Tag: Djajang Nurdjaman

Besut Barito Putera, Begini Target Manajemen pada Djanur

Vivagoal – Liga Indonesia – Djadjang Nurdjaman resmi menjabat sebagai pelatih kepala Barito Putera usai dipecat dari Persebaya. Namun demikian Djanur tak bisa bersantai, target tinggi diusung manajemen tim bagi pelatih asal Majelengka itu.

Manajer Barito, Hasnuryadi Sulaiman menyebut target utama Djanur sebagai pelatih anyar Barito tak lain ialah membawa Barito keluar dari zona degradasi. Dengan segala kualitas yang ada, Hasnur optimis Djanur mampu membangkitkan Barito Putera.

“Ya, semoga saja saya bisa membantu Barito Putera musim ini agar bisa keluar dari zona merah. Kami berharap apa yang diterapkan coach Djanur di klub sebelumnya juga bisa diterapkan di Barito,” jelas Hasnur.

Baca Juga:  Anak Muda Ini Dipanggil Pemusatan Latihan Timnas Senior

Sehari resmi membesut Barito, Djanur juga sudah kedatangan pemain baru untuk memperkuat skuatnya. Kosuke Yamazaki Uchida, pemain tengah asal Jepang bakal menambah kekuatan Barito di paruh kedua.

“Kosuke sebenarnya merupakan permintaan Coach Yunan. Dia tipe pekerja keras. Pertimbangan tersebut yang membuat kami merekrut Kosuke,” tutup Hasnuryadi dilansir situs resmi klub.

Djanur sendiri bakal langsung menjalani laga debutnya kala Barito Putera menjamu Persipura Jayapura. Kemenangan tentunya jadi jalan terbaik bagi Djanur untuk membuktikan diri di laga nanti.

Selalu update berita Liga Indonesia terbaru hanya di Vivagoal.com

Jelang Lawan Rivalnya, Pelatih Arema FC Kirim Pesan Menohok Untuk Persebaya

VivagoalLiga Indonesia – Arema FC akan fokus terhadap pertandingan melawan Persebaya Surabaya meskipun rival abadinya telah memecat pelatihnya, Djadjang Nurdjaman usai hasil imbang melawan Madura United.

Persebaya Surabaya untuk sementara akan dipimpin pelatih caretaker Bejo Sugiantoro yang sebelumnya menjadi asisten pelatih Persebaya ketika melawan Arema pada Kamis (15/8) nanti.

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija menegaskan bahwa Arema FC akan terus fokus menghadapi persiapan tim daripada membicarakan terkait luar faktor teknis. Pelatih yang akrab dengan sebutan Milo ini memberikan penilaian bahwa pergantian pelatih bukanlah solusi instan bagi tim karena bisa jadi membuat pemain menjadi kaget.

Baca Juga: Jelang Laga Kontra Arema, Gomes Ingin Timnya Tampil Pede

“Bahkan saya pernah bilang terkait pergantian pelatih. Sebetulnya hal itu bukanlah solusi dikarenakan kadang-kadang itu malah membuat pemain menjadi shock,” ujarnya.

“Dalam pergantian pelatih belum tentu ada perkembangan yang signifikan terhadap tim tersebut. Karena hasil tersebut harus melalui proses. Di sini saya bukan membela pelatih ataupun manajemen. Namun, saya pribadi berpikir bahwa pelatih baru akan menghasilkan hal baru, itu tidak seperti itu. Karena semua itu butuh adaptasi.

Pelatih Arema tersebut juga mengakui bahwa timnya telah siap untuk menghadapi Persebaya Surabaya yang diprediksi akan diperkuat oleh pemain-pemain dengan komposisi terbaik.

“Mereka adalah tim yang bagus kemungkinan sedang dalam kondisi tak bagus. Namun kami memiliki catatan yang apik. Dalam hal ini, kita harus bermain dengan bagus melawan mereka untuk mendapatkan kemenangan dan poin penuh,” kata Milo.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Djanur Persiapkan Skema Tanpa Dutra dan Hansamu

Vivagoal – Liga Indonesia – Kemenangan atas Persipura Jayapura harus dibayar mahal Persebaya Surabaya. Otavio Dutra dan Hansamu Yama dipastikan bakal absen di laga kontra Madura United, Sabtu (10/8/2019) malam karena akumulasi kartu.

Sebagaimana yang diketahui, Otavio Dutra mendapat kartu kuning di menit ke-85, sementara Hansamu Yama diberi kartu merah langsung pada menit ke-90 karena menarik kaos wasit Fariq Hitaba.

Pelatih Persebaya, Djadjang Nurjaman mengaku bukan tugas mudah untuk mendapatkan pengganti keduanya. Apalagi mereka akan menghadapi Laskar Sape Kerap yang bertabur bintang. 

Baca Juga : Krisis Bek Sayap, Madura United Lakukan Hal Ini

“Kami akan menghadapi Madura United tanpa Hansamu dan Dutra. Ini bakal sulit karena kami harus melawan tim kuat seperti Madura United,” ujar Djanur sapaan akrab Djadjang.

Kendati begitu, Djanur bakal berusaha mencari pemain yang pas untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Otavio Dutra dan Hansamu. Karena menurutnya, kondisi pemain cedera atau sanksi akibat akumulasi kartu sudah sering terjadi dalam skuat besutannya.

“Saya yakin pemain lain bisa menggantikan keduanya, Kondisi Andri Muladi masih terus kami pantau, untuk stoper masih ada Andri Syaifuddin dan Rian yang bakal kami siapkan.” tandasnya.

Selalu update berita Liga Indonesia terbaru hanya di Vivagoal.com

Persebaya Kembali Menang, Djanur Senang Bukan Kepalang

VivagoalLiga Indonesia Pelatih Persebaya Surabaya, Djajang Nurdjaman senang bukan kepalang karena tim yang ditanganinya, Persebaya Surabaya berhasil memutus tran negatif lewat kemenangan atas Persipura Jayapura di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (2/8).

Sebelumnya, Green Force belum pernah menang dalam 5 laga terakhir. Di laga-laga sebelumnya, Bajul Ijo hanya memetik tiga angka hasil dari tiga kali seri dan sekali kalah. Puasa kemenangan Persebaya pun berakhir pasca mereka mendulang tiga poin atas Mutiara Hitam lewat gol Irfan Jaya di menit ke-41. Kemenangan ini pun direspon dengan baik oleh Djanur.

“Tiga poin sangat penting bagi kami. Terima kasih pemain, dengan kondisi tekanan dari suporter seperti itu mereka bisa konsisten. Terima kasih Bonek dukungannya,” ujar Djadjang.

Meski demikian, ia mengingatkan agar anak asuhnya tak jumawa dengan kemenangan tersebut. Pasalnya di laga berikutnya, Persebaya akan melakoni laga sarat gengsi kontra Madura United. Dalam laga bertajuk “Derbi Suramadu” dua pemain kunci Persebaya yakni Otavio Dutra dan Hansamu Yama dipastikan absen karena akumulasi kartu.

Baca Juga: Persebaya Manfaatkan Laga Kontra Persipura Sebagai Momen Kebangkitan

“Kami mengajak pemain untuk tidak euforia berlebihan dalam kemenangan ini. Kami jujur kami masih kurang baik. Enam pertandingan baru satu meraih kemenangan, saya pikir tidak bagus untuk Persebaya. Kami tetap introspeksi diri. Dua hari ke depan kami akan mengahadapi Madura United tanpa Hansamu dan Dutra. Kita harus mempersembahkan kemenangan kepada fans karena Bonek sudah rindu kemenangan,” lanjut Djanur.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Tak Kunjung Bersinar, Djanur Ancam Cadangkan Pemain Asing Persebaya

VivagoalLiga IndonesiaKinerja dua pemain asing, Manu Dzhalilov dan Amido Balde di beberapa laga terakhir Persebaya Surabaya menuai banyak sorotan. Jika tidak kunjung tampil bagus, pelatih Djadjang Nurjaman mengancam bakal mencadangkan mereka di laga berikutnya.

Manu Dzhalilov misalnya, dari 10 kali bermain di pentas Liga 1 2019, ia baru membukukan satu gol. Hal tersebut sangat kontras dengan performanya yang begitu impresif di turnamen Piala Presiden 2019. Hal senada juga terjadi pada juara Guinea-Bissau, Amido Balde yang sudah mandul dalam tiga pertandingan terakhir tim Bajul Ijo. Padahal Balde sempat digadang-gadang jadi jadi penyerang yang paling mematikan di Liga 1 2019 setelah mencetak empat gol di dua laga awal Persebaya.

Fakta tersebut lantas membuat Djanur bereaksi keras. Eks pelatih Persib itu pun mengultimatum Manu dan Balde agar bisa meningkatkan lagi performanya jika tidak ingin jadi penghangat bangku cadangan di paruh kedua musim ini. “Dalam beberapa laga terakhir keduanya dibawah top performa dan kami akui itu. Mudah-mudahan kalau nanti masih dipercaya bermain mereka bisa memberikan penampilan terbaiknya.” ujar Djanur.

“Mungkin akan ada treatment lain, seperti tidak kami mainkan, tapi seperti apa nantinya, kita masih ada waktu tuk melakukan evaluasi.” tegasnya. Djanur juga menegaskan kepada Manu dan Balde bahwa harus berusaha tampil total di setiap pertandingan karena mereka punya tanggung jawab yang lebih besar ketimbang pemain lokal.

Baca Juga: Ditahan Imbang Persebaya, Semen Padang Terkubur di Dasar Klasemen

“Selalu saya sampaikan, terutama kepada pemain asing, bahwa mereka harus dua kali lebih baik dari pemain lokal. Saya selalu bilang itu, tidak boleh sama dengan pemain lokal.” imbuh Djanur.

Selalu update Jadwal Pertandingan Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Meski Curi Poin di Padang, Djajang Nurdjaman Masih Tak Senang

VivagoalLiga IndonesiaPelatih Persebaya Surabaya, Djajang Nurdjaman merasa kurang senang tim asuhannya hanya memetik satu poin pada laga tandang di Stadion Haji Agus Salim dalam laga kontra Semen Padang pada Minggu (28/7) Malam kemarin.

Pada laga yang berakhir imbang 0-0 tersebut, Djanur menyebut faktor rumput lapangan menjadi penghambat timnya bermain maksimal. Keresahan yang sama juga sempat diutarakan Rene Albert beberapa waktu lalu. Ia menganggap rumput Stadion Haji Agus Salim tidak sesuai dengan standar FIFA.

Menurut Djanur, timnya bisa saja merengkuh tiga angka. Namun faktor lapangan yang disebutnya terlalu keras mengganggu performa bola-bola pendek yang coba diterapkan Green Force pada pertandingan kemarin. “Seharusnya kami mendapatkan tiga angka malam ini (kemarin),” ujar Djanur, seperti dinukil Goal.

Selain Djanur, Kapten Persebaya Ruben Sanadi juga mengungkapkan kekecewaannya karena timnya gagal mendulang poin penuh. Ia merasa Persebaya seharusnya bisa memenangkan laga karena timnya kerap menciptakan berbagai peluang namun sayang, kesempatan-kesempatan tersebut terbuang dengan percuma.

Baca Juga: Ditahan Imbang Persebaya, Semen Padang Terkubur di Dasar Klasemen

“Terlalu banyak peluang hilang percuma, kami sudah tampil maksimal bahkan menguasai pertandingan, tapi hasilnya tidak memuaskan. Ini membuat kami kecewa,” tutup Ruben.

Selalu update hasil pertandingan Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Persebaya Ogah Menjadi Tumbal Semen Padang

VivagoalLiga Indonesia Persebaya Surabaya akan melakoni laga tandang kelima mereka di ajang Shopee Liga 1 2019. Pada Minggu (28/7), Bajul Ijo akan melawat ke Stadion Haji Agus Salim, Padang guna melakoni laga Big Match kontra sang tuan Rumah Semen Padang.

Dalam laga tersebut, Persebaya berambisi mendulang poin atas tuan rumah. Hal tersebut disampaikan oleh pelatih Green Force, Djajang Nurjaman dalam sesi press conference Sabtu (27/7) kemarin.

“Kami datang ke sini untuk mencoba raih poin. Kalau bisa maksimal, kalau tidak satu juga saya pikir harus diperjuangkan,” ungkap pelatih yang pernah menimba ilmu ke Italia tersebut.

Pria asal Majalengka tersebut pun menghimbau agar anak asuhnya tak memandang Semen Padang sebagai tim papan bawah. Pasalnya, tim Kabau Sirah kini tengah berusaha bangkit dan menjahui zona merah.

Baca Juga: David Da Silva Mengaku Terpaksa Pakai Nomor Punggung 7 Di Persebaya

“Semen Padang tengah mencoba bangkit. Kami akan mewaspadai mereka. Jangan sampai kita menjadi korban kebangkitan mereka pada laga besok,” ungkapnya.

Persebaya pun, menurut Djanur sudah cukup siap menatap laga kali ini. Sebeluimnya, Bajul Ijo terakhir bertanding melawan Tira-Persikabo pada Minggu lalu. Artinya, mereka punya waktu seminggu untuk mempersiapkan diri.

“Persiapan menghadapi tuan rumah Semen Padang, baru kalli ini setelah tujuh sampai delapan pertandingan lalu punya waktu agak sedikit luang, terakhir main kami minggu lalu,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

David Da Silva Mengaku Terpaksa Pakai Nomor Punggung 7 Di Persebaya

VivagoalLiga Indonesia – David da Silva sudah resmi kembali berkostum Persebaya Surabaya pada Liga 1 2019 ini. Penyerang asal Brasil itu juga sudah memilih nomor punggung yang bakal dikenakannya nanti.

Sesuai rilis resmi klub, David bakal mengenakan nomor punggung 7 di putaran kedua Liga, September mendatang. Pilihan ini sebenarnya menjadi tanda tanya mengingat nomor tujuh bukanlah nomor favoritnya.

Baca juga: Kedatangan David Da Silva Paksa Persebaya Rubah Skema Permainan

Sebagaimana yang diketahui, di Liga 1 2018 kemarin, David memilih mengenakan nomor punggung 17 di Persebaya. Dengan nomor tersebut, ia sukses membukukan 24 gol dari 24 pertandingan di semua kompetisi.

“Jawabannya sederhana saja, karena di Persebaya sekarang tidak banyak pilihan nomor yang tersisa. Nomor 14 sudah dipakai kapten Ruben Sanadi, kemudian nomor 9 sudah digunakan Amido Balde. Lalu nomor 17 yang menjadi andalan saya musim lalu milik Elisa Basna sekarang. Yang tersisa nomor 7, jadi itu saja.” ujar David

“Jadi sebenarnya, pilih nomor 7 karena terpaksa, pilihannya terbatas karena sayan juga baru masuk di putaran kedua liga.” sambungnya.

Kendati begitu, David mengaku nomor 7 yang dikenakannya musim ini bisa memberi dampak yang positif atas performanya di atas lapangan agar bisa berkontribusi maksimal buat tim.

Baca juga: Persebaya Berpotensi Memutus Catatan Tidak Terkalahkan Tira-Persikabo

“Saya berharap nomor 7 ini memberikan tuah kepada saya seperti musim lalu saat saya mengenakan nomor 17.” katanya demikian.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Kedatangan David Da Silva Paksa Persebaya Rubah Skema Permainan

VivagoalLiga Indonesia – Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurjaman dibuat pusing menyusul bergabungnya David Da Silva di putaran kedua Liga 1 2019. Pasalnya, tim Bajul Ijo kini punya dua penyerang dengan tipikal bermain yang sama dalam diri Amido Balde.

Djanur sapaan akrab Djadjang mengaku tidak ada rencana untuk mencoret Amido Balde dari skuat besutannya. Sebab, pemain asal Guinea-Bissau itu tampil cukup tajam dalam 16 laga yang sudah dijalani di semua kompetisi bersama Persebaya dengan torehan 14 gol dan 3 assist.

Baca juga: Persebaya Berpotensi Memutus Catatan Tidak Terkalahkan Tira-Persikabo

Namun yang membuat pusing pelatih asal Majalengka itu karena kegemarannya mengusung satu orang penyerang dalam skema 4-2-3-1.

“David sudah sign kontrak, jadi dengan realisasi Otavio Dutra jadi WNI, saya pikir kami tidak usah membuang pemain yang sudah ada. Kita lihat saja nanti bagaimana.” ujar Djanur.

“Kalau kami punya dua pemain seperti Balde dan David da Silva tinggal kerjaan saya saja sebagai pelatih bagaimana mengaturnya. Apa rubah skema atau formasi permainan.” tandasnya.

Satu hal yang pasti, Djanur sangat berharap dengan keberadaan David dan Amido Balde bakal bisa memberi kontribusi maksimal buat Persebaya.

Baca juga: Komdis Panen Sanksi dari Persib dan Persebaya

“Sangat diharapkan seperti itu, dua striker asing yang bekerja sama akan memberi hasil positif buat tim.” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Alasan Ini Yang Buat Djanur Ubah Posisi Rachmat Irianto

VivagoalLiga Indonesia – Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurjaman membuat kejutan dengan memasang Rachmat Irianto sebagai gelandang jangkar di laga kontra Tira-Persikabo yang berkesudahan imbang 1-1, Minggu (21/7) malam di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Banyak yang menilai keputusan Djanur sapaan akrab Djadjang memasang Rachmat Irianto di sektor tengah lapangan sebagai keputusan yang brilian. Tapi siapa sangka, Djanur mengakui bahwa keputusannya itu dilakukannya secara terpaksa.

Baca juga: Kontra Tira-Kabo, Djanur Siap Rombak Komposisi Lini Tengah

Saat dimintai komentarnya, pelatih kelahiran Majalengka itu mengaku dipaksa memutar otak untuk melakukan rotasi pemain karena padatnya jadwal kompetisi. Dan mau tidak mau, Rachmat Irianto pun jadi korban pergeseran posisi main yang sebelumnya adalah bek tengah menjelma menjadi seorang gelandang tengah.

“Sebelumnya, ada banyak kendala karena ketatnya kompetisi. Mau tidak mau kami harus melakukan rotasi pemain. Rian (Rachmat Irianto) yang sebelumnya jadi bek, coba saya mainkan sebagai gelandang jangkar. Pergeseran posisi itu awalnya tuk menyiasati itu.” ungkap Djanur.

Dalam debutnya sebagai seorang gelandang, Rian tidak terlihat kaku dalam menjalani perannya. Insting bertahannya cukup membuatnya sukses beberapa bisa memotong aliran serangan tim lawan. Selain itu, putra dari legenda Persebaya, bejo Sugiantoro tersebut juga tampil impresif dengan mencetak satu-satunya gol Bajul Ijo di laga melawan Tira-Persikabo kemarin.

Baca juga: Djanur Tidak Khawatir Tiga Pilar Andalannya Absen Lawan Persib

“Saya pribadi akui terinspirasi dari dia main di timnas. Dan dari situ saya coba dalam latihan, hasilnya cukup bagus, dan tidak menutup kemungkinan dia akan terus bermain di posisi gelandang.” tegas Djanur.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS