsi latihan tambahan selama satu jam kepada semua pemain tim Bajul Ijo di sesi latihan tim yang digelar di Lapangan Sier, Surabaya, Rabu pagi tadi.

“Soal kemampuan individu, seperti crossing dan shooting kami masih lemah, meski sudah di level profesional, tapi ada 1-2 pemain yang belum mahir betul soal itu. Makanya, hari ini kami fokus mengasah dua kemampuan itu.” ungkap Djanur.

 

Dalam sesi latihan itu, Djanur mewajibkan semua pemainnya berlatih menembak saat dalam posisi open play, terkecuali kiper. Selain itu, Djanur juga mengasah kemampuan anak asuhnya soal memaksimalkan umpan silang menjadi gol.

“Sebetulnya kalau soal taktik, saya pastinya tidak mau terlalu terbuka, tapi garis besarnya saja, kami sedang fokus menambah durasi latihan untuk umpan silang termasuk sundulan dan tembakan melalui umpan crossing.” lanjutnya.

Djanur sendiri mengatakan bahwa porsi latihan memang sengaja dia tambah setelah kabar soal laga perempatfinal Piala Indonesia kontra Madura United ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan karena tidak mendapat izin dari pihak keamanan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Djanur Inginkan Pemain Asing, Ini Kriterianya!

VivagoalLiga Indonesia – Seperti diketahui satu punggawa Persebaya Surabaya yakni Otavio Dutra saat ini sudah resmi menjadi WNI.

Pemain jangkung yang baru saja di naturalisasi itu langsung membela Timnas Indonesia Senior dan sekarang tengah TC bersama dengan Ruben Sanadi pemain Persebaya yang lain.

Dengan berpindah status Dutra menjadi WNI secara otomatis slot satu pemain asing di dalam tubuh Persebaya kembali berkurang. Maka dari itulah pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman membuka wacana untuk kembali mendatangkan satu pemain asing lagi.

Lantas posisi mana yang akan diisi oleh pemain asing tersebut, Djanur masing belum mau menyebutkan secara spesifik namun dia membeberkan ada dua posisi yang bisa diisi oleh satu pemain asing.

“Rencananya posisi gelandang bertahan sama posisi belakang yang bisa diisi,” kata pelatih yang akrab disapa Djanur, Minggu (17/3/19).

Sayangnya keinginan Djanur untuk menambah satu slot pemain asing hingga saat ini belum ada titik terang. Hal ini dikarenakan Djanur belum bertemu dengan manajemen Bajul Ijo untuk mengutarakan keinginannya itu.

“Dalam hal ini manajer, saya belum bertemu dengannya. Ketika bertemu akan dibahas apakah nanti kita akan menambah slot pemain asing atau sudah cukup dengan materi pemain yang sekarang,” sambung mantan pelatih Persib Bandung itu.

Lantas disinggung soal puas tidaknya dengan materi pemain yang sudah dimiliki Persebaya saat ini. Djanur mengatakan sudah cukup puas dengan permainan anak didiknya, namun rasa puasnya itu belum 100 persen.

Pasalnya Djanur sendiri sampai saat ini masih terus memantau perkembangan permainan anak didiknya. Setidaknya sampai babak 8 besar Piala Presiden 2019 bergulir nanti pada 29-31 Maret 2019 nanti.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Coach Djanur Antusias Bisa Reuni Dengan Persib

Vivagoal Piala Presiden – Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurjaman mengaku antusias menyambut duel melawan Persib Bandung. Kedua tim dijadwalkan akan berduel di matchday kedua grup A Piala Presiden 2019 di Stadion Jalak Harupat, Kamis (7/3/2019) sore.

“Ini menjadi laga perdana Persebaya melawan Persib dengan saya sebagai pelatih kepala. Saya pikir, rasanya pasti berbeda. Sebelumnya, di Persib saya berstatus sebagai asisten pelatih, dan saya sudah lupa kapan terakhir kali Persib melawan Persebaya saat saya masih disana.” ujar Djanur, sapaan akrab Djadjang.

Untuk diketahui, Djanur menjabat sebagai asisten pelatih di Persib pada tahun 2007 hingga 2008 silam. Dia mulai naik jabatan sebagai pelatih kepala saat kompetisi bernama Liga Super Indonesia (LSI) digelar tahun 2013. Namun, saat itu Persebaya tidak berpartisipasi di LSI karena diterpa persoalan dualisme.

Pada LSI tahun 2014, Djanur yang masih membesut Persib berjumpa dengan Persebaya, namun Persebaya yang berlaga saat itu bukan klub yang sekarang. Dan klub yang waktu itu ditangani oleh pelatih Danurwindo kini telah berganti nama menjadi Bhayangkara FC.

Di sisi lain, jelang laga melawan Persib, coach Djanur lumayan dibuat pusing dengan absennya lima pemain yang dipanggil bergabung ke timnas Indonesia senior dan timnas U-22. Sementara dari kubu lawan, hanya Febri Haryadi yang absen.

“Persib masih bisa memainkan komposisi skuat dari tengah, depan dan belakang. Sementara Persebaya, dari lima pemain yang dipanggil timnas, empat diantaranya adalah pemain belakang, jadi agak sulit mencari penggantinya.” Djanur menambahkan.

“Tapi tidak apa-apa, toh manajemen juga tidak memasang target tinggi di turnamen ini, jadi saya mungkin akan coba utak-atik komposisi pemain yang tersedia saja.” tandasnya.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS